KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU

KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU
MUNCULNYA MAKHLUK MISTERIUS #1


__ADS_3

Acara perpisahan kelas yang Harry adakan berjalan lancar. Kecemasannya soal Jack dan Daniel tidak terjadi. Mereka tidak kelihatan batang hidungnya.


Saka tidak bisa menggali info di rumah Harry karena terlalu ramai. Dia memutuskan mencari ruang kerja yang biasanya tersimpan file. Harry keliatan masih sibuk dengan murid-muridnya. Kesempatan itu tidak disia-siakan Saka.


Dengan kepandaiannya, Saka bisa membuka pintu ruang kerja yang terkunci dengan mudah. Dia pun segera mencari file yang biasanya tersimpan di dalam laci.


Setelah beberapa lama, dia melihat sesuatu yang aneh. Di salah satu file, terlihat foto dua laki-laki asing. Apa yang dilakukan orang asing itu di sini?


Di tempat lain, Rusli dan Gani menjauhi keramaian. Mereka mencari sudut taman yang sepi.


"Elo bawa barangnya, gak?" bisik Gani.


"Tenang, aja!" Rusli mengeluarkan sesuatu dari balik jaketnya. Sebuah botol minuman keras sudah ada di tangannya.


Gani tertawa puas, "mantap, Rus. Malam ini kita bisa bersenang-senang!" ucapnya kesenangan.


"Kan udah gue bilang! Malam ini adalah malam yang tidak akan terlupakan," ungkap Rusli penuh percaya diri. Dia pun segera membuka botol minuman itu dan meneguknya.


"Sini! Gue juga udah gak tahan," ucap Gani yang langsung menyambar botol minuman dari tangan Rusli.


Di sudut gelap, Jack dan Daniel memerhatikan keduanya sambil menyeringai.


"Lihat mereka! Kita tidak perlu capek-capek lagi. Sebentar lagi, kita akan menghisap darahnya sampai habis!" kata Jack dengan tatapan nanar.


"Ya! Aku sudah tidak sabar lagi untuk memangsa mereka." Air liur menetes dari sudut bibir Daniel. Sudah lama dia tidak memangsa manusia.


Gani dan Rusli masih menikmati minuman yang memabukan itu. Mereka tidak tahu kalau bahaya sedang mengancam.


Puan merasa sesuatu yang buruk akan terjadi. Tetapi dia tidak melihat hal aneh di sekitar tempat itu.

__ADS_1


"Ada apa, Ra? Mengapa kamu gelisah begitu?" tanya Ratih yang melihat sikap Puan sedikit aneh.


"Sudah malam, Rat. Bisakah kita pulang duluan?" jawab Puan mencari alasan.


"Ya sudah, kita pulang aja. Tapi, kita cari Kak Saka dulu. Kemana sih kakakku itu?" Ratih melihat ke sekeliling tempat itu namun bayangan kakaknya tidak terlihat.


"Kita cari sama-sama aja, Ratih. Mungkin Kak Saka sedang istirahat di belakang rumah!" terka Puan.


"Iya, bisa jadi. Sebenarnya kakakku itu gak suka rame-rame. Dia itu senangnya menyendiri. Makanya aku aja kesini biar gak kesepian lagi!" terang Ratih soal kakaknya.


Puan teringat dengan Jaka yang sudah ditakdirkan untuk menjaganya. Sifatnya sama dengan Saka. Dia punya pemikiran yang tak dimengerti orang lain.


Keduanya berjalan menuju ke belakang rumah Harry. Berharap segera menemukan Saka secepatnya.


Sementara itu, Jack dan Daniel mendekati Gani dan Rusli yang mulai teler. Kesempatan baik! Kedua vampire itu bisa memangsa mereka dengan mudah.


"Apa yang kalian lakukan disini? Apa kalian sedang mabuk?" tanya Jack pura-pura ramah.


"Tidak! Kami tidak melakukan apapun," sanggah Gani.


"I-iya, kami cuma minum air biasa aja, kok! Kalian ini siapa? Apa kalian dari luar negeri?" Rusli mulai menyadari kalau Jack dan Daniel adalah orang asing.


Jack dan Daniel saling pandang. Mereka tertawa penuh kelicikan.


"Kau pintar! Kami memang dari luar negeri," jawab Jack.


"Setahuku orang asing suka minuman keras! Kalau begitu, ikutlah minum dengan kami! Ajak Gani yang tahu kalau orang asing menyukai minuman keras.


Jack tertawa sampai terbahak, begitu juga Daniel. Gani dan Rusli malah kebingungan melihat mereka.

__ADS_1


"Kenapa kalian tertawa?" tanya Rusli.


"Kau tahu! Kami ini bukan orang asing biasa. Kami menyukai minum darah segar!"


Kedua anak muda itu merasa semakin kebingungan dengan jawaban orang asing itu.


"Darah segar? Apakah darah sapi?"


"Bukan darah sapi tapi darah manusia seperti kalian!"


Jack dan Daniel tidak dapat menahan diri lagi. Mereka pun berubah menjadi makhluk mengerikan yaitu vampire.


Gani dan Rusli semakin panik melihat kedua orang itu menjadi makhluk mengerikan. Mereka pun berusaha kabur.


"Kalian tidak bisa kemana-mana. Mendekatlah!" ucap Jack dengan mulut mengeluarkan liur. Dia sudah tidak sabar untuk menghisap darah manusia.


Gani dan Rusli sudah terpojok. Namun sedetik kemudian, mereka malah pingsan.


Melihat kedua anak muda itu tergeletak di atas lantai membuat Jack dan Daniel semakin liar dan siap menancapkan taringnya di leher mereka.


Tiba-tiba, sebuah bayangan muncul.


"Aaaargh!" erang makhluk itu. Dia bukanlah siluman harimau. Tapi makhluk lain yang lebih mengerikan.


"Siapa kau?!" tanya Jack yang tidak mengenali makhluk misterius itu.


Makhluk misterius penuh bulu itu mengerang kencang. Suaranya bahkan terdengar sampai ke dalam rumah Harry.


Semua orang panik dan menjadi riuh. Harry mengira kalau itu adalah ulah kedua vampire dan segera mencari arah suara.

__ADS_1


Begitu juga Saka yang masih berada di ruang kerja Harry. Dia segera melihat keluar jendela. Dari sana Saka bisa melihat dengan jelas. Tapi dia tidak tahu makhluk mengerikan yang tengah saling berhadapan. Makhluk apakah mereka?


*****


__ADS_2