KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU

KISAH CINTA VAMPIRE DAN GADIS SILUMAN HARIMAU
PERBURUAN HARTA KARUN #2


__ADS_3

Harry tidak mengerti dengan orang asing dan tinggal dirumahnya. Setiap malam mereka selalu pergi keluar dan menjelang pagi baru kembali. Entah apa yang mereka lakukan. Untung saja sekolah sudah libur. Jadi, Harry bisa mengawasi mereka.


"Aku harus pergi menjenguk ayahku. Jika keadaannya sudah baik, aku akan membawanya kesini," jelas Harry sebelum pergi.


Jack dan Daniel saling pandang. "Apakah dia tinggal di Pulau Kumbang?" tanya Jack.


"Iya, ayahku adalah salah satu dewan kota Pulau Kumbang!"


"Kami juga harus ke sana. Tapi tidak sekarang. Kalian harus menyiapkan tempat yang tepat untuk kami. Katakan pada ayahmu, dia berjanji akan memberikan darah manusia yang kami inginkan!" terang Jack lagi.


Harry tercengang, "darah manusia? Darimana kami bisa mendapatkannya?"


Jack tertawa kecil, "terserah kalian dapatnya darimana! Kami sudah melakukan perjalanan yang sangat jauh untuk sampai disini. Jangan sampai usaha kami sia-sia!"


Harry tidak bisa berkata apa-apa lagi. Dia semakin terpojok karena ulah ayahnya.


"Bagaimana soal harta karun itu? Kapan kita akan mengambilnya?" tanya Daniel ketika Harry sudah pergi.


"Aku merasa Anthony masih menyimpan harta karun itu. Sekarang dia sudah menjadi kaya raya. Kita harus ke Pulau Kumbang secepatnya!" jawab Jack sambil mengepalkan tangannya.


"Para siluman harimau itu, mereka berkumpul di sana. Apa yang harus kita lakukan?"


"Untuk sementara kita akan bergerak diam-diam saja dan melenyapkan mereka satu demi satu!" jawab Jack dengan tatapan nanar.


"Aku sudah sangat haus. Darah binatang tidak membuat rasa hausku hilang. Aku ingin meminum darah manusia secepatnya!" Daniel merasa tenggorokannya sangat kering padahal setiap malam mereka mencari mangsa binatang di sekitar tempat itu.


"Tenanglah! Manusia bernama Iskandar itu bisa kita manfaatkan!" ucap Jack menenangkan.

__ADS_1


Daniel mengangguk. Dia masih bisa menunggu sedikit lagi.


*****


Puan segera membawa para siluman harimau ke rumah Alex. Untuk sementara, mereka bisa beristirahat sebelum melakukan tugasnya.


"Mengapa Ratu memanggil kami?" tanya Keanu sementara yang lain sudah beristirahat.


"Waktuku tidak banyak lagi. Kalian harus bisa mengembalikan kejayaan siluman harimau lagi di Pulau Kumbang!" jelas Puan.


"Bagaimana caranya, Ratu?"


"Para manusia serakah itu sudah merusak tatanan hidup siluman harimau. Mereka bahkan berniat melenyapkan aku! Aku akan mengambil alih pemerintahan yang sekarang, agar kalian bisa hidup dengan tenang," jelas Puan.


Keanu menerawang, "dulu, ketika aku kecil, keluargaku memang pernah tinggal di sini. Ketika manusia biasa semakin banyak, kami tersingkir. Bahkan pembantaian harimau besar-besaran pernah terjadi. Keluargaku ikut menjadi korban padahal mereka bukan siluman harimau. Hanya aku yang mewarisinya. Akhirnya, aku dibawa seorang kerabat meninggalkan Pulau Kumbang."


Keanu masih mengingat jelas pembantaian itu. Peristiwa yang sangat mengerikan.


"Tidak, ratu. Semua terjadi bukan salah ratu. Tetapi manusia yang serakah ingin mengusai pulau ini! Aku tak mengira, manusia harimau sudah tidak ada sama sekali."


"Ada satu yang masih hidup, dia adalah ibu dari tubuh yang aku pinjam ini. Namanya Nara!"


"Nara?" Keanu sangat terkejut. Dia masih ingat siapa Nara itu. "Nara adalah adikku, ratu! Kami terpisah ketika pembantaian itu terjadi," ungkap Keanu.


"Benarkah? Esok pagi, Ibu Nara akan datang. Berarti aku adalah keponakanmu. Nama gadis ini adalah Dara!"


Mata Keanu berbinar. Akhirnya dia bisa menemukan keluarganya yang sudah lama hilang.

__ADS_1


"Dara? Aku sangat senang, ternyata ratu bereinkarnasi di tubuh keponakanku!"


Puan tersenyum, "Dara anak yang baik. Dia adalah keturunan harimau terakhir dan akan mewarisi tahtaku!"


Keanu mengangguk, "baik, ratu. Saya akan selalu mendukung ratu. Para manusia harimau harus bangkit lagi seperti dulu!"


Pembicaraan itu berakhir dengan sangat menyenangkan. Setelah sekian lama, keluarga siluman harimau akan dipertemukan kembali.


*****


Seperti biasa, pagi-pagi sekali Nara sudah tiba di rumah Alex. Dia sangat heran karena melihat banyak laki-laki di sana. Rasa khawatir merasuki hatinya dan bergegas mencari Puan.


"Si-siapa mereka, ratu? Apa ratu baik-baik saja?" tanya Nara khawatir.


"Aku baik-baik saja, Ibu Nara. Mereka adalah keluarga kita, para siluman harimau!" jelas Puan.


"Ma-manusia harimau? Apa benar, ratu?" tanya Nara lagi masih tak percaya, "saya mengira kalau saya adalah satu-satunya keturunan manusia harimau," lanjut Nara dengan suara bergetar.


"Dahulu telah terjadi kekacauan. Apa kau tidak ingat apa yang sudah terjadi?"


Nara terdiam dan berpikir keras, kemudian menggeleng pelan. "Sa-saya tidak tahu, ratu. Yang saya tahu, semua keluarga saya sudah tiada. Sejak kecil saya dipelihara Dato Patra," jelas Nara lagi.


"Baiklah, Ibu Nara. Ada seseorang yang sangat ingin bertemu denganmu. Namanya adalah Keanu. Dia adalah kakakmu!"


Keanu muncul dari balik pintu. Dia sudah mengikuti Nara sejak dari luar rumah. Matanya bercahaya, adik satu-satunya ternyata masih hidup.


"Nara ..., ini aku, kakakmu!"

__ADS_1


Nara tertegun. Seorang laki-laki berdiri dihadapannya. Dia mengaku sebagai kakaknya. Sementara Nara tidak bisa mengingatnya sama sekali!


*****


__ADS_2