
*Gw juga mau digituin* batin Bella.
"Seperti yang kalian lihat saat ini, Bella grizelle adalah anak saya satu satunya__"
"Ah mohon maaf, saya ingin meluruskan. Anak kami tidak hanya Bella tapi juga ada Naura" ucap Ema memotong pembicaraan
"Mah, kamu ini apa apaan sih, dia itu anak setan kenapa kamu mengakui dia" bisik darma pada telinga istrinya
"Memang nya kamu gk mau di pandang darma berhati mulia? Ini kesempatan bagus tau" bisiknya. Darma yang baru sadar akan hal itu pun langsung mengambil alih mic dari tangan Ema.
"Ah mohon maaf kalo tadi saya sudah berkata seperti itu. Anak kami memang ada Bella dan juga Naura, Naura memutuskan untuk pergi dari rumah, dan kami juga tidak tau alasan dia meninggalkan rumah itu karena apa" drama pun dimulai.
"Ra__apa rencana Lo selanjutnya" ucap Adrian ragu
"Kita lihat aja nanti" ucapnya dengan raut wajah yang sangat kesal.
*Rasain* batin Bella ketika melihat raut wajah Naura yang kesal
"Naura, bisakah kamu kesini sebentar, papah ingin memperkenalkan kamu pada mereka" Naura yang merasa terpanggil pun langsung maju dengan begitu anggun nya.
Kini Naura berdiri tepat di sebelah papah nya.
Sedari tadi darma hanya membicarakan omong kosong sampai sampai Naura merasakan telinga nya yang begitu panas. Dengan sangat marah, naura mengambil alih mic dari tangan darma.
"Bisa gk sih gk ngomongin hal hal omong kosong kaya gini? Papah gk usah banyak drama, papah sendiri yang ngusir Naura dari rumah ini. Papah sadar diri dong, tanpa mamah papah gk akan bisa kaya gini, dulu papah tu cuman gembel yang mamah pungut di jalanan" sontak kata kata itu membuat darma sangat geram dan marah.
Dulu sebenarnya darma adalah orang miskin, dia sama sekali tidak mempunyai harta benda, dia hanya mempunyai rumah butut yang dia tinggali.
Dulu Darma bekerja di rumah almarhum ibu Naura, dia bekerja sebagai bodyguard ibu Naura. Sampai akhirnya darma jatuh cinta pada almarhum ibu Naura dan menikah dengannya, itulah yang ibu naura ceritakan padanya.
"Jaga bicara mu sebelum aku tendang kau dari sini" ucapnya dengan berbisik pada Naura
"Sebelum kamu menendang ku, ku tendang duluan wajah mu" ucap Naura dan segera melenggang pergi dari hadapan papanya.
Semua orang berbisik dan berbicara soal apa yang baru saja di katakan oleh Naura. Semua orang menjadi bingung mana yang benar dan mana yang salah, itu lah akibat nya jika langsung percaya pada omongan orang.
Bella merasa malu karena acaranya hancur hanya gara gara ini, Adrian langsung pergi bersama Naura yang di ikuti oleh varo dan juga ava. Ketika mereka sudah di luar halaman rumah itu, naura segera mempertanyakan perihal kamera pengawas itu.
"Gimana sama kameranya" ucap Naura pada Adrian
"Aman, gw sama varo udah pasang di tempat tempat tertentu" jelasnya
"Baguslah kalo gitu" ucapnya dengan tersenyum puas.
"Sekarang kita mau kemana?" Ucap ava pada Varo dan juga Adrian
"Ke rumah gw aja gimana, kebetulan bunda pengen kalian kerumah" ucap Adrian.
__ADS_1
"Yuk" antusias ava dengan menggandeng tangan varo.
"Hmm pacar aku semangat banget sih" ucap varo dengan memanyunkan bibir nya,
Naura yang melihat itu, hanya menggeleng kan kepalanya.
***
Kini mereka sudah sampai di kediaman Adrian. Sedangkan bunda Lisa dan ayah Mike, mereka sedang di ruang keluarga dengan menonton televisi.
"Bunda! Lihat siapa yang datang nih" teriak varo ketika sudah memasuki rumah
"Eh, Naura sama ava. wow you are so beautiful" ucap bunda Lisa dengan berlari memeluk Naura dan ava secara bergantian.
"thank you Auntie" ucap keduanya
"Manggilnya jangan Tante dong, panggil bunda juga biar sama kaya varo sama Adrian" ucapnya dengan memegang tangan Naura dan ava
"Siap bunda" ucap ava antusias
"Bun udah dong mereka jangan di ajak ngobrol terus" ucap ayah Mike
"Eh om apa kabar" sapa Naura
"Baik. Tapi, masa sama istri Om manggil bunda sama saya manggil om. Panggil ayah juga dong" ucapnya dengan sesekali melirik Adrian dan juga varo
"Ya udah yuk, kita makan bareng" ajak bunda Lisa.
Kini mereka sudah berada di meja makan, naura merasa bahagia sekali karena ini kedua kalinya dia bisa makan di sini lagi.
"Hm oh iya giamana keadaan kamu nak, udah mendingan kan" tanya ayah Mike
"Udah yah" ucapnya dengan senyum
"Ava gk di tanya" ucapnya dengan menunjuk diri
"Kalo kamu, ayah mau nanya.... Gimana hubungan kamu sama varo baik baik aja kan gk ada masalah apapun" tanya nya
"Seperti yang ayah lihat" jawab varo sebelum di jawab oleh ava.
"Bagus. Ayah harap kalian bisa sampai ke jenjang serius ya" ucapnya dengan senyum bahagia.
"Adrian dan Naura kapan" tanya bunda Lisa. Naura yang namanya baru saja terpanggil langsung tersedak. Adrian yang melihat itu langsung menyodorkan minum ke Naura dan mengusap punggung Naura.
"Ye, gk usah modus Lo" ucap varo ketika melihat Adrian mengelus punggung naura
"Modus apaan sih, orang gw bantuin dia" ucapnya sinis
__ADS_1
"Itu buktinya, Lo sengaja banget megang punggung Naura yang kebuka gitu" ucap varo dengan menunjuk menggunakan dagunya.
Adrian yang merasa memang benar pun langsung mengalihkan tangannya dari punggung Naura. Adrian segera melepas jas nya, dan memakaikannya ke pada Naura, dan Naura pun menerima itu.
Bunda Lisa semakin berharap semoga saja Naura dan Adrian bisa berpacaran. Bahkan ayah Mike juga berharap seperti itu. Mereka tidak peduli soal setatus keluarga mereka, yang terpenting mereka baik dan mau menerima Adrian dan juga varo dengan tulus.
"Kalian nginap di sini ya" ucap bunda Lisa tiba tiba
"Gk bisa Bun, nanti ava di cariin sama papah" ucap ava jujur
"Nanti biar ayah yang bilang, orang tua kamu teman ayah" ucapnya menjelaskan.
"Ava ikut Naura aja, kalo naura mau ava juga mau" ucapnya dan meminta jawaban dari Naura.
Naura sangat bingung dengan pilihan ini, bagaimana bisa anak perempuan tidur di rumah laki laki, memang nya ini tidak akan merusak reputasi anak nya.
"Gimana Ra, Lo mau kan" tanya Adrian yang sepertinya sangat berharap Naura akan mau menginap di rumahnya.
Ava yang sudah tau Naura akan menjawab apa, langsung menyenggol kakinya agar mau menginap di sini.
"ok, gk masalah kalo cuman buat satu malam" ucapnya dengan senyuman.
"Nah gitu doang, kan besok juga hari minggu jadi kalian pulang sore aja ya" ucap bunda Lisa
"Siap Bun" jawab ava
"Siapa bilang Lo tidur di sini satu malam aja, Lo bakal tidur di sini selamanya" bisik Adrian yang langsung di pelototi oleh naura.
Kini Naura dan ava sedang bingung dengan pakaian mereka. Bagaimana bisa mereka tidur menggunakan gaun ini. Bunda Lisa hanya bisa tertawa, melihat tingkah mereka, tak lama kemudian 3 orang wanita datang dengan membawa beberapa gantung baju tidur dan baju santai.
visual kendaraan yang Adrian dan varo gunakan
.
.
.
.
.
hai hai👋
tetap dukung author terus ya, jangan lupa like dan juga favorit nya👍♥️
__ADS_1