Kisah Naura

Kisah Naura
episode 30 kecewa


__ADS_3

Ada yang nyariin gw? Siapa ya? Jangan jangan orang yang ngaku ngaku mau nagih hutang lagi" gumam Naura.


Naura yang merasa penasaran pun langsung melenggang pergi tanpa memberitahu Ava terlebih dulu. Sumpah demi apa, saat ini Naura sangat penasaran dengan orang yang mencari nya. Siapa tau dia adalah jimat keberuntungan Naura.


Dengan sangat cepat Naura berjalan di sepanjang lorong, bahkan sesekali dia akan berlari, tiba tiba saja Naura menabrak seseorang sampai terjatuh di lantai. Naura yang tidak sengaja akan hal itu pun langsung mengulurkan tangan nya.


"Eh Adrian, gw kira siapa" ucap Naura ketika melihat Adrian yang ternyata adalah orang yang dia tabrak barusan.


"Lo kenapa sih ra, jalan aja sampe ga lihat ada orang di depan" ucap Adrian dengan kembali berdiri.


"Hehe, maaf ya gw lagi buru buru" ucap nya dengan cengir kuda.


"Emang nya mau kemana, jangan jauh jauh loh. Bentar lagi gw mau maju nih" peringat Adrian.


"Tenang aja gw gk akan lama kok. Pergi dulu ya!" Ucap Naura dengan berlari meninggalkan Adrian.


Kini Naura sudah berada di depan pintu ruang kepsek, tangan nya ragu ketika akan memegang gagang pintu itu. Tiba tiba saja jantung nya berdegup begitu saja kencang, tangan yang semula hangat kini menjadi dingin pucat.


Dengan sangat perlahan, Naura mengetuk pintu itu dan membukanya secara perlahan. Ketika di buka dengan sangat lebar, Naura bisa melihat kepsek sedang duduk bersama seseorang yang nampak nya masih sangat muda. Bahkan di sekelilingnya di rubungi oleh beberapa orang berbadan besar dengan setelan jas.


"Ah Naura, kemarilah!" Ucap kepsek dengan menyuruh Naura duduk di sebelah orang tersebut.


*Aduh tu orang siapa ya? Kok gw jadi lemes gini* batin Naura dengan jalan perlahan.


"Annyeong" ucap nya dengan tersenyum cool.


***


"Aduh gw deg deg gan" ucap Adrian pada Varo.


"Hihi, nikmati aja tuh ya" kikikan nya mampu membuat Adrian berdengus kesal.


"Sialan Lo" ucap nya dan segera melangkah keatas panggung.


Dia atas sana, Adrian mulai mencari cari keberadaan Naura tapi sepertinya Naura tidak ada di antara kerumunan mereka. Tadi Adrian sudah mencoba menghubungi Naura tapi panggilan nya itu tidak di angkat oleh Naura.


Bahkan sekarang Ava sedang sibuk mencari keberadaan Naura. Ava juga merasa kes pada Naura karena pergi tanpa mau menunggu nya, bahkan di telfon pun tidak di angkat.


"Selamat siang semua" ucap Adrian dengan memegang mic.

__ADS_1


"Mungkin kalian sudah bisa menebak kenapa saya berdiri di sini dengan membawa bunga" ucap nya dengan melihat buket bunga yang dia bawa.


"Di sini, saya akan menyatakan perasaan saya kepada seseorang yang sangat saya kagumi" ucap nya dengan tersenyum manis.


"Ah itu pasti gw"


"Gk mungkin itu pasti gw"


"Eh enak aja Lo"


Begitulah celotehan mereka ketika Adrian mengucapkan kata kata itu.


*Dia pasti mau nembak gw kan* batin Bella yang sedang menatap Adrian dari jauh.


"Dari semenjak kita ketemu, dan sampai di titik ini. Perasaan gw ke Lo masih tetap sama, maaf sebelumnya karena gw pernah bikin Lo sedih. Gw janji, selama Lo sama gw. Gw ga akan buat Lo sedih. Naura Gretha, Lo mau kan jadi pacar gw" ucap nya dengan masih perasaan yang menggebu gebu.


Adrian mulai menyapu seluruh keruman dengan pandangannya. Berharap agar Adrian bisa melihat Naura, namun sayang nya Adrian sama sekali tidak bisa melihat keberadaan Naura.


"Naura, Lo bisa ke atas panggung kan?" Ucap Adrian dengan berharap bahwa Naura akan segera naik keatas panggung.


"Naura mana sih" gumam Varo dengan sesekali menelfon Naura.


Bella yang melihat itu tersenyum puas karena Naura tidak datang. Untuk sementara mencari kesempatan, Bella berjalan dengan sangat cepat kearah Adrian.


"Gw mau ngomong sesuatu sama Lo" ucap Bella dengan mengambil alih mic dari tangan Adrian.


"Naura ga akan datang, dia itu bohongin Lo" ucapan Bella sukses membuat hati Adrian teriris.


"Jaga ya ucapan Lo, Naura itu ga kaya Lo. Dia lebih baik dari Lo" ucap Adrian dan langsung meninggalkan panggung.


Ntah malu atau apa, tapi Adrian sama sekali tidak menghiraukan pandangan mereka. Bahkan Varo sama sekali tidak di tanggapi oleh nya.


Adrian mulai berjalan kearah di mana dia bertabrakan dengan Naura. Adrian mencari cari Naura di seluruh lorong, tapi Adrian tidak berhasil menemukan Naura. Sampai akhirnya Adrian bisa melihat sesosok wanita yang sedang ia cari.


*Tapi... Siapa cowo itu?* Batin Adrian ketika melihat cowo di samping Naura.


Adrian merasa heran dengan laki laki tersebut, wajahnya sangat asing tapi kenapa Naura mengikutinya. Dan para penjaga itu? Siapa dia sebenarnya.


Adrian mengikuti langkah Naura, sampai akhirnya Adrian tidak tahan lagi dan langsung memanggil nama Naura.

__ADS_1


"Naura!" Teriak Adrian. Naura yang merasa terpanggil, hanya menolehkan kepalanya kebelakang. Ntah kenapa tiba tiba saja Naura menjadi cuek pada Adrian, Adrian pun langsung merasakan sakit di hatinya.


Naura segera masuk kedalam mobil yang di ikuti oleh beberapa bodyguard. Segera mobil itu melaju kearah di mana gerbang itu di buka.


"What? Dia ngabaikan gw?" Ucap Adrian dengan tersenyum tak percaya.


"WTF, gw kira Lo serius sama gw. Ternyata lo cuman main main aja" ucap Adrian dengan membuang bunga yang ada di tangannya.


Adrian merasa kecewa sekali karena Naura lebih memilih pergi bersama laki laki itu. Padahal Naura sudah berjanji akan menjawab cinta nya, tapi sepertinya Naura hanya bercanda dan tidak serius dengan ucapan nya.


"Ok, mungkin Lo punya alasan tersendiri buat pergi tanpa ngomong dulu sama gw" ucapnya dengan berkacak pinggang.


Varo dan Ava yang melihat kejadian itu dari jauh merasa heran. Naura tidak akan bersikap seperti itu jika bukan hal penting. Tapi hal penting apa yang membuat Naura mengabaikan janjinya. Bahkan untuk sekedar mengangkat telfon Ava pun Naura tidak melakukan nya.


"Gimana dong, kayanya Adrian kecewa banget sama Naura" ucap Ava.


"Aku juga ga tau, tapi semoga aja Naura cepat kembali dan menjelaskan semuanya kenapa dia pergi hari ini" ucap Varo dengan memeluk pinggang Ava.


***


Kini Adrian pulang lebih dulu, padahal acara di sekolah nya belum selesai.


"Loh, kamu kok udah pulang sih" ucap bunda Lisa heran.


"Cape" ucap nya dan segera naik ke kamarnya.


.


.


.


.


.


hai hai👋 apa kabar?


author mau ngasih tau nih, untuk episode ini dan beberapa episode ke depan nya akan lebih fokus kepada cerita Adrian.

__ADS_1


jangan lupa like dan juga favorit nya ya👍♥️


__ADS_2