
Dengan secepat kilat Ava segera naik ke mobil Naura dan mengunci nya agar Naura tidak bisa masuk, dengan sangat jahil Ava mulai menjalankan mobil itu agar bisa menjauh dari Naura. Mau tak mau Naura mengikuti saran Ava saja, Naura pun merasa kasihan ketika melihat Adrian yang sedari tadi berjalan tapi belum sampai di mobil nya.
Dengan berjalan cepat, Naura meraih tangan Adrian dan mulai memapah nya. Adrian pun merasa kaget ketika melihat sosok wanita yang sudi membantunya berjalan.
"Buka kunci mobil nya!".
"Hah" Adrian yang sedang melamun pun hanya menampakkan tatapan cengo nya.
"Mana kunci mobil Lo?" Tanya Naura dengan menyodorkan tangan nya.
"Buat apa?" Tanya Adrian heran.
"Lo mau pulang ga?".
"Mau".
"Ya udah sini kunci nya".
"Jadi maksud Lo, Lo mau bawa mobil gw?" Tanya Adrian dengan menunjuk dirinya.
"Siapa juga sih yang mau bawa mobil Lo. Orang gila juga ga mau bawa kali. Lo kira itu mobil kripik apa bisa di bawa seenak jidat" ucap Naura dengan nada mengejek.
"Bukan itu maksud gw" ucap nya dengan nada tinggi.
"Ya udah sih banyak bac*t banget" ucap Naura dan segera merebut kunci yang ada di tangan Adrian.
Naura segera memapah Adrian agar bisa duduk di samping nya. Setelah itu Naura pun mulai mengemudikan mobil nya.
"Lo beneran mau mengemudi?" Tanya Adrian memastikan.
"Seperti yang Lo lihat".
"Awas aja kalo Lo posting aneh aneh di sosial media, terus Sabrina lihat dan marah ke gw" ucapan nya itu sukses membuat hati Naura tersayat. Bagaimana bisa Adrian mengatakan hal itu ketika Naura sendiri masih sangat menyukai Adrian.
"Tenang aja" ucap Naura dengan suara yang mulai bergetar.
Karena tak mau mendengarkan apa pun, Naura segera masang headset di telinga nya dan mendengarkan lantunan musik kesukaan nya.
__ADS_1
Adrian yang bisa melihat perubahan di wajah Naura pun memilih untuk diam. Karena Adrian takut jika nanti nya Naura menangis dan menyebabkan kecelakaan di jalan.
Sekitar satu jam perjalanan kedua nya masih diam dengan pikiran nya masing masing. Naura enggan bicara, dan Adrian memilih untuk tidur.
Karena bengsin mobil yang sebentar lagi akan habis, Naura memilih untuk mampir ke pom bensin.
Karena penasaran tak ada suara ocehan Adrian, Naura menoleh kearah Adrian untuk melihat apa yang sedang di lakukan Adrian. Naura bisa melihat Adrian yang tertidur dengan mengerutkan kening nya.
Naura pun memegang kening Adrian dengan mengelus lembut agar Adrian bisa tidur dengan damai. Setalah itu Naura mendekat ke arah Adrian dan membuat tempat duduk itu menjadi panjang agar Adrian bisa tidur dengan nyaman.
Setalah itu Naura memberikan jaket nya pada Adrian agar dia bisa tidur tanpa kedinginan.
Naura pun hanya tersenyum lembut ketika melihat wajah tampan Adrian yang sedang tertidur. Naura mulai mendekatkan wajah nya ke pipi Adrian, dan akan mengecup pipi Adrian.
Tetapi Naura di sadarkan dengan setatus nya yang hanyalah masa lalu Adrian saja.
***
Sekitar satu jam perjalanan Naura mulai lelah karena menyetir sedari tadi, bahkan bokong nya terasa sangat panas karena duduk terus.
Tiba tiba saja handphone nya bergetar dan menampilkan nama panggilan yaitu "bestie cantik".
"Kenapa?".
"Langsung mampir ke warung makan yang ada di pinggir jalan ya, gw laper banget nih sekalian mau istirahat dulu".
"Oke nanti Lo berdiri aja di depan warung nya".
"Oke".
Telfon itu pun segera di akhiri oleh Naura. Tak lama kudian Naura bisa melihat Ava yang sedang berdiri dekat dengan mobil nya itu.
Naura ingin membangun kan Adrian, namun wajah tidur Adrian membuat Naura tidak tega membangun kan Adrian. Alhasil Naura keluar dari mobil itu dan meninggalkan Adrian sendirian.
Naura makan begitu banyak sampai sampai mulut nya terisi penuh oleh makanan itu. Bahkan Ava pun melakukan hal yang sama. Mereka berdua sangat kelaparan, karena mereka hanya makan satu kali dan malam ini baru makan lagi.
Setelah selesai makan, Naura melihat ponsel nya dan sudah menunjukkan pukul 11 malam. Seharus nya dia sudah berada di rumah dan mungkin Sekarang dia sedang tertidur dengan sangat nyenyak.
__ADS_1
"Yuk cabut, keburu malam nih nanti kita" ucap Ava dan di angguki setuju oleh Naura.
Ketika Naura membuka kunci mobil dan masuk ke dalam, Naura bisa melihat Adrian yang sudah bangun dan sedang melipatkan ke dua tangan nya.
"Kenapa?" Tanya Naura ketika melihat Adrian yang seperti sedang merajuk.
"Nanya kenapa lagi" ucap nya dengan mengerucutkan bibir.
"Ya kan gw ga tau, makanya gw nanya" ucap Naura dengan memakai sabuk pengaman.
"Lo kira Lo doang yang laper, gw juga laper kali Ra" ucap nya.
"Ya kan Lo bisa manggil gw" ucap nya.
"Kan mobil nya di kunci sama Lo" ucap Adrian dengan gaya has marah anak kecil.
"Ya udah sih, ni gw beliin juga. Udah ga usah ngambek" ucap Naura dan segera menancap gas.
Adrian yang senang pun langsung menerima nasi kotak yang di belikan oleh Naura. Dengan sangat lahap Adrian memakan semua nasi dan lauk pauk yang ada di kotak tersebut.
Naura yang melihat sekilas pun, langsung mengambil tisu dan mengelap bibir Adrian yang cemot karena minyak. Dengan perlahan Naura mengelap bibir Adrian, dan Adrian hanya terpaku dengan perlakuan Naura.
Sebenarnya Naura tidak sadar dengan apa yang baru saja dia lakukan, jika dia sadar mungkin dia akan merutuki dirinya karena telah melakukan hal ini pada Adrian.
Setelah selesai, Naura segera membuang tisu itu ke luar jendela dan kembali fokus mengemudi. Adrian yang melihat itu pun kembali makan dengan perasaan yang tidak biasa.
Jantung nya berdebar begitu kencang sampai sampai Adrian bisa mendengar nya. Menurut Adrian ini adalah salah satu pengalaman langka di mana Naura bisa membuat jantung nya berdebar begitu kencang.
***
Jam menunjukkan pukul 1 malam, dan kini Naura sudah berada tepat di depan kediaman Adrian. Naura segera turun dari mobil itu dan memapah Adrian.
Awalnya Adrian menolak, tapi Naura sangat tidak sabar melihat cara Adrian berjalan. Maka dari itu Naura memaksa Adrian agar dia tidak menolak tawaran nya.
Ketika masuk ke rumah, Naura bisa melihat beberapa lampu yang sudah padam. Naura segera membawa Adrian ke kamar nya.
Naura kaget ketika melihat kamar Adrian yang masih sama seperti dulu, itu artinya Adrian sama sekali tidak mengubah apa pun yang ada di sini.
__ADS_1
"Oke makasih Lo langsung pulang aja, itu mobil bawa aja" ucap Adrian dan di angguki oleh Naura.
Naura segera melangkah pergi dan langsung menutup pintu kamar Adrian. Bunda Lisa yang kebetulan seperti mendengar suara Adrian pun langsung keluar kamar.