Kisah Naura

Kisah Naura
episode 58 kecelakaan


__ADS_3

"Ga ada apa apa, tadi gw cuman ngetes jiwa ke gibahan Lo" ucap Naura dengan gelak tawa.


"T*i Lo" ucap nya dengan mengacungkan jari tengah.


"Sorry... Eh gimana? Lo ga ada niatan buat ke Korea apa?" Tanya Naura.


"Buat?".


"Ya datangin Varo dong, Lo ga kangen sama dia?" Tanya Naura.


"Ya kangen lah, tapi kan kita sama sama sibuk" ucap Ava dengan menyandarkan kepalanya di kursi.


"Kasihan kamu, di tinggal sama ayang" ucap Naura dengan cekikikan.


"Lemes bestie ga ada ayang" lanjutnya dengan menahan tawa.


Tak mau melihat sahabatnya itu sedih, Naura memilih untuk mengajak Ava kesuatu tempat yang menurut nya bisa membuat hati happy.


***


Kini Naura dan juga Ava sudah berada di tempat kesukaan Naura. Ava sangat malas datang ke tempat ini, tapi apa salah nya jika dia juga mencoba semua alat yang ada di sini.


"Lo mau coba samsak?"tanya Naura.


"Ga ah, gw mau coba yang lain aja" ucap Ava.


"Oke, gw ke situ dulu" ucap Naura dengan berjalan ke arah tempat samsak.


Ketika Naura sedang mencoba nya, tiba tiba saja satu tangan menepuk pundak nya.


"Naura!" Ucap nya.


"Eh!?" Naura pun merasa heran dengan Dimas, dia selalu ada di mana pun Naura pergi.


"Kok kayanya kita selalu ketemu ya, kaya jodoh gitu" ucap Dimas dengan PD nya.


"Ngaco" ucap Naura dan berlalu pergi.


"Menarik" ucap nya dengan tersenyum smirk.


Naura berjalan pergi meninggalkan Dimas, Naura lebih memilih menghampiri Ava yang sedang pemanasan.


"Kenapa? Ga jadi main samsak nya? Tanya Ava.


"Ada hama" ucap nya dengan wajah yang begitu kesal.

__ADS_1


"Hama? Hama apaan?" Tanya Ava bingung.


Naura pun hanya diam dengan mencoba memfokuskan dirinya pada gerakan pemanasan itu.


Ava yang sedang ikut fokus pun tak sengaja menangkap sosok orang yang dia kenal.


"Dimas!?" Ucap Ava. Naura yang mendengar ucapan Ava pun langsung membuka matanya dan melihat ke arah di mana Ava melihat.


"Lo kenal sama bocah tengik itu?" Tanya naura.


"Dia kan yang sering jalan sama Bella" ucapan nya pun seketika membuat Naura membulatkan matanya.


Pantas saja Naura seperti tidak asing dengan nya, waktu itu Naura memang pernah melihat postingan Bella dengan nya sedang berada di sebuah bar.


"Btw kenapa Lo nanya kaya gitu? Lo juga kenal sama dia?" Tanya Ava penasaran.


"Gw ga kenal, tapi dia sering muncul di hadapan gw" ucap Naura dengan melirik Dimas sinis.


"Hati hati loh, dia itu bukan cowok baik baik" ucap Ava memperingati.


"Gw tau itu kok" ucap Naura.


"Tapi kayanya ini bakal jadi peluang yang bagus buat gw" lanjut nya.


"Lemot banget sih" ucap Naura dengan melirik malas pada Ava.


"Maklum, soalnya udah lama ga di belay ayang" ucapan nya itu sukses membuat Naura jengah.


Terlalu sering bucin ya seperti ini, kebanyakan menghalu dan lebay. Tidak bisa semangat dengan kerjaan dan lain lain.


***


Pagi ini Naura sudah bersiap akan berangkat ke kantor nya dengan di temani oleh beberapa bodyguard nya.


Menurut Naura ini sangat berlebihan karena Naura tidak ingin terlalu mencolok. Namun apalah daya, So Jun terlalu memaksa agar putrinya itu mau di kawal oleh beberapa bodyguard demi keamanan nya.


Di dalam mobil itu, Naura sedang melihat beberapa file yang di kirim kan oleh sekretaris nya. Dengan sesekali Naura akan bersenandung di dalam mobil itu.


Tiba tiba saja dari arah belakang sebuah motor melaju dengan kecepatan tinggi dan melayangkan tembakan ke arah supir mobil itu.


Untung nya tembakan itu sama sekali tidak mengenai nya, namun karena kaget. Supir itu pun hilang kendali sehingga membuat mobil yang Naura kendarai itu melaju kesegala arah dan menabrak sebuah bus angkutan umum.


Seperti mimpi, Naura tidak bisa menyangka bahwa dirinya akan mengalami kecelakaan seperti ini.


"Pak! Pak!" Panggil Naura dengan menggoyang goyangkan supir yang ada di depan nya itu.

__ADS_1


Para bodyguard yang melihat tuan nya mengalami kecelakaan pun langsung turun dari mobil nya dan menghampiri Naura.


"Nona! Apa nona tidak apa apa?" Tanya salah satu dari mereka dengan memapah Naura.


Namun karena merasa lemas, Naura hampir tidak bisa berjalan. Bahkan untuk sekedar mengatakan sesuatu mulut nya begitu berat.


"Selamatkan mereka" perintah Naura dengan nada yang memelan.


Mereka yang mengerti pun, langsung bergegas menyelamatkan supir yang kaki nya tersangkut karena bagian depan mobil yang begitu rusak.


Naura yang sudah mulai lemas pun dengan perlahan menutup mata nya. Naura tidak bisa membuka mata nya, namun pendengaran nya masih berfungsi sehingga Naura bisa mendengarkan pembicaraan orang orang sekitar.


Para bodyguard itu pun langsung membawa Naura kerumah sakit. Sebagian ada yang mengejar motor itu dan ada juga yang menghubungi So Jun.


***


"Dokter! Sepertinya yang di depan itu teman dokter yang waktu itu" ucap salah satu suster dengan nafas yang tak beraturan.


"Maksudnya?" Tanya Ava yang tidak mengerti.


"Ada korban kecelakaan, dan seperti nya itu teman dokter yang waktu itu ke sini" ucapan suster itu pun mampu membuat Ava lemas seketika.


"Jangan becanda ya kamu" ucap Ava dengan nada tinggi.


"Maka dari itu saya mau minta dokter Ava buat mastiin pasien itu" karena penasaran, Ava pun memilih untuk segera menuju ke arah pasien yang di katakan oleh suster nya itu.


Ketika sudah sampai di ruangan itu, Ava pun lemas seketika ketika melihat Naura yang sudah di penuhi oleh darah di bagian kepala nya.


Karena tak mau melihat hal buruk terjadi pada sahabat nya ini, Ava segera memeriksa keadaan Naura terlebih dahulu sebelum ke proses selanjut nya.


***


Bunda Lisa yang merasa bosan dengan hari nya itu pun lebih memilih untuk duduk di depan tv dengan menikmati sinetron favorit nya.


Tiba tiba saja acara sinetron nya berganti menjadi berita lintas pagi. Bunda lisa yang penasaran pun tidak memindahkan Chanel di tv nya.


Breaking news!


Sebuah kecelakaan mobil terjadi di jalan xxx dengan menabrak sebuah bus angkutan umum. Di duga supir yang sedang mengemudi itu di serang oleh sebuah motor dengan menembakkan pistol ke arah supir, sehingga supir tersebut hilang kendali dan menabrak sebuah bus angkutan umum.


Supir mobil itu tewas di tempat karena mengalami pendarahan di bagian kepala nya. Sedangkan penumpang mobil tersebut pingsan karena mengalami beberapa luka di bagian tubuh nya.....


Bunda Lisa yang syok, ketika melihat foto Naura di dalam berita itu pun langsung menjatuhkan gelas yang berisi jus di tangan nya itu.


Dengan gemetar, bunda Lisa pun menghubungi Adrian yang sudah berangkat ke kantor nya.

__ADS_1


__ADS_2