
"Aduh... Kok jadi gini sih. Adrian Lo jelasin dong" ucap Naura kesal ketika melihat Adrian hanya diam saja.
"Kok Lo diam aja sih" ucap Naura yang sudah berkaca kaca.
"Sudah, kalian berdua ayo ikut saya ke pos dan jelasin di sana" ajak security.
"Lo gila apa, kenapa ga jelasin ke bapak itu" ucap Naura dengan menunjuk security yang sudah berjalan mendahului mereka.
"Ya apa yang harus di jelasin Ra, dia sudah tua pikiran nya pasti bakal kolot. Percuma juga kita ngotot mau bilang itu salah paham. Karena pada ujung nya kita bakal di cap ga bener". Ucap Adrian menjelaskan.
"Beda kalo yang lihat anak muda, mereka pasti bisa ngerti posisi kita" lanjut nya.
Yang di katakan Adrian benar, jalan satu satunya adalah dengan menghubungi orang tau mereka. Karena Adrian yakin, bunda nya pasti akan membelanya.
"Ya udah ayo, tunggu apa lagi" ucap Adrian dengan menarik tangan Naura.
Kini kedua nya pun berjalan untuk menuju pos. Kini Adrian dan juga Naura sudah duduk berdampingan dengan security.
"Kalian ini, belum menikah tapi sudah berbuat yang tidak senonoh" ucap nya dengan nada sinis.
"Eh ada apa ini pak?" Tanya salah satu security yang lain.
"Ini loh, masih muda tapi sudah berbuat yang tidak senonoh" ucap nya.
"Ya mungkin mereka suami istri pak" ucap nya.
"Suami istri apa nya jelas jelas mereka masih lajang kok" ucap nya tak mau kalah.
Kini Naura sudah semakin bingung, dia tidak tau harus berbuat apa agar mereka percaya. Naura juga kesal karena Adrian hanya diam saja tanpa mau menjelaskan masalah nya.
"Mana no handphone orang tua kalian, saya mau bicara dengan mereka" Adrian yang malas mendengarkan ocehannya nya pun langsung memberikan no handphone bunda nya.
Ketika telfon itu tersambung security itu pun langsung menceritakan nya dari a sampai z tak ada yang tertinggal satu pun.
*Ini orang kenapa malah melebih lebih kan cerita sih* batin Adrian kesal.
*Aduh bisa mampus ni gw* batin Naura dengan meremas tangan nya.
Adrian yang melihat Naura gugup pun langsung memegang tangan Naura begitu erat. Naura yang sedang di landa kesal pun langsung menyingkirkan tangan adrian dari jari jari nya.
"Ini ibu kamu mau bicara" ucap nya dengan menyerahkan ponsel Adrian.
Di sebrang telfon...
"Nak, apa itu benar yang di katakan security?" Tanya bunda Lisa.
"Bunda mau dengar penjelasan dari aku atau Naura?" Tanya Adrian.
"Naura" ucap nya.
__ADS_1
"Nih bunda mau ngomong sama Lo" ucap nya dengan menyerahkan ponsel nya.
"Kok gw sih, kan harus nya Lo" ucap Naura kesal.
Namun Adrian tetap diam dengan masih memberikan ponsel itu kepada Naura.
Di sebrang telfon...
"Ha__halo" ucap nya gugup.
"Ternyata diam diam kalian lagi ada di Depok ya? Satu hotel lagi" ucap bunda dengan nada yang begitu dingin.
"Bunda, ini ga kaya yang bunda pikirin. Naura sama Adrian ga sengaja beneran, tadi tuh karena Naura mau jatoh jadi Adrian nolongin Naura. Terus karena Adrian juga hilang seimbang akhirnya kami jatuh dengan posisi yang__" Ucap nya tertahan, kini Naura mulai terisak karena takut kalau hunda Lisa tidak akan percaya pada nya.
"Bunda percaya kok. Tapi kalian harus Pulang sekarang juga dan jelasin semua nya ke ayah. Bunda cuman takut kalo nanti nya akan ada berita yang beredar tentang Adrian" ucap bunda dengan nada yang begitu lembut.
"Iya Bun" ucap Naura dengan menyerahkan ponsel itu ke Adrian.
***
Setelah melewati proses debat dengan sang security. Naura dan Adrian pun pulang ke Bandung. Kini kedua nya sudah berada di kediaman Adrian.
Naura dan juga Adrian sedang duduk menghadap ke ayah Mike. Ayah Mike menatap satu persatu dari mereka dengan begitu teliti.
"Jadi__kalian sudah....?" Ucap nya tertahan.
"Iya".
Jawab kedua nya serempak, namun pendapat mereka pun berbeda. Adrian mengatakan iya dan Naura mengatakan tidak.
Padahal ayah Mike belum selesai melanjutkan kata kata nya. Jadi ayah Mike pun berasumsi bahwa mereka memang melakukan.
"Kok Lo ngomong iya sih. Yang bener dong Adrian" ucap Naura dengan wajah gusar.
"Emang nya ayah ngomong apa?" Tanya Adrian.
"Jadi kamu sudah melakukan nya dengan Naura?" Tanya ayah Mike menyelidiki.
"Oh enggak" jawab nya singkat.
"Tadi kamu bilang iya" ucap ayah Mike.
"Oh ku kira ayah mau ngomong apa. Makanya kalo mau ngomong itu yang lengkap dong, jangan sepotong sepotong" ucap Adrian dengan melipatkan kedua tangan nya.
"Jawab?" Ucap nya dengan nada menyentak.
Naura yang keget pun langsung tersentak dengan memegangi dadanya karena jantung nya itu berdebar begitu kencang.
"Enggak ayah. Itu tuh bener bener ga sengaja, sumpah!" Ucap Adrian dengan mengacungkan dua jari.
__ADS_1
"Betulan juga gapapa" ucap ayah Mike dengan melipatkan kedua tangan nya.
"Ayah!" Rengek Naura.
"Iya iya ayah becanda, ya udah lain kali hati hati kalo lagi di luar. Kalian tau kan mulut orang itu lebih berbisa dari pada ular" ucap ayah Mike dengan memperagakan seperti ular.
"Iya ayah kami tau" ucap ke duanya.
***
"Huft... Untung aja ayah Mike percaya sama gw dan juga Adrian" ucap Naura dengan merebahkan dirinya di ranjang.
Semoga saja Sabrina tidak mendengar kabar seperti ini, jika dia mendengar mungkin Naura akan di musuhi oleh nya.
Kini Naura pun memutuskan untuk pergi keluar rumah. Naura mulai menancap gas mobil nya untuk menuju ke suatu tempat.
Tak la kemudian mobil nya pun terparkir rapi di depan rumah sakit itu.
"Gw telfon Ava dulu kali ya" gumam Naura dengan mengambil handphone di dalam saku celana nya.
Di sebrang telfon...
"Woi Lo di mana?" Tanya Naura.
"Seperti biasa. Kenapa? Tumben banget Lo nelfon gw" ucap Ava dengan nada ngambek.
"Ya udah gw ke ruangan Lo sekarang ya, gw udah di depan" ucap nya.
"Anjay... Ya udah sini" ucap nya dengan mematikan telfon.
Setelah mematikan telfon nya Naura segera berjalan untuk menuju ke ruangan Ava. Setelah sampai di ruangan itu, Naura langsung merebahkan dirinya di sofa yang cukup panjang itu.
"Enak banget sih Lo, datang datang langsung rebahan" ucap nya dengan melipatkan kedua tangan.
"Gw mau cerita, tapi Lo jangan ngomong ke siapa pun" ucap Naura dengan duduk di sebelah Ava.
"Apaan nih, pasti seru" ucap Ava dengan berbinar.
Naura pun tidak jadi menceritakan nya karena takut nanti nya Ava akan keceplosan.
"Ga ada apa apa, tadi gw cuman ngetes jiwa ke gibahan Lo" ucap Naura dengan gelak tawa.
~
assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu.
halo teman teman, makasih ya udah selalu dukung author.
habis baca jangan lupa rate, like, vote, favorit, dan komen. Agar author selalu semangat dalam berkarya.
__ADS_1
makasih🥰♥️