Kisah Naura

Kisah Naura
episode 29 perpisahan


__ADS_3

"Pulang nanti gw anter ya" ucap adrian tiba tiba.


"Tumben" ucap Naura dengan memonyongkan bibirnya.


"Biasa aja dong itu bibir, mau gw cium hah" ucapnya dengan menaik nurun kan alisnya.


"Adrian..." Teriak Naura dan segera melayangkan pukulan di kepalanya.


"Aduh sakit tau" ringis nya dengan mengelus kepala nya sendiri.


"Gk bisa deh kayaknya, gw bawa mobil" ucapnya.


"Tenang aja, nanti gw suruh orang buat bawa mobil ke rumah Lo" ucap Adrian.


Naura yang setuju pun hanya menganggukkan kepalanya.


***


Seperti janjinya tadi pagi, kini Naura sudah berada di mobil Adrian, Adrian berencana akan membawa Naura makan, (sekalian modus😅).


"Kita makan dulu ya" ucap Adrian.


"Boleh" setuju Naura.


Tak lama kemudian mereka sampai di cafe yang Adrian ingin kunjungi. Seperti flashback, waktu dulu mereka pernah bertemu di sini.


"Cafe bambu hijau" gumam nya.


"Yap bener banget!"ucap Adrian dan langsung menarik tangan Naura. Naura merasa heran pada Adrian, bukannya duduk di meja yang sudah di sediakan, dia malah mengajak Naura berjalan ke arah ruang VIP.


"Kenapa kita gk duduk di sana aja si" ucap Naura kesal.


"Berisik tau di sana" ucap adrian menjelaskan.


"Kan seru" ucapnya.


"Sunyi lebih nikmat" ucapnya dengan nada menggoda. Sontak hal itu membuat naura malu, ah yang benar saja... Adrian selalu saja begitu, membuat jantung Naura tidak aman.


"Ini tu cafe gw sama Varo" ucap nya tiba tiba.


"Udah tau".


"Oh ya? Sejak kapan" tanya Adrian.


"Ntah lah" ucapnya dengan mengangkat kedua bahunya.


Adrian hanya manggut manggut tanda mengerti. Setelah itu mereka berdua makan dengan sangat tenang, sesekali naura melihat sekeliling ruangan tersebut dengan terkagum kagum. Sedangkan Adrian dia malah sibuk memandangi wajah Naura dengan sangat teliti.


***


Datang akan pergi


Lewat kan berlalu


Ada kan tiada


Bertemu akan berpisah.


Awal kan berakhir


Terbit kan tenggelam


Pasang akan surut


Bertemu akan berpisah.


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi

__ADS_1


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu.


"Hey kawan, sampai jumpa ya... Semoga kita bisa bertemu kembali. Terimakasih untuk para sahabat ku yang sudah menemani diriku di setiap langkah ku. do not Cry! We're only separated for a while."


Datang akan pergi


Lewat kan berlalu


Ada kan tiada


Bertemu akan berpisah.


Awal kan berakhir


Terbit kan tenggelam


Pasang akan surut


Bertemu akan berpisah.


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu.


Heii Sampai jumpa dilain hari


Untuk kita Bertemu lagi


Meskipun Ku tak siap untuk merindu


Ku tak siap Tanpa dirimu


Ku harap terbaik untukmu.


Semua murid yang menyanyikan lagu itu sangat terharu dan bahkan ada sampai yang menangis. Naura dan Ava yang menyanyikan lagu itu pun sampai meneteskan air matanya.


Filosofi tentang sahabat "di satukan oleh pendidikan, di pisahkan oleh masa depan".


Naura merasa ingin kembali lagi ke waktu dia masih kelas 10, agar dia bisa berlama lama lagi dengan Ava. Sebenarnya Naura tidak perlu takut tidak akan bertemu dengan Ava, karena Ava tidak akan pergi jauh.


Ava memutuskan akan kuliah di jurusan kedokteran, dan Naura akan kuliah di jurusan manajemen bisnis, tentu saja mereka akan beda universitas. Tapi bukan berarti kedua nya akan saling mengabaikan.


Naura sedang berjalan bersama Ava, dan sesekali keduanya mengusap bekas air mata. Lalu dari arah belakang Adrian dan juga Varo datang menghampiri keduanya.


"Lo gk lupa kan?" Bisik Adrian pada Naura.


"Emang apa?" Tanya Naura bingung.


"Kan hari ini gw mau nyatain cinta gw. Jadi Lo harus terima perasaan gw" ucap Adrian mengingatkan.


Flashback on


Hari itu, ketika Naura sedang duduk sendirian di bawah pohon. Adrian datang menghampiri Naura dan langsung tidur di pangkuan Naura.


"Ih apaan sih" ucap Naura dan berusaha beranjak dari duduk nya. Namun tangan Naura sudah di cekal lebih dulu oleh Adrian.


"Duduk, gw cuman butuh 5 menit doang" ucapnya dengan kembali menutup mata.


"Awas loh kalo lama" ucapnya memperingati.

__ADS_1


Setelah itu Naura kembali membaca buku, karena jam ujian masih ada setelah istirahat ini.


"Ra!" Panggil Adrian pelan.


"Hmm" jawab Naura.


"Lo udah tau, apa yang bakal Lo jawab soal perasaan gw?"Tanya Adrian.


"Maksud Lo?" Tanya Naura tak mengerti.


"Kan waktu itu gw nembak Lo. Gw mau denger jawaban Lo sekarang!" Ucap Adrian dengan kembali duduk di sebelah Naura.


"Jawaban nya iya, tapi kita gk bisa jadian hari ini" ucapnya dengan menutup buku.


"Kenapa?" Tanya Adriana dengan mengerutkan kening nya.


"Gw mau Lo nyatain cinta pas perpisahan nanti" ucap Naura dengan memandang serius pada Adrian.


"Emang udah pasti gw bakal di terima?" Tanya Adrian serius.


"Pasti lah, kan gw juga suka sama Lo udah dari lama." Ucap Naura malu.


Setalah mendengar kata kata itu, Adrian merasa malu, karena selama ini Naura juga suka dengan nya.


Flashback off.


Oh iya gw lupa," ucapnya dengan menepuk jidat.


"Kenapa kita gk jadian dari waktu itu aja sih?" Tanya Adrian kesal.


"Karena gw mau lihat kesungguhan Lo" ucapnya.


"Tapi harus di terima, awas aja kalo di tolak. Gw bakar ini sekolah" ucap nya bersungguh sungguh.


Setelah aksi drama Naura dengan Adrian, Naura segara pergi menuju kerumunan murid lainnya dengan Ava. Sedangkan Adrian dan Varo mereka ntah pergi kemana.


Sedari tadi Ava terus saja menempel pada Naura, ntah kenapa hari ini Naura merasa sedih sekali. Naura takut jika suatu saat nanti keduanya akan saling melupakan persahabatan ini.


"Eh anter gw ke toilet yu, gw kebelet nih" ucap Ava dengan menyilang kan kakinya.


"Kebiasaan banget deh" ucap Naura dengan melenggang pergi bersama Ava.


Ketika ava sedang berada di kamar mandi, tiba tiba saja ponsel Naura bergetar.


Drt...drt...


Naura segera memeriksa siapakah yang menghubungi nya itu.


"Pak kepsek?" Gumam nya ketika melihat nama di layar ponselnya.


Di sebrang telfon...


"Halo Naura!" Ucap nya.


"Iya halo pak" ucap Naura sopan.


"Sekarang kamu di mana?" Tanya pak kepsek.


"Saya sedang di toilet, ada apa ya pak" ucap Naura penasaran.


"Cepat kamu keruangan saya, ada orang yang sedang mencari kamu" ucap pak kepsek dengan suara gugup.


"Baik pak, saya segera kesana" ucap Naura dengan menutup telfon.


"Ada yang nyariin gw? Siapa ya? Jangan jangan orang yang ngaku ngaku mau nagih hutang lagi" gumam Naura.


Naura yang merasa penasaran pun langsung melenggang pergi tanpa memberitahu Ava terlebih dulu. Sumpah demi apa, saat ini Naura sangat penasaran dengan orang yang mencari nya. Siapa tau dia adalah jimat keberuntungan Naura.


Dengan sangat cepat Naura berjalan di sepanjang lorong, bahkan sesekali dia akan berlari, tiba tiba saja Naura menabrak seseorang sampai terjatuh di lantai. Naura yang tidak sengaja akan hal itu pun langsung mengulurkan tangan nya.

__ADS_1


__ADS_2