Kisah Naura

Kisah Naura
episode 63 pencarian


__ADS_3

"sorry, for now Naura is resting. I hope you don't bother him first. (Maaf, untuk saat ini Naura sedang istirahat. Saya harap tuan tidak mengganggunya lebih dulu)" ucap Ava dengan berlalu pergi.


So Jun yang mengerti pun hanya melihat Naura dengan sekilas dan kembali duduk di kursi dekat pintu itu.


"Soo Hyuk, panggil bodyguard itu ke sini" ucap nya.


Soo Hyuk yang mengerti pun langsung memanggil bodyguard itu ke hadapan papah nya.


"Cepat ceritakan secara jelas, bagaimana ini bisa terjadi" ucap So Jun pada bodyguard itu.


"Waktu itu, saya tidak melihat dengan jelas bagaimana orang itu menembak. Tapi yang saya tahu, setelah orang itu menembak dia langsung melajukan motor nya" jelas nya.


"Apa kalian sudah mencarinya?" Tanya Soo Hyuk.


"Sudah tuan muda, tapi kami kehilangan jejak nya" jelas nya lagi.


"Apa kalian mau aku bantu?" Ucap Adrian tiba tiba.


"Oh kamu kan orang yang adik ku sukai" ucap Soo Hyuk.


"Benarkah? Bagaimana kamu bisa tau" tanya So Jun.


"Ah aku sudah lama tahu" ucap Soo Hyuk.


"Ah itu hanya masa lalu, sekarang sudah tidak penting lagi." Ucap nya dengan duduk di sebelah Soo Hyuk.


"Baiklah apa yang bisa kamu bantu untuk kami?" Tanya So Jun.


"Sederhana saja" ucap nya dengan tersenyum.


***


"Ha ha ha... Rasain kamu! Itu lah akibatnya kalo kamu berani bermain main dengan ku" ucap Darma.


"Papah emang top" ucap Bella dengan duduk di samping papah nya.


Setelah kejadian hari itu, darma mencari istri dan juga anak nya untuk meminta maaf. Awalnya Ema enggan untuk memaafkan suami nya ini, tapi mau bagaimana lagi.


Ema juga butuh seorang suami di samping nya ini. Mereka juga sudah sama sama bertekad akan menghancurkan Naura dan merebut kembali perusahaan itu.


Ema pun akhirnya setuju Dengan rencana suami nya itu.


"Pah selanjut nya, apa yang bakal papah lakuin?" Tanya Bella.


"Papah juga masih mikir mikir lagi, kita lihat aja nanti" ucap nya dengan mengelus rambut Bella.

__ADS_1


"Bagaimana sama orang suruhan papah? Papah udah pastikan mereka akan tutup mulut?" Tanya Ema ragu.


"Udah dong sayang, kalo mereka berani buka mulut mereka pasti tau akibat nya" ucap darma dengan percaya diri.


***


Hari ini, Adrian dan juga Soo Hyuk sedang mengecek beberapa cctv yang ada di jalan ketika Naura kecelakaan.


Adrian dan juga Soo Hyuk mulai mengecek beberapa cctv, dan akhirnya mereka bisa melihat plat motor itu.


Adrian pun segera menyuruh anak buah nya untuk mengecek keberadaan motor itu. Karena sudah tau di mana motor itu berada, Adrian dan juga Soo Hyuk segera menancap gas mobil mereka.


"Ho ho, ternyata kalian bersembunyi di tengah hutan ya" ucap Adrian dengan masih menancap gas.


"Apa kamu yakin kalau mereka ada di tempat seperti ini?" Tanya Soo Hyuk ketika melihat hamparan pepohonan tinggi.


"Seperti nya begitu, kita lihat saja nanti" ucap Adrian.


Tak lama kemudian sampailah mereka di tempat yang menurut Adrian sangat asing. Adrian bisa melihat sebuah gedung yang sepertinya masih bagus, bahkan tempat nya pun seperti masih terawat.


Adrian dan Soo Hyuk pun mulai mendekat ke arah gedung itu. Dari jauh mereka bisa mendengar suara orang orang yang sedang tertawa.


Lalu, tak sengaja Soo Hyuk melihat motor dan no plat nya sama seperti yang dia lihat di cctv tadi siang. Jika benar itu motor nya, itu artinya orang itu masih ada di dalam gedung ini.


"Kita berpencar!" Ucap Soo Hyuk. Adrian yang mengerti pun, langsung menyuruh beberapa anak buah nya untuk berpencar.


***


"Pokonya, kali ini kita mendapatkan kan tugas yang menguntungkan banget" ucap nya dengan di ikuti tawa oleh beberapa orang.


Brak...


Mereka yang ada di dalam itu pun, terkejut ketika melihat pintu rumah itu tiba tiba terbuka begitu saja.


Mereka pun langsung bersiap dengan senjata nya dan langsung membuat ancang ancang.


"Wah dasar tikus tikus sialan, rupanya kalian bersembunyi di sini ya" ucap Soo Hyuk dengan menenteng kedua tangan nya di pinggang.


"Siapa kalian hah, berani banget masuk ketempat ini. Kalian cari mati ya" ucap salah satu dari mereka.


"Ho ho ho... Santai dong bang, sensi amat sih. Kayanya kita harus ngomong baik baik deh, ya kalo kalian mau sih kalo enggak juga gapapa" ucap Adrian santai.


"Alah banyak bacot Lo, sini Lo kalo berani" tantang salah satu dari mereka.


"Aduh gimana ya... Bukan nya gw ga berani cuman gw takut aja pas lagi mukul Lo tiba tiba aja tulang Lo patah" ucap Adrian ketika melihat orang yang menantang nya sangat kurus.

__ADS_1


"Ga usah banyak alasan, kalo berani sini lawan gw" ucap nya.


"Dia ngomong apa?" Tanya Soo Hyuk.


Sedari tadi Soo Hyuk hanya menggunakan bahasa Inggris saja. Bahkan ketika Adrian sedang bicara dengan mereka, Soo Hyuk hanya bisa melongo karena tidak paham dengan bahasa mereka.


"Ah aku lupa, kalo ternyata kamu orang luar" ucap Adrian dengan menggaruk garuk kepala nya.


Adrian pun langsung menjelaskan apa yang dia bicarakan dengan si penantang.


"Ha ha ha. Kamu benar, jika kita menghajar nya, aku takut tulang nya itu akan patah" ucap Soo Hyuk dengan gelak tawa.


Karena kesal, mereka pun langsung menyerang dengan cara berkeroyok. Para bodyguard yang mendengar suara perkelahian pun, langsung terjun untuk membantu Adrian dan juga Soo Hyuk.


"Tangkap mereka semua, jangan sampai ada yang lolos dari sini" ucap Adrian dengan masih memukul beberpa preman.


Tak butuh waktu yang sangat lama, akhirnya satu persatu dari mereka pun berhasil Adrian kalah kan.


"Huft... Kalian orang lima, dan kita orang sepuluh. Udah pasti kalian bakal kalah, jadi jangan suka banyak gaya" ucap Adrian dengan duduk di sebuah kursi.


"Siapa di antara kalian yang menggunakan motor ini?" Tanya Soo Hyuk, dengan memperlihatkan sebuah foto di handphone nya.


Mereka pun hanya diam dan saling pandang, karena mereka sama sekali tidak tahu apa yang sedang di bicarakan oleh Soo Hyuk.


"Hey sudahlah, biar aku saja" ucap Adrian dengan mengambil alih handphone di tangan Soo Hyuk.


"Gw tanya sama kalian. Siapa yang punya motor ini?" Ucap Adrian.


Mereka pun hanya diam dan tidak ada yang bicara sama sekali.


"Apa kalian tidak tahu bahasa manusia hah?" Tanya Soo Hyuk dengan nada tinggi.


"Oke gw paham sekarang. Jadi kalian ga ada yang mau ngaku kan? Kalo gitu, gw bakal buat kalian bicara" ucap Adrian dengan mengambil sebuah balok kayu.


"Kalian, ikat mereka semua" ucap Adrian.


Mereka yang mengerti pun, langsung mengingat ke lima preman itu dengan tali yang sudah ada di gedung itu.


~


assalamualaikum šŸ¤—


pemberitahuan!!


author min maaf banget sama kalian, yang udah setia membaca novel author. sekali lagi author kasih tau, kalo author ga bisa up episode banyak. karena dari kalian banyak banget yang pengen up episode banyak, author memutuskan akan meng up 2 episode di setiap hari nya

__ADS_1


mulai pukul 00.00 dan pukul 12.00


maaf ya kalo author belum bisa up episode banyak. ingat!! menunggu itu bisa membuat kita sabaršŸ˜…terimakasih wassalamu'alaikum ā™„ļø


__ADS_2