Kisah Naura

Kisah Naura
episode 25 menginap


__ADS_3

"Siapa bilang Lo tidur di sini satu malam aja, Lo bakal tidur di sini selamanya" bisik Adrian yang langsung di pelototi oleh naura.


Kini Naura dan ava sedang bingung dengan pakaian mereka. Bagaimana bisa mereka tidur menggunakan gaun ini. Bunda Lisa hanya bisa tertawa, melihat tingkah mereka, tak lama kemudian 3 orang wanita datang dengan membawa beberapa gantung baju tidur dan baju santai.


*Orang sultan emang beda* batinnya ketika melihat 3 orang wanita masuk ke kediaman Adrian.


Naura dan ava segera memilih beberapa pakaian untuk di pakai malam ini. Bahkan Adrian dan varo sampai memilihkan pakaian untuk mereka berdua. Ayah Mike sampai tersenyum bahagia melihat anaknya sudah menemukan seseorang yang mereka cintai.


Malam ini Naura dan ava sedang merebahkan dirinya di kamar dengan memainkan ponselnya. Tiba tiba saja pintu kamar di ketuk dan menampakkan Adrian dan juga varo yang langsung masuk kedalam kamar mereka.


"Apa apaan ini, suruh siapa kalian masuk kesini" ucap Naura kesal.


"Gw udah izin ke bunda. Katanya gapapa asal jangan macam macam" ucap Adrian santai dan langsung duduk di sebelah Naura.


Varo yang tidak mau menganggu Naura dan Adrian pun langsung mengajak ava menjauh dari mereka. Ava yang bisa mengerti pun langsung mengikuti langkah varo.


"Lo mau ngapain sih kesini?" Tanya Naura tanpa mau melihat wajah Adrian


"Gw mau tidur di sini" ucapnya, dan berhasil membuat Naura dad Dig dug serrr...


"Jangan aneh aneh deh" ucap Naura dengan memalingkan wajahnya. Ntah kenapa Naura merasa sangat gerogi ketika berduaan dengan Adrian. Naura berharap ava akan duduk di sebelahnya agar Naura tidak merasa canggung.


"Ra_" ucapnya tertahan. (Ntah kenapa jantung author langsung dag Dig dug gini. Kaya berasa banget gitu😅).


"Hm" Naura yang kesal pun hanya menjawab dengan deheman saja.


"Jadi pacar gw ya" ucapan Adrian berhasil membuat Naura diam seketika. Pipinya tiba tiba memanas, Naura ingin mengatakan sesuatu tapi bibirnya seperti terkunci karena grogi.


"Kalo diam berarti iya" ucapnya dengan melihat wajah Naura

__ADS_1


"Ih apaan sih" ucap Naura dan langsung berlari meninggalkan kamar.


Naura berniat akan keluar menghindari Adrian, tapi sayang nya Adrian tidak mau berhenti mengikutinya. Adrian butuh jawaban dari Naura tapi Naura enggan menjawab. Bukan karena Naura tidak suka, hanya saja Naura tidak tau harus menjawab apa, dia hanya butuh waktu.


Sudah dua keliling Naura memutari taman didepan rumah Adrian, namun itu semua sama sekali tidak membuat naura lelah, dia terus saja berlari untuk bisa menghindari Adrian.


"Ra, udah dong jangan lari lari terus. Gw cape nih" ucapnya dengan masih mengejar Naura


"Siapa suruh ngejar gw" ucap nya yang masih berlari kencang.


Tiba tiba saja satu ide muncul di otak Adrian, dengan sangat sengaja Adrian menjatuhkan dirinya dan langsung berteriak mengaduk kesakitan.


Bruk...


"Aw" ringisnya dengan memegangi lututnya. Naura yang mendengar itu pun langsung balik badan dan menghampiri Adrian. Naura langsung melihat lutut yang di tutupi oleh Adrian, belum sempat naura meraih tangan Adrian yang menutupi lututnya, Adrian sudah lebih dahulu menarik Naura kedalam pelukannya.


"Lo bohongin gw. Lepasin gk" Naura yang merasa di bohongi pun langsung meronta ronta.


"Gw cuman butuh waktu, makanya gw ngehindar karena gw gerogi kalo lihat muka Lo" ucap Naura yang masih dalam keadaan di peluk


"Gw bakal kasih Lo waktu kok. Kalo suka bilang suka, kalo enggak bilang enggak. Jangan suka bilang enggak, enggak bilang suka." Ucapnya dengan menatap wajah Naura.


"Iya iya gw tau" ucap Naura dengan membalas dengan senyuman.


Bukan karena Naura tidak suka, Naura sangat menyukai Adrian, hanya saja Naura butuh waktu untuk membereskan masalah nya, baru setelah itu Naura bisa bahagia bersama Adrian tanpa masalah dari si cabe rawit.


Kini Naura dan Adrian sedang duduk di kursi yang tak jauh dari kediamannya. Banyak hal yang Naura ceritakan pada Adrian soal masalalunya. Adrian pun begitu, dia menceritakan soal waktu itu, dimana Adrian selalu membela Bella.


***

__ADS_1


Tak terasa waktu semakin cepat berlalu, naura memutuskan untuk pergi ke kamar nya bersama dengan Adrian. Naura sangat ingin mengulang waktu kembali agar dia bisa mengobrol dengan Adrian lebih lama lagi.


Ketika pintu kamar Naura dan ava di buka, Naura bisa melihat pemandangan yang tak biasa. Dimana Naura bisa melihat ava dan varo yang sedang tidur dengan berpelukan. Tadinya Adrian akan membangunkan varo, tapi hal itu di larang oleh Naura.


"Biarin aja, kasihan mereka" ucap Naura dan langsung berjalan menuju arah ava dan varo tertidur.


Naura yang sudah merasa ngantuk pun tidur di sebelah ava dengan membelakangi ava. Adrian yang tak mau kalah dari adiknya pun langsung tidur di sebelah Naura dengan menghadap kearah nya.


Hati dan pikiran Naura selalu bertolak belakang. Pikirannya enggan melihat Adrian tidur di kamarnya, tapi hatinya sangat ingin melihat Adrian tidur di samping nya. Oleh karena itu, kini Naura membiarkan Adrian tidur di samping nya.


***


Keesokan paginya, bunda Lisa sudah siap menyiapkan sarapan untuk kedua putranya dan calon mantu nya itu, (insyaallah). Kini bunda Lisa sudah berjalan dan akan pergi ke kamar Adrian, ketika di lihat ternyata Adrian tidak ada di kamar nya. Bunda Lisa juga sudah sempat membuka pintu kamar mandi, tapi dia juga tidak ada.


Bunda Lisa berfikir mungkin Adrian sedang tidur di kamar varo. Bunda Lisa pun pergi ke kamar varo, tapi tetap saja di sana juga tidak ada. Barulah bunda Lisa menyadari sesuatu.


*Apa mereka tidur bersama dalam satu kamar* batinnya dan langsung bergegas menuju kamar naura dan ava


Dengan sangat perlahan bunda Lisa membuka pintu kamar itu. Bunda Lisa juga berharap bahwa dia tidak akan melihat sesuatu yang...


Ketika pintu itu di buka seluruhnya, bunda Lisa bisa melihat cara tidur mereka yang sudah seperti obat nyamuk. Ava yang tertidur dengan kaki menindihi varo, kepala varo yang masuk kebawah kolong ranjang, naura yang tidur dengan beralaskan bantal bokong ava, dan Adrian yang tertidur meringkuk seperti anak kucing.


"Untunglah mereka tidak macam macam" gumam bunda Lisa senang. Ava dan Naura mulai membuka matanya secara perlahan, ketika tubuhnya di goyangkan oleh seseorang.


Naura langsung terlonjak kaget karena yang membangunkan nya itu adalah bunda Lisa, Naura sudah merasa takut akan di marahi, tapi bukannya di marahi bunda Lisa malah tersenyum senang. Aneh bukan?


Naura dan ava segera bergegas untuk membersihkan diri, setelah mereka selesai. Naura dan ava membangunkan Adrian dan juga varo agar kembali ke kamar nya.


"Adrian! Adrian!", Panggil Naura dengan cara menggoyangkan badan Adrian.

__ADS_1


"Hmm" jawabnya singkat dengan masih menutup matanya.


__ADS_2