
Ntah harus senang atau tidak, tapi Naura merasa bersyukur karena Adrian bisa mengganti posisi tidur nya sehingga Naura bisa memijat bahu nya yang seperti akan patah.
***
Adrian yang bisa mendengar suara kebisingan itu pun langsung membuka mata nya secara perlahan. Adrian mencari cari sosok Naura di samping nya namun Naura tidak ada di sana.
Adrian mulai menolehkan kepala nya ke kanan dan kiri, namun dia tidak bisa menemukan Naura. karena penasaran Adrian bertanya pada salah seorang pegawai yang Naura pekerjaan.
"Maaf pak saya mau nanya, bapak ada lihat Naura?" Tanya Adrian sopan.
"Oh kata neng Naura dia mau cari nasi" ucap nya.
"Kemana ya pak?".
"Itu di situ" ucap nya dengan menunjuk sebuah rumah yang tak jauh dari pandangan Adrian. Adrian yang mengerti pun langsung berterima kasih kepada lelaki paruh baya itu.
Sebenarnya itu bukan warung nasi atau apa pun, hanya saja Naura menyuruh seorang ibu ibu untuk memasak. Itu pun tidak gratis, Naura akan membeli berapa pun harganya agar para pegawai nya itu tidak kelaparan.
Agar lebih cepat Naura membantu wanita itu untuk memasak, bahkan sesekali wanita itu akan terkesan dengan cara Naura memasak. Menurutnya cara Naura memasak itu sangat elegan, untuk siapa pun yang melihat nya dia pasti akan langsung jatuh cinta.
Sedangkan Adrian dia nampak sangat bingung antara menghampiri Naura atau tidak. Adrian ingin menghampiri Naura di rumah itu, tapi dia takut jika akan mengganggunya.
Alhasil Adrian memilih untuk pergi ke tempat kerja nya. Adrian bisa melihat para pegawai nya yang sedang istirahat di bawah pepohonan.
Mereka yang melihat kedatangan Adrian pun langsung bersiap untuk melanjutkan kerja nya. Namun hal itu di cegah oleh Adrian.
"Maaf sebelum nya, apa kalian tidak bawa makanan?" Tanya Adrian ragu. Mereka yang mendengar itu hanya saling pandang lalu menggelengkan kepala nya masing masing.
"Begini saja, saya akan memberikan kalian uang, setelah itu kalian pergi cari makanan untuk mengganjal perut kalian" ucap Adrian dengan tersenyum.
Mungkin bagi mereka Ucapan Adrian sangat tidak sopan, tapi maksud Adrian itu sangat baik sehingga dapat di terima oleh mereka.
Setelah itu Adrian memberikan mereka uang seratus ribu per orang agar mereka bisa membeli apa yang mereka mau. Mungkin untuk besok dan seterus nya Adrian akan melakukan hal yang sama seperti Naura.
***
__ADS_1
Sekitar pukul 5 sore, Adrian dan juga Naura sudah berada di hotel tempat mereka menginap. Naura yang sangat lelah itu pun memilih mengurung diri di dalam kamar nya.
Naura kembali mengingat ngingat kejadian tadi. Ketika Adrian datang menghampiri nya lalu tidur di bahu nya. Naura mengira mungkin Adrian akan sangat marah pada nya.
Tapi jika di lihat lihat kembali, Adrian seperti sedang mendekatkan dirinya pada Naura. Bukan nya merasa percaya diri, hanya saja insting seorang wanita itu sangat kuat bahkan seorang wanita dapat julukan sebagai manusia terpeka di dunia.
Tok tok tok...
Naura yang mendengar ketukan pintu pun langsung mendekat ke arah pintu itu. Naura tidak berani langsung membuka nya karena dia takut bahwa akan ada orang jahat yang sedang mengincar nya.
Naura pernah menonton sebuah rekaman cctv, di mana ada seorang badut yang mengetuk rumah warga. Setelah si penghuni keluar dari rumah nya dia langsung meneb*s leher si penghuni itu.
"Siapa!?" Ucap Naura dari dalam.
"Ini gw Adrian" ucap nya.
"Ngapain sih ni bocah malam malam ke kamar gw" gumam Naura.
Naura pun segera membuka pintu kamar nya itu dan melihat Adrian dengan menenteng kantung plastik.
"Apaan ini?" Tanya Naura.
"Makanan buat Lo" ucap Adrian dan langsung pergi ke kamar nya.
Naura pun hanya terpaku dengan sosok Adrian yang tiba tiba perhatian kepada nya. Naura pun langsung kembali masuk ke dalam kamar nya dengan membawa kantung plastik itu.
Karena penasaran Naura memilih untuk membuka dan melihat apa isi nya. Ketika di buka Naura pun langsung berbinar ketika melihat nasi Padang di hadapan nya itu.
"Wah nasi Padang" ucap nya berbinar.
Dari dulu Naura sangat ingin makan nasi Padang, tapi Naura juga sangat susah untuk mencari keberadaan nasi Padang itu.
Seketika perutnya merasa kan lapar yang begitu dahsyat. Naura pun langsung memakan nya tanpa merasa curiga sedikit pun.
"Eh bentar bentar" ucap nya dengan masih mengunyah nasi Padang itu.
__ADS_1
"Kalo ini ada racun nya gimana? Siapa tau kan Adrian dendam sama gw" ucap nya dengan masih memasukan nasi Padang ke dalam mulut nya.
"Ah gapapa deh kalo gw mati, yang penting gw udah ngerasain yang namanya nasi Padang" ucapnya dengan cekikikan.
***
Keesokan pagi nya, Naura masih santai di dalam kamar nya dengan memainkan game di ponsel nya. Ketika sedang asyik dengan game nya tiba tiba saja pintu kamar Naura di ketuk oleh seseorang.
"Aduh iya sebentar, ga sabaran banget sih" ucap Naura kesal.
"Ya ya ya, kenapa?" Ucap Naura dengan masih fokus pada ponsel nya.
"Ya Allah jam segini masih pake baju semalam. Lo belum mandi hah? Kita kan mau ke desa" ucap Adrian kesal.
"Hadeh... Lo kesana sendiri aja, gw mau agak siangan ke sana nya" ucap Naura dengan kembali masuk kedalam kamar nya.
"Ga bisa Lo harus kesana pagi ini juga" ucap Adrian dengan menahan pintu yang ingin Naura tutup.
"Ih ogah, bilang aja Lo pengen nebeng ke gw kan" ucap Naura dengan sinis.
"Itu salah satu nya. Udah cepet gw tunggu di bawah" ucap Adrian.
"Gw bilang enggak ya enggak" Adrian yang kesal dengan penolakan Naura pun langsung mendorong pintu dengan sekuat tenaga sehingga Naura terdorong ke belakang.
Dengan sangat sigap Adrian menangkap pinggang Naura. Namun karena kedua nya hilang seimbang, Adrian pun terjatuh di atas badan Naura.
Kedua nya pun terjatuh dengan posisi Adrian yang di atas nya. Mereka pun sama sama hanya saling pandang dengan pikiran mereka masing masing.
"Astagfirullah, apa apaan ini" suara itu pun berhasil membuat Adrian dan juga Naura terlonjak kaget, mereka berdua pun langsung membenarkan posisi nya dan saling membuang muka satu sama lain.
"Kalian ini ya, saya tau kalian ini belum menikah, jadi jangan macam macam" ucap security yang kebetulan lewat dan akan menuju ke lantai paling atas.
"Hah? Pak ini ga kaya yang bapak bayangin, saya bisa jelasin" ucap Naura panik.
"Jelasin apa nya, jelas jelas saya lihat kalian mau berbuat yang tidak senonoh" ucap security itu dengan sangat geram.
__ADS_1
"Aduh... Kok jadi gini sih. Adrian Lo jelasin dong" ucap Naura kesal ketika melihat Adrian hanya diam saja.