Kisah Naura

Kisah Naura
episode 61 emosi!!!


__ADS_3

Alasan Adrian menghindari Sabrina karena kini sikap nya menjadi jauh berbeda seperti dulu. Dulu Sabrina begitu baik dan juga lembut, tapi semenjak kedatangan Naura, Sabrina menjadi berubah.


Dia sering sekali mengekang Adrian ini dan itu sehingga membuat Adrian begitu risih terhadap Sabrina.


Sebenar nya Adrian ingin sekali memutus kan hubungan dengan Sabrina. Tapi jika Adrian putus dengan nya sudah pasti Sabrina akan berpikir bahwa Adrian sengaja putus dengan nya agar dia bisa leluasa mendekati Naura.


"Woi gw tanya kenapa Lo diam" ucap Naura. Adrian yang kembali sadar dari lamunan nya pun langsung mengalihkan pandangan nya dari Naura.


Sabrina yang tiba tiba lewat di dekat Adrian dan juga Naura pun hanya diam terpaku dengan masih melihat ke arah sang ke kasih dan masa lalu nya.


Sabrina begitu syok ketika melihat posisi Adrian dengan tangan yang menempel di dinding dan Naura yang berada di tengah tengah Antara kedua tangan Adrian.


Adrian dan juga Naura yang belum menyadari ke beradaan Sabrina pun, masih fokus dengan pandangan mereka masing masing.


Sampai akhirnya Sabrina tidak tahan lagi dengan semua nya dan berjalan dengan cepat menghampiri kedua nya.


Plak....


Satu tamparan itu berhasil mengenai pipi Naura hingga menampilkan bercak merah di pipi nya.


"Apa apaan sih?" Ucap Adrian geram.


Sedangkan Naura, dia hanya diam terpaku dengan memegangi pipi nya yang terasa panas akibat tamparan dari Sabrina.


"Dasar l*nte! F*ck" ucap Sabrina dengan mengacung kan jari tengah nya.


Sontak hal itu membuat Naura sangat geram. Selama ini tidak ada yang membaggil nya seperti itu. Bahkan Bella pun tidak pernah memanggil nya dengan sebutan seperti itu.


Karena kesal dan marah Naura pun mencopot selang infus yang ada di tangan nya. Rasa sakit yang menjalar di seluruh tubuh nya tiba tiba saja hilang ntah kemana.


Dengan begitu marah nya, Naura pun menyingkirkan tubuh Adrian dari hadapan nya Agar tidak menghalangi pandangan nya.


Dengan sorot mata yang begitu tajam sehingga membuat Sabrina mundur ketakutan.


"Ngomong apa Lo barusan hah?" Tanya Naura dengan nada yang begitu dingin.


"Apa hah? Lo pikir gw takut sama Lo?" Ucap Sabrina dengan berteriak.

__ADS_1


"Heh kalian semua lihat ke sini, lihat ini! dia adalah l*nte yang kegatelan sama pacar orang. Gayanya aja yang manis tapi lihat asli nya" ucap Sabrina dengan menenteng kedua tangan nya di pinggang.


"Jaga ucapan Lo!" Ucap Adrian tak kalah sinis.


"Apa hah? Kamu mau belain dia juga? Belain aja gapapa, biar semua orang tau kalo kamu itu cowok brengsek. Dasar ga guna?" Ucap nya. Ntah sadar atau tidak, yang jelas perkataan sabrina itu sudah sangat keterlaluan bagi Adrian.


Naura yang mendengar ucapan Sabrina pun hanya bisa membulatkan mata nya tak percaya. Naura heran dengan mulut Sabrina yang begitu lemes. Naura mengira bahwa Sabrina itu anak yang baik dan selalu menjaga ucapan nya tapi ternyata...


"Jaga ya ucapan Lo, berani banget Lo ngomongin Adrian kaya gitu" ucap Naura dengan menunjuk ke arah mulut Sabrina.


"Kenapa? Ga terima? Terserah gw dong mau ngomong kaya apa juga" ucap nya dengan nada mengejek.


Naura yang sudah hilang kesabaran pun langsung mendekat ke arah sabrina dan menendang nya tepat di bagian perut Sabrina dengan begitu keras.


Sabrina pun langsung tersungkur ke lantai dengan masih memegangi perut nya karena sakit.


Adrian yang melihat itu pun langsung memeluk Naura dari belakang agar Naura tidak tersulut emosi. Namun, Naura tetap saja Naura. Dia sama sekali tidak bisa menahan emosi ketika orang yang dia sayang di permalukan seperti itu.


"Lepasin!" Ucap Naura dengan meronta ronta.


"Udah Ra, biar gw aja yang urus" ucap Adrian dengan masih menahan pelukan nya.


"Ha ha ha... Ayo sini, lepasin dia Adrian biarin kami menyelesaikan masalah kami berdua" ucap Sabrina dengan tersenyum smirk.


Naura yang merasa di tantang pun dengan sekuat tenaga melepaskan pelukan Adrian dari tubuh nya.


Sabrina pun melepaskan tas yang dia selempang kan di bahu nya, dan bersiap dengan kuda kuda nya. Sabrina tau jika Naura itu pandai dalam bela diri. Namun Naura juga tidak tahu jika sabrina pernah menang dalam kejuaraan bela diri.


"Masuk!" Ucap Naura dengan berjalan mendahului Sabrina.


Tidak mungkin jika Naura harus bertarung di lorong itu, karena di situ juga banyak pasien yang sedang berlalu lalang. Jadi Naura memutuskan untuk bertarung di ruangan nya, karena di dalam ruangan itu lumayan lebar dan juga kedap suara.


Kini Adrian semakin bingung dengan mereka berdua, Adrian sudah berusaha memisahkan mereka berdua, namun tenaga Naura juga tak kalah kuat dari tenaga nya.


Adrian yang hawatir dengan mereka berdua pun memilih untuk masuk ke dalam ruangan itu, namun karena tidak mau di ganggu Naura pun mendorong Adrian agar menjauh dari urusan nya.


Naura pun menutup pintu itu dan mengunci nya agar tidak ada orang yang berani mengganggu nya.

__ADS_1


"Maju Lo!" Ucap Sabrina.


Naura pun begitu santai dengan masih berjalan secara perlahan dengan mengitari Sabrina. Sedangkan Sabrina dia sudah bersiap dengan kuda kuda nya.


***


"Ada apa sih itu" ucap Ava yang baru saja keluar dari ruangan nya dan berniat akan memeriksa Naura.


"Mereka lagi ngapain berdiri di ruangan Naura" gumam Ava bingung.


"Ra buka pintu nya!" Teriak adrian dengan masih berusaha mendobrak pintu itu.


"Naura kenapa?" Tanya Ava panik.


Adrian pun hanya diam dengan masih melihat ke arah pintu yang di lapisi dengan kaca. Ava pun sangat terkejut ketika melihat Naura yang sedang adu bogeman dengan Sabrina.


***


"Ayo sini maju, jangan takut sama pukulan gw ga sakit kok" ucap Naura dengan tersenyum smirk.


Pukulan Naura memang tidak sakit, tapi tendangan nya itu bisa membuat orang sekarat. Sabrina belum tau jika Naura bisa menendang lawan nya sampai sekarat sehingga dia menganggap bahwa Naura adalah lawan yang enteng.


"Mampus Lo kali ini" ucap Sabrina dengan tersenyum smirk.


"Oh iya, gw penasaran deh sama cowok yang sering Lo ajak jalan bareng" ucap Naura dengan senyum mengejek.


Sabrina yang mendengar ucapan Naura pun langsung membulat kan mata nya. Bagaimana Naura bisa tau soal laki laki yang sering dia ajak jalan bareng.


"Ha ha ha... Ngomongin orang l*nte, sendiri nya juga sama" ucap Naura dengan gelak tawa. Sabrina yang kesal pun langsung melayangkan pukulan nya, namun karena keahlian Naura ada di kaki nya. Naura pun melayangkan tendangan nya agar Sabrina bisa menjauh dari dirinya.


~


assalamualaikum 🤗


pemberitahuan!!


author min maaf banget sama kalian, yang udah setia membaca novel author. sekali lagi author kasih tau, kalo author ga bisa up episode banyak. karena dari kalian banyak banget yang pengen up episode banyak, author memutuskan akan meng up 2 episode di setiap hari nya

__ADS_1


mulai pukul 00.00 dan pukul 12.00


maaf ya kalo author belum bisa up episode banyak ingat!!! sabar itu bisa membuat kita sabar😅. terimakasih wassalamu'alaikum ♥️


__ADS_2