
...*Selamat Membaca*...
Reinhard yang berharap kalau informasi mengenai kemunculan ratusan robot adalah sebuah kebohongan belaka, namun ternyata dia diharuskan untuk menerima sebuah kenyataan. Dia sama sekali tidak menyangka kalau Tatsuya benar-benar terlibat dalam kemunculan ratusan robot yang berkeliaran di daerah pemukiman penduduk.
"Tatsuya, apa maksud dari semua ini?" tanya Reinhard dengan raut wajah masih tidak percaya akan kenyataan yang harus dihadapinya.
"Apakah yang kamu maksud adalah mereka?" ucap Tatsuya dengan balik bertanya kepada, sambil menunjuk pada ratusan robot yang berjalan mendekatinya diikuti oleh Clara.
"Siapa lagi kalau bukan mereka." jawab Reinhard dengan nada tinggi, sambil menunjuk pada semua robot tersebut.
"Memangnya hal apa yang sudah aku lakukan, sehingga kau berani berbicara dengan nada tinggi seperti itu padaku?" tanya Tatsuya sambil mengerutkan dahinya.
"Apakah kamu tidak mengetahui kalau hal ini dilarang di negara ini? Bukankah itu sudah jelas terlihat di dalam markas pusat dan juga pada buku panduan, ketika waktu kamu menjadi pemimpin dari pasukan khusus?" ucap Reinhard sambil balik bertanya pada Tatsuya, supaya memberikan penjelasan atas tindakannya menciptakan ratusan robot.
"Ini tidak ada hubungannya dengan jabatan ku dulu, terlebih lagi aku hanya menjalankan jabatan ku dalam satu hari. Apakah kau sudah melupakan kejadian pada waktu di halaman ibukota?" jawab Tatsuya sambil balik bertanya pada Reinhard untuk kedua kalinya dengan beraut wajah kesal.
"Tentu saja aku tidak melupakan sedikitpun kejadian pada waktu itu, namun setidaknya kamu tidak harus melakukan hal yang melanggar aturan dari negara ini." jawab Reinhard sambil meminta pada Tatsuya untuk berhenti menggunakan semua robot tersebut.
"Lalu apa yang akan kau lakukan, jika aku tetap melakukannya?" tanya Tatsuya dengan perkataan seolah-olah untuk menantangnya.
"Aku akan menghentikanmu, karena hal ini bisa membahayakan semua penduduk bila robot itu diluar kendali." jawab Reinhard sambil mengepalkan kedua tangannya.
"Apakah kau serius berkata seperti itu, meskipun kau mengetahui kalau aku bukanlah tandinganmu?" tanya Tatsuya sambil menatapnya dengan sorotan mata yang tajam.
"Tentu saja aku sangat serius, jadi aku minta padamu untuk berhenti dalam mempekerjakan semua robot itu, sebelum masalah yang besar terjadi." jawab Reinhard sambil membujuk Tatsuya.
Mendengar perkataan seperti itu Tatsuya sedikit tertawa, karena dia masih bersikeras untuk menghentikannya.
"Asal kau tahu, berapapun masalah besar terus berdatangan kepadaku dengan senang hati aku akan menghadapinya, selama diriku berada di jalan yang benar." ucap Tatsuya sambil melesatkan sebuah pukulan menggunakan tangan kanannya.
"Woossshhh"
Pukulan dari Tatsuya mengarah tepat pada bagian dada Reinhard. Akan tetapi dengan spontan dia mencoba untuk menahan serangan dari Tatsuya, dengan menyilangkan kedua tangannya.
"Buuukkk"
__ADS_1
Serangan Tatsuya yang hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja, membuat Reinhard mundur beberapa langkah kebelakang sambil menahan rasa sakit pada lengan yang terkena pukulannya.
"Sreeettt"
Seketika Tatsuya memperlihatkan senyum tipis pada Reinhard, setelah dia melihat kalau Reinhard hanya mengalami lecet pada lengannya. Hal ini membuat Tatsuya berpikir kalau Reinhard adalah lawan yang cocok baginya, sekaligus untuk menghitung setiap kata kunci yang akan dia keluarkan.
"Ternyata kau adalah lawan yang cocok bagiku. Namun akan aku tanya sekali lagi, apakah kau serius untuk menghentikanku?" tanya Tatsuya dengan memberikan kesempatan pada Reinhard, mengenai ucapannya itu agar ditarik kembali.
"Meskipun kekuatanku tidak sebanding denganmu, akan tetapi aku akan mencoba untuk menghentikanmu terus menerus melanggar aturan dari negara ini." jawab Reinhard sambil melesat pada Tatsuya, untuk membalas serangannya.
"Woossshhh"
Ketika Reinhard berada cukup dekat dengan Tatsuya dan berniat untuk membalas serangannya, tanpa terduga Mysha mencoba menghalanginya. Hal ini tentu saja membuat Reinhard sangat terkejut, sehingga dia berhenti dan mundur kembali pada jarak yang aman.
"Sreeettt"
"Apa yang kamu lakukan Mysha?" tanya Reinhard sambil menatapnya dari jarak kurang lebih 5 meter.
"Sebaiknya kakak berhenti melawan papa, sebelum suatu yang tidak di inginkan terjadi." jawab Mysha sambil memperingatkan Reinhard, kalau melawan Tatsuya berarti mencari sebuah kematian.
"Drapp... Drapp... Drapp..."
"Maaf tuan aku terlalu lama dalam menyelesaikan perintah dari anda." ucap Clara sambil membungkukkan badannya.
"Kakak, lihatlah berapa banyak batu yang kami dapatkan!" pinta Keira sambil berlari untuk menghampiri Tatsuya.
"Semua monster di dalam portal mati tanpa sisa oleh robot keren milik kakak." sambung Tiara dengan senang.
"Hah... Ternyata robot-robot ini terlalu agresif, bahkan aku tidak bisa melakukan apapun dan hanya menonton saja." ucap Aurel sambil menghela nafas, karena dia berpikir tidak terlalu berguna bila ada robot-robot yang mengatasi portal di bawah level 50.
"Diamlah, jangan mengeluh untuk hal ini." pinta Rena dengan raut wajah kesal, karena hal yang sama dialami juga olehnya.
Perbincangan mereka semua seketika terhenti, setelah melihat Reinhard yang berada di hadapan Tatsuya. Mereka semua sangat mengenalnya, karena setiap ketua dari pasukan elite selalu terjun untuk menangani portal, sehingga mereka terkenal di kalangan masyarakat.
Namun siapa sangka kalau kedatangan semua robot yang menghampirinya, membuat raut wajah Reinhard terlihat sangat kesal. Dengan sangat terpaksa dia harus menerima kenyataan dari semua harapan dalam pikirannya, terhadap semua tindakan yang dilakukan oleh Tatsuya.
__ADS_1
"Ternyata kamu telah berbuat sampai sejauh ini Tatsuya, kukira kamu mematuhi peraturan yang sudah dibuat di negara ini sejak menjadi seorang pasukan. Kalau begitu aku tidak akan ragu lagi untuk mengalahkanmu sekarang juga, dan membuatmu tersadar akan pelanggaran yang sudah kamu buat." ucap Reinhard sambil menunjuk Tatsuya, dan beraut wajah serius.
Melihat tindakan Reinhard yang secara tiba-tiba seperti itu, membuat semua orang yang baru saja keluar dari dalam portal sangat terkejut kecuali Clara. Mereka sempat bertanya-tanya mengenai apa yang sudah terjadi pada Tatsuya, namun dia hanya terdiam sambil terus menatap Reinhard yang berada di hadapannya.
"Jangan sembarangan menyalahkan tuanku! Apakah kau tidak berpikir kalau hal ini dilakukan untuk kepentingan kalian semua yang tinggal di negara ini?" sela Clara dengan nada tinggi, karena dia baru saja mengetahui kalau hidup berdampingan dengan sesama manusia terasa sangat bahagia.
"Jangan terlalu berlebihan Clara, sebaiknya kamu melanjutkan tugasmu untuk membasmi portal bersama dengan yang lainnya." pinta Tatsuya sambil menoleh kepadanya.
Clara hanya bisa terdiam setelah mendengar perkataan seperti dari Tatsuya. Dia ingin sekali menunjukkan pada semua orang, kalau Tatsuya selalu memprioritaskan orang lain dibandingkan dirinya sendiri.
"Kalau diperbolehkan, saya ingin tetap disini tuan untuk melihat tindakan yang akan dilakukan oleh anda." pinta Clara sambil berlutut pada Tatsuya.
Sejenak Tatsuya terdiam dan berpikir kalau Clara sedang memendam suatu hal yang tidak bisa ditebak olehnya.
"Lakukan apa yang ingin kamu lakukan, dan untuk yang lainnya kalian semua lanjutkan pembasmian portal di daerah ini secepat mungkin tanpa tersisa. Bila kalian bingung dengan lokasinya, tanyakan pada saja pada Alex. Ingat waktu dari pembasmian portal tinggal 6 jam lagi dari sekarang, lalu setelah itu kita akan berkumpul kembali pada titik pertemuan." pinta Tatsuya sambil memerintahkan semua orang kecuali Mysha dan Clara.
Mendengar perkataan seperti itu dari Tatsuya, mereka langsung pergi menjalankan tugas selanjutnya tanpa protes sedikitpun, karena raut wajah Tatsuya menunjukkan keseriusan dan terlihat tidak ingin ada yang membantah.
Tidak lama setelah itu, Tatsuya kembali menatap Reinhard yang berada di hadapannya. Dia perlahan-lahan mulai berjalan untuk mendekatinya, dengan jarak kurang lebih dari 2 meter.
"Tap... Tap... Tap..."
"Kali ini tidak usah terlalu banyak bicara! Tunjukan seluruh kekuatanmu, bila memang kau masih bersikeras untuk menghentikan tujuanku!" pinta Tatsuya dengan raut wajah serius, sambil menatap Reinhard dengan sorotan mata yang sangat tajam.
"Dengan senang hati akan aku perlihatkan padamu, hasil dari semua latihanku." jawab Reinhard sambil bersiap untuk menyerang Tatsuya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Setiap hari up pada pukul 22.00)...
...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....
...Terimakasih 🙏...
__ADS_1