
...*Selamat Membaca*...
Rencana pertama yang dilakukan oleh Tatsuya selama 3 hari berjalan mulus tanpa ada hambatan. Lalu sekarang dia memulai tahap selanjutnya yakni menaikkan level semua orang yang memiliki gelang khusus selama 3 bulan.
Dalam pembahasannya di ruang dimensi lain, Tatsuya membuat rencana lain dan menugaskan beberapa orang yang cocok dalam bidangnya. Yang pertama, dia memilih Shaman dan semua orang dari mantan tentara bayaran untuk tetap bersama, karena hal ini berhubungan dengan pembuatan robot baru serta perlengkapan senjata.
Tatsuya meminta Shaman untuk membuat robot yang bisa terbang ke atas langit, dan mengenai jumlah pembuatannya semampu dirinya selama 3 bulan. Selain itu juga, dia meminta dibuatkan 1 contoh senjata dengan energi baru dari dalam tubuh monster.
Sesuai dengan kesepakatannya dengan Mozark, semua pembiayaannya akan ditanggung oleh negara baik dari batu itu sendiri, bahan-bahan pembuatan robot, ataupun hal lainnya.
"Mengenai masalah bayaran, paman sendiri saja yang menentukan, karena bila aku yang..." ucap Tatsuya mengenai masalah upah, namun perkataannya di sela oleh Shaman.
"Aku sudah mendapatkan bayarannya, dan itu sungguh luar biasa." sela Shaman dengan tersenyum.
"Apa itu?" tanya Tatsuya dengan bingung, karena belum sekalipun membayar kerja kerasnya.
"Senyuman kebahagiaan dari orang-orang yang sudah aku bantu, itu lebih dari cukup untuk bayaran ku tuan muda." jawab Shaman dengan senang. Lalu mempertegas lagi, kalau dirinya tak membutuhkan uang sepeser pun, begitu pula dengan semua orang yang berada di ruang tersebut, karena impian mereka juga sama dengan Tatsuya. Seketika dia tersenyum setelah melihat mereka seperti itu, lalu dia kembali pada pembahasan selanjutnya.
Kali ini, giliran Alex yang diminta Tatsuya untuk membuat alat pengintai di udara yang bisa digunakan di dalam portal, tentunya dengan bahan-bahan yang dapat bertahan dengan segala kondisi di dalam portal. Hal ini guna untuk mempermudah orang yang memasuki portal, supaya bisa mengetahui keberadaan para monster dan menghindari tersesatnya seseorang di dalam portal.
Seperti yang sudah diketahui oleh setiap orang ketika masuk ke dalamnya, mereka akan berada di sebuah tempat yang tidak diketahui serta dengan kondisi berbeda meski portal yang dimasukinya itu ialah kelas yang sama. Meskipun ada bantuan deteksi dari gelang khusus yang dipakai, tapi menurut Tatsuya itu belum sempurna karena fungsinya hanya untuk mendeteksi monster dalam jarak terbatas.
Oleh karena itu, paling tidak mengetahui area seperti apa dalam portal tersebut, serta monster macam apa yang akan di hadapi oleh mereka. Dan dengan bantuan alat ini, besar kemungkinan semua orang bisa naik level di angka yang sudah ditentukan pada sebelumnya.
"Memang benar dengan apa yang kamu sampaikan Tatsuya, gelang ini cuma bisa mendeteksi monster dalam jarak tak lebih dari 50 meter." tanggap Muzan dengan berpikir mengenai gelang khusus tersebut.
"Dan dengan adanya alat semacam itu, kita bisa membuat strategi dulu sebelum menyerang, dan yang paling utama bisa menghindari bahaya seperti yang terjadi pada kedua orang tuaku." ucap Tatsuya dengan mengepalkan salah satu tangannya, karena di hari itu portal yang dimasukinya mendadak berubah kelas. "Oleh karena itu, aku ingin paman membuatnya dalam jumlah yang banyak, jadi bekerja samalah dengan orang-orang di markas pusat dan mengenai bahan-bahannya sudah pasti di sediakan oleh petinggi akademi." lanjutnya.
"Baiklah tuan muda, secepatnya akan saya kerjakan." jawab Alex.
Kemudian, Tatsuya meminta Antonio untuk melakukan hal sama dengan menyiapkan makanan dalam jumlah banyak. Namun kali ini tidak di hidangkan pada satu tempat, melainkan di beberapa lokasi yang ditentukan, tentunya berdekatan dengan portal yang dimasuki oleh orang-orang.
Akan tetapi dia berpikir kembali mengenai tempat istirahat bagi orang-orang tersebut, dan dia malah kebingungan atas hal itu. Namun Antonio mengajukan diri untuk mengatasi masalah itu, karena dia memiliki banyak koneksi dengan orang-orang yang menyediakan penginapan, terlebih lagi nantinya bisa diberikan diskon yang cukup besar dalam pembayarannya.
"Baiklah, kalau begitu aku serahkan semua nya padamu." ucap Tatsuya dengan senang.
__ADS_1
"Tentu saja tuan muda, serahkan semuanya kepadaku!" tanggap Antonio dengan cukup bangga atas dirinya sendiri.
"Dasar anak muda sombong!" ucap Shaman yang sedikit kesal melihat ekspresi wajahnya.
"Hah, apa yang kau bilang orang tua gila? Sebelumnya aku tidak mengomentari tugas yang diberikan oleh tuan muda, tapi kenapa ketika giliranku kau berbicara seenaknya?" tanya Antonio dengan perasaan kesal juga. Sejenak mereka kembali berdebat, namun hal itu tak berlangsung lama karena Tatsuya meminta mereka untuk tenang.
Kemudian dalam pembicaraan selanjutnya bagi anggotanya yang memiliki gelang khusus. Masing-masing dari mereka akan dijadikan sebagai seorang pemimpin dari sebuah kelompok nanti dan diharuskan untuk bertindak tegas sebagaimana yang dilakukan oleh seorang pemimpin.
Dalam hal ini, Tatsuya tidak menginginkan bila ada seseorang dari kelompok tersebut yang ketinggalan levelnya, ataupun ada sebuah konflik diantara timnya yang mempengaruhi latihan tersebut, maka dengan terpaksa akan diberikan hukuman secara merata pada seluruh kelompok itu termasuk pemimpinnya.
"Dalam urusan ini, aku sendiri yang akan melakukannya dan tak peduli siapapun itu, tentunya aku memiliki alasan atas hal ini." ucap Tatsuya dengan tegas sambil beraut wajah serius.
Melihat ekspresi Tatsuya seperti itu, tak ada seorangpun yang berani berbicara dan mereka hanya menganggukkan kepalanya untuk menanggapi perkataannya itu. Dalam pikiran mereka, bukan sebuah rasa takut melainkan Tatsuya selalu memikirkan keselamatan semua orang termasuk rekan-rekannya.
Tak lama setelah itu, Tatsuya mengakhiri pembicaraannya dan menyuruh mereka untuk segera istirahat. Hanya dengan satu jentikan jarinya, mereka semua kembali ke ruangan kosong tersebut, lalu berjalan keluar untuk beristirahat.
Keesokan harinya...
Tatsuya beserta yang lainnya bersiap-siap untuk membereskan segala peralatan yang berada di halaman markas pusat. Akan tetapi ketika mereka hendak melakukan hal itu, semuanya alat-alat tersebut sudah di bereskan dan juga telah dibersihkan sampai tak ada satu sampah pun yang terlihat.
"Apakah kalian semua tidur dengan nyenyak?" tanya Mozark yang sedari tadi berada di halaman markas pusat.
"Ya, dan siapa yang telah membereskan tempat ini?" tanya Tatsuya sambil berjalan menghampirinya.
"Ketika kalian istirahat, orang-orang yang tinggal di sekitar sini bergotong royong melakukan hal tersebut." jawab Mozark sambil menoleh kepadanya.
"Padahal ini adalah tanggung jawab kami, terlebih lagi aku sendiri yang merencanakan kegiatan tersebut." tanggap Tatsuya.
"Yah mau bagaimana lagi, mereka tetap bersikeras untuk melakukannya. Dan juga mereka bilang, maaf cuma ini yang bisa kami lakukan, meski cuma sedikit semoga bisa meringankan dalam pekerjaannya. itulah kata mereka." ucap Mozark dengan menyampaikan pesan dari mereka. "Kalau begitu mari kita berangkat, dan sekalian sarapan di lapangan ibukota!" lanjutnya.
"Baiklah, mari kita berangkat." tanggap Tatsuya dengan tersenyum, karena Mozark sudah mempersiapkan segalanya. "Kalau begitu, seperti yang sudah dibicarakan semalam sampai bertemu setelah 3 bulan, dan aku mengharapkan hasil luar biasa dari kalian semua." lanjutnya yang ditujukan pada anggotanya dengan tugas berbeda.
"Tentu saja tuan muda, aku akan memberi hasil yang memuaskan." jawab Shaman dengan penuh semangat, lalu pergi menuju kediamannya dan diikuti oleh semua mantan tentara bayaran serta para pekerjanya.
"Saya sudah mendapatkan ide dan pastinya bisa diproduksi dengan cepat tuan muda." sambung Alex, lalu kembali ke dalam markas pusat.
__ADS_1
"Aku juga pasti melakukan yang terbaik dan kabari saja mengenai lokasinya itu nanti tuan muda." sambung Antonio, lalu pergi ke kediamannya diikuti oleh para pekerjanya.
Tak lama setelah kepergian mereka, Tatsuya beserta rekan lainnya langsung berangkat menuju lapangan ibukota. Entah berapa orang nantinya yang ikut dalam latihan tersebut, Tatsuya berharap ada 5000 orang lebih dengan niat yang tulus.
Beberapa saat kemudian...
Mereka semua telah sampai di halaman ibukota, dan Tatsuya sangat terkejut dengan banyaknya orang yang sudah berkumpul meski pada saat ini baru jam 7 pagi. Selain itu para reporter sudah melakukan siaran langsung sambil berinteraksi dengan orang yang memakai gelang khusus.
"Tak disangka mereka sangat berambisi untuk berpartisipasi dalam latihan ini." ucap Tatsuya yang masih berada di dalam mobil bersama Mozark.
"Ya, dan menurut informasi yang diberikan dari bawahanku, ada sekitar 6000 orang yang tiba disini dan masih banyak lagi termasuk 5 guild terbesar negara yang beranggotakan ribuan orang." tanggap Mozark dengan memberitahu situasinya.
"Hah, ini berada di luar dugaan, namun aku sangat menantikan hal ini dan semoga latihannya itu berjalan mulus tanpa ada hambatan." ucap Tatsuya dengan tersenyum dan penuh semangat.
Kemudian Tatsuya beserta yang lainnya turun dari dalam mobil, dan seketika perhatian semua orang tertuju padanya termasuk para reporter yang bergegas mengambil gambar ataupun mengajukan beberapa pertanyaan. Karena masih ada banyak waktu, Tatsuya mencoba untuk menjawab sebagian pertanyaan yang diajukan oleh mereka, sambil menikmati suasana yang ramai di area tersebut.
Tak lama, orang-orang penting mulai berdatangan ke halaman ibukota itu, baik itu ketua guild besar negara bersama dengan seluruh anggotanya, dan semua murid dari akademi Violet yang dimana teman-temannya berada.
"Tatsuya!" panggil semua temannya itu, ketika baru saja tiba.
Melihat hal itu Tatsuya langsung menoleh ke asal suara tersebut, dan tak menduga kalau teman-temannya datang. Mereka semua saling menanyakan kabarnya masing-masing, terlebih lagi ada kabar kalau Tatsuya sedang menjalani perawatan.
Singkat cerita Tatsuya menceritakan situasinya di kala waktu itu, dan semua teman-temannya faham akan kondisi yang di alaminya.
"Oh ya, ada seseorang yang ingin bertemu denganmu Tatsuya!" ucap Merry sambil meminta dirinya untuk segera kemari. Orang yang ingin bertemu dengan Tatsuya itu tiada lain adalah Thor yang merupakan seorang anak dari si pengkhianat Leonard.
"Thor!" panggil Tatsuya sambil melihatnya berjalan ke arahnya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(21.00 WIB)...
...Terimakasih....
__ADS_1