
...*Selamat Membaca*...
Sudah sekian lamanya, akhirnya Kuzzak kembali mengucapkan salah satu kata kunci terkuatnya dan membuat Tatsuya terjebak di dalam penjara ilusi. Ketika berada di dalam dimensi tersebut, Tatsuya hanya bisa mendengar suaranya tanpa melihat wujudnya. Dia sempat menantang Kuzzak untuk menampakkan dirinya dan terus bertarung sampai salah satu dari mereka mati.
Akan tetapi, Kuzzak mengabaikan tantangan tersebut dan memilih untuk memperlihatkan sesuatu yang sangat inginkan olehnya, sekaligus kalau kejadian tersebut sudah direncanakan dari awal.
Hanya dengan menjentikkan jarinya, dimensi tersebut secara tiba-tiba berubah, dan Tatsuya terbawa oleh arus energi yang terdapat di dalam penjara ilusi. Tatsuya berusaha bertahan menggunakan kekuatan dari aura miliknya, akan tetapi kekuatannya itu tidak berfungsi karena di dalam penjara ilusi menyegel semua kekuatan dalam batas tertentu.
"Arggkk, sial!" gumam Tatsuya dalam hatinya sambil terbawa arus energi tersebut, lalu dia terjatuh ke dalam dimensi yang memperlihatkan kedua orang tuanya bersama dengan rekannya yang masih hidup.
Tak lama setelah melihat wajah kedua orang tuanya itu, dia sangat terkejut karena sudah lama tidak melihatnya lagi. Kemudian Tatsuya berjalan mendekatinya, dengan tubuh yang tidak berhenti bergetar karena rasa rindunya akan kehadiran kedua orang tuanya.
Tanpa diduga, kedua orang tuanya itu melihat ke arahnya, lalu mereka berdua berjalan dan diikuti oleh rekan-rekannya. Melihat hal itu wajah Tatsuya terlihat senang, karena mengira kalau mereka semua bisa melihatnya.
Namun sangat disayangkan, ketika kedua orang tuanya hendak bersentuhan dengannya, seketika tubuhnya itu tertembus oleh mereka. Dikiranya bisa melihat dirinya yang sudah tumbuh dewasa, pada kenyataannya ini hanyalah sebuah ilusi yang dibuat oleh Kuzzak.
"A... Akkhh..." ucap Tatsuya dengan perasaan sedih, lalu dia teringat ucapan Kuzzak, bahwa dirinya akan menunjukkan sesuatu mengenai kematian kedua orang tuanya.
Dengan rasa penasarannya itu, Tatsuya mengikuti mereka kemanapun pergi ketika di dalam portal. Lebih dari setengah jam mereka mencari monster di tempat terbuka, tidak ada satupun yang berdatangan. Tinggal satu tempat lagi yang belum didatangi oleh mereka, yaitu masuk ke dalam hutan.
Singkat cerita, mereka semua memutuskan untuk menjelajahi hutan tersebut pada bagian tepinya saja dan akan berhenti bila mengalahkan kurang dari 20 monster. Meski sebelumnya mereka tahu akan bahaya yang menunggu ketika masuk kesana, namun mau bagaimana lagi karena berburu monster adalah mata pencaharian mereka.
Disisi lain, detak jantung Tatsuya semakin berdebar-debar, setelah memasuki hutan tersebut. Dia juga melihat beberapa bisikan bahkan pergerakan yang terdengar olehnya, namun lain lagi dengan kedua orang tuanya beserta rekannya yang tidak dapat mendengarnya.
Sesekali Tatsuya mencoba untuk memberitahu hal tersebut lewat suara, namun mereka sama sekali tidak mendengarnya. Tak putus asa, dia mencoba memberikan kode lewat tulisan pada permukaan tanah, namun dalam sekejap tulisannya itu menghilang.
"Bila aja aku punya kekuatan untuk memutar kembali waktu, mungkin saja disaat itu aku bisa menyelamatkan kedua orang tuaku dan juga teman masa kecilku." gumam Tatsuya dengan perasaan menyesal.
Tidak lama setelah itu, salah satu dari mereka melihat seekor anjing hutan pemakan manusia yang sedang mencari makanan disekitarnya. Dengan sigap, semua orang termasuk kedua orang tuanya bersiap untuk menyergap monster tersebut, akan tetapi ketika mereka sudah dekat, monster tersebut lari menjauh dengan sangat cepat. Tanpa pikir panjang, semua orang mengejarnya dan juga Tatsuya mengikuti mereka meski tertinggal karena sempat memikirkan sesuatu.
__ADS_1
Setibanya disana, monster tersebut akhirnya berhenti berlari, lalu menatap semua orang. Salah satu rekan dari kedua orang tuanya bersiap untuk menyerang anjing hutan pemakan manusia tersebut, namun orang tersebut terhenti karena melihat senyuman yang tak biasa diperlihatkan oleh seekor anjing hutan.
"Apa-apaan dengan expresinya itu?" tanya orang tersebut dengan merasakan kalau dirinya itu dalam bahaya.
Semua yang berada tempat tersebut bersiap untuk bertahan, sambil melihat ke arah sekelilingnya karena takut ada serangan dadakan. Tak lama anjing hutan tersebut menggonggong dengan sangat kerasa, sehingga kawanannya mendekat.
Pertarungan yang cukup sengit terjadi diantara mereka, dan akhirnya anjing hutan tersebut lari ketakutan karena sesuatu yang ditakutkan olehnya sedang mendekat. Begitu juga dengan perasaan yang dirasakan oleh kedua orang tua Tatsuya atas kejadian yang janggal tersebut.
Benar saja apa yang dikhawatirkan oleh mereka terjadi, beberapa pemberitahuan lewat gelang khusus terus bermunculan tanpa henti dan kedua jenis monster mulai mendekati mereka. Karena tidak ingin terjebak untuk kedua kalinya, ketua dari kelompok tersebut mengajak semua orang untuk mundur.
Tatsuya yang baru saja tiba di tempat itu, dia melihat kedua orang tuanya beserta yang lainnya lari terburu-buru. Sepintas dia teringat akan mimpinya itu yang menunjukkan kalau di depan sana adalah kematian mereka termasuk kedua orang tuanya. Dengan respon yang cepat, Tatsuya kembali mengejarnya untuk mengetahui semuanya dengan kedua matanya sendiri.
"Di dalam mimpiku, di depan sana ada beberapa monster yang sedang menunggu dan salah satu rekan ayahku menggunakan kata kuncinya sampai memunculkan sebuah granat, lalu setelah itu..." gumam Tatsuya sambil berlari menyusulnya, namun perkataannya berhenti karena kejadian itu sama persis dengan apa yang baru saja dikatakan olehnya.
Mengetahui hal tersebut, Tatsuya langsung berlari ke depan untuk menghentikan serangan selanjutnya yang dilakukan oleh boss monster. Namun serangan tersebut sudah terlanjur mengarah pada ibunya, dan ayahnya mencoba menahan serangan tersebut menggunakan kata kunci pertahanannya. Dikarenakan perbedaan kekuatan dan level yang jauh, perisai yang dimilikinya hancur berkeping-keping dan serangan tersebut mengenai tubuhnya.
Beberapa perkataan terakhir di dengarkan oleh Tatsuya sampai dirinya tak kuasa menahan air matanya yang terus mengalir membasahi kedua pipinya. Dia mencoba untuk menyentuh ayahnya yang terbaring lemah, namun tetap saja tangannya itu menembusnya dan tidak merasakan apapun.
Dalam keadaan itu, ketua dari kelompok tersebut mencoba menyadarkan ibunya Tatsuya, karena monster tersebut terus berdatangan. Tanpa terduga kedua bos monster muncul disaat bersamaan dan hal ini membuat situasi semakin buruk.
Salah satu dari mereka mencoba untuk mengulur waktu, supaya yang lainnya bisa melarikan diri dari tempat tersebut. Akan tetapi hanya dengan satu serangan dia dikalahkan, termasuk ketua dari kelompok tersebut dan kini hanya tersisa ibu Tatsuya yang sedang meratapi kesedihan atas kematian suaminya.
Boss monster serigala es hendak memangsa ibunya, namun dihentikan oleh bos monster Trol karena itu adalah mangsanya terlebih lagi berada dalam wilayahnya. Bos serigala es pun menyerah atas hal tersebut, dan memilih melihat dengan cara apa dia akan membunuhnya.
Tatsuya yang berada di tempat tersebut berusaha dengan segala macam cara untuk menghentikannya, namun dia tidak berdaya karena hal ini cuma sebuah ilusi dari ingatan monster yang dibuat oleh Kuzzak.
Dengan kedua matanya sendiri, dia melihat ibunya ditusuk oleh benda tajam tepat pada bagian jantungnya. Seketika Tatsuya menatap ibunya dengan rasa putus asa, karena diwaktu itu dia masih kecil dan tidak mempunyai kekuatan untuk melindungi orang yang disayanginya.
"Kukira apa yang ingin kau tunjukkan padaku Kuzzak brengsek! Hal semacam ini hanya mengingatkanku dengan apa yang terjadi di masa lalu dan sama persis dengan apa yang aku mimpikan." teriak Tatsuya dengan nada tinggi sambil melihat ke arah sekelilingnya, dan berharap Kuzzak menampakkan wujudnya.
__ADS_1
Secara tiba-tiba, sebuah sosok keluar dari dalam semak-semak, dengan memakai jubah hitam untuk menyembunyikan aura yang dimilikinya. Seketika semua monster bersujud di hadapannya, karena mereka mengetahui kalau sosok tersebut adalah salah satu jendral dari para monster, dan tiada lain itu adalah Kuzzak.
Melihat hal tersebut, Tatsuya langsung berlari ke arahnya sambil bersiap untuk menyerangnya. Namun ketika dia hendak menyentuh tubuhnya, lagi-lagi tertembus oleh tangannya. Dikiranya itu adalah Kuzzak yang asli, akan tetapi itu hanyalah bagian dari ilusi pada saat kejadian dimasa lalu.
"Kami sudah menyelesaikan tugas dari anda, selanjutnya apa yang harus kami lakukan?" tanya Bos monster serigala es.
"Tugas kalian cukup sampai disini, aku akan mengambil kedua manusia itu dan sisanya lakukan apapun yang diinginkan oleh kalian." jawab Kuzzak sambil mengambil mayat dari kedua orang tua Tatsuya menggunakan rantai miliknya.
"Woyy, apa yang ingin kau lakukan terhadap ayah dan ibuku! Dasar kau brengsek! Pantas saja mereka (tim pencari dari markas besar) tidak menemukan mayatnya, ternyata kau yang sudah mengambilnya. Cepat kembalikan kedua orang tuaku!" pinta Tatsuya dengan berteriak, namun perkataannya sama sekali tidak terdengar olehnya.
"Aku akan kembali ke tempatku. Namun sebelum aku pergi, ada satu hal yang ingin aku beritahu pada kalian. Suatu saat nanti anak itu akan balas dendam, jadi pastikan untuk segera membunuhnya. Dan tentu saja ada imbalan apabila kalian berhasil melakukannya." ucap Kuzzak kepada para bawahannya, lalu dia pergi ke celah dimensi yang dibuat olehnya sambil membawa mayat kedua orang tua Tatsuya.
"Hah... Tunggu!" pinta Tatsuya, namun ketika dia ingin memasuki celah dimensi tersebut, dia terpental cukup jauh.
"Argghh"
Namun dia kembali bangkit dan mencoba masuk ke dalam celah dimensi untuk mengetahui apa yang terjadi selanjutnya. Akan tetapi, beberapa kali mencoba tetap saja dia terpental sampai dimensi tersebut benar-benar tertutup.
"Sial, sial, sial..." ucap Tatsuya sambil menundukkan kepalanya pada permukaan tanah, sambil memikirkan apakah ini suatu kebetulan atau sengaja dilakukan sebagai bagian dari rencananya (Dewa dari para monster).
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Untuk sementara update episode terbaru masih belum bisa ditentukan.)...
...Jika berkenan jangan lupa untuk dukung author dengan menekan jempol ke arah Like, Komen, Vote, Rate novel ini....
...Terimakasih....
__ADS_1