
...Maaf ada keterlambatan update karena sedang menghadiri acara maulidan di kampung halaman., 🙏...
...*Selamat Membaca*...
Tidak lama setelah Tatsuya mendengar jawaban dari semua anggotanya, dia langsung memberikan perintah pada mereka tanpa ragu sedikitpun. Perintah pertama dia tujukan pada Rena, Clara dan Aurel untuk pergi ke belakang gedung.
"Rena, Clara, Aurel... Kalian bertiga pergilah ke bagian belakang gedung, dan beritahukan kondisinya secepat mungkin." Pinta Tatsuya pada mereka.
"Baik!" jawab mereka bertiga secara serempak, lalu pergi dengan cepat.
"Josep, kirim beberapa orang pergi ke atap gedung untuk mengawasi pergerakan dari orang-orang yang mengarah kesini!" pinta Tatsuya dengan memberikan perintah kedua.
"Baik Bos!" jawab Josep.
Setelah itu Josep memilih Adira, Handa, Cindy, Reva, dan Rifaldi dalam penugasan di atap gedung, karena mereka berlima sangat cocok dan sering menggunakan serangan kombinasi.
"Bos aku telah memilih 5 orang, dan mereka sedang menuju ke atap gedung." ucap Josep.
"Bagus, sekarang kamu bantu Rena, Clara dan Aurel di bagian belakang gedung." pinta Tatsuya dalam perintah selanjutnya.
"Siap!" jawab Josep.
"Antonio, perintahkan bawahanmu yang berada di luar untuk memasuki gedung, aku tidak ingin mereka berhadapan dengan orang-orang yang memakai gelang khusus sepertiku!" pinta Tatsuya dengan tegas.
"Baik tuan!" jawab Antonio.
Tanpa membuang banyak waktu, Antonio memberikan perintah pada seluruh bawahannya yang berada di luar untuk segera masuk ke dalam gedung. Dia sempat berpikir kalau bawahannya itu bisa berguna sedikit bagi Tatsuya, karena dari awal mereka telah siap demi kelancaran acara tersebut.
Sebelum acara penyembuhan Tasya dimulai...
Secara tergesa-gesa Antonio menyiapkan tempat yang sangat layak dan juga mewah untuk memenuhi janjinya pada Tatsuya. Dia juga mengumpulkan beberapa pengawal yang berpengalaman untuk mengamankan keberlangsungan acara tersebut. Namun sebelum Antonio menugaskan mereka, dia mengajukan beberapa pertanyaan.
"Kalian mungkin sudah tahu, kalau aku akan mengadakan acara yang cukup besar dalam waktu dekat ini. Aku juga akan memberi upah maksimal hanya dalam satu hari itu, namun dibalik itu resikonya sangat tinggi." ucap Antonio sambil menatap semua pengawal yang sedang berdiri tegap dihadapannya.
Rasa bimbang mulai tercampur aduk di dalam pikiran mereka, setelah mendengar perkataan dari Antonio seperti itu. Mereka juga saling bertanya pada satu sama lainnya, untuk memutuskan apakah akan mengambil pekerjaan tersebut atau tidak.
"Maaf Pak, bolehkah saya bertanya pada anda." pinta salah satu pengawal tersebut.
"Silakan ajukan pertanyaanmu!" jawab Antonio dengan memberikan kesempatan kepadanya.
"Terimakasih pak. Apakah dalam tugas ini, kita harus bersiap untuk berkorban demi keberlangsungan acara yang akan anda jalankan?" tanya salah satu pengawal tersebut dengan sangat yakin.
__ADS_1
"Pertanyaanmu itu sangat bagus, dan memang benar aku ingin kalian bersikap seperti itu." jawab Antonio dengan singkat.
Seketika semua pengawal yang berada di hadapan Antonio sangat bimbang untuk memutuskan pekerjaan tersebut, terlebih lagi mereka harus bekerja dengan taruhan nyawa meski dalam waktu satu hari.
"Aku tidak akan memaksa kalian untuk menerima pekerjaan seperti ini, jadi pikirkanlah sebaik mungkin selagi masih ada waktu." lanjutnya sambil membalikkan badannya, dan hendak berjalan keluar ruangan.
"Tunggu sebentar pak!" pinta salah satu pengawal yang mengajukan pertanyaan.
"Apakah masih ada yang ingin kamu tanyakan lagi?!" tanya Antonio sambil menoleh pada pengawal tersebut.
"Saya melihat anda menginginkan acara ini berjalan dengan lancar, kalau boleh tahu dalam acara siapakah sehingga kami harus bertekad seperti itu?" tanya balik salah satu pengawal tersebut, karena informasi yang Antonio berikan kurang jelas.
"Ahh aku lupa menjelaskannya pada kalian." ucap Antonio sambil membalikkan badannya kembali. "Tentu saja ini adalah acara kesembuhan nona Tasya, dan aku juga menjanjikan pada tuan Tatsuya kalau semua pengamanan maupun keberlangsungan acara akan berjalan sangat mulus, jadi bisa dibilang ini adalah alasanku meminta pada kalian untuk bertekad seperti itu." lanjutnya sambil menjawab pertanyaannya dari salah satu pengawal tersebut.
Mendengar penjelasan dari Antonio seperti itu, membuat semua pengawal yang berada di dalam ruangan sangat terkejut. Beberapa dari mereka saling bertanya satu sama lainnya, mengenai apa yang sudah dilakukan oleh Tatsuya untuk daerah selatan.
"Jadi maksud anda, kami diminta untuk mengamankan sebuah acara dari orang yang sudah melenyapkan semua portal di daerah selatan?" tanya salah satu pengawal lainnya.
"Apakah benar orang itu bertempur tanpa adanya korban?" tanya pengawal lainnya juga.
"Apakah benar orang itu memusnahkan portal hanya dalam waktu satu hari?" sambung pengawal lainnya dengan bertanya.
Terselang beberapa menit, semua pengawal berdiskusi dengan serius untuk memutuskan jawaban yang diminta dalam pertanyaan pertama dari Antonio.
"Baiklah pak, maaf sudah membuang banyak waktu dalam memutuskan pekerjaan yang anda tawarkan. Saya mewakili semua pengawal yang berada di ruangan ini, dan jawaban kami sudah setuju untuk menerima pekerjaan ini." jawab pengawal pertama yang mengajukan pertanyaan.
"Kalau begitu, aku ucapkan terimakasih pada kalian semua dan mohon bantuannya." ucap Antonio sambil tersenyum lebar, karena puas akan jawaban cepat yang mereka berikan.
"Ahh anda tidak perlu mengucapkan terimakasih pada kami, justru sebaliknya kami harus mengucapkan terimakasih pada tuan Tatsuya karena sudah meringankan kekhawatiran kami yang tinggal di daerah selatan ini. Jadi bila anda tidak keberatan, tolong sampaikan rasa terimakasih kami pada tuan Tatsuya serta ucapan selamat atas kesembuhan nona Tasya." pinta pengawal tersebut sambil menundukkan kepalanya, diikuti oleh yang lainnnya.
Kembali lagi pada cerita utama...
"Ahh... Ternyata aku tidak salah memutuskan untuk tetap mengikuti tuan Tatsuya, apalagi dia telah menyadarkanku kalau uang tidak dapat membeli segalanya terlebih lagi sebuah nyawa." gumam Antonio dalam hatinya.
Kemudian Antonio memberitahu Tatsuya kalau semua pengawal sudah masuk ke dalam gedung, lalu dia bertanya kembali kepadanya mengenai perintah selanjutnya.
"Tuan, perintah yang anda berikan sudah selesai saya lakukan. Apakah ada perintah selanjutnya yang akan diberikan pada saya?" tanya Antonio.
"Tidak ada lagi yang perlu kamu lakukan Antonio, jadi tetaplah di dalam dan yakinkan para tamu undangan kalau mereka akan baik-baik saja." jawab Tatsuya dengan harapan Antonio bisa mengatasi semua orang yang berada di dalam gedung.
"Baik tuan." jawab Antonio dengan tegas.
__ADS_1
Tidak lama setelah Tatsuya selesai berkomunikasi dengan Antonio, secara tiba-tiba Cindy langsung menghubungin
"Tuan, saya Cindy salah satu dari orang yang ditugaskan di atap gedung. Apakah anda bisa mendengar saya?" tanya Cindy secara tergesa-gesa.
"Ya aku bisa mendengarmu. Laporkan bagaimana situasinya sekarang!" jawab Tatsuya sambil meminta penjelasan hasil dari pengintaian di atap gedung.
"Sepertinya kita semua sudah terkepung dari berbagai arah tuan. Namun yang sangat saya khawatirkan dari arah barat, utara, timur, dan selatan, saya merasa kalau pemimpin dari orang-orang itu sangatlah kuat. (Yang dimaksud adalah ketua guild)" jawab Cindy dengan sedikit rasa takut pada mereka.
"Kira-kira berapa jumlah orang yang sedang mengarah kesini, jelaskan sedetail mungkin padaku!" pinta Tatsuya.
"Bila dijumlahkan secara keseluruhan dari 4 arah, semuanya berjumlah lebih dari 2.000 orang. Dan ada kemungkinan mereka semua akan tiba di tempat ini kira-kira 7 menit lagi tuan." jawab Cindy dengan cepat sesuai laporan yang diberikan oleh rekan-rekannya.
"Terimakasih atas informasinya, tetap lanjutkan tugasmu dan beritahu bila ada bala bantuan lainnya dari mereka." pinta Tatsuya.
"Baik tuan." jawab Cindy dengan tegas, lalu dia menutup alat komunikasi miliknya.
Setelah selesai berkomunikasi dengan Cindy, Tatsuya langsung mengeluarkan aura berwarna hitam pekat untuk memanggil semua Roh miliknya, yang bersembunyi di setiap sudut ruangan gedung.
"Berkumpul!" pinta Tatsuya dengan suara lantang.
Seketika semua Roh tersebut melesat ke arah Tatsuya dengan sangat cepat.
"Whooosssshhh"
Ratusan bayangan dengan serentak berdatangan menghampiri Tatsuya, lalu mereka mengubah wujudnya tepat di hadapan Tatsuya sambil berlutut dan menundukan kepalanya.
"Kami semua siap menerima perintah dari anda, tuan." ucap semua Raja dan Ratu roh secara serempak.
"Sekarang waktunya bagi kalian untuk menjalankan perintah dariku, namun kali ini kita tidak akan berhadapan dengan monster melainkan menghadapi manusia. Jadi untuk kali ini saja, kalian harus menahan diri dari rasa haus membunuh." Pinta Tatsuya pada semua Roh yang berada dihadapannya.
"Dengan senang hati, akan kami lakukan perintah dari anda, tuan." jawab Raja dan Ratu Roh secara serempak, lalu mereka pergi berpencar ke segala arah dengan sangat cepat, dengan niat untuk mengurangi jumlah dari orang-orang yang mencari Tatsuya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Author akan mengusahakan untuk update episode terbaru setiap hari pada pukul 22.30 WIB.)...
...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....
...Terimakasih 🙏...
__ADS_1