Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#19 Sebuah Perintah Penangkapan Tatsuya


__ADS_3

...Mohon maaf untuk up episode terbaru terlalu lama, dikarenakan kondisi author pada waktu itu sedang sakit. sekarang sudah agak mendingan, dan mohon maaf bila ada perkataan yang tidak menyambung. 🙏...


...*Selamat Membaca*...


Hasil dari rapat darurat yang dilakukan oleh Mozark dan dihadiri oleh semua ketua guild, berujung pada rasa kebencian yang sangat besar terhadap Tatsuya, kecuali Cecilia. Leonard yang masih memiliki kebencian kepadanya, dia berniat untuk segera balas dendam dengan memanfaatkan situasi yang akan dihadapi oleh Tatsuya nanti.


Tidak lama setelah itu, Mozark memberikan perintah pada semua yang berada di dalam ruangan, untuk segera menangkap Tatsuya dengan cara apapun beserta anggotanya. Dia juga berpesan, bila Tatsuya melawan maka mereka dibebaskan untuk menyerang nya, asalkan dia ditangkap dalam keadaan hidup.


"Tunggu dulu pak, apakah anda bisa mempertimbangkan perintah ini?" pinta Cecilia sambil berdiri dari tempat duduknya.


Mendengar perkataan Cecilia seperti itu, membuat semua orang yang berada di dalam ruangan terfokus kepadanya. Akan tetapi, hal yang dilakukan olehnya membuat ke 4 ketua guild terbesar yang lain cukup heran dengan perkataannya.


"Cecilia, apakah perkataan dari petinggi akademi kurang jelas untukmu? Atau kau berniat untuk melindungi Tatsuya dari hukumannya?" tanya Leonard sambil menoleh kepadanya.


"Tidak, aku melakukannya bukan untuk melindungi Tatsuya dari hukuman. Akan tetapi, aku berpikir kalau apa yang dilakukannya itu bisa dibilang berada di jalan yang benar." jawab Cecilia dengan raut wajah serius.


Jawaban dari Cecilia, membuat semua ketua gulid selain mereka berempat, sedikit kebingungan. Namun setelah dipikir kembali oleh sebagian ketua guild terutama Khalifa, kalau yang dilakukan oleh Tatsuya sama sekali tidak merugikan, malahan hal tersebut memberikan sebuah keuntungan bagi masyarakat yang berada di daerah selatan.


"Maaf bila saya menyela pembicaraan ini, namun setelah dipikirkan kembali apa yang dikatakan oleh nona Cecilia, secara pribadi saya membenarkannya. Meskipun orang yang bernama Tatsuya telah melanggar peraturan, akan tetapi dia sama sekali tidak menunjukkan ancaman bagi masyarakat yang berada di daerah selatan. Jadi saya berharap pada anda untuk mempertimbangkannya kembali." sambung Khalifa dengan memperkuat perkataan dari Cecilia.


"Siapa yang memperbolehkanmu untuk berbicara? Sadarilah posisimu itu." tanya Steven dengan membantah pembicaraan darinya.


"Perlu kau ketahui, orang yang berani melanggar peraturan itu sama saja dengan menyatakan perang pada orang terdahulu." sambung Tommy dengan sangat kesal.

__ADS_1


"Mengapa kita harus mengacu pada peraturan yang dulu, sedangkan kita sedang berada di waktu sekarang. Meskipun apa yang dilakukannya melanggar peraturan, namun setidaknya dia sudah memberikan keamanan pada masyarakat yang tinggal di daerah selatan, besar kemungkinan dia juga akan melakukannya di daerah lain. Jadi mengapa kita tidak membiarkannya saja, asalkan tindakannya itu tidak mengancam semua orang yang berada di sekitarnya." ucap Cecilia sambil mempertahankan kepercayaannya pada Tatsuya.


"Jangan mempermalukan jajaran guild terbesar di negara ini. Bukankah kau sudah mengetahui, jika seseorang melakukan pelanggaran yang berat, kita semua akan turun tangan untuk mengatasinya." ucap Leonard dengan niat untuk menetapkan Tatsuya dihukum berat.


"Bila pelanggaran yang dibuat sudah menguntungkan semua orang, apakah kita akan tetap menjatuhkan hukuman padanya? Terlebih lagi dia melakukan hal ini tanpa imbalan apapun dan hal ini sudah jelas menguntungkan kita." tanya Cecilia sambil menoleh pada Mozark.


Sejenak Mozark terdiam sambil berpikir keras untuk mencerna berbagai macam pendapat, dari setiap orang yang berada di ruangan rapat. Perdebatan masih terus terjadi antar sesama ketua guild, namun kebanyakan dari mereka berharap kalau Tatsuya terbebas dari hukuman.


"Semua orang pasti memiliki pendapat yang berbeda-beda dengan satu sama lainnya, dan itu termasuk hak kalian. Akan tetapi, kalian semua tidak boleh melupakan kewajiban kalian sebagai warga negara ini, dan salah satunya adalah taat pada peraturan yang berlaku. Terlebih lagi kalian semua sudah bersumpah untuk menaati peraturan, ketika menjadi ketua guild. Apakah kalian sudah melupakan hal ini?" ucap Mozark dengan menjelaskan kembali mengenai aturan, lalu bertanya pada semua orang.


Seketika semua orang terdiam, lalu mereka berpikir keras dengan apa yang baru saja dikatakan oleh Mozark. Namun Cecilia tidak begitu memperdulikan sumpahnya, dan dia masih bersikeras untuk meminta pertimbangan pada Mozark, supaya Tatsuya tidak dihukum apapun olehnya.


Hal ini tentu saja membuat Mozark kehilangan kesabarannya, sehingga dia mengungkit masa lalunya mengenai kedua orang tuanya yang sudah meninggal, dan diakibatkan oleh melanggar peraturan.


"Apakah kau berniat untuk menjadi seperti kedua orang tuamu?" tanya Mozark sambil menoleh padanya dengan mengerutkan dahinya.


Melihat Cecilia seperti itu, semua orang selain empat ketua guild sangat penasaran dengan apa yang terjadi pada kedua orang tuanya. Akan tetapi, Mozark mengalihkan pembicaraannya mengenai hal ini, supaya semua orang tidak menanyakan latar belakang kedua orang tua Cecilia.


Tanpa membuang banyak waktu, Mozark memberikan perintah pada semua orang untuk mencari Tatsuya dan menangkapnya. Dia juga memberikan imbalan yang cukup besar bagi siapa saja yang menangkapnya beserta semua anggotanya yang terlibat.


"Bila anda bilang seperti itu, aku pasti akan membawanya kehadapan anda hidup atau mati." ucap Steven dengan senyum lebar, karena dia bisa memberinya pelajaran atas apa yang sudah terjadi pada saat pertama kali bertemu dengan Tatsuya.


"Aku harap kau tidak melakukan hal yang dapat membuatnya mati. Meskipun dia melanggar peraturan, hukumannya masih belum ditentukan." pinta Mozark padanya.

__ADS_1


"Bila dia tidak melawan, mungkin aku hanya akan membuatnya lumpuh dan duduk di kursi roda selamanya." jawab Steven sambil berdiri dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar ruangan.


"Rapatnya belum selesai Steven, sebaiknya kau duduk kembali sampai perkataan terakhir dari petinggi akademi." pinta Lazima dengan membujuknya.


"Untuk apa berlama-lama disini, bukankah perintahnya sudah jelas?" tanya Steven sambil menoleh padanya.


"Hmm... Sepertinya aku setuju dengan ucapanmu. Kalau begitu aku juga akan pergi dari ruangan ini dan bersiap untuk besok pagi." sambung Tommy sambil berdiri dari tempat duduknya.


"Hei kalian berdua, tunjukan rasa hormat kalian pada petinggi akademi. Kalau tidak..." ucap Leonard, namun perkataannya disela oleh Mozark.


"Hentikan Leonard, perkataan dari mereka berdua ada benarnya juga. Kalau begitu aku akhiri rapatnya sampai disini, dan untuk besok aku sangat menantikan kabar baik dari kalian semua." sela Mozark sambil menutup rapatnya.


Tidak lama setelah itu, semua orang keluar dari ruangan rapat tersebut dan Cecilia menjadi orang terakhir yang berjalan keluar. Seluruh tubuhnya tidak dapat berhenti bergetar, akibat trauma yang di alaminya cukup mengerikan terhadap kedua orang tuanya.


"Maaf Pak, apakah tidak apa-apa bila nona Cecilia dibiarkan seperti itu?" tanya salah satu bawahan yang memperhatikannya


"Hah... Aku memang sangat keterlaluan, namun ini untuk kebaikannya sendiri. Bila dia terus menjalani hubungan dengan Tatsuya, aku takut dia akan bernasib yang sama seperti kedua orang tuanya." ucap Mozark sambil menghela nafasnya, lalu dia berjalan kembali pada ruangannya dan menantikan kabar yang terbaik dari semua orang.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(Setiap hari up pada pukul 22.00 bila author sedang normal, karena sekarang tambah lagi masalah dalam pekerjaan🙏)...

__ADS_1


...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....


...Terimakasih 🙏...


__ADS_2