Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#25 Informasi Yang Sudah Diketahui Oleh Tatsuya


__ADS_3

...*Selamat Membaca*...


Sebagian guild yang mencari Tatsuya sudah sampai pada daerah gedung mewah, yang dimana tempat tersebut hanya dihuni oleh orang-orang elite di daerah selatan. Mereka semua kembali menyebar untuk masuki setiap gedung dan menanyakan pada penghuni gedung tersebut sambil memperlihatkan foto Tatsuya.


Beberapa saat kemudian, tibalah satu guild yang dipimpin oleh Khalifa pada salah satu gedung milik Antonio. Dia melihat beberapa penjaga sedang berdiri di depan gerbang, lalu dengan berani Khalifa turun dari mobil dan menghampiri mereka untuk bertanya.


"Tap... Tap... Tap..."


Melihat seseorang turun dari sebuah mobil yang tidak jauh dari mereka, salah satu penjaga balik menghampirinya dan bertanya maksud tujuannya.


"Berhenti disana!" pinta salah satu penjaga, dan tanpa disengaja dia melihat baju yang memakai atribut sebuah guild.


"Emm... Maaf bila saya mengganggu pekerjaan anda. Saya..." ucap Khalifa dengan sopan, namun perkataannya disela oleh penjaga tersebut.


"Aku sudah tahu kalau dirimu adalah anggota dari salah satu guild. Jadi langsung saja ke intinya, apa maksud dari kedatanganmu ini?" tanya penjaga tersebut dengan raut wajah kesal.


"Ahh... Tenanglah pak, saya hanya ingin bertanya saja pada anda." jawab Khalifa sambil merogoh sakunya untuk mengambil sebuah ponsel. "Apakah anda melihat orang yang berada di dalam foto ini?" lanjutnya sambil memperlihatkan wajah Tatsuya yang berada di dalam ponselnya.


Sesaat penjaga tersebut terdiam untuk mengingat wajah dari Tatsuya. Namun hanya dalam beberapa detik setelahnya, penjaga tersebut menjawab pertanyaan dari Khalifa.


"Aku sama sekali tidak pernah melihat orang ini." jawab penjaga tersebut dengan sengaja membohonginya.


"Ohh... Kalau begitu izinkan saya untuk memeriksa gedung ini, supaya bisa memastikan kalau perkataan dari anda terbukti kebenarannya." pinta Khalifa karena perintah dari atasannya, harus memeriksa setiap gedung yang dituju oleh masing-masing guild.


"Mohon maaf, aku tidak bisa mengizinkan dirimu untuk masuk, karena pemilik gedung ini sedang merayakan acara keluarga. Jadi tidak boleh diganggu oleh siapapun." jawab penjaga tersebut.


"Tapi kami membawa surat perintah dari petinggi akademi..." ucap Khalifa namun disela oleh penjaga tersebut.


"Meskipun surat ini mewakili atasanmu, akan tetapi keberlangsungan acara keluarga tidak boleh diganggu, terlebih lagi acara ini untuk kesembuhan anggota keluarganya. Apakah kau sebagai salah satu guild yang disegani oleh masyarakat, ingin mengganggu acara ini demi menuntaskan tugas dari atasanmu?" tanya penjaga tersebut dan bersikeras untuk mengusir Khalifa.


Sejenak Khalifa berpikir kalau perkataannya itu ada benarnya. Dia tidak mungkin memaksa untuk masuk untuk mengacaukan keberlangsungan acara tersebut.


"Ahh... Baiklah. Mungkin setelah acara ini selesai, saya akan kembali lagi untuk membuktikan perkataan dari anda." ucap Khalifa sambil membalikkan badannya dan berjalan menuju mobilnya.

__ADS_1


Tidak lama setelah Khalifa pergi, penjaga tersebut langsung menghubungi Antonio menggunakan alat komunikasi yang sudah disediakan bagi para penjaga.


"Tutt... Tutt... Tutt..."


"Maaf tuan bila saya mengganggu waktu anda." ucap penjaga tersebut.


"Katakanlah ada keperluan apa sehingga kau menghubungiku?" tanya Antonio dengan tidak senang.


"Barusan ada seseorang yang mencari tuan Tatsuya, dan sudah dipastikan kalau orang tersebut dari salah satu guild di negara ini." jawab penjaga tersebut.


"Apakah kau bilang tuan berada di gedung ini?" tanya Antonio.


"Tentu saja tidak tuan, saya mengatakan pada mereka kalau saya sama sekali tidak mengenalnya. Dia meminta untuk memeriksa gedung anda sambil memperlihatkan surat perintah dari petinggi akademi, namun saya tidak mengizinkannya dan mengatakan padanya kalau acara ini sangat penting terlebih lagi untuk merayakan salah satu anggota keluarga." jawab penjaga tersebut dengan menjelaskan semuanya secara detail.


Sejenak Antonio terdiam dan mulai berpikir mengenai maksud dan tujuan orang tersebut mencari Tatsuya, terlebih lagi membawa surat perintah dari petinggi akademi. Tanpa terduga Antonio mengingat kalau di dalam aturan negara ini tidak boleh menggunakan robot sebagai pengganti pekerjaan manusia.


"Astaga, aku terlupa dengan hal ini. Besar kemungkinan mereka akan mencari tuan Tatsuya, karena dia adalah pemilik dari robot-robot tersebut." gumam Antonio dalam hatinya. "Perketat penjagaan dan laporkan bila ada orang itu kembali lagi. Aku sendiri yang akan menanganinya." lanjutnya dengan memberikan perintah pada penjaga tersebut.


Dengan segera, salah satu pemimpin dari penjaga tersebut meminta pada rekan rekannya untuk memperketat kemanan dan segera melaporkan bila ada seseorang yang mencurigakan.


Sementara itu di dalam gedung, Antonio segera memberitahukan apa yang dikatakan oleh penjaga di luar pada Tatsuya. Dengan sengaja Antonio menghampiri Tatsuya, dan menyela pembicaraannya ketika berbicara dengan orang lain.


"Tuan, bisakah kita bicara sebentar di ruangan lain? Ada suatu hal yang penting yang harus saya bicarakan dengan anda mengenai seseorang." bisik Antonio pada telinga Tatsuya.


"Sebaiknya ini hal penting." jawab Tatsuya sambil meminta padanya untuk segera menuju ruangan lain. "Tasya aku ada keperluan sebentar bersama dengannya." lanjutnya dengan meminta izin pada Tasya.


"Baiklah, dan jangan terlalu lama." jawab Tasya.


Setelah itu Antonio mengajak Tatsuya menuju ruangan pribadinya yang berada di lantai 3. Dua penjaga yang sedang berdiri di depan pintu, langsung menundukkan kepalanya dan menyapa mereka berdua.


"Selamat pagi tuan." sapa mereka berdua dengan bersamaan.


"Pagi juga buat kalian berdua." jawab Antonio sambil membuka pintu menuju ruangan pribadinya, dengan menempelkan sidik jarinya.

__ADS_1


Setelah pintu terbuka, Tatsuya dipersilahkan masuk oleh Antonio dan boleh duduk dimanapun yang dia mau. Akan tetapi Tatsuya meminta padanya untuk tidak berbasa-basi lagi, dan mengatakan apa hal penting yang ingin dibicarakannya.


Tanpa membuang banyak waktu lagi Antonio menceritakan sesuai perkataan dari para penjaga di luar, mengenai seseorang dari salah satu guild yang sedang mencari Tatsuya bahkan memperlihatkan surat perintah untuk mengecek gedung miliknya dari petinggi akademi.


Singkat cerita, Tatsuya sudah menyadari cepat atau lambat Mozark akan bergerak untuk mencegah dirinya menggunakan robot yang mengganti pekerjaan manusia. Ditambah lagi, organisasi yang ia dirikan sama sekali tidak mendapat persetujuan dari siapapun karena keterkaitannya dengan peraturan di negara ini.


"Sudah kuduga, dia akan melakukan sesuatu untuk mencegah tujuanku dan tidak melihat jasaku yang sudah dilakukan pada daerah selatan." ucap Tatsuya dengan senyum lebar hingga menunjukkan gigi putihnya.


"Ja-jadi tuan sudah memperkirakan hal ini bakalan terjadi?" tanya Antonio dengan sangat terkejut, dan tidak menyangka kalau Tatsuya sudah memprediksi langkah-langkah yang akan dilakukan oleh petinggi akademi.


"Tidak perlu banyak bertanya. Kita akan mengikuti permainannya, dan aku yakin dia mengerahkan semua guild yang ada di negara ini untuk mencariku." ucap Tatsuya.


"Apa? Bagaimana anda bisa yakin kalau mereka mengerahkan semua guild di negara ini?" tanya Antonio dengan terkejut.


"Seperti yang kau katakan sebelumnya, kalau orang itu menunjukkan surat perintah dari atasannya pada para penjaga di luar, terlebih lagi aku mengetahui gerak geriknya meski hanya sebatas perkiraan." jawab Tatsuya sambil berjalan mendekati pintu keluar dari ruangan pribadi milik Antonio.


"Namun kenapa petinggi akademi tidak segera menyebarkan perintah itu lewat media sosial? Apakah dia sengaja melakukan hal ini secara rahasia?" tanya Antonio.


"Bila tebakanku benar, semua masyarakat yang berada di daerah selatan akan memberontak jika aku berhasil ditangkap. Bukankah kau mengetahui kalau aku dan juga yang lainnya sudah berjasa besar pada daerah ini?" tanya Tatsuya sambil menoleh padanya.


"Memang benar seperti yang anda katakan, semua orang dari akademi ataupun sebuah guild, sama sekali tidak bisa mengatasi portal yang ada di daerah selatan dalam waktu satu hari. Jadi sudah dipastikan kalau semua orang yang menghuni daerah selatan akan mendukung anda dan organisasi Slayer Of God." jawab Antonio dengan mengira-ngira.


"Ternyata pikiranmu jernih juga Antonio. Untuk saat ini kita ikuti saja permainannya dan tidak perlu memperketat pengamanan di tempat ini, karena mulai dari sekarang aku akan mengerahkan Roh milikku sendiri." ucap Tatsuya dengan senyum lebar, lalu dia keluar dari ruangan pribadi milik Antonio.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(Author akan mengusahakan untuk update episode terbaru 2 hari sekali. Semoga di awal bulan selanjutnya bisa update setiap hari.)...


...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....


...Terimakasih 🙏...

__ADS_1


__ADS_2