Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#31 Diketahuinya Alasan Dari Perbuatan Tatsuya


__ADS_3

...Maaf atas keterlambatan, karena banyak urusan yang tidak terduga di dunia nyata 🙏...


...*Selamat Membaca*...


Setelah Tatsuya memberikan perintah pada semua roh yang berada di hadapannya, dia berjalan-jalan kembali sambil melihat bunga bermekaran yang berada di halaman gedung. Tanpa terduga, dia melihat bunga berwarna merah dengan 8 kelopak, lalu memetiknya dan memperhatikan kelopak bunga tersebut.


"Trekk"


"Hmm... Semua orang suruhan Mozark menyerang dari berbagai arah, dan sama persis dengan kelopak bunga ini. Hanya karena aku melanggar aturan yang dibuat olehnya, mengapa harus bertindak berlebihan seperti ini, sungguh sia-sia sekali pemikirannya itu." gumam Tatsuya sambil menjatuhkan bunga yang baru saja dipetik.


***


Sementara itu di markas pusat ibu kota, Mozark sedang bersiap-siap untuk menjalankan rencananya. Dia sengaja mengumpulkan para reporter dan menyuruh mereka bersiap melakukan siaran langsung.


"Apakah semuanya sudah siap?" tanya Mozark pada salah seorang bawahannya yang bertugas menyiapkan para reporter.


"Sesuai dengan yang diperintahkan oleh anda pak, semua para reporter sudah berkumpul di dalam ruangan dan mereka sedang menunggu kedatangan anda." jawab orang tersebut.


"Baik. Terimakasih sudah bekerja keras, kau boleh beristirahat sejenak." ucap Mozark.


"Siap pak, terimakasih." jawab orang tersebut dengan sigap dan tegas.


Tanpa membuang banyak waktu lagi, Mozark berjalan ke dalam ruangan rapat untuk memulai siaran langsung dalam media sosial yang ditujukan pada Tatsuya.


Di dalam ruangan...


Semua reporter mulai merasa kesal, karena mereka sudah menunggu kedatangan Mozark lebih dari 1 jam. Namun salah satu tentara yang berada di dalam ruangan, memberitahu kalau petingginya sedang berjalan kesini.


"Ceklek"


Mendengar suara pintu yang terbuka, semua reporter bersemangat kembali dan bersiap merekam kedatangannya. Baru saja Mozark melangkahkan kakinya memasuki ruangan, beberapa cahaya dari potretan mulai dikeluarkan dan tertuju pada Mozark sampai menuju tempat duduknya.


Karena Mozark sedikit terganggu dengan cahaya tersebut meskipun sudah duduk, dia meminta pada orang yang memotret untuk berhenti sejenak. Dengan spontan mereka semua menghentikannya, karena siaran langsung akan segera dimulai.


Sebelum dimulai, semua acara dalam media sosial di negara, kini dialihkan pada siaran langsung yang ditujukan pada Mozark secara mendadak. Hal ini tentu saja membuat semua orang sangat terkejut, bahkan sebagian dari mereka berpikir kalau ada hal buruk yang terjadi.


Melihat tanggapan dari orang terdekat Tatsuya...


"Hei pak tua, apakah kau lihat kabar hari ini?" tanya Shan Gong pada Khazima, yang sedang berada di ruangan pribadi miliknya di Akademi Tingkat Rendah.

__ADS_1


"Sudah kubilang jangan panggil aku seperti itu!" pinta Khazima sambil menatap Shan Gong yang memasuki ruangannya tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu. "Hah... Tentu saja aku melihatnya, karena mungkin ini adalah hal yang penting." lanjutnya dengan menjawab pertanyaan dari Shan Gong.


"Ya, aku juga mengira ini sangat penting bahkan semua media sosial tertuju pada beliau." ucap Shan Gong sambil berjalan mendekati Khazima yang sedang duduk.


"Entah ini kabar baik atau kabar buruk, namun kita lihat saja apa yang akan disampaikan olehnya." ajak Khazima sambil melihat laptop yang berada di atas meja. "Semoga saja ini tidak mengangkut dirinya, entah mengapa perasaanku tidak enak." lanjutnya dalam hatinya dengan memikirkan Tatsuya.


Disisi lain, semua teman-teman Tatsuya berpikiran yang sama, ketika mereka sedang berkumpul di taman. Ditempat itulah pertama kalinya mereka melakukan kerja sama dalam menaikkan level, dan ditempat itulah mereka sering beristirahat dan berkumpul bersama.


"Akankah kita semua bisa berkumpul lagi dengan lengkap seperti sebelumnya?" tanya Merry sambil memikirkan kenangan mereka.


"Entahlah, aku tidak yakin dengan hal ini, apalagi Tatsuya dengan sengaja melakukan sesuatu yang buruk pada Khilar." jawab Kimnung dengan perasaan sedikit kesal pada Tatsuya.


"Bukan hanya Khilar saja yang tersakiti, tapi kita juga merasakan hal yang sama dengannya." sambung Zhusan dengan raut wajah kesal.


"Sudahlah! Jangan membahas masalah yang sudah terjadi. Mungkin ini adalah salah satu pilihannya, jadi sebaiknya kita tidak usah ikut campur lagi. Benarkan Khilar?" ucap Shenji sambil menoleh pada Khilar yang sedang duduk di hadapannya.


Khilar hanya terdiam dan tidak menanggapi perkataan dari siapapun, mengenai masalah dengan Tatsuya. Namun dia terus berpikir untuk menemukan alasan dari perbuatan Tatsuya yang sengaja memutuskan persahabatannya secara tiba-tiba.


Kembali ke dalam ruangan markas pusat...


Setelah persiapannya selesai dan beberapa dokumen sudah berada di atas meja, dengan segera Mozark memulai pembicaraannya mengenai apa yang sudah dilakukan oleh Tatsuya dalam beberapa hari ke belakang.


Di dalam pembahasannya, Mozark mengatakan kalau Tatsuya melakukan pelanggaran kembali setelah keluar dari penjarakan khusus, terlebih lagi yang dia lakukan bukanlah pelanggaran biasa.


Dengan tegas Mozark menjawab ini dari pertanyaan mereka, kalau Tatsuya sudah membuat organisasi yang bernama Slayer Of Gods tanpa sepengetahuannya, serta menciptakan robot untuk dipekerjakan sebagai pengganti manusia.


Penjelasan dari Mozark mengenai apa yang sudah diperbuat oleh Tatsuya, membuat semua orang yang berada di dalam ruangan maupun yang menyaksikannya sangat terkejut. Hal ini dikarenakan kalau yang dilakukan oleh Tatsuya sama saja dengan menentang orang-orang terdahulu.


Untuk kedua kalinya, beberapa reporter kembali bertanya pada Mozark mengenai tindakan dalam menangani kasus tersebut, akan tetapi Mozark tidak menjawab satupun pertanyaan dari mereka dan memilih untuk segera menutup pembicaraannya.


"Jadi, aku sebagai petinggi dari Akademi VIOLET meminta padamu Tatsuya untuk segera menyerah secara baik-baik, supaya hukumanmu tidak terlalu berat. Namun bila kamu memberontak, jangan salahkan aku bila berbuat kasar kepadamu." pinta Mozark dengan tegas dan berani wajah serius.


Setelah menyampaikan pesan tersebut, Mozark langsung berdiri dari tempat duduknya, lalu berjalan keluar ruangan. Banyak sekali pertanyaan yang diajukan padanya ketika beranjak pergi, namun dia sama sekali tidak menanggapi mereka dan menyuruh sebagain bawahannya untuk mengatasi para reporter tersebut.


Di luar ruangan, salah satu bawahan dari Mozark sedang berdiri tegap tepat dihadapannya karena ada suatu hal yang harus dilaporkan.


"Lapor pak, semuanya sudah dipersiapkan dengan baik." ucap bawahan tersebut pada Mozark.


"Bagus. Untuk sekarang kita akan menunggu sebentar lagi, dan kita akan bergerak sesuai jadwal yang sudah aku tentukan." ucap Mozark dengan serius.

__ADS_1


"Baik pak!" jawab bawahan tersebut sambil memberikan hormat, lalu di balik kanan dan pergi.


Disisi lain...


Teman-teman Tatsuya yang mendengar berita tersebut sangat terkejut, dan tidak menyangka kalau hukuman yang akan diberikan padanya sangatlah berat, meskipun semua yang dilakukannya itu demi semua orang.


"Tidak mungkin, kenapa semua yang dilakukan oleh Tatsuya bisa menyebabkan masalah besar?" tanya Merry dengan sangat khawatir terhadap Tatsuya, setelah melihat siaran langsung dari ponsel miliknya.


"Biarkan saja dia mengatasi masalahnya sendiri, bukankah dia sudah memutuskan persahabatan dengan kita!?" ucap Zhusan dengan sangat kecewa.


"Jangan bicara sembarangan seperti itu, kita sudah berjuang bersama dan sudah menjadi seperti ini berkat Tatsuya. Apakah kamu tidak pernah berpikir untuk membalas budinya?" tanya Shenji dengan nada tinggi sambil menatap Zhusan.


"Kalian berdua jangan bertengkar!" pinta Merry dengan nada tinggi.


"Sebaiknya, kita dengarkan saran dari Khilar, karena dialah yang paling merasa sedih diantara kit." sambung Kimnung sembari membujuk mereka berdua agar tetap tenang.


Sejenak mereka berempat menatap Khilar yang sedang duduk, sembari memejamkan kedua matanya. Tidak lama, Khilar kembali membuka matanya lalu menatap mereka dengan raut wajah serius, karena dia sudah mendapatkan alasan dari perbuatan Tatsuya pada waktu itu.


"Kita harus pergi!" ajak Khilar sambil berdiri.


"Ehh... Pergi? Pergi kemana?" tanya Merry dengan sangat bingung, serta yang lainnya juga berpikiran yang sama.


"Kemana lagi, kalau tidak menemui Tatsuya. Kita akan pergi kesana dan membantunya sebisa mungkin." jawab Khilar dengan sangat yakin dan percaya kalau apa yang dilakukan oleh Tatsuya ada artinya. "Apakah kalian akan ikut denganku?" lanjutnya dengan bertanya.


"Tentu saja aku akan ikut, karena berkat Tatsuya kita telah menjadi kuat." jawab Shenji.


"Bukan hanya kuat saja, tapi kita juga bisa saling mengerti satu sama lain dan tidak pernah mengenal kata menyerah." sambung Kimnung.


"Hah... Semua kata-kataku sudah diucapkan oleh kalian berdua, jadi aku akan ikut pergi jiga." sambung Merry. "Sekarang tinggal keputusanmu Zhusan." lanjutnya sambil menatap Zhusan dan diikuti oleh yang lainnya.


"Hah... Perkumpulan kita tidak akan lengkap kalau ketua tim tidak ada, jadi aku putuskan untuk ikut bersama kalian." jawab Zhusan dengan mentiadakan rasa bencinya terhadap Tatsuya.


"Baiklah, kalau begitu mari kita berangkat!" ajak Khilar dengan hati yang sangat senang, karena sudah mengetahui alasan dari perbuatan Tatsuya.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(Author akan mengusahakan untuk update episode terbaru setiap hari pada pukul 22.30 WIB.)...

__ADS_1


...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....


...Terimakasih 🙏...


__ADS_2