
...*Selamat Membaca*...
Baru saja sehari dalam menjalankan rencana nya itu, semua orang memberikan respon positif bagi Tatsuya dan organisasi miliknya. Ketika mengalami hampir kehabisan stok batu dari dalam tubuh monster, semua orang yang sudah selesai menjalani operasi itu, bersedia untuk membantunya dalam menangani krisis tersebut.
Dengan senang hati Tatsuya menerima bantuan dari mereka, lalu memberikan perintah untuk bergerak menuju portal terdekat. Selain itu juga, setiap orang yang menjadi pemimpin dari masing-masing kelompok diberikan alat komunikasi, supaya Alex beserta orang-orang yang bekerja dengannya bisa memandu mereka.
Meskipun portal itu cuma kelas E & D, sedikitpun dari mereka tidak ada yang meremehkan penghuni monster tersebut, dan dengan fokus bertarung bersama-sama supaya bisa segera mengumpulkan batu yang terjatuh dari dalam tubuhnya sebanyak mungkin.
Satu persatu portal mereka masuki tanpa istirahat sedikitpun, tentunya tanpa menghancurkan inti kristal yang berada di tengah-tengah portal. Hal ini dikarenakan, nantinya bakalan digunakan untuk menaikkan level mereka sampai mencapai angka 100 dalam waktu 3 bulan.
Di malam harinya...
Semua kelompok yang diperintahkan untuk berburu oleh Tatsuya kembali sambil membawa batu yang terjatuh dalam tubuh monster. Disaat itu juga, mereka istirahat sejenak sambil menyantap makanan atau minuman yang sudah disediakan oleh Antonio dan para pekerjanya.
Sepintas Tatsuya berpikir kalau pemburuan ini bakalan memakan waktu setidaknya sehari semalam, namun mereka semua bisa memenuhi kebutuhan itu dengan waktu 12 jam. Selanjutnya Tatsuya meminta sebagian orang dari markas pusat untuk membawa semua batu dari hasil buruannya, ke tempat penyimpanan.
"Maaf mengganggu istirahat kalian semua, dan ijinkan aku untuk berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan." ucap Tatsuya di depan semua orang, sambil menundukkan kepalanya karena dia senang melihat hasil dari kerjasama mereka.
"Tidak, justru kamilah yang seharusnya berbicara seperti itu pada anda, yang telah memberikan kesempatan untuk terus melakukan pekerjaan ini." ucap salah seorang yang sudah dibantu olehnya.
"Bila kami tidak mendapatkan bantuan, mungkin selamanya berada di tempat tidur sambil berbaring dan menunggu kematian." sambung orang lainnya.
"Maka dari itulah, kami dengan sepenuh hati akan selalu mengikuti anda, untuk tetap bertarung melawan monster sampai terwujudnya impian anda. Jadi mohon kerjasama sampai dihari itu tiba." sambung orang lainnya dengan tegas, lalu mereka semua menundukkan kepalanya pada Tatsuya.
Melihat reaksi seperti itu Tatsuya langsung tersenyum, dan dirinya hampir tak bisa mengatakan apapun. Momen seperti ini pun dilihat oleh rekan-rekannya dan mereka juga memberikan senyuman serta perasaan bangga terhadap keputusannya yang tetap mengikutinya.
"Baiklah, aku menerima tekad dari kalian semua, dan mulai saat ini kita akan terus berkerja sama sampai dimana kedamaian tiba." tanggap Tatsuya dengan perasaan senang, karena mendapatkan kepercayaan dari semua orang.
Para reporter yang masih melakukan siaran langsung, mereka juga terlihat senang atas tindakan yang dilakukan oleh Tatsuya. Bukan hanya itu saja, semua orang yang menyaksikannya ikut tersentuh dan media sosial pun di penuhi dengan berita hangat akan kemunculan pahlawan muda di era sekarang.
Keesokan harinya...
__ADS_1
Suasana di area markas pusat begitu ramai dipenuhi dengan orang-orang biasa yang berdatangan dari berbagai daerah. Kedatangan mereka bukanlah untuk berdemo, melainkan memberikan bantuan dari sedikit harta yang dimilikinya baik itu berupa uang, makanan ataupun kebutuhan lainnya.
Hal ini dikarenakan, hati mereka sangat tersentuh atas apa yang sudah dilakukan oleh Tatsuya beserta orang-orang lainnya, dan ada beberapa diantara mereka ingin membuat kenangan seperti berfoto bersama dengan dirinya ataupun orang yang ikut andil dalam pekerjaan tersebut.
"Ke-kenapa bisa jadi seperti ini?" tanya Tatsuya dengan begitu heran karena semua yang berdatangan berjumlah ribuan orang.
"Siapa lagi kalau bukan karena dirimu Tatsuya!" jawab Tasya sambil menatapnya dengan sorotan mata tajam, karena sudah mendengar beberapa dari wanita lain memanggil namanya.
"Aku lebih baik mengahadapi monster daripada mereka, ini membuat ku lebih kelelahan daripada biasanya." sambung Muzan yang diminta beberapa orang untuk berfoto di luar gerbang.
"Sepertinya sekarang, kamu menjadi lebih terkenal dikalangan semua orang." sambung Mozark sambil berjalan mendekatinya.
"Hah, padahal aku tak bermaksud seperti itu." jawab Tatsuya dengan sedikit menyesal.
"Seharusnya kamu menikmati momen ini, karena kamu adalah orang pertama yang menyatukan hati semua orang." tanggap Mozark dengan perasaan senang.
"Yah, mau bagaimana lagi bila sudah seperti ini, jadi mari kita nikmati sebelum melakukan pelatihan habis-habisan di esok hari." ucap Tatsuya sambil berjalan mendekati mereka semua, lalu di ikuti oleh sebagian rekan lainnya supaya tidak mengganggu aktivitas di halaman markas pusat.
Beberapa saat kemudian...
Pekerjaan yang dilakukan olek Tatsuya beserta rekan-rekannya telah selesai dan tak ada seseorang pun yang terlewat. Terlebih lagi tangan ataupun kaki yang terbuat dari robot berfungsi dengan sempurna, tanpa ada efek samping terhadap pemakainya.
Ucapan terimakasih pun diucapkan oleh tiap keluarga dari orang-orang itu pada Tatsuya beserta rekan-rekannya. Lebih dari 500 orang yang melakukan operasi tersebut, dan mereka mengabdikan dirinya untuk membantu Tatsuya dalam mewujudkan impiannya.
Melihat hal itu, Tatsuya sangatlah senang, serta akan mempermudah dirinya untuk melanjutkan rencananya dalam penaikan level. Karena para reporter masih berada di tempat ini dan masih melakukan siaran langsung, dia berjalan mendekati mereka untuk meminta bantuan.
"Ahh maaf, mungkin ini mendadak, tapi bisakah kalian memfokuskan kameranya padaku?" pinta Tatsuya pada mereka. Tanpa banyak bicara, serentak mereka melakukan apa yang diminta olehnya, karena berpikir kalau ada hal penting yang akan disampaikan Tatsuya. "Haa... Seperti ini kah orang yang bekerja sebagai pemburu berita." lanjutnya dengan sedikit terkejut atas respon yang mereka berikan.
Dalam siaran langsung tersebut, Tatsuya langsung berkata pada pembahasan utamanya, mengenai rencana selanjutnya yang akan dilakukan. Rencana itu berisi kalau semua orang yang memiliki gelang khusus akan melakukan pelatihan sambil menaikkan level nya di angka tertentu dan hal ini akan terus dilakukan selama 3 bulan. Dari sekarang.
Oleh karena itu, Tatsuya menggunakan hak yang diberikan oleh petinggi akademi, dengan memberikan perintah pada semua orang yang memiliki gelang khusus untuk berkumpul di lapangan ibukota tanpa terkecuali. Dalam kegiatan itu akan dihadiri oleh orang-orang penting termasuk petinggi akademi beserta jajarannya.
__ADS_1
"Untuk lebih lanjut, besok akan dijelaskan kembali secara rinci mengenai kegiatan tersebut. Terimakasih." ucap Tatsuya dengan mengakhiri pembicaraannya.
Perkataan yang di ucapkan olehnya pun, mendapatkan tanggapan positif dari setiap orang. Tidak ada seseorang pun yang keberatan dalam hal ini, dan semua orang yang memiliki gelang khusus bersedia untuk datang.
Disisi lain, Tatsuya berpikir paling tidak ada sekitar 10000 orang yang ikut berpartisipasi dalam latihannya, dan itu bakalan menjadi hal yang baik bagi negara serta diri mereka masing-masing supaya tak kalah hebatnya dengan orang-orang dari negara lain.
Bersamaan dengan itu, Tatsuya langsung meminta sedikit waktu pada semua anggota nya untuk membicarakan hal penting dalam menjalankan rencana di hari esok, dan dia meminta Mozark untuk meminjamkan salah satu ruangan kosong yang berada di markas pusat. Tanpa pikir panjang, Mozark meminta salah satu bawahannya untuk menuntun Tatsuya beserta anggotanya pada ruangan kosong tanpa ada kamera pengintai di dalamnya.
Sesampainya di dalam ruangan, Tatsuya langsung menundukkan kepalanya terlebih dulu, lalu meminta maaf karena waktu istirahat mereka terganggu. Melihat hal itu, mereka semua tersenyum kepadanya, lalu mengatakan kalau hal seperti ini tidak ada apa-apanya lagian dalam mendengarkan tak perlu mengeluarkan banyak tenaga.
"Seharusnya tuan muda tak perlu berpikir berlebihan seperti ini!" pinta Antonio sambil meminta Tatsuya untuk berhenti menundukkan kepalanya.
"Sampai sejauh ini, kami tidak menyesal untuk mengikuti anda!" sambung Shaman.
"Maka dari itu kami masih berada disini untuk mewujudkan impian yang sudah kamu katakan!" sambung Tasya sambil memegang tangan Tatsuya.
"Jadi tak perlu sungkan, dan janganlah bersikap seperti ini terus karena aku tidak menyukainya!" sambung Rena dengan tegas, sambil berjalan mendekatinya.
"Terimakasih, keluarga ku yang paling berharga. Sampai kapanpun aku akan melindungi kalian semua sekuat tenaga!" tanggap Tatsuya dengan tegas.
"Tak hanya kamu yang akan melakukan hal itu, karena kita semua akan saling melindungi satu sama lainnya, benarkan?" tanggap Tasya, lalu bertanya pada semua orang yang berada di ruang tersebut.
Semua orang menganggukkan kepalanya untuk menanggapi perkataannya itu, tentunya dengan niat yang tulus dan hal itu terlihat jelas dari ekspresi wajah mereka.
"Baiklah, kalau begitu mari kita membicarakan mengenai rencana yang akan kita lakukan di esok hari." tanggap Tatsuya, lalu memulai pembahasannya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(21.00 WIB)...
__ADS_1
...Terimakasih....