
...*Selamat Membaca*...
Pertarungan yang dilakukan oleh Tatsuya akhirnya selesai sampai menjelang pagi. Namun dia gagal untuk balas dendam, karena disaat Tatsuya hendak membuka segel ke-4, Mikha tiba-tiba muncul untuk menghentikannya dan dengan segera menyadarkan dirinya.
Selain itu juga jendral dari para monster urutan ke-9 yang bernama Fulsares datang secara tiba-tiba, yang bertujuan untuk mengambil tubuh Kuzzak yang terluka parah akibat menerima serangan dari Tatsuya. Namun pada akhirnya Fulsares pergi mundur sambil membawa tubuh Kuzzak, dan Tatsuya segera dibawa pergi ke tempat Cecilia untuk menerima perawatan.
Sebelumnya, Cecilia menolak untuk keluar dari dalam rumah, karena masih trauma dengan perkataan Mozark dalam pertemuan antara guild besar di markas pusat. Namun ketika Tasya meminta tolong untuk merawat Tatsuya yang terluka parah, dia langsung bergegas keluar untuk menemuinya.
Sesampainya disana, raut wajah Cecilia terlihat sangat kesal karena Mozark juga ada dan berdiri di samping mereka semua. Namun dia mengesampingkan masalah pribadinya, lalu segera melihat kondisi Tatsuya.
Seketika Cecilia sangat terkejut setelah melihat kondisi Tatsuya, bahwa seluruh organ dalamnya mengalami luka parah dan apabila dibiarkan nyawanya bisa melayang. Dengan spontan Cecilia meminta untuk segera membawa masuk Tatsuya, supaya perawatannya bisa cepat dilakukan.
"Sampai kapanpun aku tidak akan pernah memaafkan kata-kata yang Anda ucapkan di waktu itu." ucap Cecilia ketika berjalan melewati Mozark.
Mendengar perkataan seperti itu, Mozark hanya terdiam dan dia memutuskan untuk segera pergi dari kediamannya karena banyak hal yang perlu dilakukan mengenai kejadian di wilayah selatan. Begitu pula dengan Kazima, dia juga pergi untuk mempersiapkan pemakaman bagi putrinya.
Sebelum Kazima pergi, Tasya menghentikan nya sebentar dan mengatakan kalau dirinya beserta yang lainnya akan mengunjungi pemakaman Mikha setelah Tatsuya pulih. Mendengar perkataan seperti itu Kazima tersenyum dan menjawab kalau dia akan menyambut kedatangannya sampai hari itu tiba.
Tidak lama setelah itu, Cecilia membawa Tatsuya ke ruangan khusus yang terletak di bawah tanah, dan secara pribadi dia akan melakukan perawatan sendirian tanpa di ganggu oleh orang lain. Tasya beserta yang lainnya hanya menunggu di luar ruangan dan berharap kalau perawatan yang dijalani oleh Tatsuya tidak ada hambatan.
Lebih dari 5 jam, Cecilia masih belum keluar dari ruangannya, dan hal ini membuat Tasya khawatir akan perawatan yang dijalani oleh Tatsuya mendapatkan hambatan atau apa. Namun ketika dia berpikiran seperti itu, Cecilia keluar dari ruangan tersebut.
"Ceklek"
"Cecilia, bagaimana keadaan Tatsuya sekarang? Apakah dia baik-baik saja setelah menerima perawatan darimu?" tanya Tasya dengan raut wajah khawatir.
"Keadaannya sudah membaik, namun aku belum bisa memastikan kapan dia akan terbangun." jawab Cecilia sambil membuka penutup hidungnya serta pakaian yang dikenakan untuk perawatannya.
"Kalau begitu, bolehkah aku menemuinya sekarang meski cuma sebentar?" tanya Tasya dengan harap Cecilia mengijinkan nya untuk menemui Tatsuya.
__ADS_1
"Hah... Baiklah, tapi jangan menyentuh apapun terutama pada bagian tubuhnya karena aku melakukan operasi secara manual." ucap Cecilia dengan memberikan ijin pada Tasya.
"Bukankah kamu memiliki penyembuhan secara instan? Terlebih lagi kamu adalah dokter terbaik di negara ini!?" tanya Rena sambil berjalan mendekatinya.
"Bukannya aku tidak mau melakukannya, tapi ketika aku mengucapkan kata kunci penyembuhan kepadanya, lingkaran sihirnya langsung hancur dan seolah-olah tubuhnya menolak disembuhkan oleh orang lain." Jawab Cecilia dengan menjelaskan hambatan yang dijalaninya.
Mendengar perkataan seperti itu, semua orang yang berada di ruang bawah tanah seakan tidak percaya pada ucapannya. Akan tetapi Cecilia tidak akan pernah berbohong karena dia adalah salah satu orang yang dipercaya Tatsuya.
"Bagaimanapun juga terimakasih telah bersedia menyelamatkan Tatsuya, meski aku mendengar kalau kamu sedang memliki masalah pribadi." ucap Tasya dengan tersenyum.
"Kamu tidak perlu segitunya padaku Tasya, lagian juga aku sudah menganggap kalian semua sebagai keluargaku, jadi sudah seharusnya aku membantu kalian terutama untuk menyelamatkan Tatsuya." Jawab Cecilia sambil tersenyum.
Kemudian, Cecilia meminta pada Tasya untuk segera masuk ke dalam, karena dia harus kembali melakukan pengecekan terhadapnya dalam waktu beberapa menit ke depan. Tanpa berpikir panjang, Tasya langsung memasuki ruangan tersebut dan dia melihat Tatsuya yang terbaring lemah.
Secara perlahan-lahan, dia berjalan menuju Tatsuya, lalu dia duduk di kursi yang telah disediakan oleh Cecilia. Sepintas Tasya tersenyum ketika melihat kursi itu dan berpikir kalau dari awal Cecilia mengetahui keinginannya itu untuk menemui Tatsuya.
Seketika, raut wajah Tasya berubah menjadi sangat sedih karena dia harus melihat Tatsuya terbaring lemah, apalagi Cecilia tidak memperbolehkan menyentuhnya meski cuma telapak tangannya saja.
Selama diberikan waktu oleh Cecilia, Tasya terus berbicara mengenai dirinya ketika tinggal di negaranya. Dia juga sempat menceritakan kedua orang tuanya serta cerita lucu mengenai kakaknya Muzan.
"Begitulah kakaknya, lagaknya seperti berandalan tapi dia punya sisi yang imut juga. Dan..." ucap Tasya namun perkataan di sela oleh Cecilia.
"Sudah waktunya bagiku untuk melakukan perawatan selanjutnya Tasya. Maaf aku tidak bisa memberikan waktu yang cukup lama." sela Cecilia sambil membuka pintu ruangan.
"Tidak apa-apa Cecilia." jawab Tasya sambil berdiri dari tempat duduknya.
Namun sebelum keluar, Tasya bertanya kepadanya mengenai suatu hal penting, karena selama Tatsuya dalam proses penyembuhan, dia akan menggantikan posisinya untuk sementara. Tanpa berpikir panjang Cecilia menyetujui keinginannya, karena dia percaya kalau Tasya bisa melakukannya tanpa bantuan Tatsuya.
"Terimakasih Cecilia, dan sampai nanti Tatsuya. Bila ceritaku tadi tidak di dengar olehmu, aku bisa menceritakan nya kembali setelah dirimu pulih." Lanjutnya sambil berjalan keluar dan menyerahkan semua perawatan pada Cecilia.
__ADS_1
Di luar ruangan, Rena, Clara, Aurel, dan Muzan sudah menunggunya di tempat duduk yang tersedia. Tidak ada sepatah katapun yang di ucapkan oleh mereka, karena Cecilia sudah menjelaskan mengenai kondisinya secara keseluruhan.
"Ehmm... Kalau tidak salah, posisi wakil ketua dari organisasi yang dibuat oleh Tatsuya masih kosong kan?" tanya Tasya secara tiba-tiba.
Mendengar perkataan seperti itu darinya, mereka semua langsung berdiri dan balik bertanya apa yang dipikirkan olehnya. Namun dengan tegas Tasya menjawab, kalau dirinya akan menjadi wakil ketua sementara dalam organisasi Slayer Of God.
"Tunggu sebentar Tasya, ini bukanlah perkara mudah untuk dilakukan olehmu! Terlebih lagi organisasinya di tolak oleh negara, dan juga... " ucap Muzan dengan menolak keputusannya, namun perkataannya di sela oleh Tasya.
"Kita hanya perlu menunjukkan pada semua orang, kalau organisasi yang dibuat oleh Tatsuya berada di jalan benar dan mempunyai tujuan kuat sesuai yang di ucapkan olehnya. Apakah kakak ataupun kalian tidak ingin memenuhi harapan Tatsuya dan tetap diam tanpa melakukan apa-apa?" sela Tasya, dengan balik bertanya kepada mereka. Sejenak, mereka semua terdiam setelah mendengar perkataan seperti itu dari Tasya, dan mereka juga memikirkan apa yang diucapkan olehnya.
"Baiklah, aku setuju dengan keputusanmu terutama untuk mewujudkan keinginan Tatsuya dalam mengubah dunia kembali menjadi aman serta dipenuhi kebahagiaan." jawab Rena dengan tegas.
"Apapun akan kulakukan demi tuanku!" sambung Clara.
"Entah sudah berapa kali aku bilang ya, berkat tuanku aku terbebas dari penjara khusus dan dia juga memberikan yang terbaik untuk kehidupanku. Jadi sudah seharusnya bagiku untuk membantunya dalam mewujudkan keinginannya itu." sambung Aurel.
"Kalian bertiga, terimakasih. Sekarang apa jawaban dari kakak?" ucap Tasya, lalu dia bertanya pada kakaknya mengenai keputusan nya itu.
"Hah, kalau sudah seperti ini mau tidak mau aku juga harus menyetujuinya." jawab Muzan dengan menghela nafasnya. "Tapi, apa yang akan kita lakukan sekarang? Apakah kamu sudah memiliki rencana Tasya? " lanjutnya dengan bertanya.
"Semuanya sudah terpikirkan barusan, tapi untuk saat ini kita harus berkumpul dan mendiskusikan rencana dengan semua orang yang berada di pihak kita." jawab Tasya dengan tegas.
Mendengar perkataan seperti itu dari Tasya, mereka semua memutuskan untuk segera pergi dan menjalankan perannya masing-masing. Dia juga memberitahu pada mereka semua kalau pertemuannya diadakan di kediaman Cecilia, karena situasi nya cukup sulit untuk diakses oleh orang-orang dari markas pusat, terlebih lagi punya masalah pribadi pada Mozark.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Untuk update episode terbaru akan hadir pada pukul 19.00 WIB, namun harinya masih belum bisa ditentukan.)...
__ADS_1
...Jika berkenan jangan lupa untuk dukung author dengan menekan jempol ke arah Like, Komen, Vote, Rate novel ini....
...Terimakasih....