
...*Selamat Membaca*...
Setelah Alex menentukan jadwal pertemuan dengan petinggi akademi, selama 2 jam dia melakukan beberapa aktivitas sebelum berangkat ke markas pusat. Selain itu, dia juga memperbolehkan siapapun yang ingin ikut dengannya, dan hanya Tasya bersama Muzan ikut bersamanya sedangkan Rena beserta yang lainnya memilih untuk berada di kediaman tersebut.
Karena Rena bertekad ingin menjadi lebih kuat, dia tidak ingin membuang waktunya dengan bermalas-malasan. Dia meminta Tatsuya untuk meminjamkan beberapa roh miliknya, dan lebih bagus bila salah satu dari mereka raja ataupun ratu roh.
Dalam hal ini, Tatsuya memahami akan maksud yang ingin dilakukan olehnya, lalu dia memanggil semua roh miliknya termasuk Mysha dan Laura dari automatic robot sebagai lawan dalam pertarungannya.
"Lakukan apa yang ingin dilakukan olehmu, karena aku mengetahui kalau dirimu ingin semakin kuat. Namun ingat ini hanyalah sebuah latihan, jadi jangan terlalu berlebihan!" ucap Tatsuya sambil sedikit memperingatkannya untuk tidak memaksakan tubuhnya.
"Aku tahu akan itu, jadi cepat pergilah karena aku ingin segera mulai berlatih!" pinta Rena dengan sedikit kesal karena menerima nasihat darinya.
Tak lama setelah itu, Tatsuya beserta kedua orang yang ikut dengannya bersiap untuk pergi ke markas pusat, sedangkan Rena dan Clara memulai latihannya dengan semua roh dipanggil oleh Tatsuya, serta memaksa Aurel untuk ikut berlatih dengannya.
Dikarenakan tidak ingin berlama-lama dalam perjalanan, sejenak Tatsuya meminta sebagian rohnya untuk pergi menuju markas pusat. Dalam beberapa saat roh tersebut sudah berada di gerbang depan markas pusat, dan secara spontan Tatsuya melakukan sebuah perpindahan.
"Blez"
Seketika, Tasya dan Muzan sangat terkejut karena dalam sekejap mata sudah sampai di tempat tujuan. Mereka berdua langsung bertanya mengenai apa kata kunci apa yang digunakan oleh Tatsuya, akan tetapi dia memberitahukan kalau hal cuma bisa dilakukan olehnya, dengan sedikit menggunakan kekuatan dari penguasa kegelapan.
Tasya dan Muzan merasa sedikit kesal, setelah mendengar perkataan seperti itu dari Tatsuya. Sebelumnya mereka berpikir kalau pada level tertentu dapat melakukan hal tersebut, namun dugaan mereka salah dan membuatnya sedikit frustasi.
"Kemungkinan besar petinggi akademi telah menunggu kedatangan kita, jadi sebaiknya kita segera masuk." ajak Tatsuya pada mereka berdua.
Kemudian mereka bertiga berjalan menuju gerbang utama dari markas pusat. Para penjaga yang melihat kedatangan Tatsuya, mereka langsung membuka pintunya karena sebelumnya sudah mengetahui akan kedatangannya itu.
Di dalam balik gerbang utama, beberapa orang memandu mereka menuju tempat dimana petinggi akademi berada. Ketika masuk ke dalam markas pusat, ada sedikit perubahan yang terjadi pada tempat latihan dan penelitian. Kini kedua ruangan tersebut terlihat cukup luas, namun Tatsuya tidak bisa pergi melihatnya karena tujuannya itu bertemu dengan Mozark.
Sesampainya di depan ruangan Mozark, orang-orang yang mengantarkannya itu langsung mempersilahkan Tatsuya beserta 2 orang lainnya untuk segera masuk, karena petinggi akademi sudah cukup lama menunggu kedatangannya.
"Ceklek"
Di dalam ruangan tersebut, dengan hangat Mozark menyambut kedatangannya, lalu mempersilahkan mereka untuk duduk di manapun, serta memintanya untuk tidak sungkan.
"Apakah keadaan mu sudah lebih baik dibandingkan sebelumnya Tatsuya?" tanya Mozark dengan basa-basi umum sebelum berlanjut ke topik utama.
"Seperti yang Anda lihat, kondisiku sangat baik sampai bisa menyisihkan waktu untuk berkunjung ke tempat ini." jawab Tatsuya sambil tersenyum.
__ADS_1
Melihat mereka berdua seperti itu, Tasya dan Muzan hanya bisa diam mendengarkan nya berbicara. Terlebih lagi, mereka merasa canggung akan suasana dalam ruangan tersebut, karena mereka berdua sama-sama melontarkan pembicaraan tak penting.
"Baiklah, kita hentikan pembicaraan basa-basi nya supaya mereka berdua tidak terlalu tegang." pinta Mozark dengan mengetahui perasaan Tasya dan Muzan.
"Yah, lagian yang memulainya itu adalah Anda sendiri." tanggap Tatsuya dengan sedikit menyalahkan Mozark atas hal tersebut. Mendengar perkataan yang di ucapkan oleh Tatsuya, Tasya langsung angkat bicara.
"Tatsuya, seharusnya kamu tidak berkata seperti itu, karena..." pinta Tasya pada Tatsuya, namun perkataannya di sela oleh Mozark.
"Tak perlu! Bicaralah seperti yang kamu inginkan, karena aku mengetahui dirimu masih menyimpan rasa dendam terhadap ku bukan?" sela Mozark sambil menatap Tatsuya, lalu bertanya untuk memastikan hal tersebut.
"Anda sangat luar biasa sekali pak, sampai-sampai tebakannya itu sangatlah benar." jawab Tatsuya dengan mengakui kalau dirinya masih merasa marah atas semua tindakan yang dilakukan oleh Mozark sebelumnya.
Di awal pertemuan dengannya, Mozark mengakui kekuatannya dan memberikan sebuah penghargaan pada Tatsuya atas kontribusinya yang cukup banyak serta menguntungkan negara. Namun ketika kejadian di halaman ibukota, semua tanggungjawab itu dilimpahkan kepadanya sampai dipenjarakan di tempat khusus dalam beberapa hari.
Selanjutnya ketika dia melakukan tindakan untuk pembersihan semua portal di wilayah selatan, dianggap menentang peraturan negara karena telah menggunakan robot sebagai pengganti pekerjaan manusia, meski yang dilakukannya itu untuk meminimalkan korban atas penyerangan di dalam portal.
Terakhir, ketika dia membuat organisasi yang bernama Slayer Of God, dirinya sudah dianggap sebagai musuh negara dan pada waktu itu terjadilah sebuah peristiwa yang begitu mengenaskan serta melibatkan orang-orang yang tidak tahu akan awal mula dari permasalahan tersebut.
"Dan sekarang, anda malah bersikap baik lagi terhadapku sampai-sampai memberi sebuah tempat mewah, serta berkeinginan untuk bekerja sama denganku. Kenapa tidak dari dulu Anda melakukan hal ini? Dan bila aku mau, mungkin dengan mudahnya bisa menguasai negara ini." ucap Tatsuya dengan melampiaskan kemarahan nya pada pembicaraan tersebut.
"Ta-Tatsuya..." panggil Tasya dengan perasaan Takut, kalau rencananya itu adalah menguasai negara.
"Yah, perkataan barusan merupakan sebuah emosi yang berada dalam pikiranku, dan mana mungkin juga aku melakukan hal seperti itu." lanjutnya dengan menjelaskan kalau perkataannya itu hanyalah sebuah candaan.
"Hahaha... Bila itu dirimu, mungkin dengan mudahnya negara ini bisa dikuasai oleh mu Tatsuya." tanggap Mozark dengan sedikit tertawa. "Jadi, bisakah kita melanjutkan pembicaraannya pada topik utama?" lanjutnya dengan bertanya.
"Baiklah, sesuai dengan permintaan Anda." jawab Tatsuya, lalu dia mulai berbicara ke topik utamanya.
Dalam pembicaraan tersebut, Tatsuya menceritakan kembali mengenai kejadian yang terjadi pada wilayah selatan terutama mengenai jendral dari para monster. Seperti yang diketahui oleh monster yang bernama Kuzzak, dia mengatakan dengan jelas kalau kejadian itu telah direncanakan oleh mereka sejak dulu termasuk kematian kedua orang tua Tatsuya.
Dilihat dari urutannya, monster yang bernama Kuzzak itu berada di urutan ke 10 dari jendral para monster. Lalu jendral monster lainnya yang bernama Fulsares, telah menunjukkan wujudnya meski di waktu itu hanya berniat membawa kembali tubuh Kuzzak.
Dilihat dari urutannya, mereka hanyalah urutan ke 10 dan ke 9, jadi masih ada lagi sisa dari urutannya itu dan kemungkinan besar kekuatannya jauh lebih kuat dibandingkan dengan mereka berdua.
"Aku juga berpikir demikian mengenai hal itu, dan apabila mereka semua berada di posisi jendral, lalu bagaimana dengan sosok yang menjadi pemimpin mereka?" sela Mozark dalam pembicaraan Tatsuya dengan sebuah pertanyaan.
"Sedikitnya aku telah mengetahui mengenai dirinya, dan informasi ini aku dapatkan dari sosok itu." jawab Tatsuya dengan sedikit memberitahukan hal itu, karena mengira ini waktu yang tepat untuk memberitahu kebenarannya, terutama apa yang berada di dalam tubuh Tasya.
__ADS_1
Semua yang berada di ruangan itu masih tidak mengerti dengan apa yang di ucapkan oleh Tatsuya. Kemudian dia mulai menceritakan apa saja yang terjadi ketika dirinya tak sadarkan diri.
Tatsuya menceritakan kejadian yang dialami nya, sesuai apa yang diperlihatkan oleh sosok tersebut, termasuk asal usul dari kekuatan yang dimilikinya. Namun ada 2 hal yang membuat mereka terkejut yaitu mengenai pecahan kristal suci dan 2 musuh lainnya yang harus diwaspadai. (Di episode 77 dan 78 sudah di ceritakan)
Tasya langsung meragukan cerita dari Tatsuya, setelah mendengar perkataan bawah ada pecahan kristal dalam tubuhnya itu. Tatsuya hanya tersenyum untuk menanggapi hal itu, karena dia tahu kalau Tasya tidak mungkin semudah itu menerima kenyataannya.
Namun Tatsuya menjelaskan kalau dirinya takkan kenapa-napa, selama berada di dekatnya karena tugas yang diberikan oleh sosok itu ialah mencegah ras monster mendapatkan semua pecahan kristal suci tersebut.
"Kupikir hanya kemunculan monster saja yang harus kita waspadai, namun ternyata masih ada 2 lagi. Jadi, bagaimana rencana selanjutnya yang akan dilakukan olehmu Tatsuya?" tanya Mozark, dan dalam ceritanya itu dia percaya, karena terlihat jelas kalau kekuatannya itu sangat berbeda.
"Ada beberapa rencananya yang sudah terpikirkan olehku sebelumnya, tapi apakah aku bisa mempercayai Anda dengan perkataan sebelumnya di media sosial?" tanggap Tatsuya, namun bertanya kembali untuk memastikan kebenaran dari pembicaraan nya mengenai dukungan penuh.
"Selama tindakanmu demi kepentingan semua orang, aku akan mendukung penuh atas semua tindakan yang ingin kamu lakukan." jawab Mozark dengan wajah serius. Seketika Tatsuya merasa puas dengan jawabannya seperti itu, lalu dia memberitahu rencana yang akan dilakukannya.
Langkah pertama, dia ingin mengadakan siaran langsung untuk mengungkapkan identitas mengenai jobs yang dimilikinya pada semua orang yang berada di negara ini.
Langkah ke-dua, orang yang terlibat dalam pertarungan ketika melawan dirinya dan kehilangan salah satu anggota tubuh mereka, akan di ganti dengan anggota tubuh buatan itupun bila mereka mau. Hal ini dilakukan untuk memberikan kekuatan tambahan, dan menghindari banyaknya orang pensiun gara-gara anggota tubuhnya tak lengkap.
Langkah ke-tiga, kurun waktu tiga bulan dia ingin mendapatkan hak khusus dalam memerintah semua orang yang memiliki gelang khusus, untuk segera menaikkan level nya dengan minimal di angka 100. Sesuai dengan informasi yang diberikannya mengenai orang-orang dari negara lain, level mereka jauh lebih tinggi dan bisa dikatakan kalau negara Indonesia berada di urutan rendah.
Langkah ke-empat, Tatsuya meminta untuk memberikan hak pengelolaan dalam batu yang terjatuh dari tubuh monster, guna dijadikan sumber kekuatan dari robot yang dibuat olehnya dan tentunya tanpa ada batasan dalam jumlah pembuatannya. Dalam hal ini, bila ada sesuatu yang terjadi dia akan bertanggungjawab penuh, tanpa melibatkan petinggi akademi.
Langkah ke-lima, dalam semua biayanya, Tatsuya meminta pada negara untuk menanggungnya, terlebih lagi bila semua rencananya berjalan mulus tanpa adanya hambatan, kekuatan dari negara ini bisa setara dengan negara lain, serta tidak akan dianggap remeh.
"Itulah rencananya yang ingin aku lakukan, apakah anda bisa menyetujui semua itu?" tanya Tatsuya sambil menatap wajahnya.
Sejenak Mozark terdiam, sambil berpikir mengenai rencana tersebut. Dalam pikiran nya, semua hal itu bakalan memberikan keuntungan besar, terlebih lagi apabila semua orang yang memiliki gelang khusus di negaranya berada di atas level 100, maka bisa tidak akan kerepotan apabila para monster keluar dari dalam portal.
"Baiklah, aku menyetujui rencana yang ingin kamu lakukan." jawab Mozark dengan memberi keputusan, sesuai yang diharapkan oleh Tatsuya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(21.00 WIB)...
...Terimakasih....
__ADS_1