Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#94 Mengungkapkan Rahasia


__ADS_3

...*Selamat Membaca*...


Setelah melakukan latih tanding melawan Tatsuya. Tidak ada seorangpun dari mereka bisa menang, ataupun bertahan lama dalam pertarungan. Sedikitpun Tatsuya tidak menahan dirinya, karena ini hal yang harus dilakukan supaya rekan-rekannya dapat menyaingi kekuatan jendral dari para monster.


Kemudian Tatsuya meminta semua orang untuk menghentikan latihannya pada hari ini, karena ada banyak hal yang harus dipersiapkan sebelum hari esok. Dia lupa memberitahu yang lainnya mengenai rencananya, dan mendadak dia melakukan hal itu.


Rena beserta semua orang yang tidak mengetahui rencana Tatsuya, cukup terkejut setelah mengetahui apa saja rencana yang ingin dilakukan olehnya. Terlebih lagi mengenai status asli miliknya, membuat semua orang yang berada di sekitarnya sangat penasaran.


"Jadi, kau akan memberitahu semuanya, termasuk perubahanmu yang menjadi sosok itu?" tanya Rena dengan mengingat kembali kejadian di wilayah selatan.


"Sosok itu?" ucap Tatsuya yang masih belum mengerti dengan pertanyaannya.


"Ya benar, kami melihat semua perubahan mu itu, dan tak kusangka kamu memiliki kekuatan seperti itu." sambung Muzan dengan sedikit menjelaskan mengenai perubahan Tatsuya.


Dalam kejadian itu Tatsuya sedikitpun tidak menyadari akan perubahan dari tubuhnya, karena di waktu itu pikirannya dikendalikan oleh Raja iblis Satan. Lalu mereka semua memberikan gambaran atas perubahannya itu, dan bisa dibilang kalau hal ini berkaitan dengan legenda dari nenek moyang mereka di masa lalu.


Sejenak Tatsuya berpikir mengenai ucapan dari mereka, yang menyatakan dirinya merupakan sebuah bencana apabila berubah menjadi sosok seperti itu. Namun hal ini masih belum bisa dipastikan, karena dirinya sudah melihat kenyataannya.


"Hah, mungkin suatu saat nanti aku akan menanyakan tentang dirinya, sehingga dia dapat julukan seperti itu." gumam Tatsuya dalam hatinya. "Mari kita kesampingkan hal ini dulu, lagian juga aku sudah kembali normal bukan?" lanjutnya dengan bertanya.


Mereka semua langsung menganggukkan kepalanya dalam menanggapi perkataan Tatsuya, lalu masing-masing dari mereka istirahat serta membersihkan badannya setelah keringatnya kering.


Disaat bersamaan, Tatsuya meminta pada Alex untuk menghubungi Shaman, supaya menyiapkan semua robotnya yang di desain untuk bertarung. Selain itu juga, dia meminta menjelaskan rencananya pada semua orang, supaya mempersiapkan diri sebelum di sorot oleh para reporter.


Dengan spontan, Alex melakukan apa yang diperintahkan olehnya, lalu mengatur mereka supaya tidak datang terlambat, karena acaranya itu akan di mulai pada jam 10.


Tak lama setelah menyebarkan pesan itu, semua yang mengambil waktu libur cukup terkejut akan rencana yang ingin dilakukan olehnya, terlebih lagi hal ini cukup mendadak. Sedikitnya Alex menjelaskan mengenai kabar mendadak ini dilakukan secara sengaja, karena Tatsuya tidak ingin mengganggu waktu istirahat mereka.


"Ternyata tuan muda masih memikirkan mengenai kita, sampai-sampai berpikiran seperti ini." tanggap Antonio dengan bangga terhadap kebijaksanaannya.


Kemudian Antonio meminta Alex untuk mengirimkan alamat dari semua orang yang berlibur, dengan niat ingin menjemput mereka semua supaya tidak datang terlambat. Secara spontan Alex langsung mengirimkan semua alamat kepadanya, dan dengan itu masalah mengenai keberangkatan sudah teratasi.


Keesokan harinya...


Tatsuya beserta semua orang yang berada di markas baru itu sudah bersiap-siap, dan tidak ada satupun diantara mereka gugup dalam menghadiri acara tersebut.


"Paman, bagaimana dengan hal yang aku minta kemarin? Apakah semuanya sudah beres?" tanya Tatsuya.

__ADS_1


"Semuanya sudah teratasi tuan muda, terlebih lagi tadi saya mendapat kabar dari Antonio, kalau dia bersama dengan bawahannya berangkat pada jam 4 untuk menjemput semua orang." jawab Alex dengan sedikit heran mengenai semangat yang dimiliki Antonio.


"Hah, padahal gak perlu sampai segitunya." tanggap Tatsuya dengan sedikit tertawa. "Lalu, apakah semuanya sudah siap?" lanjutnya dengan bertanya pada semua orang yang berada di markas baru tersebut.


Semua orang yang berada di markas baru itu menganggukkan kepalanya untuk menanggapi perkataan Tatsuya, dan dilihat dari raut wajah mereka tidak ada sedikitpun rasa gugup yang tertanam.


Kemudian, mereka semua berangkat menuju markas pusat menggunakan kendaraan yang pada saat itu telah datang untuk menjemputnya sesuai dengan perintah yang diberikan oleh petinggi akademi.


Beberapa saat kemudian...


Hanya memerlukan waktu kurang lebih 1 jam, Tatsuya bersama yang lainnya sudah tiba di depan gerbang markas tersebut. Terlihat dari kaca jendela mobil, ratusan reporter sudah berkumpul sembari menunggu acaranya di mulai.


"Hah, tak habis pikir, mereka semua sudah berdatangan cukup ramai." ucap Tatsuya dengan menghela nafas, karena tak terlalu suka dirinya di potret.


"Bukankah ini permintaan anda tuan?" tanya Alex dengan memikirkan kalau dirinya telah melakukan kesalahan.


"Ya, meski nantinya bakal langsung disorot ketika turun dari mobil mau bagaimana lagi, aku harus melakukan ini dengan semestinya." jawab Tatsuya dengan menenangkan dirinya. "Kalian juga harus mempersiapkan diri, dan jangan menjawab pertanyaan apapun dari mereka!" lanjutnya dengan memberikan instruksi.


"Hah, mudah baginya untuk berbicara seperti itu." tanggap Muzan sambil menghela nafasnya.


Ketika mereka hendak turun dari dalam mobil, sebuah klakson yang cukup nyaring terdengar dari kejauhan. Hal ini membuat perhatian semua orang tertuju pada arah tersebut dan ternyata itu adalah rombongan Antonio beserta yang lainnya.


Sesuai dengan perintah yang diberikan Tatsuya, mereka tiba 30 menit sebelum acara tersebut di mulai. Sisa waktu itu digunakan untuk mengatur puluhan mobil kontainer, supaya dalam menunjukkan apa yang ada di dalamnya bakalan mudah.


Setelah semuanya selesai, Tatsuya beserta yang lainnya berkumpul dan mereka saling menanyakan kabar pada satu sama lainnya. Bersamaan dengan hal itu, semua reporter langsung menyorot mereka sambil mengambil beberapa gambar dari awal masuk gerbang sampai berjalan mendekati panggung.


Beberapa dari mereka terlihat gugup ketika diperlukan seperti itu oleh para reporter, namun sesuai dengan perintah yang diberikan oleh Tatsuya, rekan-rekannya itu tak menjawab satupun pertanyaan yang diajukan oleh para reporter. Selain itu juga, para reporter tak bisa mendekatinya, karena para tentara dikerahkan untuk membatasi jaraknya.


Di waktu yang tepat, Mozark pun berjalan keluar dari markas pusat, lalu mendekati Tatsuya dan berjabat tangan dengannya. Hal ini dia lakukan semata-mata untuk formalitas saja, karena siaran langsung itu telah dimulai semenjak Tatsuya masuk ke dalam.


Semua orang yang menyaksikan hal itu baik di media sosial ataupun masyarakat setempat yang melihatnya langsung, masih saja terkejut meski sebelumnya sudah mendengar keputusan akademi mengenai Tatsuya dan organisasinya.


Kemudian mereka berdua berjalan bersama menuju atas panggung, sedangkan yang lainnya berada di tempat khusus di sekitaran area halaman markas pusat bersama dengan pasukan elite. Ada sedikit perbincangan yang dilakukan oleh Tatsuya dan Mozark, namun setelah itu mereka mulai pada topik utamanya.


Sesuai dengan kesepakatan yang sudah di setujui sebelumnya, satu persatu Mozark sebutkan dalam siaran langsung tersebut dan nantinya akan diperjelas lagi oleh Tatsuya sembari memperlihatkan status asli miliknya.


Seketika, semua orang terkejut dengan apa yang disampaikan oleh Mozark, mengenai 5 pembahasan yang tercantum pada kesepakatan itu. Namun yang lebih menarik perhatian adalah status asli milik Tatsuya yang sebenarnya, dan hal ini sangat dinantikan oleh semua orang yang menyaksikannya.

__ADS_1


"Kuharap kalian tidak terlalu terkejut!" pinta Tatsuya sambil memperlihatkan status tersembunyi nya.


Bersamaan dengan hal itu, Mozark meminta salah satu bawahannya untuk membawa alat pemindai khusus yang dibuat untuk menampilkan status pada layar transparan, supaya bisa disaksikan oleh semua orang.


Sejenak semua orang terdiam setelah melihat status sebenarnya yang dimiliki oleh Tatsuya, terutama pada jobs Master of All Craft. Dalam hal ini, semua orang yang melihat hal itu mempunyai pendapatnya masing-masing, tentunya berpikiran apakah ini akan menjadi hal baik atau buruk.


Reaksi dari semua orang yang berada di hadapannya seperti itu, sudah diprediksi oleh Tatsuya, lalu dengan segera dia memanggil semua roh miliknya beserta pasukannya masing-masing untuk segera menunjukkan dirinya dihadapan semua orang.


"Keluarlah!" pinta Tatsuya dengan tegas.


Seketika ratusan bayangan keluar dari dalam tubuh Tatsuya, dan mereka semua muncul dengan sosok aslinya, sambil dilengkapi perlengkapan tempur yang kuat. Dalam sekejap seluruh area di halaman markas pusat dipenuhi dengan pasukan bayangan miliknya, dan hal ini membuat semua orang yang berada di tempat itu merinding ketakutan.


"A-astaga, ba-banyak sekali monster di area ini!" ucap salah satu reporter dengan perasaan takut, akan apa yang akan terjadi nantinya.


"A-apakah hal buruk akan terjadi di tempat ini?" sambung reporter lainnya, dengan perasaan sama.


Serentak, semua pasukan yang keluar itu berlutut sambil menundukkan kepala mereka pada Tatsuya, serta mengucapkan sapaan kepadanya.


"Sebuah kehormatan bisa melayani anda, tuanku!" ucap semua raja dan ratu roh tersebut.


Berkali-kali, semua orang yang tidak mengetahui akan hal ini dibuat terkejut oleh Tatsuya. Namun ada salah satu dari para reporter memberanikan dirinya untuk mengajukan pertanyaan terhadap Tatsuya.


"De-dengan semua yang telah terjadi disini, a-apakah anda berniat untuk mengambil alih negara ini?" tanya reporter tersebut dengan perasaan gugup dan takut. Sejenak Tatsuya tersenyum ketika diajukan pertanyaan seperti itu, lalu dia berjalan ke depan untuk mendekatinya dan memberikan sebuah jawaban.


"Seperti yang kalian lihat, aku bisa dengan mudah melakukan hal itu, terlebih lagi semua pasukan ku takkan mati meski dibunuh berkali-kali." jawab Tatsuya dan hal itu membuat semua orang tercengang serta merasa takut akan apa yang terjadi nanti. "Namun, tujuanku bukan mengacu ke hal seperti itu, melainkan apa yang akan kulakukan ini untuk menyelesaikan bencana yang terjadi di seluruh dunia. Mungkin hal ini membutuhkan waktu yang cukup lama, tapi aku beserta rekan-rekanku akan terus berjuang demi mewujudkan hal tersebut sebagai kenyataan." lanjutnya dengan tegas, lalu meminta Shaman untuk menunjukkan robot tempur yang disiapkan di dalam container.


Sejenak sorotan para reporter teralihkan pada puluhan mobil container yang berisikan robot dengan persenjataan lengkap, dengan jumlah total 1000 unit. Disaat bersamaan, Tatsuya menjelaskan tujuan dibuatnya robot itu hanya untuk meminimalkan korban jiwa yang terjadi dalam pembasmian di semua portal.


Seketika suasana hati dan pikiran semua orang mendadak jernih setelah mendengar perkataan seperti itu dari Tatsuya,dan Mereka semua langsung bersorak bahagia, serta ikut mendukungnya sampai dimana hal itu menjadi kenyataan.


"Tak kusangka dia dengan mudahnya mengubah suasana hati semua orang, sehingga aku yakin kalau diriku ini membuat keputusan yang benar." gumam Mozark dalam hatinya sambil tersenyum melihat semua orang yang selaras dengan keputusannya.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(21.00 WIB)...

__ADS_1


...Terimakasih....


__ADS_2