Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#43 Menyelamatkan Semua Orang


__ADS_3

...*Selamat Membaca*...


Kali ini Leonard benar-benar ingin membunuh Tatsuya bersama dengan orang-orang yang telah mengkhianatinya, menggunakan seribu roket penghancur yang terdapat pada pundaknya. Satu kali peluncuran roket tersebut berjumlah 50 unit, dan jeda waktu peluncuran berikutnya berkisar 3 detik.


"Swhoooss"


Serangan pertama telah diluncurkan oleh Leonard, dan roket tersebut berpencar secara bersamaan untuk menyerang target yang sudah di tentukan. Melihat hal tersebut, Tatsuya langsung mengucapkan kata kunci lain dari jobs machine, untuk menghentikan sebagian besar dari roket tersebut.


"Automatic Machine Gun"


Hanya dalam beberapa detik setelah pengucapan kata kunci tersebut, 5 buah lingkaran sihir mulai terbentuk lalu mengeluarkan senjata otomatis dengan 100 butir peluru sihir yang bisa menembus baja setebal 1 cm.


Tanpa membuang banyak waktu, Tatsuya mengarahkan senjata ciptaannya pada roket yang hendak memburu semua orang ketika mereka sedang berlari menjauh.


Tak lama, senjata otomatis miliknya mulai menembak secara bersamaan, dan mengarahkan tembakannya pada hulu ledak yang terdapat di bagian kepala roket.


"Dorr... Dorr... Dorr..."


Ledakan beruntun terus menerus terjadi ketika peluru sihir menebus kepala roket tersebut dengan jarak yang cukup dekat, sehingga orang yang ditargetkan terpental namun tidak mengalami luka serius.


Baru saja 500 roket yang diluncurkan oleh Leonard, akan tetapi senjata ciptakan Tatsuya berhenti menembak karena pelurunya sudah habis, dan perlu melakukan pengisian ulang yang membutuhkan waktu 30 detik.


Tanpa berpikir panjang, Tatsuya langsung mengucapkan kata kunci lain dari jobs Tanker, karena tidak punya waktu untuk menunggu pengisian ulang senjata otomatis miliknya.


"Stone Wall Shield"


Dalam sekejap, dinding batu pelindung muncul dari dalam lingkaran sihir dengan ketinggian mencapai 20 meter, lebarnya 30 meter, guna untuk menghentikan serangan yang terus menerus mengejar targetnya.


Lebih dari 100 roket meledak secara bersamaan, karena menghantam dinding batu pelindung yang diciptakan oleh Tatsuya. Menurutnya hal ini bisa menghambat pergerakan dari roket tersebut, akan tetapi Leonard sudah menduga kalau hal ini akan terjadi.


"Jangan kau kira hal seperti itu bisa menghentikan seranganku bocah sialan!" ucap Leonard di dalam robot besar, sambil mengendalikan sisa roketnya secara manual yang berjumlah lebih dari 350 unit roket.


Dalam sekejap, semua sisa roket langsung melesat ke atas dan terlihat jelas melewati dinding batu pelindung. Menyadari hal itu, Tatsuya kembali mengucapkan kata kunci lainnya dari jobs mage, dan ketika mengucapkan kata kunci lain dinding batu pelindung berubah menjadi butiran cahaya lalu menghilang.

__ADS_1


"Lighting Spear"


Ratusan lingkaran sihir terbentuk secara bersamaan dihadapan Tatsuya, lalu mengeluarkan tombak petir yang siap dilesatkan kapanpun.


"Zreeezzzz"


Tanpa berbasa-basi, Tatsuya langsung melesatkan ratusan tombak petir ke arah semua roket yang tersisa, dan berharap serangannya ini bisa menghancurkan semua roket tersebut.


"Swhooosss"


Ledakan beruntun kembali terjadi di atas langit, setelah kedua serangan saling berbenturan. Akan tetapi, karena Leonard mengendalikan sisa roketnya secara manual, masih tersisa banyak roket yang lolos dan langsung mengarah pada orang-orang yang ditargetkan.


"Tidak akan kubiarkan kau berbuat seenaknya pak tua!" teriak Tatsuya sambil melesat ke arah sisa roket tersebut, lalu mengucapkan kata kunci lainnya dari jobs Assassin.


"Dual Swords Blood"


Setelah lingkaran sihir memunculkan dua pedang elemen darah, Tatsuya langsung menggenggam erat kedua pedang tersebut, lalu menghunuskan pedangnya secara menyilang ke arah roket yang berdekatan dengannya.


Seketika, elemen darah yang berada di setiap bagian bilah pedang membentuk wujud seperti 2 bulan sabit, lalu secepat kilat melesat ke arah roket dan menghancurkan lebih dari 25 unit hanya dalam satu kali serangan.


"Booommmm"


Melihat hal ini, Leonard sangat kesal terhadap tindakan yang dilakukan oleh Tatsuya, karena dia sama sekali tidak bisa membunuh satu orang pun yang telah mengkhianatinya. Namun di balik hal itu, rencana Leonard telah berhasil dilakukan untuk memancing Tatsuya menggunakan kata kuncinya secara terus menerus.


Kemudian Leonard terpikir untuk melakukan 2 serangan terpisah, yakni menargetkan Tatsuya dengan menggunakan 30 roket dan sisa lainnya di targetkan pada orang-orang yang telah mengkhianatinya.


Secara tiba-tiba, satu-persatu roket mulai menyerang Tatsuya dengan pergerakan yang sangat berbeda. Namun bila seperti itu, Tatsuya malah bisa dengan mudah untuk menghancurkan, akan tetapi di dalam pikirannya mulai merasakan kejanggalan.


Disisi lain, wakil ketua Red Viver telah selesai mengevakuasi semua anggotanya dan kini tinggal dirinya saja yang masih berada di tempat tersebut. Dia hendak berteriak pada Tatsuya untuk memberitahukan kalau semua orang telah keluar, namun salah satu roket melesat ke arahnya dari atas langit.


Benar saja apa yang dirasakan oleh Tatsuya telah terjadi, kalau semua roket yang menyerang itu hanyalah sebuah jebakan, supaya tetap fokus pada serangan didepannya.


Sepintas Tatsuya berpikir untuk memanggil semua rohnya ke hadapannya, namun dia juga memikirkan bila melakukan hal tersebut, maka rekan-rekannya berada dalam bahaya.

__ADS_1


"Dasar pak tua sialan!" teriak Tatsuya sambil menghindari serangan dari roket tersebut, dan berusaha mendekati wakil ketua dari guild Red Viver.


Akan tetapi Leonard tidak membiarkan hal itu terjadi. Dia langsung mengerahkan sisa roketnya untuk mengelilingi Tatsuya, lalu menyerangnya secara bersamaan dengan jumlah lebih dari 20 unit roket.


Sejenak Tatsuya mengingat kembali perkataan yang di ucapkan oleh Gildas ketika masih berada di dalam gedung. Dia mengatakan kalau rasa belas kasihannya itu menjadi penyebab utama, sehingga memicu batasan dari penggunaan kekuatan penguasa kegelapan.


"Padahal tidak ada salahnya memiliki belas kasihan terhadap sesama manusia, karena aku tidak ingin ada seorangpun yang mati dihadapanku. Terlebih lagi siapa yang ingin menapaki jalan yang sama denganmu, sampai-sampai harus mengorbankan orang yang sangat aku cintai. Aku akan menghentikan bencana ini dengan caraku sendiri, meski pada akhirnya aku yang akan mati." gumam Tatsuya dalam hatinya dengan berpegang teguh pada keyakinannya sendiri, kalau dirinya mampu menyelamatkan seluruh dunia tanpa harus mengorbankan siapapun.


Setelah itu Tatsuya langsung mengucapkan kata kunci lainnya dari jobs Healer, dan di arahkan pada wakil ketua guild yang menjadi target pembunuhan. Di dalam pikiran ketua guild, dia sudah memasrahkan diri untuk mati di tempat ini dan meskipun berlari menjauh tetap saja roket tersebut akan mengikutinya.


"Dome Of Vines"


Lingkaran sihir langsung terbentuk tepat di bawah kaki wakil ketua tersebut, lalu keluarlah akar merambat yang berbentuk seperti kubah guna untuk melindunginya dari ledakan.


"Boooommm"


Ledakan yang cukup besar terjadi ketika roket menghantam pertahanan dari tanaman tersebut. Akan tetapi wakil ketua tersebut selamat, dan hanya menerima luka ringan.


Namun berbeda lagi dengan apa yang diterima oleh Tatsuya. 20 roket tersebut meledak di sekitarnya secara serentak, dan membuatnya terpental sangat jauh hingga menabrak sebuah bangunan yang berada di sampingnya.


"Blaaaaarrrrr"


Melihat hal itu, Leonard sangat senang karena bisa melancarkan sebuah serangan padanya, dan dia sangat yakin kalau armor yang dikenakan oleh Tatsuya tidak mampu menahan ledakan seperti itu.


"Hahahaha... Apa itu yang namanya Master Of all Craft? Tapi pada kenyataannya kau babak belur ketika aku hanya menggunakan 1000 unit roket." ucap Leonard dengan meremehkan Tatsuya, dan berpikir kalau dia mengalami luka berat akibat serangannya.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(Untuk sementara update episode terbaru akan hadir dalam waktu 2 hari sekali pada pukul 21.00 WIB. Besar keinginan setiap hari, namun Author juga memiliki kesibukan tersendiri di RL, jadi tolong dimaklumi. 🙏)...


...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....

__ADS_1


__ADS_2