
...*Selamat Membaca*...
Joseph yang cepat memahami perkataan Tasya, mengajukan dirinya untuk mencari Muzan beserta yang ikut bersamanya. Kedua gadis kembar pun ikut serta dalam pencarian tersebut barangkali saja harus masuki portal untuk bertemu dengan mereka.
Tak lama berpikir, Tasya memberikan ijin pada mereka asalkan kembali selamat. Mendengar perkataan seperti itu mereka semua menganggukkan kepalanya, dan Joseph mengajak 2 orang lainnya untuk tambahan perlindungan bagi gadis kembar.
Kini Tasya bersama sisa orang yang berada di ruang tengah, hanya tinggal menunggu informasi yang akan diberikan oleh Alex secara langsung di dalam markas pusat. Tanpa terduga, jam digital tersebut berbunyi lalu memunculkan sebuah hologram yang bergambar pesan.
Semua yang berada di dalam ruangan cukup terkejut melihat hologram tersebut, terlebih lagi Tasya dan Cecilia. Mereka berdua tidak menyangka kalau fungsi dari jam digital itu tidak berbeda jauh dengan gelang yang dipakai olehnya.
"Ta-tasya, bukankah ini?" tanya Cecilia dengan sangat gugup.
"Ya benar, hal ini sama persis dengan apa yang kita kenakan. Untuk lebih lanjutnya nanti akan dijelaskan oleh paman sendiri, namun yang paling penting mereka kembali dengan selamat." jawab Tasya.
Kemudian, Tasya mencoba untuk menekan pesan yang terdapat pada sebuah hologram tersebut oleh salah satu jarinya, dan secara otomatis pesan tersebut terbuka lalu menggambarkan situasi pada markas pusat.
Dalam hologram tersebut, terdapat sebuah panggung kecil yang berada di halaman markas pusat, akan tetapi Mozark masih belum tiba karena waktu belum menunjukkan pukul 3 pas.
"Tinggal beberapa menit lagi menunggu dia untuk menyampaikan keputusannya." ucap Cecilia dengan kesal sambil menggigit salah satu jarinya.
"Ya, mari kita dengarkan keputusan apa yang akan dipilih oleh petinggi akademi." tanggap Tasya sambil duduk dengan tenang.
Beralih pada markas pusat...
Semua orang yang berada di halaman markas pusat sudah tidak sabar lagi akan kedatangan Mozark. Namun sesuai dengan janjinya dia akan menjelaskan mengenai apa yang terjadi pada wilayah selatan pada pukul 3 tepat.
__ADS_1
"Woah, semoga janjinya sesuai dengan apa yang telah beliau ucapkan pada tadi pagi." ucap salah seorang wartawan yang telah menunggu 2 jam sebelum waktu di tentukan.
"Ya, aku juga berpikiran yang sama, apalagi aku sudah menunggu 3 jam sebelum acara nya dimulai." tanggap orang di sebelahnya yang menunggu lebih lama darinya.
Beberapa orang saling berbicara mengenai hal tersebut, bahkan ada yang rela makan siang di halaman demi memburu sebuah berita yang sangat besar, terlebih lagi berita tersebut disebar pada seluruh wilayah di negara itu, serta rencana selanjutnya akan diadakan pertemuan dengan perwakilan negara se-Asia.
Tidak lama setelah itu,Mozark akhirnya berjalan keluar dari dalam markas pusat, dan di dampingi oleh seluruh pasukan elit. Kedatangannya dalam waktu yang tepat membuat semua orang sangat senang, dan mereka tidak segan untuk memulai siaran langsungnya, serta memotret kehadiran Mozark dari awal langkahnya sampai menuju panggung tersebut.
Setelah sampai pada tempatnya, Mozark mengangkat salah satu tangannya, yang menandakan untuk menghentikan pemotretan, dan secara resmi memulai acara yang disiarkan pada media sosial secara menyeluruh.
Hal tersebut sudah ditunggu-tunggu oleh semua masyarakat di negaranya, dan kini tinggal mendengarkan penjelasan secara langsung dari Mozark, yang sudah melihat dengan jelas di waktu kejadian pada wilayah selatan.
Sebelum membahas topik utamanya, Mozark menjelaskan alasan mengenai dikumpulkan nya di halaman markas pusat, guna untuk menghirup udara segar serta merasakan angin sore yang sejuk.
Tidak lama setelah itu, Mozark mulai berbicara dengan serius, dan tak segan dia memperlihatkan situasi yang di alami oleh wilayah selatan pada saat setelah kejadian tersebut. Dengan teknologi canggih, hasil dari para peneliti markas pusat, Mozark menaruh sebuah kotak seukuran kepalan tangan orang dewasa di depannya, lalu menekan tombol yang terdapat pada kotak tersebut.
"Cring"
Semua yang menyaksikan hal tersebut sangat terkejut, baik itu secara langsung ataupun tidak langsung. Ternyata kotak tersebut terlihat seperti layar lebar dan terlihat sangat jelas meski terkena cahaya matahari pada sore hari.
Tanpa membuang banyak waktu, Mozark langsung menekan tombol dari sebuah remote kontrol yang berada di tangannya, dan memperlihatkan secara langsung mengenai kondisi wilayah selatan pada saat ini juga.
Semua orang yang berada di sana, merasakan kengerian atas apa yang diperlihatkan oleh Mozark mengenai kondisi terkini wilayah selatan. Sesuai dengan fakta, kalau 3/4 wilayah tersebut mengalami rusak parah dan 1/2 nya rata dengan tanah.
"Seperti yang dilihat, inilah kondisi wilayah selatan yang direkam secara langsung dari atas langit." ucap Mozark.
__ADS_1
Beberapa pendapat di ucapkan oleh semua orang yang menyaksikan hal tersebut baik secara langsung ataupun hanya melihat dari sarana informasi. Seketika pertanyaan demi pertanyaan langsung di ajukan oleh para wartawan yang berada di halaman tersebut, akan tetapi Mozark tidak mendengar dengan jelas mengenai apa yang mereka ucapkan dikarenakan saling berebutan.
Demi menjaga keamanan dan ketertiban, Mozark meminta pada semuanya untuk tetap tenang, lalu akan menunjuk beberapa orang untuk angkat bicara. Mendengar hal itu semua wartawan langsung terdiam, dan menunggu siapa yang akan terlebih dulu diberi kesempatan pertama.
"Baiklah, silahkan kamu bertanya!" ucap Mozark sambil menunjuk salah satu dari para wartawan.
"Ahh, baik. Terimakasih telah diberi kesempatan untuk menjadi orang pertama yang bertanya pada anda." jawab orang tersebut. Sejenak, dia menghela nafasnya dan berpikir dengan tenang untuk mengajukan pertanyaan kepadanya. "Bisakah anda menjelaskan, kenapa hal itu bisa terjadi? Bukankah sebelum nya wilayah tersebut baik-baik saja, meskipun di hari itu ada perintah dalam penangkapan seseorang." lanjutnya dengan bertanya.
Sebaik mungkin, Mozark memberikan tanggapan mengenai pertanyaan yang diajukan olehnya, dan dia mengetahui siapa yang dimaksud. Singkat cerita, dia menjelaskan disaat perintah tersebut dijalankan, memang ada pertempuran akan tetapi kerusakan pada wilayah tersebut tidak sampai pada 5%.
Orang pertama yang diberikan kesempatan bertanya hendak membuat pertanyaan pada Mozark, akan tetapi dia dengan sengaja memberhentikan pembicaraan nya untuk memberikan kesempatan bertanya pada orang lainnya.
Orang itu pun langsung mengerti dan mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikannya, lalu Mozark melanjutkan kembali dan memilih salah satu dari mereka untuk mengajukan pertanyaan lainnya.
Tak lama setelah ditunjuk, orang kedua dari para wartawan tersebut langsung berdiri dan tidak lupa mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan olehnya. Menyambung pada topik pertama, orang kedua itu menanyakan langsung pada inti dari permasalahan.
"Apakah orang yang bernama Tatsuya itu ada hubungannya dengan kerusakan yang terjadi pada wilayah selatan?" tanya orang kedua itu dengan tegas.
Sejenak Mozark terdiam, ketika mendengar pertanyaan seperti itu dan dengan sengaja menghela nafas panjang supaya pikirannya tetap tenang. Namun disisi lain dari pihak Tatsuya, perasaan mereka cukup tegang karena jawaban tersebut adalah penentu dari segalanya.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Maaf untuk update masih belum bisa ditentukan.🙏)...
__ADS_1
...Terimakasih....