
...Maaf teman-teman, pada hari sebelumnya tidak update karena ada acara bersama dengan orang spesial 😇🙏...
..."Selamat Membaca"...
Kedatangan semua raja dan ratu roh dalam satu tempat, membuat sebagian orang putus asa setelah mendengar perkataan dari salah satu ketua guild. Namun Khalifa dengan sengaja memukulnya supaya tersadar kalau perkataan tersebut hanya membuat semua orang goyah dan tidak pantas dikatakan oleh seorang ketua.
Akan tetapi, pertarungan di arah barat laut tidak berkelanjutan karena Khalifa telah menyebutkan nama Cecilia, yang dimana orang itu adalah teman dekat dari Tatsuya. Alhasil, Tatsuya menyuruh Giro untuk membawa Khalifa ke hadapannya, sekaligus ingin mendengar beberapa informasi dari mulutnya, meski dari awal dia mengetahui kalau tujuannya itu adalah negosiasi.
"Aku tidak menyangka, mereka akan kembali secepatnya." ucap Tatsuya sambil merasakan kehadiran semua roh yang menghampirinya di halaman gedung.
Tidak lama setelah itu, semua roh telah kembali ke hadapan Tatsuya dengan wujud bayangan. Lalu dengan serentak, mereka mengubah wujudnya ke semula.
"Uggghhh... A-aku tidak ingin lagi di ajak dengan cara seperti ini... Ugghhh..." ucap Khalifa sambil berlutut karena tidak kuat menahan rasa takut yang mendalam di dalam kegelapan sebuah bayangan.
"Hormat kami pada tuan penguasa kegelapan!" ucap semua roh secara serentak, sambil berlutut di hadapan Tatsuya.
"Jadi, ini adalah sosok dari orang yang bernama Tatsuya. Entah mengapa, dia terasa jauh lebih muda dariku." gumam Khalifa dalam hatinya, lalu dia mencoba untuk berdiri kembali.
Namun, ketika Khalifa hendak berdiri, secara sengaja Giro memukul pundaknya dengan cukup keras, lalu menempelkan tangannya di atas kepala Khalifa, sehingga dia tetap berada di permukaan tanah.
"Buukkk"
"Ugghhh... Apa yang kalian..." ucap Khalifa dengan tidak terima atas perlakuan Giro, namun dia tidak melanjutkan perkataannya karena melihat semua roh yang berada di dekatnya tunduk dan berlutut di pada Tatsuya. "Jadi ini adalah roh yang dimiliki oleh Tatsuya, dan mereka sangat berbeda dengan roh yang sudah aku temui sebelumnya." lanjut dalam hatinya.
"Lepaskan tanganmu darinya Giro, jangan memaksa dia untuk melakukan hal yang sama seperti kalian." pinta Tatsuya dengan tersenyum.
"Baik tuan." jawab Giro sambil melepaskan tangannya dari kepala Khalifa.
Setelah itu, Khalifa langsung berdiri di hadapan Tatsuya, lalu dia menatap wajahnya sambil memikirkan banyak hal tentangnya.
"Apakah ada sesuatu pada wajahku?" tanya Tatsuya dengan lembut.
"Ahh... Ti-tidak, tidak. Hanya saja aku bingung, kenapa kau tidak memaksaku untuk berprilaku seperti mereka, meski aku salah satu dari orang yang ingin menangkapmu?" tanya Khalifa.
"Apa kau ini bodoh atau pura-pura bodoh?" ucap Tatsuya sambil berjalan ke tempat duduk yang berada di halaman gedung. "Alasannya cukup sederhana, karena kita adalah sesama manusia." lanjutnya sambil berdiri di dekat tempat duduk.
Mendengar perkataan dari Tatsuya seperti itu, Khalifa menilai kalau Tatsuya bukanlah orang yang buruk dan tidak kenal ampun. Melainkan dia berpikir kalau Tatsuya merupakan orang yang bijak dan mampu bersikap tenang meski dirinya di tetapkan sebagai buronan negara.
"Ahhh... Kenapa aku malah berpikir kesana, bukankah tujuanku tujuanku adalah negosiasi dengannya." gumam Khalifa dalam hatinya, sambil berpikir kembali pada tujuannya. "Lalu apa alasannya kamu melakukan tindakan yang melanggar aturan dari negara ini?" lanjutnya dengan bertanya.
"Hmm... Sebaiknya kita bicara sambil duduk saja disini, namun sebelum itu aku harus memberikan perintah pada semua rohku, karena tamu utama akan segera tiba." jawab Tatsuya, lalu dia memberi perintah selanjutnya pada semua roh miliknya dan dibagi menjadi 2 kelompok.
__ADS_1
Kelompok pertama yang terdiri dari, Zyrex, Nolly, Viola, dan Giro, mereka bergerak ke arah barat untuk menghadapi guild Black Water. Sedangkan bagi kelompok kedua yang terdiri dari Sylfi, Lilia dan Rein, mereka disuruh bergerak ke arah Timur untuk menghadapi guild White Scorpion. Akan tetapi, Tatsuya berpikir kembali mengenai jumlah kelompok yang kedua karena merasa tidak seimbang dengan kelompok pertama.
"Sepertinya, sudah saatnya aku memanggil satu roh lagi." gumam Tatsuya dengan nada kecil.
"Tu-tunguu... Apa maksud dari perkataanmu barusan?" tanya Khalifa setelah mendengar sedikit perkataan mengenai pemanggilan roh.
"Iya, tentu saja aku akan memanggil roh lainnya, karena kuncinya sudah terbuka." jawab Tatsuya sambil menatap Khalifa.
"Bukankah seorang pengguna gelang yang sama dibatasi dalam pemanggilan roh?" tanya Khalifa dengan tidak percaya.
"Itu berlaku kepada kalian, tapi tidak berlaku kepadaku. Jadi akan aku perlihatkan sedikit pertunjukan kepadamu." jawab Tatsuya sambil mengucapkan kata kunci dalam pemanggilan roh.
Catatan : pada saat ini Tatsuya sudah berada di level 82, sehingga dia dapat memanggil raja ataupun ratu roh yang ke 8. Mungkin para pembaca bisa melihat episode sebelumnya mengenai rincian status miliknya.
"Spirit Of Stone"
Setelah Tatsuya mengucapkan kata kunci pemanggilan roh, sebuah lingkaran sihir mulai terbentuk di atas permukaan tanah. Dari dalam lingkaran sihir tersebut, keluarlah sosok dengan kekuatan yang begitu menakjubkan dan sangat berbeda dari raja ataupun ratu roh lainnya.
"Arrrkkk... Sudah lama aku tidak menghirup udara segar." ucap sosok tersebut sambil menoleh ke kiri dan ke kanan.
"Astaga... Baru kali ini aku melihat pemanggilan roh yang sangat luar biasa, bahkan aku sempat merinding ketika dia hendak keluar dari lingkaran sihir." ucap Khalifa dengan rasa takut yang menyelimuti seluruh tubuhnya, setelah merasakan kekuatan dari roh yang baru saja dipanggil oleh Tatsuya.
"Jadi, siapa yang telah memanggilku kesini?" tanya sosok tersebut sambil mengeluarkan aura membunuh yang cukup besar.
"Swooosshhh"
"Apakah ini sebuah lelucon yang sengaja dibuat olehmu?" tanya Tatsuya sambil berjalan mendekatinya.
"Aura dari manusia ini hampir mirip dengan penguasa kegelapan sebelumnya. Apakah manusia ini adalah penerus darinya?" gumam sosok tersebut sambil menatap raut wajah Tatsuya. "Jadi, kau manusia yang dipilih olehnya?" lanjutnya dengan bertanya secara langsung.
"Dilihat dari ukuran kekuatanmu, kau sangat berbeda dengan yang lainnya." ucap Tatsuya tanpa menjawab pertanyaan dari roh tersebut, lalu dia berhenti tepat di hadapannya.
"Maksudmu mereka?!" ucap sosok tersebut sambil menunjuk beberapa roh yang tidak jauh darinya.
"Iya, siapa lagi kalau bukan mereka." jawab Tatsuya dengan senyum tipis.
"Jangan bercanda!" teriak sosok tersebut sambil mengeluarkan seluruh kekuatannya di hadapan Tatsuya.
"Swooosshhh"
Hempasan angin yang cukup dasyat disertai dengan aura membunuh, secara langsung menerjang tubuh Tatsuya beserta semua yang berada di halaman gedung. Namun Tatsuya tidak sedikitpun bergerak dari tempatnya, karena dia sudah menduga akan terjadi pemberontakan oleh roh yang baru saja di panggil olehnya.
__ADS_1
Hal ini juga terasa oleh semua bawahan Tatsuya yang berada di luar gedung, dan mereka semua mengaktifkan alat komunikasi jarak jauh secara bersamaan.
"Tuan apa yang sedang terjadi? Apakah anda di serang?" tanya Alex dengan mengkhawatirkannya.
"Tatsuya, apa kau masih hidup? Barusan aku merasa aura dengan hasrat membunuh yang cukup besar." tanya Rena.
Dalam satu waktu dan secara bersamaan, semua orang bertanya mengenai keadaan Tatsuya.
"Hah, kalian tidak perlu mengkhawatirkanku karena aku baik-baik saja. Lagian aku hanya melakukan pemanggilan roh selanjutnya, dan dia membutuhkan sedikit pembelajaran dariku mengenai tatakrama yang baik." jawab Tatsuya.
"Jadi, kau melakukan hal yang bodoh lagi?" tanya Rena dengan kesal.
"Bukan aku, tapi roh yang baru saja aku panggil adalah pelakunya. Hah... Daripada memikirkan hal ini, bagaimana kondisi disana? Apakah kalian baik-baik saja?" jawab Tatsuya, lalu bertanya balik mengenai kondisi di belakang gedung.
"Kau pikir kondisi disini seperti apa yang dipikirkan olehmu, kami disini berusaha sekuat mungkin untuk memperlambat pergerakan mereka menggunakan serangan jarak jauh, akan tetapi mereka semua terus bergerak maju." Jawab Rena sambil terus menembak semua orang yang mendekat.
"Jadi, apakah mereka menghindari semua serangan kalian?" tanya Tatsuya dengan penasaran.
"Tidak, mereka menerima setiap serangan dan pertahanan mereka cukup kuat. Bahkan peluru milikku yang dilapisi mana, tidak dapat menembus pertahanan mereka." jawab Rena.
"Seperti yang kuduga, lawan kalian itu adalah tanker terkuat di negara ini. Aku tidak mengira kalau pertahanan dari anggota bakalan sekuat itu." ucap Tatsuya dengan senyum tipis.
"Apakah kau memuji mereka, hah?" tanya Rena dengan kesal.
"Bisa dibilang seperti itu. Bertahanlah sebentar lagi, lakukan berbagai cara supaya pergerakan mereka melambat. Dalam beberapa menit lagi, orang tua gila akan segera menyusul kesana." jawab Tatsuya dengan meminta Rena beserta yang lainnya untuk tetap bertahan.
"Bila bala bantuan datang terlambat, aku sama sekali tidak akan berbicara lagi padamu!" pinta Rena dengan sedikit mengancam Tatsuya, lalu dia mematikan alat komunikasi miliknya.
"Sungguh wanita yang menarik, namun sangat disayangkan kalau aku sudah ada yang punya." gumam Tatsuya dengan senyum tipis. "Sepertinya aku membuatmu menunggu lama, jadi, apakah kau tidak akan langsung tunduk padaku?" lanjutnya dengan bertanya pada sosok tersebut.
"Tentu saja, aku belum mengakui dirimu sebagai penerus tuan Gildash, karena kekuatanmu belum sepenuhnya terbuka. Namun karena kau sudah memanggilku ke tempat ini, aku akan memberikanmu pengecualian." ucap sosok tersebut dengan memberikan sebuah kesempatan pada Tatsuya.
"Hah, aku tidak mempunyai banyak waktu, jadi langsung saja ke intinya." pinta Tatsuya.
"Dasar bocah sombong!" jawab sosok tersebut dengan kesal.
"Sudah jangan terlalu banyak bicara, aku sudah mengerti niatmu dari awal. Kau ingin aku menunjukkan seberapa layaknya diriku menjadi penguasa kegelapan selanjutnya. Maka dengan senang hati akan aku tunjukan kepadamu." ucap Tatsuya dengan sorotan mata yang tajam.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
__ADS_1
...(Untuk update episode terbaru, semaksimal mungkin akan up 1 atau 2 hari pada pukul 22.30 WIB. Bisa dibilang untuk update tidak lebih dari 2 hari)...
...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....