Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies

Lahirnya Penguasa Kegelapan Season 2 : The Union Of World Academies
#95 Tangan Dan Kaki Buatan


__ADS_3

...*Selamat Membaca*...


Kini semua orang yang menyaksikan siaran langsung itu, mendukung penuh dengan tindakan yang ingin dilakukan olehnya. Meskipun kebanyakan dari orang-orang tak bisa bertarung di sampingnya, namun mereka masih bisa berdoa yang terbaik untuknya.


Tatsuya yang telah diberikan hak khusus, dia memberikan perintah pertama pada orang-orang yang memiliki gelang khusus, untuk segera membawa orang-orang yang cedera itu ke area markas pusat secepatnya. Apabila ada salah satu guild yang tidak melakukan perintahnya, dia tidak akan segan dalam memberikan sebuah hukuman pada guild tersebut.


Bersamaan dengan itu, dia menyebarkan seluruh roh miliknya ke berbagai daerah, supaya bisa mengawasi guild-guild yang bertindak. Melihat hal itu, hampir semua guild segera bergerak mengikuti perintahnya, dan ada sebagian lagi menunda hal itu dikarenakan memiliki urusan lain.


Tak lama setelah pembicaraan itu, Mozark mengakhiri pembicaraannya dengan Tatsuya, dan di mulai hari ini rencana yang dibuat oleh Tatsuya akan dijalankan. Dengan sigap semua para tentara ataupun pasukan elit akan membantu, dan pada tahap ini instruksi diserahkan kepada Shaman.


Dalam hal ini, Shaman beserta orang-orang ahli pembedahan dari markas pusat akan bekerja sama untuk menjalankan rencana mengenai penggantian anggota tubuh dari orang-orang yang ikut dalam pertarungan nya dulu, tentunya semua biaya akan ditanggung oleh negara dan diberikan cuma-cuma selama datang ke area markas pusat.


"Dalam waktu 3 hari kita akan membantu orang tua gila itu, jadi laporkan apapun bila ada kejadian tak terduga." pinta Tatsuya pada semua anggotanya dengan raut wajah serius. Tasya beserta yang lainnya hanya menganggukkan kepala mereka untuk menanggapinya perkataannya, lalu mereka pergi membantu dalam pekerjaan tersebut.


Satu persatu orang berdatangan ke area markas pusat untuk mendapatkan bantuan dalam mengganti anggota tubuhnya yang hilang. Dalam hal ini, Shaman beserta para ahli lainnya bekerja keras dalam menyusun sambungan tiap bagian-bagian robot pada otaknya. Hal ini sengaja dilakukan supaya tangan ataupun kaki yang terbuat dari robot bergerak atas apa yang dipikirkan oleh pikiran orang tersebut, sehingga praktis dalam menggerakkannya.


Beberapa orang yang sudah selesai dalam pembedahan itu, mereka segera mencoba anggota tubuh barunya itu dan bekerja dengan baik sesuai apa yang dipikirkan olehnya. Ucapan terimakasih terus-menerus dilontarkan pada Shaman beserta rekan kerjanya, karena dengan bantuannya mereka tidak jadi memundurkan diri dari pekerjaannya sebagai pembasmi portal.


6 jam sudah berlalu, dan mereka sudah menyelesaikan 50 orang yang kehilangan bagian anggota tubuhnya. Sejenak semua orang yang bekerja di area markas pusat, beristirahat sambil menyantap makanan ataupun minuman yang disediakan oleh Antonio beserta para pekerjanya.


Tak hanya orang-orang dari organisasi Slayer Of God ataupun markas pusat yang menikmati hidangan tersebut, semua orang yang berada di area itu diajak oleh Tatsuya untuk ikut makan, terlebih lagi stoknya cukup banyak. Dalam momen ini, begitu banyak tanggapan positif dari semua orang yang masih menyaksikan siaran langsung itu, serta mereka sangat bangga terhadap Tatsuya yang sudah menyatukan hati dan pikiran semua orang.


"Baru sehari dalam menjalankan rencana ini, dampak positifnya begitu besar terutama di mata orang-orang biasa." ucap Mozark sambil berjalan mendekati Tatsuya yang sedang duduk untuk menjauhi sedikit keramaian.


"Anda terlalu berlebihan, dan terlalu awal untuk mendapatkan pujian." tanggap Tatsuya sambil menoleh ke arahnya.


"Hah, senang rasanya melihat semua orang seperti ini, meski hal ini cuma sementara." ucap Mozark sambil duduk di dekatnya.


"Lalu, apakah anda sudah selesai dengan apa yang kuminta?" tanya Tatsuya mengenai Albert.

__ADS_1


"Mengenai hal itu membutuhkan waktu lebih, karena pergerakan pengintai yang ku kirimkan agak terhambat oleh ketatnya penjagaan di sekitarnya." jawab Mozark dengan sedikit menyesal karena tidak cepat mendapatkan informasinya.


"Baiklah, kuharap 1 bulan sebelum keberangkatan anda telah menyelesaikan apa yang aku minta." tanggap Tatsuya dengan memberikan waktu selama 2 bulan untuk mencari informasi tersebut.


"Hah, aku mencarimu kemana-mana, ternyata ada disini!" ucap Tasya dengan raut wajah cemberut. "Ahh, maaf atas ketidaksopananku barusan pak!" lanjutnya dengan menundukkan kepalanya, karena baru menyadari kalau orang yang di dekatnya itu adalah petinggi akademi.


"Tidak apa-apa." tanggap Mozark sambil berdiri dari tempat duduknya. "Kalau begitu, aku pergi dulu, dan nikmatilah waktu kalian berdua." lanjutnya sambil berjalan menjauh.


"Hah, apa yang kalian berdua bicarakan tadi?" tanya Tasya sambil duduk di sebelah Tatsuya.


"Aku hanya meminta padanya untuk mencari informasi mengenai Albert beserta keluarganya, karena aku menduga kalau mereka ada hubungannya dengan organisasi Black Dragon." jawab Tatsuya sambil menoleh kepadanya.


"Ya, aku juga berpikir seperti itu, terlebih lagi dengan apa yang sudah terjadi di halaman ibukota. Mereka memiliki beberapa jobs, termasuk para bawahannya yang paling dipercaya oleh keluarga mereka." tanggap Tasya dengan ikut berpikir dalam hal tersebut. Melihat Tasya seperti itu, tangan kanannya mendekati wajahnya itu dan dengan sengaja Tatsuya menjentikkan jarinya.


"Ctak"


"Aw, apa yang kamu lakukan Tatsuya?" tanya Tasya sambil memegang dahinya.


"Padahal tak perlu sampai segitunya!" tanggap Tasya dengan sedikit kesal, lalu dia memegang tangan Tatsuya. "Lain kali aku akan benar-benar marah, bila kamu melakukan itu lagi." lanjutnya dengan sedikit mengancam Tatsuya.


"Tergantung dengan apa yang kamu lakukan nanti." ucap Tatsuya dengan sedikit tertawa. Mendengar perkataan seperti itu, rasa kesal Tasya semakin kuat. Akan tetapi suasana hatinya kembali tenang, setelah melihat ekspresi Tatsuya jauh lebih baik.


Waktu istirahat pun sudah selesai, dan mereka semua kembali melanjutkan pekerjaannya sampai waktu yang ditentukan. Sampai tengah malam tiba mereka menghentikan pekerjaannya, dan melanjutkannya besok pagi karena masih banyak yang belum menerima bantuan.


Keesokan harinya...


Aktivitas itu semakin ramai dan stok batu dari dalam tubuh monster mulai menipis, terlebih lagi batu yang digunakan hanya level rendah. Dengan spontan, Tatsuya memberikan perintah pada Alex untuk mencari portal di area terdekat menggunakan alat deteksi di dalam markas pusat, dan segera mungkin memberitahu bila portal yang dimaksudnya itu telah ditemukan. Dengan cepat Alex menjalankan perintah tersebut, dan dia juga meminta kerjasamanya pada orang-orang markas pusat yang bertugas dalam hal itu.


Bersamaan dengan hal itu, Tatsuya juga membuat beberapa kelompok yang akan ditugaskan dalam mencari batu tersebut, tentunya tanpa membasmi inti kristal yang menjadi sumber keberadaan para monster. Baru ada 8 kelompok yang dibuat oleh Tatsuya, dan hal ini masihlah kurang bila ingin mendapatkan batu dari dalam tubuh monster dengan jumlah yang banyak.

__ADS_1


"Hah, apakah aku juga harus turun tangan?" gumam Tatsuya dengan berpikir demikian.


Melihat raut wajah Tatsuya seperti ada sebuah masalah, orang-orang yang selesai dibantu olehnya mengajukan diri mereka untuk membantu, sekalian mencoba bagian tubuh buatan dari robot. Dalam hal itu Tatsuya menjelaskan mengenai situasinya, dan mereka semua memahami hal tersebut lalu mencoba menghubungi rekan lain yang sama-sama di bantu olehnya.


Dalam waktu kurang lebih dari 30 menit, 200 orang berkumpul di hadapan Tatsuya dan mereka menunggu perintah yang akan diberikan olehnya.


"Kalian semua seharusnya istirahat sejenak dalam beberapa hari." ucap Tatsuya dengan merasa tidak enak pada orang-orang tersebut.


"Setidaknya kami bisa membalas kebaikan yang telah diberikan oleh anda, terlebih lagi yang akan kita lakukan untuk kepentingan bersama. Jadi tolong berikan perintah pada kami semua!" ucap salah satu perwakilan dari orang-orang tersebut dengan wajah serius begitu pula dengan yang lainnya. Melihat tekad mereka yang sudah bulat, dengan senang hati Tatsuya menerima mereka sebagai bala bantuan.


Kemudian Tatsuya kembali membuat kelompok, dan kali ini dengan jumlah yang cukup besar serta bila berjalan lancar, kebutuhan batu dari dalam tubuh monster bisa terpenuhi dengan cepat. Bersamaan dengan itu Alex telah selesai mendeteksi portal yang diminta oleh Tatsuya, lalu dia pun segera memberikan perintah pada semua kelompok yang sudah dibuatnya.


"Apa tidak apa-apa mereka melakukan hal ini Tatsuya?" tanya Tasya yang tidak dimasukkan ke dalam kelompok pemburu.


"Jangan khawatir, sebelumnya aku sudah mengirim beberapa pasukan ku untuk memperhatikan mereka di dalam portal, dan bergerak apabila terjadi sesuatu." jawab Tatsuya dengan memperkirakan segalanya demi keselamatan orang-orang tersebut.


"Bukankah kita memiliki 1000 robot untuk membantu dalam pemburuan tersebut?" tanya Tasya dengan mengingatkan Tatsuya mengenai robot yang siap tempur.


"Memang benar, tapi bila aku menggunakan semua robot itu, level mereka tidak akan bertambah. Terlebih lagi portal yang dimasuki hanya kelas E dan D, jadi aku yakin mereka semua bisa mengatasinya dengan mudah." jawab Tatsuya dengan menjelaskan tujuannya.


"Hah, kamu benar-benar bekerja sangat keras. Istirahatlah sejenak dalam beberapa menit bila merasa capek, dan biarkan aku yang menangani hal ini." pinta Tasya kepadanya sambil memberikan sebuah minuman dingin, lalu kembali bekerja.


"Hah... Dasar." ucap Tatsuya sambil duduk sejenak dan meminum minuman dingin pemberian Tasya.


...Bersambung......


...{Pemberitahuan Update}...


...(21.00 WIB)...

__ADS_1


...Terimakasih....


__ADS_2