
...*Selamat Membaca*...
Unit robot yang dibuat oleh Shaman, cukup mengesankan bagi Tatsuya terlebih lagi dalam segi ketahanannya dapat menangkis serangan di level 60. Selanjutnya dia pergi ke markas pusat dengan cara seperti sebelumnya yang dalam sekejap sudah berada di tempat tersebut.
Sesampainya di sana, kedatangan Tatsuya membuat para penjaga di depan gerbang sangat terkejut dan hampir saja mengarahkan senjata kepadanya. Dalam hal ini dia meminta maaf atas tindakannya itu, karena tak ingin membuang banyak waktu.
Kemudian Tatsuya dipersilahkan untuk masuk, dan dia dituntun oleh salah seorang penjaga menuju tempat dimana Alex berada. Di dalam ruangan, Kazim beserta Alex sudah menunggu kedatangannya dan menyambut dirinya dengan hangat.
"Senang bisa melihatmu kembali Tatsuya." sapa Kazim dengan tersenyum sambil memukul pundaknya beberapa kali.
"Plak... Plak... Plak..."
"Bisa hentikan tindakanmu ini kakek, tubuhku jadi merasa sakit ketika di pukuli olehmu!" pinta Tatsuya dengan sedikit kesal.
"Hahaha, mana mungkin kamu merasa sakit ketika dipukul oleh orang lemah seperti ku!" tanggap Kazim sambil tertawa, lalu dia berhenti melakukan hal tersebut. "Yahh, melihat kamu datang secepat ini, aku mengerti kalau kamu tidak ingin membuang banyak waktu. Kalau begitu segera laporkan hasil kerja kerasmu kepadanya." lanjutnya sambil menoleh pada Alex.
Tanpa berbasa-basi, Alex menjelaskan hasil pembuatan alat pengintai yang di inginkan oleh Tatsuya dengan bantuan orang lainnya yang berada di markas pusat. Dalam hal ini, mereka berhasil menciptakan sebuah drone yang dapat terbang tinggi serta memiliki ketahanan dalam kondisi apapun di dalam portal. Untuk mengendalikannya, dia juga membuat sebuah remot kontrol dan ini terlihat seperti stik game pada umumnya, serta dengan sesuka hati ingin di arahkan kemana saja dengan jarak beberapa km ke depan.
Selain itu juga, mereka menciptakan sebuah alat untuk menampilkan apa yang dilihat oleh drone tersebut dengan layar transparan, dan itu berbentuk seperti pulpen yang bisa di pegang ataupun di tancapkan di tempat mana pun agar bisa dilihat oleh semua orang.
"Pada umumnya, bila drone ini hancur kita tidak bisa melihat apa-apa lagi, namun dengan adanya alat ini kita bisa menyimpan gambaran mengenai lokasi itu." ucap Alex sambil mengakhiri penjelasannya.
"Lalu, sudah berapa banyak yang dibuat dalam waktu sebulan ini?" tanya Tatsuya.
"Kami baru bisa membuat 10 unit, dan saat inipun pengerjaannya masih dilakukan untuk menambahkan jumlah drone nya tuan muda." jawab Alex.
"Itu sudah cukup dengan drone pengintai, dan bisakah paman memodifikasi lagi dalam pembuatan drone kedepannya?!" ucap Tatsuya dengan menanyakan kesanggupan mereka.
"Kalau boleh saya tau, modifikasi seperti apa yang di inginkan oleh tuan muda?" tanya kembali Alex.
"Tolong tambahkan persenjataan pada drone itu, dan menurutku sebuah bom dengan daya ledak tinggi terlihat baik." jawab Tatsuya dengan memberitahu keinginannya.
"Sebuah drone yang bisa mengintai lokasi monster, serta memiliki bom yang dapat dijatuhkan ke arah mereka, itu kombinasi yang sangat bagus Tatsuya." tanggap Kazim dengan senang kalau dirinya telah memikirkan persenjataan baru, dan juga bisa untuk memperkuat pertahanan negara.
__ADS_1
"Tentu saja kakek, dilihat dari para monster, mereka sering menyerang secara berkelompok, dan dengan adanya sebuah serangan kejutan kita bisa dengan mudah mengatasi monster menjijikkan itu." ucap Tatsuya, lalu menjelaskan secara detail akan keinginannya tersebut.
Dengan mengaitkan kejadian sebelumnya, para monster yang keluar dari dalam portal lebih membahayakan daripada yang berada di dalam portal. Mereka bisa dengan mudah membantai orang-orang biasa yang tak memiliki kekuatan untuk melawannya, jadi salah satu mengatasinya ialah memisahkan mereka dalam satu kelompok lalu membunuhnya satu persatu.
Dengan adanya drone seperti itu, para tentara bisa memiliki kesempatan untuk membunuh mereka, tentunya dengan persenjataan terbaru yang nantinya akan dibuat meski membutuhkan waktu yang cukup lama.
"Hahaha... Cucuku memang luar biasa, bukan hanya memikirkan orang yang memiliki gelang khusus, tapi kamu juga memikirkan para tentara untuk mengatasi monster yang keluar dari dalam portal." tanggap Kazim dengan senang sambil memukuli pundaknya.
"Maka dari itu aku lakukan kegiatan ini secara bertahap, dan kedepannya sebagian orang yang memiliki gelang khusus akan melatih para tentara untuk masuk ke dalam portal dan membiarkan mereka bertarung dengan monster." tanggap Tatsuya dengan memikirkan rencana selanjutnya setelah urusan yang dimilikinya selesai.
"Yahh itu kedengarannya sangat bagus dan aku sangat menantikan hal itu. Oh ya, apakah kamu sering melihat berita setelah selesai dalam latihan keseharian mu Tatsuya?" tanya Kazim kepadanya.
"Kalau berita aku mengandalkan sebagian pasukan rohku di negara ini dan tak ada kabar darurat apapun." jawab Tatsuya dengan singkat.
"Memang negara ini sedang damai, tapi tidak dengan negara lainnya." tanggap Kazim dengan merasa sedih atas apa yang telah terjadi.
"Negara lain? Maksudnya apa kakek?" tanya Tatsuya yang tidak mengetahui apa-apa mengenai kabar dari negara lain.
Dalam hal ini Kazim meminta salah seorang dari markas pusat untuk menunjukkan sebuah rekaman ulang di layar transparan yang cukup besar. Dalam rekaman tersebut terlihat seorang reporter sedang melakukan siaran langsung di dekat portal, dan secara tiba-tiba para monster keluar lalu membunuh reporter tersebut.
Kejadian ini terjadi di beberapa negara di seluruh negara, dan banyak korban jiwa atas penyerangan yang dilakukan oleh monster tersebut. Dan anehnya hal ini terjadi secara bersamaan, dan beberapa sosok raksasa muncul di atas langit namun mereka hanya melihat saja tanpa berkeinginan untuk menyerang.
Ada beberapa diantara orang yang memiliki gelang khusus mencoba untuk menyerang sosok raksasa tersebut, akan tetapi mereka dengan mudahnya mengalahkan orang itu hanya dengan menjentikkan jarinya, dan seketika tubuhnya hancur tanpa sisa.
"Kughh... Ada berapa? Ada berapa sosok itu muncul?" tanya Tatsuya dengan ekspresi wajah marah setelah melihat hal tersebut.
"Kalau tidak salah ada 9 sosok raksasa yang muncul di masing-masing negara berbeda." jawab Kazim sambil menoleh ke arahnya, dan seketika terkejut akan hasrat membunuh yang secara tiba-tiba di tunjukkan oleh Tatsuya. "Tenanglah Tatsuya, kejadian ini terjadi beberapa hari yang lalu dan sekarang tidak ada hal buruk yang menimpa negara itu!" lanjutnya dengan membujuk Tatsuya untuk meredakan amarahnya.
"Ternyata kejadian itu lebih cepat dari dugaanku! Dengan kekuatan ku yang sekarang akan sangat sulit untuk menghadapi mereka semua, bahkan aku tak yakin bisa membunuh setengah dari mereka, terlebih lagi seperti apa wujudmu yang selalu disebut dewa dari pada monster." gumam Tatsuya dalam hatinya sambil mengepalkan kedua tangannya hingga berdarah. "Hah, maafkan aku yang telah bersikap seperti itu. Kemungkinan besar sosok itu termasuk jendral dari para monster dan belum ada informasi yang terkait dengan mereka." lanjutnya dengan berusaha untuk tetap tenang.
"Ya, dalam hal ini juga semua akademi di seluruh dunia mulai bekerja sama dan sebagian dari mereka sudah mengadakan pertemuan untuk mencari informasi lebih dalam mengenai kemunculan sosok tersebut." ucap Kazim dengan memberitahu sedikit informasi yang didapatkan olehnya.
"Negara kita tidak menerima undangan dalam pertemuan tersebut, dikarenakan kekuatan yang dimiliki negara ini dianggap rendah oleh negara-negara besar itu!" sambung Alex dengan cukup kesal.
__ADS_1
"Ya, itu adalah hal wajar karena memiliki orang-orang yang memakai gelang khusus lebih banyak dibandingkan negara kita. Namun sebenarnya jumlah itu tak masalah, asalkan level kita semua berada di atas mereka." tanggap Tatsuya dengan bertekad kalau dirinya akan lebih serius dalam menaikkan levelnya serta berusaha untuk berbicara dengan sosok raja iblis satan.
"Selain itu juga, kita akan memperkuat para tentara dengan persenjataan terbaru yang kini sedang dikembangkan oleh ilmuan terbaik negara." sambung Kazim.
"Baiklah, kita fokus dulu dengan apa yang akan kita lakukan saat ini." ucap Tatsuya sambil berjalan keluar dari ruangan tersebut.
"Apakah kamu akan kembali kesana Tatsuya?" tanya Kazim.
"Tentu saja kakek, karena secepatnya aku harus berada di tingkatan yang lebih tinggi dari mereka semua, dan juga tolong kabari aku bila ada informasi penting terkait hal ini." pinta Tatsuya sambil menoleh kepadanya, lalu dengan segera melakukan perpindahan tempat menuju portal selanjutnya tentunya dengan kelas yang lebih tinggi daripada sebelumnya.
"Baiklah Tatsuya, selamat... Hah baru saja aku mau melanjutkan bicara dia sudah menghilang begitu saja." ucap Kazim tanpa melanjutkan pembicaraan nya.
Sesampainya di dalam portal yang dituju oleh Tatsuya, dia mengeluarkan semua emosi yang ditahan tadi disaat melihat kabar mengenai situasi di negara-negara itu. Dalam pengelihatannya mengenai sosok tersebut, mereka terlihat senang ketika melihat pembantaian yang dilakukan oleh monster tersebut.
"Kugghhh... Bila saja, bila saja aku kuat mungkin bisa mencegah hal itu dan segera melenyapkan mereka dari alam semesta." ucap Tatsuya dengan sangat kesal terhadap kekuatan yang dimilikinya sangat jauh dibandingkan dengan sosok tersebut. "Dilihat dari exp milikku tak meningkat sedikitpun, dan seperti harus melakukan pemanggilan terlebih dulu karena melihat dari statusku dia adalah roh special." lanjutnya dengan bersiap melakukan pemanggilan.
"Bangkitlah!" pinta Tatsuya pada sosok tersebut.
Sebuah lingkaran sihir yang cukup besar mulai terbentuk di hadapan Tatsuya, dan percikan halilintar berwarna hitam bermunculan di sekitar lingkaran tersebut.. Dalam sekejap, suasana di dalam portal dipenuhi dengan awan hitam serta mengeluarkan suara gemuruh lalu hujan pun turun, namun dengan warna hitam sehingga area tersebut berubah warna menjadi gelap.
Semua monster yang menghuni portal tersebut merasakan kehadiran dari sosok yang membahayakan, dan tak ada satupun dari mereka yang berani mendekati Tatsuya. Seketika sebuah sosok raksasa keluar dari lingkaran sihir tersebut, dan tiada lain adalah seekor naga raksasa dengan seluruh kekuatannya berasal dari energi kegelapan.
"Goooaaarrr"
Raungan tersebut terdengar ke seluruh wilayah yang berada di dalam portal dan membuat semua monster yang mendengarnya merinding ketakutan.
"Jadi, inilah wujud roh yang sangat spesial itu!" ucap Tatsuya dengan tersenyum dan saling menatap satu sama lainnya.
...Untuk seasons 2 telah selesai...
...Terimakasih atas dukungannya...
...🙏...
__ADS_1