
...Selamat malam teman-teman semua, bagaimana kabar kalian? semoga dimanapun kalian berada di berikan kesehatan serta dilindungi oleh sang Maha Kuasa. amiin...
...Mohon maaf untuk updatenya tidak teratur, soalnya saya harus menunggu ayah saya di RS 🙏 dan pikiran tidak fokus dalam menulis. 🥲...
..."Selamat Membaca"...
Dengan senang hati, Tatsuya menerima tantangan dari roh yang baru saja dipanggil olehnya, untuk membuktikan kalau dia layak menjadi penerus dari penguasa kegelapan sebelumnya. Setelah itu, Tatsuya berjalan mendekati roh yang berada di hadapannya, lalu dia menyentuh dahi roh tersebut dan mengalirkan semua energi menggunakan jari telunjuknya.
"Apa kau ingin membuktikan kelayakanmu dengan cara seperti ini?" tanya roh tersebut sambil meremehkan Tatsuya.
"Ya, inilah caraku sendiri supaya tidak menimbulkan kekacauan di tempat ini." jawab Tatsuya dengan mengalirkan seluruh energinya pada roh tersebut.
"Aku kira akan beradu kekuatan, namun bila caranya seperti ini kau tidak mungkin layak untuk menjadi.... Argghhh" ucap roh tersebut namun perkataannya tidak dilanjutkan, karena seluruh kekuatan yang dimiliki Tatsuya terus mengalir ke dalam tubuhnya.
(Alam Kesadaran Tatsuya)
Seketika kesadaran dari roh tersebut dipaksa untuk masuk ke dalam alam kesadaran milik Tatsuya, yang dimana sekelilingnya hanya terdapat hamparan luas dengan warna putih.
"Apakah aku sedang berada di alam kesadaran miliknya? Ini sungguh berbeda dengan tuanku dulu." gumam roh tersebut sambil berjalan lurus ke depan, dan tidak sengaja melihat satu tetesan air berwarna hitam.
Kemudian dia mendekati tetesan tersebut, lalu melihat ke atas untuk mengetahui dari mana asalnya air hitam itu muncul. Saking penasarannya dia mencoba untuk terbang menggunakan kekuatannya, namun hal itu sama sekali tidak bekerja di tempat tersebut.
"Semenjak datang ke alam kesadaran bocah sombong itu, kekuatanku disegel oleh kekuatan yang tidak aku ketahui. Namun aku menyimpulkan kalau kau sama sekali tidak layak menjadi penerus tuanku." gumam roh tersebut dengan membandingkan alam kesadaran milik Tatsuya dan milik Gildash.
Dengan rasa kecewa, roh tersebut berniat kembali ke alam kesadarannya sendiri. Akan tetapi tetesan hitam yang berada di dekatnya mulai menetes dengan sangat cepat, sampai akhirnya tetesan terakhir yang terjatuh membuat hamparan putih menjadi berwarna hitam sepenuhnya.
"Clakk"
Roh tersebut sangat terkejut dengan apa yang terjadi di alam kesadaran milik Tatsuya, dan dia sama sekali tidak bisa melihat apapun. Namun secara tiba-tiba dia merasakan sesuatu yang sangat mengerikan dan masih bersembunyi di dalam area yang belum terjangkau olehnya.
Sepintas, dia mendengar beberapa orang yang berbicara, tapi setiap puluhan detik topiknya berubah-ubah dan kebanyakan dia mendengar orang-orang itu menyakiti perasaan Tatsuya.
"Meskipun aku tidak bisa melihat apa yang terjadi dalam kehidupannya, namun aku mulai merasakan rasa kebencian yang begitu besar dalam hatinya." gumam roh tersebut dengan merasakan beberapa penderitaan yang di alami oleh Tatsuya.
Beberapa menit sudah berlalu di alam kesadaran milik Tatsuya, namun di tidak berarti di dalam kenyataan. Sampai akhirnya semua suara tersebut terdiam, lalu keluar suara geraman yang begitu mengerikan.
"Grrrrrrrr..."
Hanya dalam 3 detik mendengar suara geraman, roh yang berada di alam kesadaran Tatsuya sangat terkejut dan secara alami seluruh tubuhnya bergetar tanpa henti. Lalu dia melihat sekelilingnya, untuk mengetahui asal dari suara tersebut. Namun karena hamparan sepenuhnya berwarna hitam, dia tidak dapat melihat apapun.
__ADS_1
"Sebenarnya apa yang berada di dalam tubuhnya? Hanya mendengar geramannya aja membuat seluruh tubuhku ketakutan, apalagi bila melihat sosoknya mungkin aku..." gumam roh tersebut namun perkataannya tidak dilanjutkan, karena dia tidak sengaja melihat sepasang mata yang sangat besar sedang melihatnya dari atas.
"Kuggghhhh"
(Kembali Ke Dunia Nyata)
Setelah melihat sepasang mata di alam kesadaran Tatsuya, seketika roh tersebut langsung kembali ke dunia nyata dalam keadaan seluruh tubuhnya merinding ketakutan.
"Apa-apaan itu tadi? Hanya sebentar saja melihat kedua mata itu, seluruh jiwaku terasa akan musnah." gumam roh tersebut sambil mengingat kekuatan besar yang bersemayam di dalam tubuh Tatsuya.
"Apakah kau sudah puas?" tanya Tatsuya pada roh yang berada di hadapannya.
"Sebenarnya sosok apa yang berada di dalam tubuhmu itu? Kenapa kau tidak menceritakan sebelumnya, kalau kau memiliki kekuatan yang melebihi tuan Gildash?" tanya roh tersebut dengan sangat penasaran.
"Tidak ada hal yang perlu aku jelaskan kepadamu. Aku hanya ingin tahu, apakah aku sudah layak dimatamu?" tanya balik Tatsuya dengan mengerutkan dahinya.
"Ahh, tentu saja anda sangat layak menjadi penerusnya dan bisa disimpulkan kalau anda bisa melampaui kekuatan dari penguasa sebelumnya. Saya Ghon raja roh batu, yang merupakan salah satu pelayan Jendral penguasa kegelapan, sudah mengakui anda sebagai tuanku." jawab Ghon sambil berlutut dan menundukkan kepalanya pada Tatsuya.
Tatsuya sangat terkejut, setelah mendengar kalau Ghon adalah salah satu pelayan jendral penguasa kegelapan. Tanpa berbasa-basi lagi, dia menanyakan informasi mengenai para jendral penguasa kegelapan.
"Kau bilang, kau adalah salah satu pelayan dari jendral penguasa kegelapan?" tanya Tatsuya dengan sangat penasaran.
"Lalu siapa 2 roh lagi?" tanya Tatsuya.
"Valir spirit of fire, dan Zagan spirit of dragon tuan." jawab Ghon.
Sejenak Tatsuya berpikir setelah mendengar perkataan dari Ghon. Dia tidak menyangka kalau roh ke 8, 9 dan 10 memiliki namanya masing-masing, serta sangat berbeda dengan 7 roh lainnya yang meminta diberikan nama.
"Jadi, kenapa roh pertama sampai dengan roh ke 7 tidak memiliki nama yang tetap seperti kau pelayanan dari jendral penguasa kegelapan?" tanya Tatsuya.
"Meskipun mereka termasuk raja ataupun roh di wilayahnya, posisi mereka berbeda dengan kami bertiga sebagai pelayanan dari jendral penguasa kegelapan. Dengan kata lain, kami bertiga adalah roh yang terpilih baik itu dalam segi kekuatan, kecerdasan ataupun keterampilan." jawab Ghon dengan menceritakan sedikit informasi mengenai pelayanan dari jendral penguasa kegelapan.
"Kenapa Gildash tidak pernah memberitahu ku, mengenai jendral penguasa kegelapan." gumam Tatsuya dalam hatinya. "Lalu ada berapa banyak jendral yang melayani Gildash dan beritahu aku semua nama mereka?" lanjutnya dengan menanyakan informasi mengenai jendral penguasa kegelapan.
"Ada 10 jendral yang melayani penguasa kegelapan sebelumnya, namun mengenai nama-nama mereka saya belum bisa menceritakannya pada anda, sebelum kedua pelayan jendral lainnya berkumpul." jawab Ghon dengan sangat menyesal karena dia tidak bisa memenuhi keinginan Tatsuya.
"Jadi, setelah kalian bertiga berkumpul, kalian bisa membicarakannya secara detail padaku?" tanya Tatsuya.
"Tentu saja tuan." jawab Ghon dengan singkat.
__ADS_1
"Tapi, mengapa informasi mengenai mereka tidak ada dalam layar statusku? Padahal informasi mengenai roh lainnya tercantum dan dapat digunakan ketika tercapai level tertentu. Namun sepertinya aku harus mencapai level 100, supaya bisa menemukan informasi lebih lanjut mengenai 10 jendral yang melayani Gildash." gumam Tatsuya sambil melihat layar status miliknya.
"Ahh, maaf. Dari tadi aku mendengarkan percakapan kalian, mengapa aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang kalian bicarakan?!" sela Khalifa dengan sangat penasaran akan bahasa yang mereka gunakan.
"Bukankah dari tadi aku berbicara dengan bahasa yang sama? Meskipun aku berbicara bahasa asing, dengan sendirinya gelang yang kamu kenakan akan membuatmu mengerti?" ucap Tatsuya dengan memberikan penjelasan pada Khalifa.
"Ya, aku sudah mengetahui fungsi dari gelang ini. Namun ini pertama kalinya aku tidak mengerti dengan apa yang kalian bicarakan." ucap Khalifa dengan bersikeras kalau dirinya sama sekali tidak mengerti pembicaraan mereka berdua.
"Sebelumnya maafkan aku tuan, aku sengaja melakukannya supaya dia tidak bisa mengerti dengan pembicaraan ini, karena informasi seperti ini tidak boleh diketahui oleh siapapun kecuali anda sang penguasa kegelapan." sela Ghon dengan menjelaskan alasannya.
"Hah, kenapa aku tidak menyadarinya, kalau kau menggunakan sesuatu seperti penghalang untuk kita berdua. Tapi, kerja bagus karena kau telah melakukan suatu hal yang bagus." ucap Tatsuya sambil menghela nafasnya, namun dia sangat suka dengan tindakan yang dilakukan oleh Ghon.
"Terimakasih tuan atas pujiannya." jawab Ghon dengan sangat senang.
"Baiklah, sekarang kau segera pergi ke arah timur. Bantu Sylfi, Lilia dan Rein menghadapi sebuah guild yang membuatku cukup kerepotan, namun ingat jangan pernah membunuh mereka. Buat saja mereka kehilangan salah satu tangan ataupun kakinya." pintar Tatsuya pada Ghon.
"Baik tuan, dengan senang hati saya akan melaksanakan perintah dari anda." Jawab Ghon sambil merubah wujudnya ke dalam bentuk bayangan.
"Satu hal lagi, bagi orang yang memimpin penyerangan disana, buat dia tetap utuh, karena dia merupakan ayah dari sahabatku." ucap Tatsuya, sambil memberikan satu arahan penting untuk mengecualikan ayah Mikha supaya tidak kehilangan salah satu tangan ataupun kakinya.
"Baik tuan." jawab Ghon, lalu dia pergi ke arah yang dituju.
Beberapa detik setelah Ghon pergi menuju arah timur, secara tiba-tiba Shaman langsung menghubungi Tatsuya melalui alat komunikasi miliknya. Di dalam pembicaraannya, dia mengatakan kalau semua robot telah disiapkan dan bisa diperintah kapanpun.
Tanpa berpikir panjang Tatsuya memberikan perintah pada Shaman, untuk mengerahkan 500 unit robot dengan persenjataan berat ke belakang gedung, dan 500 unit robot lainnya disuruh pergi ke halaman gedung untuk menyambut tamu dari guild Red Viver yaitu Leonard bersama dengan bawahannya.
Dengan spontan Shaman menutup alat komunikasi miliknya, lalu menjalankan tugas yang diberikan oleh Tatsuya. Sesuai dengan keinginannya, 500 unit robot dengan persenjataan berat mulai bergerak menuju arah utara yakni belakang gedung, sedangkan 500 unit robot lainnya bergerak menuju Tatsuya berada.
"Drassh... Drasshh... Drasshh..."
"Oh, ternyata kalian datang cukup cepat juga." ucap Tatsuya sambil melihat 500 unit robot yang baru saja tiba, dan berbaris dihadapannya.
"Ja-jadi ini adalah pasukan robot yang perintah olehnya?!" Gumam Khalifa dalam hatinya, sambil menatap semua unit robot yang di lengkapi persenjataan lengkap.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Untuk update episode terbaru, semaksimal mungkin akan up pada pukul 22.00 dan untuk harinya masih belum bisa di tentukan. Jadi klik favorit supaya tidak ketinggalan updatenya. 😇) ...
__ADS_1
...Jika berkenan dan bersedia jangan lupa untuk dukung author dengan Like, Komen, Vote, Rate novel ini serta saran dan bantuannya agar lebih semangat untuk terus up episode terbaru. Pendapat anda sangat berharga bagi pemula seperti saya....