
...*Selamat Membaca*...
Informasi yang diberikan oleh Alan, sangat berguna bagi Tasya, karena semua alat elektronik yang berada di wilayah selatan tidak dapat digunakan. Oleh karena itu, Tasya berpikir untuk pergi menuju markas pusat, dan mendengar secara langsung keputusan yang akan diambil olehnya.
Namun sebelum hal itu dilakukan, Tasya meminta pendapat terlebih dulu kepada Alex, karena mengetahui kalau dirinya sudah lama berada dekat dengan Mozark. Dia menanyakan sebuah pendapat kepadanya mengenai penjelasan yang terjadi pada wilayah selatan.
Sejenak Alex berpikir untuk menemukan sebuah jawaban mengenai tindakan yang akan dilakukan oleh Mozark. Ada beberapa kemungkinan yang dipikirkan oleh Alex mengenai hal itu, tapi yang terburuk ialah memberitahukan semuanya mengenai Tatsuya, lalu menjadikannya sebagai musuh negara.
Pendapat tersebut, dipikirkan kembali oleh Tasya dan tak lama dia juga memberikan sebuah pendapat bila keinginan Mozark bermusuhan dengan Tatsuya. Melihat hal sebelumnya ketika Tatsuya terluka parah, sedikitpun dia tidak melakukan apa-apa terhadapnya. Bisa saja dia langsung membunuhnya, atau menyuruh bawahannya untuk memenjarakan Tatsuya serta hal lainnya dalam kendalinya.
Lebih dari beberapa menit mereka berdua terdiam, sambil memikirkan tindakan apa yang akan dilakukan oleh Mozark selanjutnya. Akan tetapi, Tasya lebih memilih untuk hadir di dalam markas pusat dan mendengarkan jawaban darinya, ketimbang harus menduga-duga yang akhirnya malah membuang waktu berharga.
Namun, keinginan Tasya untuk hal itu di cegah oleh Alex, dikarenakan dia juga berkeinginan untuk menghadiri wawancara di markas pusat. Alex juga memberikan saran kepadanya, supaya tetap berada di dekat Tatsuya untuk bergerak satu langkah di depan ketika hendak terjadi hal yang tidak di inginkan.
Selain itu juga, sebagai wakil pemimpin dari organisasi, tidak seharusnya Tasya berada di dalam kerumunan apalagi hal itu dapat membahayakan dirinya sendiri, maka dari itu Alex memintanya untuk bersikap tenang dan menyerahkan semua urusan tersebut kepadanya.
Mendengar perkataannya seperti itu, Tasya sangat keberatan terhadap apa yang ingin dilakukan olehnya, dikarenakan dia tidak ingin menjadi beban bagi Tatsuya dan juga yang lainnya. Akan tetapi, Alex tetap melakukan apa yang diinginkan olehnya, dan dia juga memberitahukan kalau pada saat ini Tatsuya membutuhkan kehadiran Tasya di sampingnya.
Oleh karena itu, Alex meminta pada Tasya untuk segera kembali pada kediaman Cecilia dan menyaksikannya secara langsung wawancara Mozark dengan alat komunikasi buatannya yang dibuat khusus dari pecahan batu kristal yang terdapat di dalam tubuh monster.
Alat komunikasi tersebut berbentuk seperti jam digital, yang mempunyai daya tahan lebih baik dibandingkan alat komunikasi sebelumnya yang dia buat. Untuk saat ini, Alex hanya bisa membuat 2 buah jam digital tersebut, karena dalam pembuatan nya itu cukup rumit, serta harus menjalani beberapa tahapan dan yang paling penting proses pencocokan antara batu kristal yang digunakan olehnya.
Terdapat sebuah kamera pada jam digital itu, dan sepintas fungsinya itu tidaklah berbeda dengan alat komunikasi lainnya, yakni merekam apa yang dilihat oleh jam tangan yang digunakan kameranya, lalu menyampaikannya pada jam tangan lainnya dengan menampilkan hologram di atas jam digital tersebut.
__ADS_1
Selain itu juga, jam tangan digital ini memiliki daya tahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan jam tangan lainnya, serta bisa berkomunikasi di dalam portal manapun tanpa batas jarak, dikarenakan batu kristal yang berada di dalam tubuh monster saling berhubungan satu sama lainnya, dan hal itu juga berlaku pada jam tangan digital tersebut.
Tasya sangat terkejut setelah mendengar penjelasan mengenai jam tangan tersebut dari Alex, karena ini pertama kalinya dia melihat kegunaan lain dari batu kristal yang didapatkan dari tubuh monster. Tasya sempat bertanya mengenai darimana datangnya atas pemikirannya itu dalam pembuatan alat komunikasi.
Dengan singkat, Alex mengatakan kalau dirinya sangat penasaran akan kegunaan dari batu kristal, dan tanpa sengaja dia menemukan salah satu alamat dalam web tersebut, tapi dengan keamanan yang sangat sulit. Karena sangat penasaran, dia mencoba untuk membobol keamanan tersebut menggunakan berbagai cara, sampai akhirnya dia dapat membuka dokumen penting itu.
Namun sangat disayangkan kalau dirinya hanya bisa mengkopi satu dokumen saja, karena system' keamanan nya itu kembali diperbaiki serta mencoba untuk melacak keberadaan Alex. Akan tetapi system' nya itu kalah cepat, karena akun yang digunakan nya itu langsung di nonaktifkan serta hanyalah akun samaran.
"Hanya itu saja yang dapat saya beritahukan pada anda, nona Tasya." jawab Alex dengan menyudahi penjelasannya.
Mendengar penjelasan darinya, sepintas Tasya memikirkan kalau negara-negara lain telah memanfaatkan batu dari monster tersebut semaksimal mungkin, akan tetapi dalam segi negatif hal itu juga dapat menimbulkan teror pada negara kecil, serta menimbulkan peperangan apabila disalahgunakan.
"Memang ada baiknya apabila negara ini melarang keras dalam memanfaatkan batu dari dalam monster tersebut, tapi hal ini juga berdampak negatif bilamana teknologi nya ketinggalan jauh dibandingkan negara lain." ucap Tasya yang berpendapat serba salah mengenai hal tersebut.
Di dalam pikiran Tasya, masih banyak hal yang ingin diketahui, akan tetapi waktu yang diperlukannya kemungkinan lama terlebih lagi semua orang tidak berkumpul.
"Baiklah paman, akan lebih baik kita menjelaskannya ketika semuanya berkumpul. Kalau begitu tolong antarkan aku kembali pada kediaman Cecilia, dan aku serahkan semuanya pada kalian semua." pinta Tasya pada mereka berempat.
"Serahkan semuanya pada kami nona Tasya, tentunya kami akan melakukan yang terbaik dan menyamarkan diri supaya tidak ketahuan oleh siapapun." jawab Rifaldi.
"Ya, tapi tetap saja kalian semua harus hati-hati." ucap Tasya dengan memberikan saran pada mereka semua.
Tidak lama setelah itu, Tasya lekas kembali pada kediaman Cecilia dan di antar oleh Hamura, sedangkan Alex bersama kedua orang lainnya menyiapkan beberapa alat yang dibutuhkan dalam penyamarannya.
__ADS_1
Alex meminta pada mereka berdua untuk memodifikasi kamera pengintai yang tidak digunakan, sedangkan dirinya akan membuat identitas palsu karena yakin kalau nantinya pasti diperiksa.
Hanya dalam waktu singkat, semua alat yang dibutuhkan sudah selesai dibuat, dan diwaktu bersamaan Hamura sudah kembali. Kini mereka tinggal sedikit mengubah raut wajahnya untuk menyamarkan diri dalam memasuki markas pusat.
"Apakah nantinya gak bakalan sakit bila di lepas?" tanya ..... sambil menempelkan janggut serta kumis palsu.
"Mau sakit ataupun tidak, kita cari tahu nanti saja setelah selesai." jawab .... dengan tegas.
"Hah, seperti inilah nasib orang yang tidak memiliki janggut ataupun kumis."
"Cepat selesaikan, karena waktu kita tidak banyak."
Tidak lama setelah itu, semuanya sudah selesai mengubah wajah mereka dan sekarang tinggal pergi menuju markas pusat. Sebelum beranjak pergi, Alex meminta pada mereka untuk tetap menjaga sikap mereka dan jangan pernah berbuat mencurigakan terlebih lagi di hadapan para tentara.
Mendengar penjelasan seperti itu, mereka semua hanya menganggukkan kepala mereka untuk menanggapi perkataan Alex, dan tidak lama Hamura langsung menginjak gas menuju markas pusat sesegera mungkin.
...Bersambung......
...{Pemberitahuan Update}...
...(Maaf untuk update masih belum bisa ditentukan.🙏)...
...Terimakasih....
__ADS_1