Lelakiku

Lelakiku
Kehancuranku dan kemenanganku


__ADS_3

Lukman yang terdiam, seakan tak percaya dengan apa yang ia dengar barusan. Ternyata Roni dan Anya sudah tau yang sebenarnya.


"Nggak papa kok pak. Saya mengerti situasi saat itu seperti apa, yang saya bisa hanya yakin suatu saat semua pasti terbongkar. Sekarang semua sudah terjawab benar adanya, saya lega." seru Lukman.


"Tolong kembalilah bekerja seperti biasanya, tolong lupakan kejadian hari itu." pinta Roni.


"Saya masih tetap bekerja disini kok pak, hanya hari ini saya ijin untuk tidak masuk dulu. Karena saya juga sudah terikat janji dengan ayah saya, akan semampu saya membantu mengembangkan perusahaan milik bapak." tukas Lukman.


"Kamu sangat mirip dengan almarhum ayah kamu, tekad yang kuat dalam mencapai sesuatu. Ya, kalian sangat mirip." jelas Roni.


❤️


Flashback Lukman, sepucuk surat wasiat ayah.


Nak, sekarang kamu pasti sudah besar. Ayah berharap kamu menjadi lelaki hebat untuk ibu dan adikmu.


Ayah harap saat kamu membaca surat ini, kamu sudah siap mengembannya dengan baik.


Mungkin Tuhan menghadirkanmu terlebih dulu ke dunia ini, seolah* *memang sudah dipersiapkan untuk menjadi pengganti ayahmu ini.


Tolong, jaga ibumu dengan baik. Seperti ia menjagamu sendirian disaat kau dan adikmu kecil. Sayangi ia sepenuh hatimu, layaknya ibumu yang menyayangi kalian melebihi dirinya sendiri.


Temani ia saat tengah sendirian, seperti ibumu yang selalu menemani kalian tanpa ayah.


Ayah yakin,kini kamu tumbuh dewasa mirip seperti ayah kan?.


coba liat foto ayah, dan dekatkan foto itu ke wajahmu. Kita sama kan?.


Saat kamu sudah siap bekerja nanti, datanglah kepada Roni sahabat ayah. Sudah ayah titipkan kamu kepadanya ,jika terjadi sesuatu dengan ayah. Ia adalah sahabat baik ayah, yah kami selalu bersama dan ayah selalu disampingnya saat ia membutuhkan bantuan ayah. Hingga maut yang memisahkan persahabatan kami.


Kelak, saat kamu sudah bekerja dengan om Roni. Jangan pernah kamu kecewakan ia, berikan yang terbaik semampu kamu. Anggap ia sebagai ayahmu juga, karena ia juga sudah menganggap kamu sebagai anaknya.


Dan jika hari itu tiba, saat dimana kamu sudah memutuskan untuk siap menikahi wanita impianmu. Ajaklah ia untuk bertemu dengan ayah, meski raga kita terpisah oleh tanah dan batu nisan percayalah ayah akan selalu mendengar dan melihat kalian dari kejauhan.


Ayah yakin, kelak pilihan kamu adalah wanita terbaik dan terhebat. Ia akan mampu menjagamu beserta ibu dan adikmu.


Kalian akan ayah jaga dari kejauhan dengan baik.


Titip rindu untuk ibu dan adikmu.


Lukman yang saat itu tengah melamun dan mencoba mengingat semua isi surat dari ayahnya, ia pun tersenyum manis. Dan seakan memaksanya untuk segera kembali sadar dari lamunannya.


Ia nampak terlihat segera berpamitan pada Roni dan Anya saat itu, ia berjanji akan segera masuk bekerja lagi.

__ADS_1


Ditempat lain, Tomy yang mertapi semua kegagalannya ia berusaha untuk mencoba menyusun sebuah rencana baru lagi. Kali ini, ia tak mau kehilangan Anya seperti kehilangan Annara waktu itu. Sebuah rencana baru ia susun dengan matang kali ini, berharap semua berjalan sesuai apa yang ia harapkan.


Dengan memegangi ponsel miliknya, ia segera menelpon Lukman saat itu. Ia ingin berpura-pura sedih dan menyesali apa yang sudah dilakukannya kepada Lukman.


Drrtt ... Drrtt ...


Suara ponsel Lukman yang bergetar.


Suara Tomy.


Hei Man, sorry ganggu waktunya bentar. Aku mau minta maaf sama kamu, atas semua masalah yang aku ciptain buat kamu. Ucap Tomy dengan memelas.


Suara Lukman.


Eh, elu Tom. Ngapain susah-susah telepon aku lagi, belum puas dengan semua masalah yang kamu ciptain. Abis ini kamu mau ngapain lagi? . Cecar Lukman penuh curiga.


Suara Tomy.


Jangan gitulah Man, tolong kasih kesempatan ke dua buat aku perbaiki semua ini. Bantu aku buat jelasin ke Anya, supaya dia mau maafin aku. Pinta Tomy.


Suara Lukman.


Ok, hanya untuk kali ini saja. Tegas Lukman.


Keesokan harinya, saat pukul tujuh pagi hari. Tomy sudah bersiap menunggu Lukman diteras rumahnya, ia sengaja datang kesana untuk menagih janji Lukman yang akan membantu ia untuk bertemu Anya.


Lukman yang terkejut oleh kedatanga Tomy disana, dengan segera menghampiri dan mengajaknya segera berangkat menuju ke kantor. Sesampainya mereka dikantor, tampak Anya yang sedang duduk diruanganya tengah sibuk memandangi layar laptopnya.


Dengan suara lirih Lukman mengetuk pintu ruangan Anya.


Tokk ... Tokk ...


"Pagi, maaf boleh minta waktunya sebentar gak Anya." sapa Lukman.


"Eh kamu Man, masuk aja gak papa kok. Ada apa emang?."sahut Anya penuh semangat.


"Ada yang mau ketemu sama kamu, mau jelasin sesuatu katanya." ucap Lukman.


Belum sampai Anya menjawab, Tomy langsung masuk ke ruangan Anya. Sontak membuat Anya terkejut melihat kedatangan Tomy saat itu. Dengan wajah kesal ia menatap Tomy, lalu menatap ke arah Lukman. Seakan mengisyaratkan tanya pada Lukman kala itu.


"Eh ada apa ini Man?, kok rame-rame disini." sindir Anya pada Lukman.


"Tolong jangan salah paham dulu ya, aku disini cuman mau bantuin Tomy buat ngelurusin semua ke kamu. Kalian duduk berdua aja dulu, selesaikan dengan kepala dingin." pinta Lukman kepada Anya.

__ADS_1


Terheran-heran Anya mendengar permintaan Lukman saat itu, entah terbuat dari apa hati Lukman ia begitu baik mampu memaafkan Tomy begitu saja.


"Ayo duduk, ada apa lagi datang kemari. Kurang jelas permintaan papa kemarin?." celetuk Anya.


"Tolong dengerin aku dulu, jangan marah-marah dulu sayang. Kasih aku kesempatan untuk kali ini aja, aku bakal perbaiki semua ini." sesal Tomy, sambil mengiba.


Tomy yang yakin dengan Anya, ia tak mungkin mampu marah pada dirinya. Karena, Anya adalah wanita yang lembut dan mudah tersentuh hatinya. Benar saja, tanpa pikir panjang ia pun mengiyakan permintaan Tomy saat itu.


Penuh rasa bahagia Tomy saat itu, apa yang telah ia rencanakan kembali berhasil. Tangisnya yang penuh dengan kebohongan mampu meluluhkan hati Anya kala itu. Dan Anya pun berjanji kepada Tomy, untuk meminta papanya menerimanya kembali.


Roni yang tak mampu menolak permintaan putri semata wayangnya itu, lalu mengiyakan tanpa syarat. Apa yang Roni harapkan ternyata sama dengan Anya, ia berharap Tomy benar-benar menyesali perbuatannya kali ini.


Semua karyawan yang berada dalam ruangan itu seakan bertanya-tanya, apa yang telah terjadi. Dan mengapa Tomy kembali lagi ke perusahaan ini, bukankah kemarin ia sudah diberhentikan oleh pak Roni.


❤️❤️❤️


**Happy reading guys❤️


terimakasih yang sudah berkenan mampir kesini.


Maaf jika masih nano nano ceritanya yah. 🤗❤️


...----------------...


Yuk mampir kesini juga, salah satu novel terbaik yang aku rekomendasikan buat kalian!❤️**



**4. NERAKA DALAM PERNIKAHAN


(Elprida Wati Tarigan)


Anatasya hidup bagaikan di neraka dalam pernikahannya. Sifat suami Ana yang begitu manja dan pemalas bahkan memiliki tempramental yang tinggi membuat hidup Ana semakin menderita.


Siapa sangka sosok pria yang dulu berjanji akan membahagiakannya dan mau menerima kesalahannya di masa lalu akan selalu mengungkitnya dan membuat hidup Ana semakin menderita.


Hingga akhirnya Ana kembali bertemu dengan sahabatnya di masalalu saat keadaan Ana begitu tragis.


Hingga akhirnya Rangga sahabat Ana memilih untuk menolong Ana agar keluar dari Neraka yang di bangun oleh suaminya sendiri.


Tapi seseorang di masa lalu Ana kembali muncul.


Apakah Ana memilih bertahan dengan suaminya yang kejam atau dia lebih melilih sahabat atau mantanya**?

__ADS_1


__ADS_2