
Setelah Ajeng pergi, Felicia meringkuk diatas ranjangnya sambil meneteskan air mata.
Sekelebat muncul bayangan tentang adegan panas yang dilakukan suaminya dengan wanita lain.
Sakit....itulah yang dirasakannya saat ini.Felicia benar benar terpuruk, dirinya sama sekali tidak menyangka jika suaminya akan mengkhianatinya seperti itu.
" Apakah ini karma karena aku telah merebut Alfredo dari Vera " , batin Felicia sedih.
Meski dia tahu kalau pernikahan Alfredo dan Vera tanpa ada cinta didalamnya namun bagaimanapun dia telah masuk menjadi orang ketiga dalam rumah tangga mereka.
Didalam kamarnya dia hanya bisa menangis meratapi kemalangan demi kemalangan yang menimpanya.
Hingga tak terasa air matanya telah mengering dan dirinya tertidur karena kelelahan akibat terus menangis sepanjang hari.
Sementara itu dikediaman Bramasty, Sammy yang sedang duduk disofa ruang keluarga terlihat sangat serius menatap ponsel yang ada ditangan Mia.
" Bagimana nek, apa sudah tersambung ", ucap Sammy cemas.
Sammy yang sejak siang tidak bisa menghubungi mamanya merasa sangat cemas.
Entah kenapa sejak berada disekolah hatinya merasa tidak tenang.
Dia terus kepikiran mamanya, seperti telah terjadi sesuatu pada wanita yang sangat disayanginya itu hingga semua pelajaran yang ada tidak bisa diterimanya dengan baik.
Mia yang melihat wajah cemas cucunya dengan sabar berusaha menenangkannya.
Dalam hati Mia sangat marah terhadap Alfredo atas semua tindakan ceroboh yang dilakukannya.
" Aku tidak akan memaafkanmu jika sampai terjadi sesuatu pada menantuku " , batin Mia geram.
Karena perbuatan anaknya itulah menantu kesayangannya sekarang menghilang entah kemana.
Bahkan nomor ponselnya sejak siang tadi tidak bisa dihubungi.
Bukan hanya Mia dan Sammy yang terlihat cemas, bahkan Alfredopun terlihat sangat panik.
Semua tempat sudah dia kunjungi, tapi keberadaan Felicia tidak juga ditemukan.
Ajeng dan Aldo yang sangat kecewa terhadap tingkah Alfredo memilih bungkam sehingga dirinya mulai mencari sendiri tentang keberadaan istrinya ditempat - tempat yang biasa dikunjungi Felicia.
Takut istrinya pergi jauh, Alfredo memerintahkan anak buahnya untuk mengecek semua jalur transportasi baik itu jalur darat, laut, dan udara.
Namun hasilnya nihil, sama sekali tidak ada nama istrinya disana.
Mendengar hal tersebut Alfredo sedikit lega. Karena dengan begitu maka istrinya bisa dipastikan masih berada di dalam kota ini.
" Kamu kemana sayang...beri aku kesempatan...tolong jangan tinggalkan aku ", guman Alfredo sedih.
Ini sudah kedua kalinya Alfredo berada di lobi apartemen milik istrinya.
Dia terus berusaha untuk mencari informasi disana tetapi hasilnya nihil.
__ADS_1
Bahkan dirinya tidak diijinkan naik ke unit apartemen tersebut karena perintah dari Felicia.
Alfredo masih yakin kalau istrinya berada di unit apartemennya itu karena hanya tempat itu lah yang tidak bisa dirinya cek secara langsung.
Ditambah lagi dengan ketatnya pengawalan agar dirinya tidak bisa naik ke unit tersebut menjadikan kecurigaannya semakin besar.
" Aku merasa tenang jika kamu memang berada disini sayang...", ucap Alfredo lirih.
Dengan lemas diapun meninggalkan apartemen Felicia dan kembali pulang ke rumah.
Namun baru selangkah memasuki rumah, Mia yang menunggu kedatangan putranya langsung memarahinya habis - habisan.
" Mengurus wanita seperti itu saja kamu tidak b***s....Aku tidak mau tahu bagaimana caramu, besok mami ingin Felicia sudah ada di rumah ini. Jika tidak, maka jangan harap kamu bisa bertemu denga mami dan Sammy lagi " , ucap Mia penuh amarah.
Kemudian dia segera pergi ke dalam kamar untuk beristirahat.
Kondisinya yang masih belum terlalu pulih tersebut kembali menurun setelah mendengar kabar dari Alex bahwa Felicia telah mengetahui perselingkuhan suaminya.
Bahkan menantunya tersebut juga sudah melihat video panas anaknya dengan p*****r itu.
Mia cukup paham bagaimana perasaan menantunya itu sekarang.
Pasti saat ini hatinya terasa hancur melihat dan mendengar semua itu.
Tapi dia juga tidak bisa membiarkan menantunya tersebut terlalu larut dalam duka yang cukup dalam sendirian.
Dalam kepalanya terlintas beberapa pikiran negative yang akan diambil oleh menantunya itu dalam kondisi psikis terpuruk seperti sekarang.
Mia sangat yakin bahwa Ajeng tahu keberadaan menantunya tersebut.
Karena menurut penuturan Alex, Ajeng lah orang yang terakhir kali bersama Felicia.
Ajeng yang terus didesak akhirnya mengatakan keberadaan Felicia, tapi karena kondisinya saat ini sedang tidak baik - baik saja maka dia mengatakan agar tidak menemuinya dulu karena Felicia membutuhkan waktu untuk sendiri.
Mia yang paham dengan kondisi tersebut hanya berpesan kepada Ajeng agar menjaga menantunya tersebut dengan baik dan jangan sampai ditinggalkan sendirian.
Ajengpun menyanggupi permintaan Mia. Meski tanpa diminta, dengan kondisinya saat ini tentunya dia tidak akan meninggalkan Felicia begitu saja.
Mendengar kabar bahwa Felicia kabur dari rumah membuat Setyo memaksa Michele agar datang ke rumah Brahmasty.
" Tampaknya sebentar lagi ada tontonan yang menarik ", ucap Setyo tertawa lebar.
Michele yang mendapat perintah tersebut tanpa pikir panjang langsung bergegas menuju tempat laki - laki yang sangat dirindukannya.
Setelah menempuh perjalanan hampir dua jam, akhirnya Michele sampai di alamat yang diberikan Setyo kepadanya.
Berbekal hasil laboratorium yang menyatakan dirinya hamil, dia dengan penuh percaya diri mulai melangkah menuju gerbang rumah mewah tersebut.
Senyumnya merekah karena pada akhirnya impiannya untuk bisa bersanding dengan Alfredo sebentar lagi akan terlaksana.
Tapi dirinya cukup kesulitan karena penjaga depan rumah tidak membiarkannya masuk begitu saja.
__ADS_1
Bahkan ada beberapa bodyguard juga yang berjaga disana.
" Saya akan laporkan kalian semua kepada Alfredo jika masih belum diijinkan masuk " , ucap Michele mengancam.
" Anda tunggu disini sampai tuan besar sampai " , ucap salah satu bodyguard yang berada disana.
Alfredo yang mendapat telepon dari anak buahnya segera meluncur pulang waktu mengetahui bahwa Michele berada disana.
" Ini adalah kesempatanku untuk mengetahui siapa dalang dibalik semua ini " , batin Alfredo geram.
Michele cukup senang saat mengetahui bahwa Alfredo telah datang dan menyuruh security untuk membukakan pintu gerbang rumahnya.
Dengan sedikit berlari dia menghampiri Alfredo yang baru saja turun dari dalam mobil.
Dengan gaya centilnya dia mulai bergelayut manja di lengan Alfredo.
Sammy yang melihat papanya digandeng mesra oleh seorang wanita merasa sangat marah.
"Jadi gara - gara wanita ini mama pergi dari rumah " , batin Sammy geram.
Segera dia berlari keluar dari dalam kamarnya dan turun menuju ruang tamu.
Sammy yang mulai kemarin sangat sedih dengan kepergian mamanya langsung menampar Michele dan menumpahkan semua amarahnya.
Alfredo yang sedikit terkejut dengan tingkah laku anak semata wayangnya itu tanpa sadar membentak dan mengeluarkan kata - kata kasar untuknya.
Hal tersebut tentu saja membuat Sammy semakin marah dan meninggalkan papanya begitu saja.
Michele yang melihat adegan tersebut segera memulai actingnya dengan pura - pura pingsan karena terlalu kaget dengan tindakan Sammy yang tiba - tiba mrenamparnya tanpa alasan.
Mia yang sedari tadi menyaksikan hal tersebut sangat geram dan turun kebawah untuk mengusir wanita itu.
" Kamu sebaiknya cepat bawa wanita itu keluar dari rumah ini sekarang juga, mami tidak sudi kakinya yang kotor menginjak rumah ini " , ucap Mia kasar.
Kemudia dia segera memanggil bodyguard yang berjaga didepan agar segera membawa keluar wanita tersebut, tapi dicegah Alfredo.
Tidak ingin membuat suasana semakin panas, akhirnya Alfredo segera membawa Michele pergi dari rumah.
Mia yang melihat anaknya begitu perhatian terhadap wanita tersebut hatinya terasa perih bagai teriris - iris benda tajam.
" Kamu sangat b***h Alfredo jika sampai meninggalkan Felicia demi dia " , batin Mia kecewa.
Meski sekilas wanita tersebut mirip dengan Irene tapi Mia bukan orang yang bodoh.
Dari sorot matanya dia sudah bisa tahu bagaimana sifat asli wanita tersebut tidaklah sepolos dan selugu penampilannya.
Dengan hati yang sedih dia melangkah menuju kamar cucunya untuk menghibur dan menenangkannya.
Sebenarnya dia cukup kaget juga dengan tindakan berani yang dilakukan cucunya tersebut.
Tapi yang membuatnya sangat terkejut adalah tindakan Alfredo yang langsung membentak putranya tanpa mendengarkan alasan Sammy melakukan hal itu.
__ADS_1