Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 19


__ADS_3

Jakarta indonesia


"Akhirnya kita sampai juga, ahh capek rasanya perjalanan yang memakan waktu begitu panjang" ucap bima dengan terus mendorong koper miliknya dan ariana.


"Kakak lebay deh, biasanya juga sering kan ke luar negeri perjalanan sampai berhari-hari malah" jawab ariana dengan memenye-menye bima.


"Ahhh .. tapi ini rasanya beda sayang. Kayak susah menampakkan kaki di negara ini apalagi sama kamu, waktu terasa begitu panjang dan lama" ucap bima lagi.


"Udah yukkk, kakak mau menginap di hotel atau ikut ke rumah aja ?" tanya ariana.


"Emm aku menginap di hotel saja sayang, sangat malu kalau aku ikut langsung ke rumahmu" jawab bima.


"Ohh okee, jadi kita berpisah disini saja" ucap ariana.


"Huuhh .. baiklah, nanti saat makan malam aku akan menemui mu" jawab bima dan mengecup kening ariana.


Akhirnya mereka berdua berpisah di depan bandara. Ariana menuju kediaman nya dan bima menuju ke hotel untuk tempatnya tinggal sementara.


Singapura

__ADS_1


"Bagaimana jef, apakah kau sudah menemukannya" ucap devan di sambungan teleponnya.


"Ahh aku masih sibuk dengan tugas kuliah ku dev, Mungkin lusa aku bisa mencari tahu keberadaan nya" jawab jefri bermonolog.


"Ohh oke baiklah, malam ini aku akan mengajak tasya untuk makan malam denganmu. Apa kamu bisa ?" tanya devan dengan malas nya.


"Maaf aku sedang ada urusan dengan teman ku, mungkin lain kali saja" jawab jefri yg memang malas untuk bertemu dengan tunangan devan sepupunya.


"Ohh oke baiklah" jawab devan dan setelah itu memutuskan panggilan teleponnya.


Ditempat lain julian sudah mendapat kabar dari ariana bahwa mereka sudah sampai. Julian pun meneruskan bermain gamenya setelah membalas chatting dari ariana.


"Astaga kau mengganggu ku saja" angkat julian panggilan dari jefri dengan wajah kesalnya.


"Hallo, ada apa ? kau mengganggu ku saja !" ucap julian.


"Gue mau tanya sama loe, 2 hari ini gue kagak pernah liat ariana ke kampus. Apa dia sakit ?" tanya jefri to the point.


"Mana gue tau, emang gue mamanya, papanya, neneknya, kakeknya. Udah ah loe ganggu gue aja sih" jawab julian malas harus berbicara omong kosong dengan jefri, dia pun memutuskan panggilan teleponnya.

__ADS_1


"Shiitt .. Bangsat awas yaa loe kalo ketemu gue" geram jefri saat panggilan nya di matikan sepihak oleh julian.


.


.


Jakarta Indonesia


"Rumah ini, rumah yang paling aku rindukan setelah berbulan-bulan aku pergi ke negara sebrang untuk melupakan nya, dan kini aku kembali kesini. Membawa orang baru dan cinta baru yang aku temukan disana. Sungguh rasanya baru sebentar aku meninggal kan nya. Tapi kini aku telah mendapatkan penggantinya. Sosok yang selalu bisa membuat ku bahagia, sosok yang selalu menemaniku dan yah dia sebentar lagi akan menjadi kekasih selamanya di dalam hidupku. Tuhan terima kasih telah memberikan penggantinya di kala aku sedang terpuruk dengan keadaan. Ahhh sudahlah .. aku tak ingin berlarut dalam kesedihan lagi" gumam hati ariana saat membuka pintu rumahnya.


"Hai ma, aku pulang ..!" panggil ariana berlari menuju dapur.


"Hai sayang, kau kembali nak. Bagaimana kabarmu ? kenapa tak pernah kasih kabar kepada mama atau papa ? apakah kau sudah melupakan kami ? apakah kamu sesibuk itu sampai tak pernah memberi kabar kepada orang tua mu ?" ucap mama ariana membrondong dengan semua pertanyaan.


"Astaga mom, kau membuatku pusing. Aku ingin istirahat saja deh" jawab ariana dan meninggalkan mamanya yg terpaku melihat anak kesayangannya meninggalkan tanpa menjawab nya.


"Astaga, anak nakal" ucapan mama yg masih di dengar oleh ariana.


Lantas ariana tak ingin di hujani begitu banyak pertanyaan lagi dengan mama nya, akhirnya dia memutuskan untuk naik ke atas kedalam kamarnya.

__ADS_1


"Huuhhb capek sekali rasanya, bobok dulu ahhh" ariana pun melepas sepatu dan jaket yang di kenakannya dan melompat keatas tempat tidur kesayangan nya.


__ADS_2