
Tokyo Jepang
Bima sudah terbang dari kemarin siang dan kini sudah berada di hotel bintang lima di kota tokyo. Bima mempersiapkan diri untuk menemui pemilik perusahaan east java company.
Setelah kembalinya dia ke singapura, dan terakhir kalinya dia memberi kabar kepada ariana. Sampai saat ini dia tak pernah memberi kabar lagi.
Flashback On
Dua hari yang lalau bima bertemu dengan wanita yang pernah di kaguminya saat masih kuliah. Dan dia mencoba menegur sapa kepadanya.
"Louise, kamu .. Louise kan ?" Panggil bima dan memperhatikan wajah cantik wanita yang ada di hadapannya.
"Yah aku louise, maaf anda siapa ?" Jawab louise yg memang tidak mengingat pria yang ada di hadapannya.
"Aku bima, kita satu kampus dulu" ucap bima mengingatkan.
"Oh my god, bima. Lama tidak berjumpa denganmu !" Seruh louise saat mengingatnya.
"Hem, kau kapan kembali dari amerika ?" tanya bima berbasa-basi.
__ADS_1
"Satu minggu yang lalu aku sampai disini. Kau sibuk ?" Jelas louise.
"Tidak" Jawab singkat bima, dia mulai terpesona oleh wanita di hadapannya.
"Oh, maukah kau menemaniku makan siang ?" Pinta louise.
"Baiklah, ayo naik mobilku saja" Jawab bima dan berjalan ke arah mobilnya.
Mereka berdua masuk kedalam mobil dan menuju restoran yang di inginkan oleh louise. Bima pun menurut saja, dan mulai berbincang-bincang dengan louise di sepanjang perjalanan.
Saat mobil telah sampai di pelataran restoran tersebut, mereka berdua turun beriringan dan masuk ke dalam.
Mereka berdua duduk berhadapan dan memesan makanan. Dari table lain ada pasang mata yang terus mengawasi gerak - gerik keduanya.
"Ada hubungan apa mereka berdua ? Sepertinya sangat serius sekali" gumam hati julian.
Louise pun mulai bermanja-manja dengan bima. Dia sangat tau jika dulu sewaktu masih kuliah, bima pernah mengaguminya.
"Kau sudah memiliki kekasih ?" Tanya louise dengan wajah seriusnya.
__ADS_1
Bima yang saat itu khilaf, akhirnya dia berbohong kepada louise. Bima ingin sekali menjalin hubungan dengan wanita ini dan akan mendapatkan bagaimana pun caranya.
"Tidak" Jawab singkat bima dengan senyum manisnya.
"Dan sangat kebetulan sekali, aku juga sedang sendiri" Ucap louise lagi dan mulai berani memegang tangan bima.
"Louise, aku ingin mengakatan sesuatu kepada mu. Maukah kamu mendengar nya ?" Tanya bima dan kembali memegang kedua tangan louise.
"Apa ? katakanlah" Jawab louise memandang nya.
"Saat kita masih kuliah dulu, aku sudah mengagumi sosok dirimu. Apakah kau mau menjadi kekasih ku ?" Ucap bima dengan serius.
"Aku sudah tau saat itu, tapi kau tak pernah mengungkapnya kepadaku. Jika memang kau menginginkannya, aku akan menerimanya" jawab louise dengan senyum termanisnya.
"Terima kasih sayang kau sudah menerima cintaku ?" Ucap bima mengecup kedua tangan louise.
Julian yang masih memperhatikan dari ujung sana memutar bola matanya jengah. Dia sangat kecewa dengan sikap bima yang seperti itu. Apa dia tidak bisa memikirkan perasaan ariana kedepannya ? dasar laki-laki munafik, kau akan mendapatkan balasannya dariku, gumam julian di dalam hatinya.
Julian sangat amat kecewa dengan sikap bima. Lantas julian pun memotret kedua insan tersebut dan menyimpan di dalam ponsel miliknya.
__ADS_1
Julian ingin memberi tahu ariana secara langsung, jika waktunya sudah tepat. Julian tak ingin gegabah dengan semua ini. Akhirnya dia memutuskan untuk kembali ke apartemen miliknya.
Flashback Off