
2 hari berlalu,
Setelah pertemuan tidak sengaja ariana dan bima, mereka pun sudah tidak bertemu lagi. Kini zein dan ariana akan kembali ke tokyo jepang, karena zein tidak bisa meninggalkan pekerjaan nya terlalu lama.
"Kak, kita jadi berangkat siang ini ?" Tanya arin sedikit menekuk wajahnya.
"Ya dear, aku tidak bisa terlalu lama meninggalkan pekerjaan ku" Jawab zein menatapnya.
"Bolehkah aku menginap disini 3 hari lagi ?" Pinta ariana.
"Untuk apa ? Kamu masih ingin menemuinya ?" Tanya zein sedikit tidak suka melihat sikap ariana.
"Tidak, tidak seperti itu" Jawab cepat ariana.
"Lalu ?" Tanya zein lagi.
"Emm, aku masih rindu dengan suasana kota ini" Terang ariana.
"Nanti saat ada waktu senggang aku akan mengajakmu liburan disini. Untuk saat ini kita harus benar - benar kembali dear" Paksa zein.
Zein tidak rela jika membiarkan gadisnya untuk tinggal di singapura sendirian tanpa adanya dia. Meskipun dikota ini ada jefri sahabatnya, tetapi zein sangat khawatir dengan keadaan ariana.
"Ya, baiklah" Jawab ariana mengalah.
"Aku akan ke apartemen kak ardan dulu untuk memberi tahu nya" Ucap ariana dan beranjak dari tempat duduknya.
"Aku antarkan" Sahut zein dan beranjak juga dari duduknya.
__ADS_1
Ariana sedikit malas saat zein tak mengizinkan nya untuk tinggal beberapa hari lagi disini. Dia hanya pasrah dengan keadaannya.
Flashback On
Satu hari setelah jefri pulang ke apartemen nya, dimas mendapat panggilan darurat dari perusahaan nya. Akhirnya dia memutuskan untuk terbang pagi itu juga.
Zein dan ariana mengantarkan ke changi airport, sedangkan jefri tidak di izinkan oleh dimas untuk ikut mengantarkannya.
"Terima kasih dim, sudah mau datang jauh - jauh kesini hanya untuk menjaga ku ?" Ucap jefri saat dimas akan pergi.
"Ya, sama - sama jef. Aku akan selalu ada untukmu. Jangan pernah sungkan untuk mengabariku jika kamu butuh bantuan" Terang dimas dan memeluk jefri yg berada di depannya.
"Hem, hati - hati. Jika sampai kabari aku. Ada satu hal lagi yg aku minta sebelum kamu pergi ?" Pinta jefri.
"Apa, katakanlah ? Jika itu mudah aku akan mengabulkannya" Jawab dimas.
"Bantu aku untuk memperbaiki hubungan ku dan mama dim, aku sadar saat ini aku juga membutuhkan sosoknya" Ucap jeff akhirnya.
Dimas pun berlalu dari ruang tamu jeff. Jefri hanya mendesah dengan kasar dan meraup seluruh wajahnya. Saat seperti ini dia sangat butuh seseorang untuk menjadi teman ceritanya.
Jefri ingin seperti dulu lagi. Berkumpul dengan ariana, zein dan juga dimas. Dia sangat merindukan momen - momen itu.
Flashback Off
Bel pintu di tekan oleh ariana. Jefri yg saat itu sedang berada di sofa ruang tamu pun berdiri dari posisi rebahannya, untuk membuka pintu.
Kliik ...
__ADS_1
Pintu pun di buka dari dalam oleh jefri. Ariana dan zein tersenyum saat melihat jefri membukakan nya pintu.
"Masuklah, kenapa masih bengong disitu ?" Ucap jefri yg melihat ariana juga zein masih terpatung di tempat.
Ariana maupun zein masuk ke dalam dan duduk di ruang tamu, jefri menutup pintu dan ikut duduk setelahnya.
"Ada apa, hem ?" Tanya jeff dengan wajah seriusnya.
"Kak, aku siang nanti akan kembali ke jepang" Terang ariana.
"Secepat itu ?" Tanya jeff memandang keduanya bergantian.
"Ya jeff, aku tidak bisa berlama - lama berada disini. Akan bagaimana nanti pekerjaan ku" Jelas zein.
"Benar juga sih, apakah ariana tidak ingin tinggal beberapa hari lagi disini ?" Tanya jefri menatap ke arah ariana.
"Tidak bisa jeff, dia harus kembali dengan ku. Dia juga sudah harus masuk kuliah ke universitas yg baru" Sahut zein sebelum ariana menjawab pertanyaan jefri.
"Ohh .." Jawab singkat jefri.
Ariana hanya memasang wajah cemberut nya, saat zein mengatakan itu semua. Dia pun memilih untuk diam tanpa harus berbicara.
"Kalau begitu ayo kita siap - siap sekarang. Kita berkemas dan setelah itu menuju airport" Ajak zein dan beranjak dari duduknya.
Ariana sedikit kesal dengan sikap zein yg posesif menurutnya. Dia pun berpamitan kepada jeff sebelum beranjak pergi.
"Kak jeff sehat - sehat terus yaa ? Jangan sampai sakit lagi. Aku tidak selalu bisa kesana - kesini untuk menjenguk mu" Ucap ariana.
__ADS_1
"Ya queen, aku berjanji padamu" Jawab jefri dan mengusap puncak kepala ariana.
Zein dan ariana pun kembali ke unit apartemen nya untuk membereskan barang - barang miliknya.