Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 44


__ADS_3

Mentari pagi pun tiba, dan membuat tidur ariana sedikit terusik oleh cahayanya. Jefri dan 2 sahabatnya sudah bangun lebih awal.


Waktu sudah menunjukkan pukul 07.00. Tidak ada tanda-tanda ariana ingin bangun. Jeff dan yang lainnya hanya membiarkan arin untuk istirahat saja.


Zein mulai membicarakan niat baiknya kepada kedua sahabatnya.


"Jeff, dim .. ada yang ingin aku usulkan mengenai ariana !" Ucap zein menatap serius keduanya.


"Ada apa zein ?" Jawab jeff memperhatikan dan siap mendengarkan.


"Bolehkah ariana pindah ke jepang saja ?" Ucap zein dengan sejuta keyakinannya.


"Kenapa harus ke jepang ?" Tanya dimas yang tidak terima.


"Biarkan dia ada di dalam pengawasan ku saja. Kalian berdua lebih sibuk dari pada aku" Terang zein.

__ADS_1


"Lebih Baik dia kembali ke indonesia saja" Usul dimas.


"Tidak, arin tidak boleh berada disana" Ucap jeff kemudian.


"Kenapa jeff ? Orang tua arin juga berada di sana. Itu lebih baik dari pada dia harus tinggal di negara orang lagi yang akan beresiko tinggi. Aku tidak ingin mendapat kabar untuk yang kedua kalinya ariana masuk rumah sakit lagi, jika berada di negara orang" Jawab dimas dengan semua penekananya.


"Aku akan menjaganya dengan semua kemampuan ku. Percayakan semua kepadaku jeff, dim ! Aku tak akan melukainya dan aku pastikan dia tidak akan terluka sedikitpun" Ucap zein kemudian.


"Kita tanyakan lagi nanti kepada ariana langsung. Dia ingin tinggal dimana setelah ini. Aku hanya ingin yang terbaik untuk dirinya" Jawab jeff mendesah pelan.


Jeff tak ingin jauh dari gadis kecilnya. Dia juga tak ingin jika ariana terluka kembali. Apalagi kalau nanti dia bertemu dengan bima. Sudah pasti akan ada hal-hal yang tidak di inginkan yg akan terjadi.


Bima mencari ariana ke apartemennya, tetapi saat bertanya kepada resepsionis di lobby apartemen. Resepsionis bilang jika ariana tidak pulang dari semalam.


Bima berinisiatif menuju kampusnya, mungkin saja ariana berada disana. Apalagi saat ini perkuliahan sudah mulai aktif masuk.

__ADS_1


Mobil yg di tumpangi bima pun sudah terparkir sempurna di tempat yg tersedia untuk para dosen. Dia segera turun dan berjalan masuk. Banyak para mahasiswa yg menyapa nya. Bima hanya membalas dengan senyum tipisnya saja.


Saat akan sampai di kelas ariana, bima berpapasan dengan julian. Lalu dia menghentikan langkahnya dan bertanya kepada julian.


"Maaf julian, apa kamu tidak melihat ariana ?" Tanya bima.


"Hah, setelah apa yang kau lakukan kepadanya. Kau masih ingin mencarinya ? Dasar tidak tahu malu" Jawab julian sinis.


"Shhiittt .. Apa maksudmu berbicara seperti itu ?" Umpat bima kesal.


"Hahahahaha ... kau masih ingin mengelak pak bima yang terhormat. Apakah bukti ini bisa menyadarkan mu setelahnya ? Tapi maaf aku tidak akan membiarkan mu menemui dan menyentuh ariana kembali dengan tangan kotormu itu" Layangkan bima ponsel miliknya dan menekankan kalimat di akhir kata-katanya.


"Damn ... katakan, apa yang ingin kau tunjukkan kepadaku ?" Lantang bima dan menarik semua perhatian para mahasiswa nya.


Julian memutar video yg ada di dalam ponsel nya dan menunjukkan kepada bima. Lantas bima pun menatap julian dengan tatapan sengit nya.

__ADS_1


"Bagaimana pak bima yang terhormat, apakah anda masih akan mengelak nya lagi. Huhh ... kurasa memang anda tidak pantas untuk bersanding dengan wanita sebaik ariana. Mulai saat ini jangan pernah menemui dan mencari ariana lagi. Jika sampai kau menemuinya aku tidak akan segan-segan menghancurkan kehidupan anda dan selingkuhan anda itu" Ucap julian tegas dan setelah itu meninggalkan bima di lorong kelas tersebut.


"Aaaaaakkkhhh ..." Teriak bima, dengan meraup wajahnya kesal.


__ADS_2