
Hari yang di nanti-nanti oleh ariana pun tiba. Kini dia sudah berkemas dan menunggu jeff menjemputnya. Mama dan papa ariana pun juga akan mengantar putri kesayangannya untuk menuju bandara.
Sekitar 20 menit ariana menunggu di ruang tamu, akhirnya mobil dimas pun sampai dan terparkir rapi di depan rumah ariana.
Ariana yang mendengar mobil berhenti di depan rumahnya pun memutuskan untuk membuka pintu.
"Kau lama sekali kak, aku sudah capek menunggu mu dari tadi" sarkas ariana.
"Huhhh baru 20 menit kau menunggu, itu tidak lama tau" seruh dimas yang tak terima.
"I'm sorry princess, dimana om sean dan tante susan ?" ucap jefri memcari keberadaan orang tua ariana.
"Ada di dapur, ayo kak masuk dulu. Mama dan papa mengajak kita sarapan bersama" jawab ariana dan mempersilahkan jeff dan dimas untuk masuk.
Setiba di ruang makan, dimas dan jeff di sambut hangat oleh mama dan papa ariana.
"Masya allah, kalian sehat semua nak ? Bagaimana kabar orang tua kalian ?" Sambut mama ariana dengan memeluk satu persatu jeff dan dimas.
"Alhamdulillah baik tante, Tante sendiri bagaimana ?" Jawab mereka berdua kompak.
__ADS_1
"Kompak sekali kak, seperti paduan suara !" Seru ariana terkikik geli. Jeff dan dimas pun saling pandang dan tersenyum bersama
"Tante baik-baik saja nak, mari kita sarapan dulu" ucap mama ariana.
Mereka semua duduk di kursi masing-masing dan memakan sarapan yang di buat oleh mama ariana pagi ini.
Sekitar 10 menit mereka semua bersiap setelah menyelesaikan sarapan paginya. Ariana membawa koper miliknya kedepan untuk di masukkan ke dalam mobil dimas.
"Sini biar kakak bantu !" Ucap jeff memasukkan koper ariana ke dalam bagasi mobil.
Mereka semua naik ke dalam mobil dimas. Awalnya orang tua ariana ingin membawa mobil sendiri, tetapi dimas dan jefri tidak memperbolehkan.
Ariana sengaja tidak mengabari bima jika hari ini dia akan kembali ke singapura. Ariana takut mengganggu pekerjaannya.
"Kamu tidak memberi kabar kepada nak bima sayang, jika kau akan kembali ke sana ?" tanya mama ariana dan melihat ke arah putrinya.
"Tidak ma, aku tidak ingin mengganggu pekerjaan kak bima. Sepertinya dia sangat sibuk" jawab ariana fokus ke depan melihat jalanan.
Jefri yang duduk di sebelah ariana hanya mendengarkan saja apa yang di ucapkan oleh ariana. Tumben dia tidak memberi kabar kepada bima, apa jangan-jangan ada sesuatu yg ariana sembunyikan dariku, gumam jeff di dalam hatinya.
__ADS_1
Sekitar 30 menit perjalanan akhirnya mobil yg di tumpangi mereka semua sampai di area parkir bandara. Mereka semua turun dan jeff membuka bagasi mobil untuk menurunkan koper miliknya dan ariana.
Mereka semua menuju ke terminal keberangkatan dan berpamitan kepada orang tua ariana juga dimas.
"Ma .. pa arin berangkat dulu yaa ? Jaga kesehatan kalian, aku akan menghubungi jika nanti sudah sampai" ucap ariana memeluk mama dan papa nya bergantian.
"Tante, om .. ardan juga pamit yaa ? Semoga kita bisa berkumpul kembali lain waktu" ucap jefri dan memeluk juga papa dan mama ariana bergantian.
"Om titip arin yaa ardan, jika ada apaapa tolong kabarin om atau tante secepatnya ?" Pinta om sean dan di angguki oleh jefri.
"Kamu baik-baik di sini, jika ada waktu terbanglah ke Singapura. Terima kasih sudah menjadi rumah kedua untuk ku dim ?" ucap jeff memeluk sahabatnya.
"Hem, sama-sama brother. Aku akan terbang jika pekerjaan ku longgar" jawab dimas dan melepas pelukan jeff.
Kini giliran ariana yang mengucapkan kata selamat tinggal kepada dimas.
"Selamat tinggal kak, terima kasih masih menganggap ku sebagai adik dan mengantarkan ku kesini. Jika nanti kak zein mengabari mu, tolong sampaikan kepadanya aku akan menunggu kabar darinya" peluk dimas dan setelah itu melepasnya.
"Oke akan ku sampaikan, hati-hati kalian di jalan. Selamat sampai tujuan, kabari aku jika sudah sampai di sana" jawab dimas melambaikan tangan kepada ariana dan jefri yang mulai melangkah menjauh.
__ADS_1