Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 39


__ADS_3

Malam pun tiba,


Jefri berusaha mengabari ariana, tetapi ponselnya mati. Lantas jeff pun keluar dari apartemen nya dan berjalan ke arah unit milik ariana.


Jeff pun memencet bel pintu itu dan menunggu ariana dengan sabar di depan kamar apartemen nya.


Ariana yang baru bangun tidur, berjalan dengan gontai ke arah pintu utama. Dia pun membuka pintu dan melihat ada jeff disana.


"Kau baru bangun princess ?" tanya jeff mengacak rambut ariana.


"Iya kak, masuklah" Persilahkan ariana untuk jeff masuk ke dalam dan setelah itu menutup pintu.


"Kenapa ponselmu mati ?" Tanya jeff duduk bersandar di sofa ruang tamu arin.


"Sepertinya ponsel ku low kak, ada apa kak ardan kesini ?" Tanya ariana duduk di sebelah jefri.


"Aku ingin mengajakmu makan malam, mandilah aku akan menunggu di sini" Jawab jeff dan merogoh kantung celananya untuk mengambil ponsel.


"Oke, aku naik dulu" ucap ariana dan meninggalkan jeff di ruang tamu.


Ariana pun masuk kedalam kamarnya dan mencarger ponselnya lalu masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri.


Jeff yang berada di ruang tamu pun mencoba menghubungi dimas lewat panggilan video call nya. Lantas dimas yang berada di sebrang sana pun mengangkat panggilan video call dari jefri.


"Hai brother, apa aku mengganggu mu ?" tanya jeff mengawali percakapannya.


"Tidak, ada apa kau menghubungi ku ?" sahut dimas dengan wajah lelahnya.

__ADS_1


"Hanya memberi tahu saja jika kami sudah sampai tadi sore. Kau sedang dimana dim, kelihatannya tidak cukup menarik perhatian tempatnya ?" Ucap jeff dan melihat area sekitar dimas.


"Aku sedang di rumah nenek. Setelah mengantar mu tadi aku langsung berangkat ke sana" Jawab dimas yg merasa sangat lelah dengan perjalanannya.


"Oke sepertinya kau lelah. Aku hubungi lagi esok, ada yg ingin aku bicarakan denganmu" ucap jeff dan mematikan panggilan video call nya.


Ariana yg telah menyelesaikan mandinya mengganti pakaian dan merias wajahnya dengan make up tipis. Pasalnya meskipun tidak menggunakan make up pun ariana tetap cantik saat di pandang.


Setelah menyelesaikan semuanya, ariana turun ke bawa menuju ruang tamu dimana jeff menunggunya.


"Kita berangkat sekarang kak ?" Ajak ariana dan jeff pun berdiri dari tempat duduknya.


Mereka berdua berjalan beriringan seperti sepasang kekasih. Lift yang membawa mereka turun pun tiba di lantai dasar. Ariana dan jeff menuju ke parkiran mobil dan masuk ke dalamnya. Jeff pun mulai menginjak pedal gasnya untuk menuju cafe yg di pilih oleh ariana.


15 menit kemudian mobil yang di tumpangi oleh jeff dan ariana pun sampai di pelataran cafe tersebut. Mereka turun dan masuk ke dalam sana.


Jeff dan ariana pun sudah menduduki table yg berada di lantai 2. Cafe itu memiliki dua lantai, lantai dasar yg mendominasi kan outside the garden dan bagian atas mendominasi in the garden.


Suasana cafe itu di buat seaestetic mungkin. Perpaduan warna nude di interiornya dan hijaunya rerumputan di bagian alasnya menambahkan kesan sangat cantik.


Saat itu bima berada di lantai dasar, dia juga tidak mengetahui jika ariana berada di cafe tersebut.


Louise yg sudah datang menghampiri table bima dan duduk di sebelahnya. Dia mulai bercakap-cakap riya saat mendapat hadiah dari sang kekasih.


Jefri yang tak sengaja melihat ke outside the garden bagian bawah pun menggelapkan matanya. Wajahnya sangat marah. Lantas ariana yg melihat ekspresi dari jefri pun menanyakan.


"Kakak kenapa ?" Tanya ariana merasa takut saat melihat ekspresi jeff yg seperti itu.

__ADS_1


"Lihatlah kebawah sana. Apakah laki-laki seperti itu sangat kau percaya dan perjuangkan ? Tinggalkan dia ariana ?" Tekankan kata-kata jeff dengan kasarnya.


Ariana yang tak mengerti maksudnya pun mulai mengarahkan pandangannya ke outside the garden bagian bawah. Ariana pun syok dengan apa yang dia lihat.


Saat Ariana melihat bima dengan wanita lain yang sedang bergelanyut manja di sampingnya, hati ariana bagai di sayat-sayat oleh ribuan pedang tajam.


Air mata nya pun meluncur dengan sendirinya. Dia tidak menyangka jika ini akan terjadi untuk kedua kali di dalam hidupnya.


Jefri yang melihat gadisnya menangis pun segera memeluknya. Membenamkan wajah gadis kecil yg di cintainya kedalam dada bidangnya.


"Tinggalkan dia jika kau tak ingin terluka lebih dalam lagi. Dari saat aku mengetahui hubungan mu dan bima, aku tidak percaya kepadanya. Jadi mulai saat ini kakak minta akhiri semuanya, kakak akan bicara kepada om sean dan tante susan" Ucap jeff.


"Dia juga akan mendapatkan balasan dariku setelah ini" Ucap jeff kembali.


Ariana pun masih memeluk jefri dengan erat, rasanya dia tak mampu lagi menopang tubuhnya. Jantungnya berdetak begitu kencang, pandangan matanya mulai menggelap dan ariana pun pingsan.


Lantas jefri yang melihat reaksi ariana dengan tubuh lemas nya langsung menggendong gadis kesayangannya ala bridal style. Dia terburu-buru menuruni anak tangga dan membawa ariana keluar dari kafe tersebut.


Beberapa pengunjung kafe pun ribut saat melihat seorang wanita pingsan dan di bawah oleh seorang laki-laki.


Lantas bima dan louise yg mendengar beberapa orang mulai bercakap-cakap itu pun menanyakan kepada salah satu pelayan kafe yg melintas di hadapannya.


"Maaf, di depan ada apa ya ? Sepertinya ramai sekali" Tanya bima penasaran.


"Oh, itu tuan ada seorang gadis pingsan di in the garden lantai dua sana. Lalu seorang laki-laki yg bersamanya membawa dia keluar" Jawab pelayan tersebut menjelaskan dan setelah itu meninggalkan bima.


Perasaan bima pun mulai tak tenang. Ada rasa yg mengganggu di dalam benaknya. Akhirnya diapun memutuskan untuk mengakhiri pertemuannya dengan louise malam ini. Bima pun kembali ke apartemen nya setelah mengantar louise kembali ke tempat tinggalnya.

__ADS_1


__ADS_2