
Bima sebisa mungkin mencari keberadaan ariana saat ini. Dia ingin meminta maaf dengan semua yg telah terjadi. Sudah dua pria yang memaki dan tidak memperbolehkannya untuk menemui ariana.
Bima sangat kesal dengan sikap julian dan jefri saat ini. Apa mungkin mereka menyembunyikan ariana dariku, gumam hati bima.
Dering ponselnya pun berbunyi, lantas bima pun mengangkatnya.
"Hallo, bagaimana ? Apakah kamu sudah menemukan keberadaan nya ?" Ucap bima to the point.
"Ya tuan, nona ariana sedang berada di rumah sakit saat ini" Jawab orang suruhan bima.
"Rumah sakit mana ? Aku akan kesana sekarang !" Ucap bima menanyakan.
Orang suruhan bima memberi tahu alamat dimana rumah sakit ariana menginap. Stelah itu bima memutus panggilannya dan menuju ke tempat parkir mobilnya.
Mobil bima melaju meninggalkan pelataran kampus tersebut dan menuju rumah sakit.
***
Di dalam rumah sakit sebelum keberangkatannya 2,5 jam yang lalu, ariana sudah memutuskan untuk ikut zein ke jepang. Dia akan terbang sekarang juga. Semua surat sudah di urus oleh pengawal jeff 2 jam sebelumnya.
__ADS_1
Kini ariana, zein, jefri dan dimas mengantar ariana kedalam terminal keberangkatan. Ariana berpamitan kepada jefri dan dimas sebelum dia check in untuk penerbangannya.
"Terima kasih kak sudah menjaga dan menolong ku saat aku dalam kesulitan. Jika kak ardan sudah libur kuliah, terbang lah ke jepang untuk menjengukku" Ucap ariana dalam pelukan bersama ardan.
"Oke princess, aku akan sering menjengukmu kesana. Dan pastikan jika zein tidak menjaga mu dengan baik-baik aku sendiri yang akan menghukumnya" Jawab jeff mengingatkan.
Zein dan ariana tersenyum saja mendengar ucapan dari jefri.
"Kak dimas, arin juga berterima kasih sekali. Saat ariana sakit kakak langsung terbang juga kesini. Aku akan menantikan mu mengunjungi ku ke tempat baruku" Ucap ariana memeluk dimas.
"Siap queen, aku akan datang kesana. Sepertinya aku juga akan meminta CEO east java company untuk mengangkatku menjadi asisten pribadinya" Ejek dimas kepada zein.
Ariana dan jefri yang tidak mengerti dengan ucapan dimas pun hanya saling pandang. Setelah semua pembicaraan cukup. Zein dan ariana check in dan masuk ke bagian imigrasi untuk pengecekan.
Dimas juga akan kembali ke indonesia, karena pekerjaannya sudah menumpuk di kantor. Dan jefri juga kembali ke apartemennya setelah mengantarkan semua sahabatnya pulang ke negara tujuannya masing-masing.
POV Jefri
Langkah kaki ku sedikit goyah saat mendengar ucapan ariana yang memilih untuk tinggal di samping zein sahabat ku sendiri.
__ADS_1
Apa mungkin setelah ini, ariana akan benar-benar menjadi bagian hidup zein seutuhnya.
Jefri sudah memikirkan semuanya matang - matang. Akan ada saatnya dia memiliki, ada saatnya dia hadir, ada saatnya dia tinggal dan ada saatnya dia juga pergi.
Mungkin rasa yang pernah di miliki oleh ariana kepada jefri sudah sedikit hilang. Sampai akhirnya dia memutuskan untuk meninggalkan nya dan memilih tinggal di jepang bersama sahabatnya sendiri.
Jefri juga tidak egois dengan semua hal yg sudah terjadi. Mungkin setelah ini dia akan fokus menjalani karier nya dan mendirikan perusahaan dengan jerih payahnya sendiri.
Author POV
Bima telah sampai di lobby rumah sakit. Dia telah memikirkan mobil miliknya dan bertanya kepada suster yg berada di dalam rumah sakit tersebut.
"Maaf tuan, nona ariana sudah pulang 2 jam yang lalu" Jelas suster memberi tahu kepada bima.
Kaki bima pun terasa lemas saat mendapat jawaban itu. Dia benar-benar kehilangan ariana saat ini. Ucapan jefri dan julian tidak main-main rupanya.
Bima pun menghubungi julian, ingin menanyakan keberadaan ariana sekali lagi. Setidaknya perpisahan ini tidak membuat kesan mengecewakan di kemudian hari.
Julian yang mendapat panggilan dari bima pun hanya mengabaikannya. Dia tidak ingin memberitahukan dimana ariana saat ini. Julian tak ingin jika ariana akan memaafkan pria brengsek seperti bima.
__ADS_1