
Malam pun tiba, ponsel milik araian pun berdering ketika si empunya berada di dalam kamar mandi. Lantas ariana pun segera mungkin menyelesaikan ritual mandinya dan menuju meja nakas di samping tempat tidurnya.
Tertera nama bima di sana. Ariana pun menyunggingkan bibirnya, lalu mengirim pesan kepadanya.
"Tunggu 10 menit lagi, aku akan menghubungi mu kak" isi pesan ariana.
Ariana pun menuju lemari pakaiannya dan kembali lagi kedalam kamar mandi untuk mengganti pakaian.
Setelah selesai, ariana pun duduk di depan meja riasnya dan melakukan video call kepada bima.
Bima pun mengangkatnya dan tersenyum simpul saat melihat wanitanya sedang mengeringkan rambut yg masih basah terkena air.
"Bagaimana queen kelanjutan cerita tadi sore ?" ucap bima dengan meneguk kopinya.
Ariana pun menceritakan semuanya kepada bima dari saat dia kecil dan sampai sekarang. Hubungannya yg begitu dekat dengan jefri pun ariana ceritakan.
Bima pun mengerutkan keningnya dan berfikir dalam mengenai cerita hubungan antara ariana dan jefri.
"Untuk saat ini, bersikaplah sewajarnya. Tak usah berlebihan. Kau milikku dan akan tetap menjadi milik ku sayang. Berjanjilah ?" pinta bima kepada ariana.
"Hemm, baik kak. Aku sudah melupakan hubungan ku saat itu dengan kak jeff. Dan aku pastikan hanya kamu lah saat ini yang menempati hati terdalam di dalam hidupku" jawab ariana tersenyum bahgia.
"Baiklah, kau sudah makan sayang ?" tanya bima tak ingin membahas lagi hubungan ariana dan jeff.
"Sebentar lagi kak, Aku merindukan mu" Jawab ariana dengan mengedipkan satu matanya.
"Ohhh queen, jangan seperti itu. Kau bersikap genit sekarang, aku tak suka" protes bima.
"Xixixixi ... aku hanya genit di depanmu saja kak" kikik ariana merasa puas mengerjai bima.
"Huhh, seandainya tidak ada masalah di perusahaan. Sekarang aku sedang berdua denganmu dan menikmati liburan kita" desah bima dengan raut wajah kecewanya.
"Aku akan menggantikan hari ini nanti setelah aku kembali ke Singapura kak" jawab ariana berjanji.
"Oke, baiklah sayang. Sebentar lagi aku ada meeting dengan klien dari jepang. Aku tutup dulu, Makanlah dan istirahat yang cukup. Aku tak ingin jika kau sakit nantinya" ucap bima untuk mengakhiri video callnya.
"Siap bos, kakak jangan lupa makan malam juga. Besok kabari aku jika akan berangkat ke kantor. Love you kak" ariana pun mematikan panggilan video callnya setelah bima membalas ucapan cintanya.
Rumah Sakit Citra Mulia
__ADS_1
Dimas masih sibuk dengan dunia game nya. Dia tak menghiraukan keadaan jefri sama sekali jika sudah berada di fase bermainnya.
Jefri pun tidak mempermasalahkan apa yang sedang dimas lakukan saat itu. Dia memilih menghubungi zein yang berada di apartemen nya.
"Zein kau kenapa ? apa kau sakit ?" send, pesan jeff pun sudah terkirim dan sedang di baca oleh zein.
"No, Don't worry be happy" jawab singkat zein.
"Are you oke zein ? katakan jika ada sesuatu. Kau tak pandai merahasiakannya dariku" ucap jeff dengan penuh penekanan.
"Yes brother, I'm fine" jawab singkat zein yg memang sedang di dalam fase tak ingin menceritakan kepada sahabatnya.
"Oke baiklah, aku tidak akan memaksamu. Besok aku ingin pulang, aku tak ingin berlama-lama berada di rumah sakit ini" Keluh jefri kepada zein.
"Yah, akan ku coba membicarakan kepada dokter esok saat aku sampai di rumah sakit. Istirahat lah, aku akan mengerjakan proposal kegiatan ku" jawab zein yang sudah akan mengakhiri chatting nya.
"Hemm, baiklah. Semangat semoga kau bisa menduduki kursi CEO mu bulan depan" Balas jefri dan setelah itu meletakkan ponsel miliknya di atas meja yg berada di sampingnya.
Saat jefri sedang meletakkan ponsel milik nya, lantas dimas pun menanyakan sesuatu kepada jeff.
"Habis mengubungi siapa ?" tanya dimas acuh tak acuh.
"Zein.." jawab singkat jeff.
"Tidak, aku masih kenyang. Order saja jika kau mau" jawab jeff lalu memejamkan matanya.
Dimas pun segera memesan makanan yang di inginkan nya dan menunggu dengan melanjutkan bermain game di ponsel miliknya.
Di tempat lain
Devan mencoba menghubungi jefri kembali tapi nomor nya tidak aktif. Devan pun membuang nafasnya kasar dan menuju balkon kamarnya.
"Sekali saja arin, hanya sekali saja berikan aku kesempatan untuk menemui mu. Aku menyesal telah menerima perjodohan ini, dan akhirnya aku sendiri saat ini merasakan sakit kehilangan orang yang benar-benar mencintai kita" gumam devan di dalam hatinya.
Devan pun menerawang langit-langit yang penuh dengan bintang malam ini. Dia merasa sangat kehilangan, entah kenapa dia baru merasakan penyesalan saat ini.
Rasanya devan ingin kembali dan melanjutkan hubungan dengan ariana lagi. Tapi dia tak mampu jika harus mengorbannya harta warisan yang di berikan oleh papanya, jika dia tidak menerima perjodohan itu.
kata-kata ariana pun masih terngiang-ngiang di dalam hati dan fikiran nya saat ini.
__ADS_1
"Jangan pernah datang jika untuk pergi, Dan jangan pernah singgah jika untuk menyakiti"
Sakit rasanya saat mendengarkan ucapan ariana dengan sejuta penekanan itu. Devan pun mendesah pelan dan kembali masuk ke dalam kamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya.
****
Zein masih sibuk dengan pekerjaannya. Dia menyesap kopi yang di buatnya, sebelum pekerjaannya dimulai.
Ingin rasanya zein menghilangkan ariana dalam pikirannya. Tapi semakin zein mengalihkan, malah semakin menjadi-jadi.
Saat ini pekerjaan zein sudah tinggal sedikit lagi dan setelah semuanya selesai zein menyandarkan kepalanya di kursi ruang kerjanya.
Zein berfikir sesaat dan mencoba untuk menetralkan semuanya. Tapi dia bingung harus memulainya dari mana ?
Sampai akhirnya dia berinisiatif untuk mencoba membuka hati kepada wanita lain saja. Zein tidak mungkin mengharapkan cinta yang tidak pasti selama-lamanya.
Dia juga sudah menunggu, lebih tepatnya menyembunyikan perasaannya kepada ariana dari saat dia masih kecil.
"Aku akan berjanji mulai saat ini arin, aku berjanji tidak akan mencintaimu lagi. Sudah cukup waktu yang ku berikan dan memendam cinta ini sendirian tanpa adanya sebuah balasan. Mungkin memang takdir tidak pernah mengharapkan kita untuk bersama" Gumam hati zein.
Zein pun kembali memfokuskan pekerjaannya dan tak ingin larut dalam kesedihan yang menimpanya.
Pasalnya mencintai seseorang yang tidak pernah mencintai kita itu sakit. Lebih baik kita di cintai dari pada harus mencintai.
Flashback On
"Nak kamu kenapa bersedih ?" tanya mama zein duduk di sebelahnya.
"Aku ingin bercerita kepada mama, tapi berjanjilah tidak akan menceritakan kepada siapapun" jawab zein dengan wajah seriusnya.
"Katakan zein, mama akan berjanji kepadamu" ucap mama zein memeluk anak kesayangannya.
"Aku mencintai ariana ma, Tapi dia tidak pernah merasakan cinta tulus yang ku berikan. Dia hanya menganggap ku hanya teman saja" ucap zein menjelaskan.
"Apakah ariana mengetahui jika kamu mencintai nya zein ?" tanya mama zein penasaran.
"Tidak ma, dia tidak pernah mengetahui perasaan zein kepadanya. Apakah tidak cukup jika zein, hanya menunjukkan kepedulian zein kepadanya tanpa harus mengungkapkan perasaan zein ma ?" tanya balik zein.
"Zein begini, tidak semua wanita itu mengerti perasaan cinta kita. Apalagi hanya di tunjukkan lewat kepedulian saja. Wanita butuh kepastian nak, bukan hanya perhatian saja. Jika memang kau mencintainya, katakan kepadanya. Kau tak harus menyembunyikan apapun darinya nak" ucapan mama zein di dengarkan seksama oleh zein.
__ADS_1
memang ada benarnya apa yang di ucapkan oleh mama zein, bahwa wanita butuh kepastian bukan hanya perhatian saja.
Flashback Off