Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 25


__ADS_3

Dimas pun melaju dengan kencang, ia ingin segera sampai di apartemen milik zein.


Saat tiba di baseman dimas turun dari mobil dan berjalan menuju lift yg tersedia. Dimas memencet angka yg tertera untuk naik ke lantai atas di mana unit zein berada.


Dimas pun tak menyangka jika sahabat nya akan berkunjung ke negaranya. Pasalnya terakhir dia meninggalkan negara ini karena ada sesuatu yang mendesak sehingga dia harus tinggal di singapura seorang diri.


Dimas terus melangkahkan kaki nya untuk menuju unit milik zein dan sampailah dia di depan pintu.


Memencet bel pintu dan zein pun membukanya dari dalam.


"Dimana jeff ?" tanya dimas to the point.


"Kau ini selalu saja tidak ada basa-basinya. Jeff sedang mandi, kita tunggu saja dia di sini" jawab zein dan menuju dapur untuk mencari minuman dingin di dalam lemari es nya.


"Oke baiklah. Aku lapar sekali ! kau tak ingin memberiku makan ?" cetus dimas yang selalu saja seperti itu jika sudah berada di apartemen zein.


"Aku akan pesan saja, jeff juga belum makan siang" jawab zein dan melemparkan minuman dingin kepada dimas.


Dengan sigap dimas pun menangkapnya. Setelah itu membuka tutup botol dan meneguknya separuh.


Sekitar 10 menit jefri membersihkan diri. Rasanya sangat segar saat seluruh tubuhnya terkena siraman air shower.


Setelah selesai jefri mengganti pakaiannya dan turun kebawah untuk menemui zein dan dimas.

__ADS_1


"Hallo brother apa kabar ? Wow, kau semakin tampan saja" Puji dimas dan memeluk jefri.


"Kabar baik, kau bisa saja. Zein apa kau sudah pesan makanan ?" jawab jefri dan bertanya pada zein.


"Sudah, mungkin sebentar lagi makanan kita datang. Oke gue mau naik dulu" ucap zein meninggalkan dimas dan jefri di ruang tamu.


Jefri pun mengambil minuman diatas meja yg diambil zein tadi dan meminumnya.


"Ada apa kamu datang jauh-jauh kesini ? tidak mungkin jika kamu ingin menemui mommy mu ?" tanya dimas dengan raut wajah seriusnya.


"Entahlah, rasanya aku ingin menemui mommy juga. Tapi aku tak ingin bertemu dengan laki-laki brengsek itu" jawab jefri dengan raut wajah kecewanya.


"Oke, kurasa kau disini memang bukan untuk itu. Tapi percayalah aku sebagai sahabat mu, selalu mendukungmu jeff" ucap dimas menepuk bahu jefri.


"Terima kasih, kalian selalu ada untukku" ucap jefri.


Bel pintu pun berbunyi, dimas beranjak untuk membuka pintu dan ternyata kurir pengantar makanan pun datang.


Dimas mengambil makanan itu dan masuk kembali ketika sang kurir sudah pergi.


"Zein, cepatlah turun. Makanan kita sudah datang" Panggil dimas dengan suara tingginya, supaya zein mendengarnya.


Tugu Monas Jakarta

__ADS_1


"Huhhh, kita cari makan siang saja sayang. Mataharinya sudah begitu terik. Rasanya aku tidak kuat berlama-lama di luar. Panas sekali" Ucap bima sambil menutupi kening dengan telapak tangannya.


"Oke baiklah kak, kita cari makan" jawab ariana dengan tawa kecilnya saat mendengarkan keluhan dari kekasihnya.


Memang panas sekali saat berada di indonesia. Apalagi saat ini lagi musim panas-panasnya. Matahari begitu terik dan akan membakar seluruh kulit jika berlama-lama di luar rumah.


Wajah bima pun sudah menjadi kemerahan saat itu. Ariana pun kasihan melihatnya dan segera mungkin mengajak nya menuju parkiran mobil dan mencari resto terdekat untuk mengisi perut mereka.


Di tempat lain..


Jefri, zein dan dimas pun masih menyantap makanannya dengan tenang. Setelah menyelesaikan makan siangnya. Mereka bertiga mencoba mengobrol dan bernostalgia tentang masa lalunya.


Mereka akan tertawa saat berasa ada yang lucu tentang masa lalu mereka bertiga.


"Hah, tidak terasa yaa sudah hampir 4 tahun kita tidak bertemu ?" ucap jefri dengan merebahkan kepalanya di atas bantal sofa.


" Yah memang, kau yang terlalu sibuk dengan kampusmu itu dan tak ingin datang hanya sekedar singgah sebentar saja" jawab dimas yg memang sedikit kecewa saat jefri tak pernah mengunjungi mereka.


"Maaf untuk itu, kalian tau sendiri alasanku untuk tak pernah singgah di negara ini kan ? jadi maafkan aku" ucap jefri dengan menerawang langit-langit ruang tamu tersebut.


"Oke baiklah. Besok kita jalan-jalan, sekali-sekali donk healing lagi seperti dulu" jawab zein dan memberikan saran kepada sahabat-sahabatnya.


"Setujuuuu..." jawab jeff dan dimas bersama.

__ADS_1


Mereka bertiga pun melanjutkan perbincangan nya dan tak terasa waktu berlalu begitu cepat. Malam pun tiba, dimas memutuskan untuk pulang ke rumahnya dan jeff pun memutuskan untuk mengistirahatkan badannya.


Zein terus berusaha mencari tau dimana wanita yang sedang dicari oleh sahabatnya ini. Zein pun mengerahkan suluruh anak buah nya untuk mencari petunjuk dan akan memberitahukan kepada jeff jika tugasnya sudah selesai nanti.


__ADS_2