Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 89


__ADS_3

Ponsel ariana pun berbunyi dan mengahlikan pandangan kedua orang yg sedang makan dengannya.


"Maaf, sebentar .." Ariana beranjak dari duduknya dan menerima panggilan telepon dari arata.


"Hallo kak arata, ada apa ?" Ucap ariana.


"Maaf nona mengganggu waktumu, apakah anda sudah sarapan ? Tuan zein meminta saya untuk membelikan anda sarapan" Jawab arata.


"Ah, ini aku sedang sarapan di kantin bersama temanku" Terang ariana.


"Oh baiklah kalau seperti itu nona. Saya akan menyampaikan kepada tuan zein" Jawab arata dan menutup panggilannya.


Ariana pun kembali ke tempat duduknya dan melanjutkan makannya. Rafaela pun mulai menanyakan siapa yg menelepon ariana barusan.


"Siapa rin, yg telepon?" Tanya rafaela.


"Ah itu, asisten pribadi tunangan ku" Jawab ariana keceplosan.


Sontak saja membuat rafaela dan ritz menghentikan aktivitas makannya.


"Kamu sudah bertunangan ?" Tanpa mereka kompak.


Ariana sedikit nyengir kuda dan mulai menetralkan suasananya. Dia sedikit membuang nafasnya dengan kasar dan mulai bercerita.


"Ya, aku sudah bertunangan" Jawab ariana menundukkan kepalanya.


"Oh god, aku tidak menyangka arin. Aku kira kamu belum memiliki kekasih!" Ucap rafaela.


"Tapi, kalau boleh tau? dia kerja sebagai apa, sampai memiliki asisten pribadi segala?" Tanya rafaela lagi.


"Intinya dia seorang pengusaha" Jawab ariana singkat.


Ritz hanya diam saja menanggapi ucapan ariana dan rafaela. Dia sebelumnya sedikit berharap, tapi saat mengetahui ariana sudah memiliki calon suami pupuslah sudah harapan ritz.


Changi bay Singapura


Pesawat yg di tumpangi jefri sudah transit dan kini dia dalam perjalanan menuju apartemen nya. Rasa kantuk mulai melanda, dan saat akan memejamkan matanya ponselnya berdering. Jefri pun melihat nama yg tertera dan menerima panggilan dari julian.


"Ada apa julio ?" Tanya singkat jefri.


"Kau akan kembali kapan jeff?" Tanya balik julian.


"Aku sedang dalam perjalanan menuju apartemen ku" Jawab jefri.

__ADS_1


"Appaaa ? Kau sudah kembali? Kenapa tidak mengabariku lebih dulu, aku bisa menjemputmu ke bandara" Sarkas julian.


"Aku tak ingin mengganggu mu jul, kita bahas pekerjaan nanti sore saja. Aku ingin istirahat siang ini" Pinta julian.


"Oh, oke baiklah. Aku akan mengirim makanan ke apartemenmu" Jawab julian dan mematikan panggilan teleponnya.


Sekitar 20 menit akhirnya taxi yg membawa jefri pun sampai di depan apartemen. Dia pun turun dan berlalu masuk ke dalam. Hari ini dia ingin segera beristirahat. Rasanya tubuhnya begitu lelah.


Saat sampai di lantai unit miliknya, sudah ada kurir dilevery order yg menunggu. Jefru menghampirinya dan berbicara kepada kurir itu untuk menerima makanan yg sudah di pesan oleh temannya.


Tokyo Jepang


"Bagaimana arata? Kenapa kau masih disini?" Tanya zein sedikit ketus.


"Ah, itu tuan. Saya mau memberi tahu anda, kalau nona arin sedang sarapan bersama temannya di kantin kampus" Jelas arata.


"Oh oke" Jawab singkat zein dan mengambil ponsel miliknya.


Dia mencoba menghubungi ariana sendiri untuk meyakinkan jika ucapan arata benar. Zein melakukan panggilan video.


Ponsel milik ariana pun berbunyi dan dia pun kembali mendesah pelan lalu menerima panggilan video dari zein. Ritz dan rafaela hanya melirik ke arah ariana lalu melanjutkan makannya.


"Ada apa kak?" Tanya ariana.


"Aku sedang berada di kantin kampus" Jawab ariana.


"Coba tunjukkan kepadaku?" Pinta zein.


Ariana mengganti kameranya mengarah ke belakang dan memutar kan ponselnya, saat sampai di depan muka ritz.. sontak saja membuat zein tercegang.


"Itu siapa dear? Kamu bersama pria lain" Sarkas zein.


"Ah itu senior ku kak" Jawab ariana sedikit mengerutkan dahinya.


"Kenapa dia bersamamu?" Tanya zein sedikit cemburu melihat ariana bersama seorang pria.


"Tadi kebetulan tidak sengaja bertemu, tapi aku tidak hanya berdua kak. Aku juga bersama rafaela" Jawab ariana.


Ritz yg berada di depan ariana hanya mendengus kesal. Tidak dengan rafaela yg tersenyum saat namanya di sebut oleh ariana.


Rafaela pun menarik tangan ariana dan mengarahkan ponsel itu ke wajahnya.


"Hai kak, kau kah tunangan ariana?" Tanya rafaela antusias.

__ADS_1


Zein pun mengernyitkan dahinya lalu tersenyum ramah kepada rafaela.


"Ya, kamu benar sekali" Jawab zein singkat.


"Ohh oke, aku akan menjaganya untukmu saat berada dikampus" Ucap rafaela.


"Wow, terima kasih" Jawab zein tersenyum senang.


"Ya sama-sama kak" Ucap rafaela dan mengembalikan posisi ponsel menghadap ke arah ariana.


Ritz semakin kesal dengan sikap rafaela ketika berbicara dengan zein. Dia pun mencoba untuk mengambil ahli ponsel ariana dan melihat setampan apa tunangan ariana tersebut.


"Zein .." Ucap ritz terkejut.


Sontak saja membuat zein, ariana dan rafaela menatapnya. Zein pun terkesiap ketika melihat sepupunya dengan jelas. Saat ariana mengarahkan kameranya tadi, dia tidak begitu memperhatikan sosok pria yg berada disana.


"Ritz, ternyata kamu?" Jawab zein masih dengan tatapan tak menyangka nya.


"Yaa, ini aku zein. Bagaimana kabarmu? Kenapa tidak pernah menghubungi ku? Dimana kau saat ini?" Tanya ritz bertubi-tubi.


"Kamu masih sama seperti yang dulu, selalu banyak bertanya?" Tergelak zein.


"Ahh, kau bisa saja zein" Ucap ritz sedikit malu dengan zein juga yg lainnya.


"Aku baik, Maaf kalau aku tidak pernah menghubungi mu. Saat ini aku berada di tokyo, meneruskan perusahaan papa" Jawab zein.


"Kenapa paman malik tidak mengabari ku jika kau ada disini. Ah menyebalkan sekali dia" Ucap ritz.


"Hahahaha .. kau bilang apa ritz, meskipun dia menyebalkan. Dia papaku dan juga paman mu ritz" Terang zein.


"Ya.. ya.. ya baiklah. Kapan kita bisa bertemu?" Tanya ritz.


"Nanti saat jam makan siang, bagaimana?" Jawab zein.


"Baiklah, kau juga harus menceritakan kepadaku tentang nya" Pinta ritz sebelum mematikan panggilan video ariana.


"Ya, nanti akan aku ceritakan" Jawab zein.


Ritz pun mengembalikan ponsel yg dia pegang kepada ariana. Ariana pun menerimanya, lalu mencoba berbicara sedikit sebelum memutuskan panggilan video itu.


"Yasudah kak, sebentar lagi kelas akan di mulai. Aku tutup dulu" Ucap ariana.


"Baiklah, nanti saat mata kuliahmu sudah selesai kabari saja arata. Biarkan dia menjemput mu" Pinta zein.

__ADS_1


"Ya kak" Jawab ariana dan tersenyum setelah itu mematikan panggilan nya.


__ADS_2