
Tokyo Jepang
Beberapa jam kemudian,
Ariana dan zein sudah tiba di haneda airport. Mereka berdua berjalan dan melihat ke arah terminal kedatangan. Sudah tampak arata yg menunggunya disana.
"Selamat datang kembali tuan, biar saya yang membawa kopernya !" Pinta arata dan zein pun memberikan kedua koper miliknya juga ariana.
Mereka bertiga menuju tempat parkir bandara. Arata memasukkan koper ke dalam jogja mobil. Ariana juga zein telah masuk ke kursi penumpang. Setelah koper masuk, arata memutar langkahnya menuju kursi kemudi.
"Kak, bisakah kita mampir di restoran dulu ? Aku sangat lapar sekali" Pinta ariana.
"Ya baiklah..!" Jawab zein.
"Arata, kita pergi ke restoran terdekat saja" Ucap zein.
"Baik tuan" Jawab arata singkat.
Arata mengemudikan setring mobilnya meninggalkan pelataran bandara. Sepanjang jalan ariana hanya termenung saja. Itulah yg membuat zein mengalihkan pandangan nya kepada ariana.
"Ada apa dear, apa kamu masih kesal denganku ?" Tanya zein.
"Tidak kak, aku hanya memikirkan keadaan kak ardan saja" Jawab ariana.
Zein pun tercegang dengan ucapan ariana. Lagi dan lagi ardan yg dia sebut saat bersamanya.
"Coba saja hubungi dia ?" Saran zein yg berusaha selalu mengalah dengannya.
Ariana merogoh ponsel didalam tasnya. Dia membuka aplikasi hijau miliknya dan mencari nama jefri disana. Ariana memutuskan membuat panggilan video.
Jefri dan dimas yg saat itu masih betah di atas rooftop rumah sakit itu pun terkejut ketika ada notifikasi panggilan masuk.
"Siapa jeff ?" Tanya dimas.
__ADS_1
"Ariana ..." Jawab jefri dan mengarahkan pandangan ke mata dimas.
"Angkat saja, mungkin dia sudah sampai di sana" Ucap dimas.
Jefri menerima panggilan video itu dan tersenyum kepada gadis kecil yg di cintainya.
"Hai kak, apakah kak ardan sudah sampai ?" Tanya ariana.
"Hallo queen, sudah beberapa jam yang lalu. Apakah kamu baru transit ?" Tanya balik jefri.
"Yaa kak, ini sedang perjalanan pulang" Jawab ariana.
"Oh begitu rupanya" Ucap singkat jefri.
"Kak ardan sedang dimana saat ini ?" Tanya ariana yang masih tak puas berbicara dengan jefri.
"Aku sedang di rooftop rumah sakit queen" Jawab jefri.
"Coba perlihatkan kepadaku ?" Pinta ariana.
"Wow, indah sekali.." Puji ariana.
"Yaaa, apakah kamu ingin berbicara dengan dimas ?" Ucap jefri mengalihkan pembicaraan nya dan mengubah kamera videonya menghadap kepadanya.
"Ah, boleh - boleh kak" Jawab ariana.
Jefri memberikan ponsel miliknya kepada dimas. Dia hanya mendesah dan membuang nafasnya dengan kasar. Semakin dia melihatnya terlalu lama, semakin pula dia tidak bisa melupakan nya.
"Halo prinses .." Sapa dimas.
"Hai kak dimas, bagaimana keadaan disana ? Apakah semua baik ?" Tanya ariana.
Dimas melirik ke samping kanannya, lalu memfokuskan tatapannya kepada panggilan video ariana.
__ADS_1
"Ya princess, kamu tak perlu khawatir" Jawab dimas berbohong.
"Bagaimana keadaan om wahyu saat ini kak ?" Tanya kembali ariana.
"Dia sedang istirahat mungkin saat ini. Om wahyu terkena stroke. Kaki dan tangannya tidak bisa bergerak" Terang dimas.
"Astaga, semoga saja om wahyu baik - baik saja menerima keadaan ini. Kapan dia pulang kak ?" Tanya ariana lagi.
"Kakak kurang tahu kalau itu princess, mungkin lusa" Jawab asal dimas.
Zein yg berada disamping ariana tersenyum saja mendengar jawaban dari sahabatnya.
"Kau selalu saja, mudah untuk mengarang cerita dim" Ucap zein akhirnya.
"What, kau pangeran tampan. Tunjukkan wujud mu ?" Gurau dimas saat mendengar ucapan dari zein.
Ariana yg berada di samping zein hanya tertawa mendengan jawaban dari dimas. Zein meraih tangan ariana dan mengarahkan ponsel ke hadapannya.
"Kau bersembunyi di samping princessku, tidak sopan !" Sarkas dimas dengan wajah yg di buat-buat.
"Hahahhaha ... Kau ada ada saja dim. Tunjukkan wujudmu, apakah kau mengira aku ini zombie, hantu, atau mummie ..?" Jawab zein.
"Hahahahahahaha ... sepertinya begitu!" Ucap dimas.
Ariana yg memperhatikan keduanya hanya ikut tertawa saja. Arata yg sedang menyetir, ikut tertawa tetapi dia tak berani meloloskan tawanya.
Mobil yg mereka tumpangi telah sampai di tempat parkir restauran.
"Kita sudah sampai tuan!" Ucap arata.
"Ah iya.." Jawab zein.
"Aku hubungi lagi nanti dim, salam kan kepada tante ayu dan om wahyu yaa. Maaf tidak bisa menjenguk kesana" Pinta zein sebelum ariana memutuskan panggilan nya.
__ADS_1
"Oke baiklah, akan ku sampaikan" Jawab dimas.
Ariana pun melambaikan tangan kepada dimas lalu mematikan panggilan videonya.