Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 38


__ADS_3

Zein sudah menunggu di tempat yg sudah di sepakati sebelumnya. Dia mencoba menyibukkan diri mengirim pesan kepada sahabatnya menggunakan nomor baru.


"Hai dim, bagaimana kabar mu ? Apakah jeff sudah sembuh ?" Send, pesan terkirim.


Sekitar satu menit kemudian dimas pun membalas pesan zein.


"Oh tuhan, kenapa kau baru memberi kabar zein ? Aku baik, jeff sudah terbang ke singapura dengan arin" Jawab dimas.


Lantas zein pun mengernyitkan dahinya. Bagaimana bisa jeff kembali dengan ariana berdua ke singapura. Zein pun tak habis fikir dengan sahabatnya itu. Lantas zein pun mengirim pesan lagi kepada dimas.


"Kenapa mereka kembali bersama ? Apakah jeff tidak akan terjadi masalah jika kekasih ariana mengetahuinya ?" Balas zein dan menunggu dimas mengetik pesannya.


"Entahlah, ariana beberapa hari ini sudah tidak bersemangat sepertinya. Dan saat aku mengantarnya ke bandara dia bilang kalau arin tidak memberi tahu jika ia kembali ke singapura kepada kekasihnya" Jawab dimas.


"Oh, begitu rupanya ?" Balas singkat zein.


"Aku hampir lupa ! Arin mengatakan kepadaku, jika kau mengabari ku dia akan selalu menunggumu untuk mengabari dirinya" Balas dimas memberitahukan pesan ariana sebelum dia pergi.


Zein pun tersenyum simpul dengan ucapan dimas. Zein pun tak lagi membalas pesan dimas karena client yang di tunggunya telah tiba.


"Maaf tuan zein saya sedikit terlambat" Ucap bima dengan menjulurkan tangannya memberi salam.


"Tidak masalah tuan bima, saya juga baru saja datang" Jawab zein membalas jabatan tangan dari bima.


Mereka semua duduk di kursi masing-masing dan mulai membahas pekerjaannya. Saat pertengahan membahas pekerjaan yg di ajukan oleh bima, Notifikasi dari ponsel zein pun berbunyi dan bima pun melirik kepada zein.


"Maaf, saya lupa mengsilent ponsel" Ucap zein dan merogoh ponsel yg ada di saku jasnya lalu memgaktifkan mode silent.


Zein pun fokus kembali kepada pekerjaannya, tanpa membaca notifikasi pesan masuk di dalam ponselnya.


"Bagaimana tuan zein, apakah kita bisa bekerjasama ?" tanya bima kemudian setelah menjelaskan semua proposal pengajuan kerjasamanya.

__ADS_1


"Oke baiklah, tapi saya harus merevisi kembali seluruh proposal tuan bima. Setelah itu kami akan mengabari" Jawab zein tegas.


Bima pun tersenyum bahagia saat CEO dari east java company menimang proposal pengajuan kerjasamanya.


Bima beserta sekertaris nya pun pamit undur diri dan di persilahkan oleh zein. Setelah kepergian bima, zein merogoh ponselnya dan melihat pesan masuk di aplikasi hijau miliknya.


"Apakah kau diam-diam mengagumi ariana ? Oh god, bagaimana bisa sampai seperti itu zein. Saran ku, jangan pernah bersaing dengan sahabat sendiri. Itu nantinya akan menghancurkan segalanya" Saran dimas di dalam pesannya.


Zein pun merasa benar adanya. Dia pun membalas pesan dimas kembali.


"Hem, aku paham maksud mu. Aku akan menjaga jarak darinya dan aku akan membuka hatiku untuk wanita lain dim, kau tenang saja. Jangan khawatir kan aku" Balas zein dan beranjak menuju mobilnya.


Zein beserta asisten pribadinya arata bergegas kembali ke kantor untuk melanjutkan pekerjaannya.


Singapura


Pesawat yang di tumpangi ariana dan jeff pun transit di bandara singapura. Saat ini ariana dan jeff turun dan berjalan di terminal kedatangan Changi Airport Singapura.


Arin sudah melihat julian yang menunggunya disana. Ariana dan jeff pun berjalan menuju julian dan mereka menyapanya.


"Hah, kau ini. Bagaimana bisa aku tidak menjemput orang yang spesial di dalam hidupku" Ungkap julian


Jeff yang mendengarkan ungkapan julian memutar bola matanya jengah.


"Thank's julio sudah menjemput kami !" Ucap jeff berterima kasih.


"Hem, Slow. Ayo arin, aku bawakan koper milikmu" Ucap julian dan menarik koper ariana.


Mereka bertiga pun menuju tempat parkir mobil, dan memasukkan koper milik mereka ke dalam mobil julian.


Tokyo Jepang

__ADS_1


Bima mengubungi louise untuk menanyakan keberadaannya. Dia memang sudah lupa dengan kehadiran ariana. Bima sudah benar-benar tidak mengabari ariana lagi.


"Sayang kau ada di mana ? mau aku bawakan oleh-oleh untuk mu ?" Ucap bima di dalam panggilan teleponnya.


"Aku sedang berada di salon. Boleh jika kau tak keberatan" Jawab louise.


"Oke baiklah, nanti akan aku kabari lagi" ucap bima memutuskan panggilannya.


***


Ditempat lain,


Arin sudah masuk kedalam unit apartemen nya, begitu juga dengan jefri. Julian yang masih ada urusan pun memutuskan untuk pergi lagi setelah mengantarkan ariana dan jefri ke apartemen nya.


Ariana pun mencoba mengirim pesan kepada bima saat dia sudah berada di posisi ternyamannya.


"Hai kak, kau melupakan ku ?" Send, pesan ariana pun terkirim.


Bima yang masih memilih tas untuk louise pun merogoh ponsel nya yg berada di saku celananya saat ada notifikasi masuk.


Sontak saja membuat bima syok, dia lupa jika dia memiliki kekasih selain louise. Wanita kedua yang menempati hati bima setelah louise. Wanita yang sudah menjadi kekasih dan akan menjadi tunangannya sebelum kehadiran louise, bima melupakannya.


Dengan berat hati bima membalas pesan ariana dengan sejuta kebingungan nya sendiri.


"Maaf queen, aku sedang sibuk. Nanti aku kabari lagi" balas bima bingung dengan kata-kata yang akan di ucapkan nya.


Ariana yg mendapat balasan dari bima hanya tersenyum getir. Apakah bima akan seperti devan, mantan kekasihnya dulu. Apakah semua ini akan berakhir seperti dulu lagi. Pikiran-pikiran itu pun melintas di otak ariana.


"Jika memang dia berkhianat di belakang ku seperti devan, aku tidak akan memaafkan nya. Meskipun dia memohon kepadaku" Gumam hati ariana.


Saat-saat seperti inilah ariana merindukan sosok zein berada di samping nya, seperti dulu. Ariana selalu mendapat nasihat dan suport dari zein ketika dia mendapatkan masalah besar. Zeinlah yang selalu menjadi sandaran hidupnya setelah kepergian jefri.

__ADS_1


"Kenapa kau juga harus meninggalkan ku kak ? Apa salahku, sehingga kau dengan teganya meninggalkan ku sendiri dan terpuruk lagi seperti dulu. Jika kau mengetahui keadaan ku yg saat ini, apa kau benar-benar tega hah ? Ku mohon, jadilah teman suport ku seperti dulu lagi" ungkap ariana di dalam hatinya.


Tak terasa air mata nya pun menetes. Ariana pun mencoba mengubungi lagi nomor zein, tetapi tetap tidak bisa. Kini hanya kekecewaan yang terukir di dalam hati ariana saat ini.


__ADS_2