Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 35


__ADS_3

Tiga hari setelah kepergian zein masih membuat ariana bersedih. Pasalnya zein tak pernah mengabari nya meskipun ariana sering mengirim pesan dan mencoba menghubungi nya.


Ariana pun mencoba berfikir positif saja, benar kata jeff mungkin zein selamat sampai tujuannya saat ini.


Ariana pun memilih menyibukkan diri di perusahaan papanya. Dan mememberi kabar kepada bima saat dia benar-benar tidak sibuk.


Lantas bima juga beberapa hari ini jarang memberi kabar kepada ariana. Ariana pun juga enggan untuk mengganggu nya. Mungkin dia sibuk dengan pekerjaan nya saat ini.


Dua hari lagi ariana akan terbang ke singapura untuk melanjutkan tugas kuliah nya. Dia mencoba menghubungi jefri untuk menanyakan keadaan kakinya.


"Siang kak, kau sedang apa ? Bagaimana dengan kakimu ? Apakah sudah membaik ?" Tanya ariana.


"Hemm lukanya sudah lumayan mengering, aku sedang berada di taman apartemen. Kamu sedang dimana sekarang ?" Jawab jeff.


"Aku sedang berada di kantor papa, menyibukkan diri" Ucap ariana tak bersemangat.


"Hai gadis kecilnya kakak ardan, kenapa kau terdengar tidak bersemangat ? Coba ceritakan ada masalah apa hemm ?" Jawab jeff mencoba mencairkan pikiran ariana.


"Bolehkah aku menemui mu kak ?" tanya balik ariana.


"Boleh, kakak tunggu di taman apartemen saja" Jawab jeff mengiyakan.


"Oke, aku berangkat sekarang" Ucap ariana mematikan teleponnya.


Ariana pun menuju ke apartemen zein untuk menemui jefri. Banyak sekali yang ingin di ceritakan kepada nya.


Saat di singapura dia selalu bercerita kepada julian apapun masalah yang menimpanya. Tapi kali ini dia menceritakan kepada Jefri yang memang orang yang di kenal nya sedari ariana masih belia.


Orang yang selalu menempati hati ariana sedari kecil dan menurutnya tidak akan berubah sama sekali. Saat bertemu dengan Jefri pun ariana sering bermanja riya seperti saat dia masih kecil.


Mobil ariana telah terparkir sempurna. Ariana turun dan menuju taman di depan apartemen megah itu. Arin pun mencari keberadaan jefri di sana dan melihat ke semua arah. Dia tidak menemukan batang hidungnya.


"Astaga menyebalkan sekali, dia mempermainkan ku rupanya" gumam ariana merutuki dirinya sendiri.


Dari kejauhan jefri tertawa terpingkal-pingkal melihat ariana berbicara sendiri. Dia pun keluar dari tempat persembunyiannya dan memanggil ariana.

__ADS_1


"Arinnn ...." teriak jeff dari balik pohon rindang yang berada di pojok taman itu.


Lantas ariana pun menoleh dan melihat jefri dengan wajah sebal nya. Ariana pun berjalan ke arah dimana jefri berada. Setelah sampai dia memaki jefri.


"Kakak menyebalkan sekali, dari tadi aku mencarimu dan kau bersembunyi. Astaga kak ..!" maki ariana.


"Maaf .. maaf .. kakak hanya ingin menguji mu. Apakah kamu masih ingat saat kecil, kita bermain dan aku bersembunyi tanpa sepengetahuan mu, lalu kamu menangis ?" Jawab jefri mengingat masa kecil ariana.


"Hah, sudahlah aku tak ingin membahas itu. Kak jeff selalu menyebalkan" Ariana pun memutar bola matanya jengah dan duduk di kursi taman itu.


Jefri pun menghampiri nya dan duduk berada di sebelah ariana. Jeff pun mencoba menanyakan apa yg sedang gadis itu pikirkan saat ini. Sepertinya dia membawa beban terlalu berat, gumam jeff di dalam hatinya.


"Jika ingin bercerita, katakanlah. Jangan menyembunyikan apapun dariku, nanti juga akan membebani hati dan pikiran mu arin" saran jeff menatap ke arah ariana.


"Hem, aku bingung harus memulai ini dari mana kak" Jawab ariana dengan nafas beratnya.


"Oke, begini. Apa kamu merasa ada yang hilang dari hari-hari mu ? Ataukah kau sedang bertengkar dengan bima ?" tanya jeff kemudian.


"Tidak, aku tidak bertengkar dengan kak bima. Aku hanya merasa kehilangan sosok kak zein. Baru saja aku bertemu dengannya sehari, kini dia yang meninggalkan ku saat ini" Jawab ariana mendesah pelan.


"Kak, kita berteman sedari kecil. Dia yang paling selalu ada ketika kak jeff pergi setelah itu kak dimas juga menyusul pergi. Bagaimana mungkin aku tidak peduli dengannya" jawab ariana dengan menekan kata-katanya.


"Oke maaf, kakak salah telah meninggalkanmu saat itu. Dan sekali lagi kakak minta maaf kepadamu karena tidak pernah memberi kabar setelah itu" ucap jeff dengan lirihnya.


"Kak jeff tau keadaannya. Saat ini aku hanya butuh sandaran, sandaran ternyaman saat ku lemah kak" jawab ariana dan menyandarkan kepalanya ke bahu jefri.


"Jangan panggil nama itu arin, panggil nama ku seperti dulu saja. Aku ingin mendengar nya kau memanggilku kak ardan" pinta jeff dengan mengusap kepala ariana.


"Hemm baiklah, kak ardan. Kakak kapan kembali ke singapura ?" Tanya ariana dengan merasakan usapan tangan jeff di kepalanya.


"Mungkin dua hari lagi, kenapa ?" Tanya balik jeff.


"Aku juga akan kembali dua hari lagi. Kita kembali bersama saja bagaimana ?" Usul ariana.


"Oke baik, kita ambil penerbangan pagi saja supaya nanti saat tiba kita bisa istirahat dan esoknya kita kembali kuliah" Setuju jefri.

__ADS_1


TOKYO JEPANG


Zein masih sibuk dengan pekerjaannya. Dia sudah menempati posisi CEO nya satu hari yang lalu. Kini zein sudah mencoba melupakan ariana dan mulai fokus dengan pekerjaan dan masa depannya.


"Maaf tuan ada panggilan masuk dari tuan bima CEO Megatama Company !" Tunjuk arata ponsel miliknya.


"Angkat saja ?" Jawab zein masih fokus dengan berkas-berkas di depannya.


Lantas arata pun menerima panggilan tersebut dan menanyakan ada perlu apa CEO Megatama Company menghubungi perusahaan East Java Company milik zein.


"Selamat siang tuan ada yang bisa saya bantu ?" Tanya arata.


"Saya ingin mengajukan kerja sama dengan perusahaan east java company. Apakah saya bisa bertemu dengan pemiliknya langsung" Jawab bima.


Lantas arata pun menanyakan kepada zein apa yang di katakan bima. Zein pun mengiyakan dan meminta arata untuk mengatur jadwalnya.


Setelah memberi tahu bima bahwa bosnya mengiyakan untuk bertemu, bima pun senang dan berterima kasih kepada arata dan mengakhiri panggilan nya.


Bima sudah mendapat email dari perusahaan zein janji temu nya dan bima akan bersiap dua hari lagi untuk terbang ke tokyo jepang.


JAKARTA INDONESIA


"Hallo kak julio, aku akan terbang dua hari lagi. Jemput aku di bandara yaa ?" Pinta ariana.


"Tumben kau meminta kepada ku, kenapa tidak minta kepada kekasih mu saja arin" Jawab julian menanyakan.


"Dia sedang sibuk, aku tak ingin mengganggunya" ucap ariana meyakinkan.


"Hem baiklah" Jawab singkat julian dan mematikan panggilannya.


Julian ingin mengatakan sesuatu kepada ariana, tetapi ia urungkan. Rasanya julian juga menelaan kekecewaan yang sangat pahit jika ariana mengetahuinya.


Lantas julian mungkin akan menceritakan nya nanti saja saat ariana sudah sampai di singapura. Julian tak ingin membuat wanita yg pernah di cintainya sakit hati saat mendengar kenyataan yg akan segera di ketahui nya nanti.


"Kenapa harus seperti ini, dari dulu aku sudah tidak percaya dengan pria itu. Dan sekarang kenyataan akan menghancurkan segalanya" gumam julian.

__ADS_1


__ADS_2