
Setelah ariana selesai mandi, dia bergegas menuju meja riasnya untuk memoles sedikit wajahnya.
Didalam kamar hotel bima juga sudah bersiap-siap akan menuju rumah ariana. Niat hati hanya untuk mengerjainya, tapi dia tak mampu. Akhirnya dia memutuskan untuk kesana sekarang.
.
.
.
Mobil yg mengantar bima sudah melaju meninggalkan hotel tempatnya menginap, membelah jalanan di sore menjelang malam itu.
"Ahhh rasanya tak sabar ingin menemui mu dan calon mertuaku sayang" gumam bima dalam hati.
40 menit kemudian akhirnya bima sampai di depan pintu gerbang rumah ariana. Rumah yang cukup aestetic menurut bima. Satpam pun membukakan pintu gerbang tersebut, dan menanyakan ingin menemui siapa.
"Maaf tuan, Anda ingin menemui siapa ? karena tuan kami masih belum pulang" ucap satpam itu.
"Oh saya ingin menemui ariana pak, bolehkah saya masuk ?" jawab bima.
"Ohh non arin, iya dia ada di dalam. Silahkan tuan" satpam pun membuka pintu gerbang lebar - lebar supaya mobil tamu ariana bisa masuk.
"Ganteng sekali yaa tamu non arin, apa dia pacarnya ? semoga saja kejadian yang lalu tidak terulang kembali" gumam satpam tersebut dalam hati.
Bima pun turun dari dalam mobil, tak lupa membawa bingkisan yang dia beli di jalan saat menuju rumah ariana tadi. Melangkah dengan pasti dan memencet bel pintu yg ada di depan rumah.
Ting .. Tong .. assalamualaikum ..
Bunyi bel tersebut, Mama ariana pun bertanya-tanya siapa yang datang di jam segini. Pasalnya suaminya akan pulang nanti setelah adzan isya'.
Ariana yg mendengar juga dari kamar lantai duanya tersenyum bahagia. Ternyata sang kekasih akhirnya datang juga. Ariana bergegas berlari menuruni anak tangga dan berpapasan dengan mamanya juga yg akan membukakan pitu.
"Kamu kenapa lari-lari nak, seperti nya bahagia sekali menyambut tamu yang datang ? Siapa dia ?" tanya mama ariana.
__ADS_1
"Eemmm, mama terlalu banyak tanya. Aku buka pitu dulu" Jawab ariana meninggalkan mamanya di depan tangga menuju lantai dua.
Cklak...
Gagang pitu pun ariana buka dan tersenyum kepada bima yg berada di depannya.
"Ayo masuk kak, mama ada di dalam" ucap arin persilahkan bima untuk masuk.
"Assalamualaikum tante .." ucap bima saat mama ariana sudah menyambut nya.
"Waalaikumsalam .." jawab mama arin dan bima pun menyalaminya.
"Ini Siapa arin ?" tanya mama ariana penasaran.
Karena baru sehari anak kesayangan nya pulang, dia sudah kedatangan tamu pria yg parasnya sangat tampan dan rupawan.
"Ahh ini kenalin ma, kak bima" jawab ariana masih tidak ingin memberi tahu kepada sang mama.
"Ohh, rupanya anak kesayangan mama sudah menemukan pengganti. Baiklah, silahkan nak bima duduk" ucap mama ariana.
"Papa ariana belum pulang nak, mungkin sebentar lagi. Bagaimana perjalanan menuju kesini tadi apakah macet ?" basa - basi mama ariana.
"Ahh tidak terlalu macet tante" jawab bima dengan sedikit malu-malu.
Bima tak sabar ingin mengatakan apa tujuannya kesini saat ini. Tapi dia urungkan karena papa ariana masih belum pulang. Tidak enak rasanya jika mengatakan hanya kepada mamanya saja.
Selang beberapa menit setelah berbincang-bincang dengan mama ariana, suara mobil dan bunyi bel pintu pun menggema seisi ruangan.
"Nah itu sepertinya papa ariana datang" ucap mama arin.
"Biar aku saja ma yang membuka pintu" tawar ariana.
Pasalnya papa ariana tidak mengetahui jika anak semata wayang nya datang.
__ADS_1
Cklakkk ...
Pintu terbuka dan papa ariana kaget saat tau siapa yang membuka pintu, yaah itulah anak kesayangan nya yg dia rindukan selama berbulan-bulan ini.
Papa arin mendekat dan merentangkan tangan kepada anak kesayangan nya.
"Ahhh anak kesayangan papa pulang" peluk papa ariana dan ariana pun membalasnya.
"Tidak kah papa marindukan ku ?" tanya ariana melepas pelukan dari papanya.
"Tentu saja sayang papa merindukan mu, Mobil siapa yang ada di depan ?" tanya papa ariana.
"Ah itu, kekasih ariana pa" dengan berbisik di telinga papanya. Memang ariana tidak pernah menyembunyikan apapun dari sang papa tercintanya.
"Ohh oke, lebih tampan dari papa kah sayang ?" tanya papa arin menggodanya.
"Lebih-lebih dan sangat lebih tampan dari papa" jawab ariana tersenyum bahagia, puas melihat wajah cemberut papanya.
"Okee kita masuk, papa mau lihat calon menantu papa seperti apa" jawab papa ariana.
Mereka pun masuk dan di sambut oleh mama ariana dan bima.
"Assalamualaikum .." ucap papa arin.
"Waalaikumsalam" jawab mama arin dan bima bersamaan.
"Wahh ada tamu istimewa, saat ini rupanya" ucap papa dan tersenyum kepada bima.
Bima pun menyalami papa ariana dan di peluknya bima seperti anaknya sendiri.
"Bagaimana nak kabarmu, silahkan duduk ?" tanya papa ariana.
"Alhamdulillah om saya baik, bagaimana dengan om sendiri ?" tanya balik bima.
__ADS_1
"Alhamdulillah seperti yang kamu lihat, saya juga baik-baik saja. Ayo silahkan di minum tehnya" suruh papa ariana berbasa-basi.
Bima pun mengambil teh yg di hidangkannya dan meminumnya sedikit. Lalu meletakkannya kembali.