
Disebuh apartemen mewah,
Bima sedang fokus mengerjakan berkas-berkas penting perusahaan milik daddy-nya. Hari ini dia tidak berangkat ke kantor. Bima lebih suka mengerjakannya di apartemen saja.
"Ya, kai ada apa ?" Sahut bima saat panggilan masuk yg telah di terimanya.
"Saya mau memberi tahu anda tuan, nona louise mencari anda ke kantor" Jawab kai asisten pribadi bima.
"Ada apa lagi dia mencari ku ? Katakan saja kalau aku sedang perjalanan bisnis ke luar negara" Ucap bima.
"Siap tuan" Jawab kai singkat dan mematikan panggilan teleponnya.
Bima hanya menghela nafasnya dengan kasar. Dia tidak menyangka jika louise akan mencarinya lagi.
Flashback On
"Maaf lou, kita akhiri saja hubungan ini" Ucap bima to the point.
Sontak saja membuat louise memandangnya dengan tatapan bertanya-tanya.
"Kenapa ? Apa alasanmu untuk mengakhiri hubungan kita bim ?" Tanya louise sedikit meninggikan suaranya.
"Aku sudah mengorbankan hati yang lain saat menjalin hubungan denganmu. Maafkan aku lou ?" Terang bima.
"Apa ? Jadi selama ini kamu sudah memiliki kekasih, sebelum berhubungan denganku ?" Syok louise.
"Yaa .. kamu benar" Jawab singkat bima.
"Wow, kamu sangat pandai mempermainkan perasaan seorang wanita. Dan satu lagi, tidak mudah bagimu untuk memutuskan hubungan kita" Ucap louise dengan sedikit menekan di akhir kalimatnya.
__ADS_1
"Bagaimana pun caranya, kita harus tetap memutuskan hubungan ini. Aku tidak ingin melukai siapapun, termasuk kamu" Jawab bima dan beranjak berdiri dari tempat duduknya.
"Tunggu bima, aku akan tetap mempertahankan hubungan kita. Kamu sendiri yang datang padaku saat itu, jadi kamu tidak ada hak untuk memutuskan hubungan ini kecuali atas izinku" Jelas louise dan bima pun pergi setelah mendengarkan ucapan terakhir louise.
Flashback Off
Kata-kata louise berputar di ingatannya. Bima menjadi tidak fokus saat ingin mengerjakan kembali berkas-berkas di hadapannya.
Andai saja waktu dapat di putar kembali, mungkin saja bima saat ini sudah akan melangsungkan acara tunangannya bersama dengan ariana.
"Bodohnya aku dulu, terkecoh oleh pesonamu louise. Dan saat itu terjadi, cinta yang sesungguhnya telah hilang dan hancur tak tersisa" Gumam hati bima.
Bima meraup wajahnya frustasi. Fikiran nya mulai terngiang-ngiang dengan wajah ariana lagi.
"Tidak.. tidak, ini tidak bisa terjadi. Aku sudah merelakannya bersama dengan orang lain. Jadi aku harus bisa menghapus ingatanku tentangnya" Ucap bima.
Di tempat lain,
"Kamu kapan kembali ke sini jeff ?" Isi pesan julian setelah mengirim beberapa foto kepada jefri.
Sekitar 2 menit akhirnya jefri membalas pesan dari julian.
"Aku usahakan secepatnya, setelah semua urusanku beres" Jawab jefri.
Julian hanya mengeluh saat mendapat kan jawaban itu dari jefri. Dia hanya berfikir, sampai kapan dia berada disana dan menyelesaikan semua urusannya. Juliah hanya mendesah pasrah dengan keadaannya saat ini.
Dia melirik jarum jam ditangannya. Lantas julian menepuk keningnya dan beranjak dari tempat pembangunan itu.
Hari ini julian sidang untuk skripsi nya dan dia melupakan hal itu. Julian melajukan motornya dengan sedikit kencang dan tiba di kampus hanya 5 menit saja.
__ADS_1
Dia memarkirkan motor miliknya di slot kosong untuk sepeda motor dan berlari menuju ruangan tempat sidangnya diadakan.
Tokyo Jepang
Ariana mengerjapkan matanya untuk melihat keadaan sekitar. Dia sedikit bingung dengan nuansa kamar beserta interiornya.
"Dimana aku ? Kenapa ini asing sekali ?" Gumam ariana dan mendudukkan tubuhnya.
Ariana melihat seisi ruang kamar itu setelah menyalakan lampu disampingnya. Tidak ada foto ataupun benda apa yg bisa dikenalinya.
Ariana beranjak dari ranjang menuju ke kamar mandi dan setelah itu keluar untuk mencari seseorang yg bisa dia tanya.
Saat dia keluar kamar itu, betapa terkejutnya dia saat melihat ruangan yg amat besar dilantai bawah.
Dari balik kamar lain, zein hanya memperhatikan ariana yg sedang terpatung di tempat.
"Kamu sudah bangun dear ?" Tanya zein akhirnya.
Ariana menoleh ke arah belakang dan melihat sosok zein disana.
"Ah, kak ..! Jadi aku semalam menginap dimansionmu ?" Tanya balik ariana.
"Hem, kamu tertidur pulas di mobil. Jadi aku membawamu ke mansion" Jawab zein dan mendekat ke arah ariana berdiri.
"Mandilah, aku akan meminta pelayan untuk menyiapkan pakaianmu. Hari ini aku akan mengantar mu ke kampus" Pinta zein dan berlalu turun ke bawah.
Ariana hanya berdiam diri, dan beranjak kembali ke kamar zein untuk membersihkan diri.
"Jadi yang ku tempati semalam kamar kak zein, oh god.. aku tidak menyangka sama sekali" Gumam ariana setelah memperhatikan beberapa barang yg terselip di sudut ruangan.
__ADS_1
Nampak disana ada foto zein juga keluarganya dan beberapa hiasan meja lainnya. Ariana mendekat dan melihat foto-foto yg terpajang disana.