Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)

Love May Not Always Keep Us Together (Cinta Tak Harus Memiliki)
Chapter 43


__ADS_3

4 Jam sudah ariana, dimas dan jefri tertidur setelah menyelesaikan makan malam bersama. Pesawat zein sudah transit di bandara changi singapura.


Zein menggunakan taxi online yg di pesannya untuk menuju rumah sakit tempat dimana ariana dirawat.


Perasaan zein sangat tidak tenang saat ini. Karena mendapat kabar kedua dari dimas beberapa jam yang lalu, kalau jantung ariana bermasalah.


Sekitar 45 menit taxi yang di tumpangi zein sudah sampai di depan lobby rumah sakit. Dia pun turun dari taxi itu dan berjalan masuk. Tak lupa zein menanyakan kamar rawat inap ariana kepada seorang suster jaga di dalam rumah sakit itu.


"Maaf suster, saya ingin bertanya ? Pasien atas nama ariana berada di ruangan apa yaa ?" Ucap zein


Lantas suster itu pun mengecek di dalam komputernya dan mengatakan dimana keberadaan ruangan pasien yg dikatakan oleh zein.


"Nona ariana ada di ruangan VIP lantai 5 tuan. Tapi maaf sebelumnya, jam besuk pasien sudah habis. Jadi anda tidak boleh masuk ke dalam" Ucap suster memperingatkan.


"Tapi di sana tidak ada yg menjaganya suster. Saya adalah tunangan pasien" Jawab zein berbohong.


Lantas suster pun memperbolehkan zein untuk masuk menuju ruangan di mana ariana di rawat. Zein masuk ke dalam lift yg tersedia dan memencet nomor lantai yg suster tadi katakan.


Tingggg ...


Pintu lift terbuka dan zein melangkah keluar. Zein lupa tidak menanyakan kamar ariana nomor berapa. Akhirnya zein berinisiatif untuk menghubungi dimas.


Dua pengawal yg berjaga di depan ruangan ariana pun merasa curiga dengan gerak gerik pria yg telah keluar dari lift tersebut. Lantas salah satu dari mereka menghampiri zein dan menanyakan tujuan zein berada di lantai 5 itu untuk apa.


"Maaf tuan, anda sedang mencari siapa ? Kelihatannya anda mencurigakan ?" Ucap pengawal jeff bernama yago itu.


"Saya ingin menjenguk sahabat yg sedang sakit. Tetapi saya lupa menanyakan nomor kamarnya kepada suster jaga di bawah" Jawab zein menjelaskan.


Yago pun sangat yakin kalau pria yang berada di hadapannya ini mencurigakan. Akhirnya dia meminta tanda pengenal kepada zein.


"Boleh saya melihat tanda pengenal anda tuan ?" Ucap yago kemudian.


Zein mengeluarkan kartu namanya dan memberikan kepada pengawal itu. Lantas pengawal itu mengeryitkan dahinya. Dia pun menghubungi ponsel jefri dan sedikit menjauh dari hadapan zein.

__ADS_1


Jefri yg sedang tertidur pulas tak mendengar ponsel yg dia letakkan di atas nakas, di samping tempat tidur ariana.


Ariana yg mendengar getaran ponsel pun terbangun. Dia meraih ponsel tersebut dan mengangkatnya.


"Maaf, ini siapa ? Kak jeff nya sedang tidur" Ucap ariana dengan suara serak khas bangun tidur.


"Maaf nona, di sini ada seorang pria mencari sahabatnya yg sedang sakit katanya ! Tetapi dia tidak tahu di mana kamar inapnya. Apa ini teman tuan jeff ?" Tanya yago dengan nada dinginnya.


"Kalau boleh tau siapa namanya ?" Tanya kembali ariana.


"Zein el malik nona" Jawab yago.


"Kak zein, kenapa dia ada disini ?" gumam hati ariana.


"Suruh dia masuk, dia adalah sahabat kami" Ucap ariana kemudian.


"Baik nona" Jawab yago dan mematikan panggilan teleponnya.


Yago yg berada tidak jauh dari zein pun menghampiri pria itu dan mempersilahkan untuk zein mengikutinya.


Zein pun melangkah mengikuti kemana yago melangkah. Setelah sampai di depan kamar inap ariana, yago membuka pintu dan mempersilahkan zein masuk.


"Kak zein ..!" Antusias ariana dengan wajah berbinarnya.


"Hai arin, kenapa masih terjaga di jam segini ?" Tanya zein mendekat ke ranjang ariana.


"Ponsel kak jeff membangunkan ku kak" Terang ariana.


"Bagaimana keadaan mu ? Apa masih merasa sakit ?" Tanya zein lagi.


"Sedikit lebih baik dari sebelumnya. Kak zein dapat kabar dari mana jika aku berada di rumah sakit ini ?" Tanya balik ariana.


"Dimas yang menghubungi ku" Jelas zein memegang tangan ariana.

__ADS_1


"Owh..." Jawab ariana singkat.


Zein pun melihat ke arah wajah ariana, dia sangat prihatin dengan gadis yg di cintainya. Hanya wajah pucat pasih yg terlihat disana. Dan mata ariana terlihat begitu banyak memendam kekecewaan disana.


"Aku hanya ingin meminta satu hal kepadamu, maukah kamu mengabulkannya ?" Tanya zein menatap mata ariana dengan pandangan sulit diartikan.


"Apa kak ? Katakanlah ?" Jawab ariana menantikan ucapan zein kembali.


"Jangan pernah kau kembali kepada pria yang telah menyakitimu untuk yg kedua kalinya arin ?" Pinta zein dengan keseriusannya.


"Hem, pasti kak. Aku juga sudah tak ingin menemuinya kembali. Mungkin setelah ini aku akan pindah saja, untuk meneruskan kuliah ku di negara lain" Jawab ariana dengan keyakinannya.


"Maukah kamu tinggal di jepang, di dalam pengawasan ku ?" Ucap zein tiba-tiba.


Sontak saja membuat mata ariana membulat dan sedikit membuka mulutnya.


"Kakak tidak salah ? Nanti aku akan merepotkan mu setelahnya ? Aku takut mengganggu pekerjaan mu kak, aku tidak mau itu terjadi" Jawab ariana dengan penjelasannya.


"Kamu tidak akan mengganggu pekerjaan ku arin. Justru jika kamu tidak dalam pengawasan ku, aku yang akan selalu merasa khawatir" Terang zein meyakinkan.


"Aku akan membicarakan ini besok saja kak. Aku akan minta saran juga dari kak ardan dan kak dimas, bagaimana baiknya ? Maukah kamu menunggu ?" Saran ariana.


"Hem, baiklah. Aku akan terus menunggu dan akan selalu menunggu jawaban darimu arin" Tekan zein di akhir kalimatnya.


"Sekarang tidurlah kembali. Besok kita bicarakan lagi" Ucap zein kembali.


Ariana yg mendapatkan jawaban dari zein pun merasa tersentuh dengan kata-kata "Menunggu jawaban darimu".


"Apakah kak zein sebegitu peduli nya dengan diriku ? Apa mungkin kak zein benar-benar mencintaiku ? Apa mungkin selama ini dia diam-diam memendam perasaan nya sendiri kepadaku ? Oh tuhan, jika memang benar itu yang terjadi. Luruskan jalan ku untuk menuju ridho mu dan mengikuti sunnah rasul-mu" Gumam hati ariana.


Ariana sudah sangat yakin dengan pilihannya. Dia tak ingin lagi mundur selangkah ke belakang. Pasalnya pertama kalinya dia bertemu dengan zein lagi, arin mendapat getaran-getaran aneh saat berada di samping zein. Dia mulai tertarik dengan pria tampan itu.


Zein pun mengusap surai rambut ariana dan meminta untuk ariana beristirahat kembali. Belaian tangan zein di kepala ariana, terasa hangat menjalar ke seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Ariana tidak pernah merasakan senyaman dan setenang ini saat bersama pria lain. Hanya zein satu-satunya yg dapat membuat rasa nyaman, tenang, dan aman di dalam hidupnya.


Lantas ariana pun memejamkan matanya kembali. Dan zein memutuskan untuk istirahat di samping ariana dengan posisi duduk menyandar di ranjang ariana.


__ADS_2