
2 bulan kemudian ..
Ariana semakin dekat dengan julian. Hampir setiap hari mereka berdua menghabiskan waktu bersama. Ke kantin, nonton, dinner, nongkrong dan masih banyak lagi aktivitas yg mereka berdua jalani.
Di satu sisi bima pun merasa geram akan sikap ariana yg selalu menjauhinya.
"Arin setelah jam mata kuliah saya selesai, temui saya .. di ruangan saya" ucap bima di samping ariana ketika mengerjakan tugas darinya.
"Kok jadi formal ya kak bima bicaranya, salah aku apa coba ?" gumam hati ariana dengan menghela nafasnya.
.
.
.
Jam mata kulia selesai, bima dan para teman-teman ariana sudah keluar. Kini saatnya ariana menuju ke ruangan bima untuk menanyakan apa maksudnya, memanggil dia menuju ruangannya.
Tokk .. tokk .. tokk ...
__ADS_1
Ketukan pintu yg terlontarkan membuat bima terkejut dan mempersilahkan orang yg mengetuk untuk masuk.
"Masukk ..!" Sahut bima
"Selamat siang pak, maaf ada apa pak bima memanggil saya ?" tanya ariana dengan sopan.
"Silahkan duduk arin" jawab bima mempersilahkan. Ariana pun duduk di hadapan bima.
"Kamu kenapa akhir-akhir ini selalu menghindar dari ku, chat tidak pernah kamu balas, Telpon ku juga kamu rijek, di dalam kelas pun saat aku mengajar.. kamu tidak pernah sekalipun menatap ku ?" tanya bima dengan bertubi-tubi pertanyaan.
Pertanyaan yg bima lontarkan itu pun membuat hati ariana sedikit bergetar.
Bohong .. di balik jawaban ariana yg dia lontar kan itu semua bukan berasal dari hatinya. Ariana tak mau jika hubungannya semakin dekat dengan bima akan semakin jauh. Perasaan suka dan cintanya selama ini ariana tutupi dalam-dalam kepada bima. Ariana tidak mau jika harus mengulang kesalahan untuk kedua kalinya. Kejadian yang pernah menimpanya dulu saat berhubungan dengan devan tak ingin terulang.
Ariana sadar jika keluarga bima sudah pasti akan mencarikan wanita pendamping untuk hidup bima. Ariana tak ingin masuk terperosok kedalam lubang yg sama.
"Tatap mataku ariana, tatap mataku jika memang itu benar" ucap bima dengan lantang, bima yakin semua ucapan ariana itu bohong.
Ariana pun hanya menundukkan kepalanya tanpa menatap wajah bima. Tatapan mata itu lah yang akan melemahkan nya dan memberi tahukan jika dia berbohong kepada bima.
__ADS_1
"Maaf kak, mungkin ini yang terbaik untuk kamu dan aku" jawab ariana yg langsung beranjak dari tempat duduknya.
Lantas bima pun ikut beranjak dan memeluk tubuh ariana dari belakang sebelum ariana pergi dari ruangannya. Air mata ariana pun jatuh tak terbendung. Perasaannya kini tak dapat di sembunyikan terhadap bima. Selama dua bulan ini dia pendam sendiri tanpa mengucapkan dan menceritakan kepada siapapun. Ariana mendekati julian selama dua bulan ini hanya untuk mengalihkan perasaannya kepada bima.
Ariana tak ingin larut dalam kesedihannya untuk yang kedua kalinya. Dari situlah dia hanya memendam perasaannya sendiri tanpa mengucapkan kepada bima.
"Jangan pernah tinggalkan aku ariana, jangan pernah. Aku tahu selama ini kau memiliki perasaan yang sama terhadapku. Jawab ariana ... jawab iya semua pertanyaan ku, jika memang itu benar" bima pun membalik tubuh ariana dan mendekapnya kembali. Menumpahkan semua rasa cinta yg selama ini terkubur dalam - dalam.
Ariana pun tak bisa berkata apa-apa, hanya air mata lah yg mewakili nya jika memang ucapan bima itu benar adanya. Ariana pun membalas pelukan bima.
"My dear ariana, tetaplah bersamaku sampai kapan pun" bima pun mengecup puncak kepala ariana.
"Kenapa selama ini kau tak pernah membalas semua pesan-pesan ku queen. Aku sangat merindukanmu" ucap bima kembali ketika tangisan ariana sudah menyurut.
"Maafkan aku kak, maafkan aku yang telah mengabaikan mu selama dua bulan ini. Aku tak ingin hubungan kita berakhir seperti dulu saat bersamanya" jawab ariana masih di dalam pelukan bima.
"Ceritakan semua tentang kehidupan mu dulu saat bersamanya, dan aku akan menghapus semua kesedihan dan kekecewaan yg pernah dia toreh terhadapmu" kecup kembali puncak kepala ariana.
Ariana pun hanya menganggukkan kepalanya. Setelah merasa tenang bima melepas pelukannya dan mengajak ariana untuk makan siang bersama.
__ADS_1