
Sore yang sangat indah, matahari yang sangat cantik saat di pandang mata. Ariana masih saja tertidur pulas.
Dering ponsel pun mulai membanggakan nya. Dengan sangat malas nya dia meraba ponsel yang berada di atas nakas lalu mengangkat panggilan entah dari siapa ariana tak membacanya.
"Hallo .." Dengan suara serak bangun tidur khas nya ariana menyapa si penelpon.
"Hai sayang, kau masih tidur ? ini sudah jam empat lewat loh ? apa kamu tidak ingin siap-siap ?" jawab bima dengan menghujani beberapa pertanyaan.
"Euuueemm ... sebentar lagi. Aku masih ngantuk kak" ucap ariana dengan menguap.
"Oke baiklah .. aku akan menuju ke rumahmu sekarang" jawab bima dan membuat ariana melotot saat mendengarkan ucapan bima.
Bagaimana mungkin ariana masih tidur dan belum siap-siap. Sedangkan bima akan ke rumah ariana sekarang. Buru-buru ariana pun berpamitan untuk mandi.
"Ahh oke kak, aku akan mandi sekarang dan bersiap-siap" ucap ariana lagi setelah itu mematikan panggilan telpon dari bima.
Bima pun hanya tersenyum saat mendengarkan ucapan ariana yg kelihatan nya sedang buru-buru. Padahal bima hanya ingin mengerjainya saja.
Singapura
"Hai julian, loe di cariin tuh sama jefri" ucap wildan teman julian.
__ADS_1
"Ah biarkan saja, paling-paling dia mau nanyain si arin saja" jawab julian dengan santai nya.
"Nah tuhh nongol orangnya, gue cabul dulu. Ntar malem gue kabarin buat mabar okee ?" ucap wildan dan berlalu meninggalkan julian yg masih menikmati minuman yg dia beli di kantin kampus.
"Hei jul, bagaimana ?" tanya jefri saat sudah dekat.
"Bagaimana apanya ? Gue udah bilang sama loe, gue kagak tau arin dimana sekarang" ucap julian berpura-pura.
"Masa sih, gue kagak percaya sama loe. Loe pasti tau kan dia dimana sekarang ? Secara kan dia lebih deket sama loe dan sering keluar sama loe" jawab jefri masih dengan sejuta pertanyaan nya.
"Yaelahhh loe kira gue pacarnya gitu selalu tau dia ada dimana, tanya noh sendiri sama pak bima" jawab bima sudah malas dengan pertanyaan - pertanyaan jefri yg menurut nya tidak penting.
"Oke gue akan tanya sama pak bima, tapi tunggu ? dua hari ini gue juga kagak liat dia ngajar sih !" ucap jefri lagi.
"Shittt ..." upat kesal jefri dia pun juga berlalu pergi untuk menemui anak buahnya dan akan mencari keberadaan ariana.
Saat jefri sudah berada di dalam mobil, ponsel jefri pun berdering. Jefri melihat pada layar ponselnya tertera nama "Mommy" lantas jefri pun mengabaikannya.
Beberapa panggilan tak terjawab dari mommy nya, dan ada satu pesan yg jefri sengaja membukanya.
"Pulanglah nak, mommy ingin berbicara denganmu. Mommy mohon ini demi kebaikan mu jef. Tidakkah kau merindukan mommy sayang ?" isi pesannya.
__ADS_1
Ada rasa rindu juga yang jefri pendam selama ini. Ingin rasanya dia pulang untuk sekedar menjenguk mommy nya, tapi dia juga enggan untuk bertemu daddy nya.
Flashback On
"Aaahhh ... masss.." ******* seorang wanita yg berada di dalam kamar daddy nya.
Julian saat itu pulang setelah mengerjakan tugas kampus dengan temannya. Pasalnya saat itu mommy nya tidak ada di rumah, Mommy jefri sedang pergi ke luar kota untuk menghadiri acara pernikahan anak temannya.
Lantas siapa kah wanita yg berada di dalam kamar daddynya ?
Jefri pun melihat pintu kamar yang tidak tertutup dengan benar. Dan saat di melihat adegan di depan matanya, Daddy nya sedang memadu kasih dengan tante, adik mama jefri sendiri.
Dengan sejuta kekecewaan jefri pun membuka lebar-lebar pintu kamar daddy nya. Dan sepasang kekasih yang tertangkap basah pun sontak saja syokk dengan apa yg mereka lihat bawah jefri telah mengetahui perselingkuhan daddy dan tantenya.
"Apa-apaan ini ? Dasar wanita tidak tahu malu. Dan kau juga tidak pantas di sebut dengan daddy, Kau menghancurkan kepercayaan mommy. Apa salah mommy sampai tante dan daddy tega berselingkuh di belakang mommy. Astaga memalukan sekali" ucap jefri dengan mata merah padam.
Jefri pun menghajar daddy nya dan menampar wanita yg dulu di anggapnya baik, ternyata dia serigala berbulu domba. Dia menghancurkan rumah tangga mommy dan daddy-nya.
Sejak saat itu jefri tak ingin kembali ke rumahnya, pasalnya mommy jefri sudah mengetahui jika adik dan suaminya berselingkuh di belakang nya. Tapi mommy jefri tak ambil pusing, "biarkan saja semua indah pada waktunya".
Jefri pun kecewa dengan mommy nya saat mengucapkan kata-kata itu. Bagaimana bisa dia hanya diam saja saat melihat suami nya bercinta dengan adiknya sendiri. Sejak saat itu jefri membenci kedua orang itu dan tak ingin menemuinya lagi. Walau sudah banyak permintaan maaf yang terucap dari mulut daddy dan tantenya. tapi jefri tetap saja tak ingin memaafkan kesalahan yg sangat fatal menurutnya.
__ADS_1
Flashback Off
Jefri terus melajukan mobilnya membelah jalanan sore itu dan tak ingin membalas pesan mommy nya. bayang-bayang perselingkuhan daddy dan tantenya kini muncul kembali setelah bertahun-tahun dia coba untuk melupakan nya.